Dangerous Girl

Dangerous Girl
Penyiksaan...


__ADS_3

hallo guys...masih ada satu lagi yang belum ada karakter tokoh dalam cerita yaa..


yaitu LIORA ANSTASYA....


di karenakan author belum dapat gambar nya😶😶.


okk... sekarang lanjjuuttt ke cerithaa....


........................


...........................................


Di sebuah ruangan terdapat 4 orang.


Diantara nya ada 1 orang pria terikat duduk di kursi dihadapan 3 pria lainnya dengan keadaan tidak Sadar.


"bangunkan dia!"ucap seorang pria yang duduk di sebuah kursi.


"baik bos!"ucap pria yang berdiri di sebelah kanan pria yang di panggil bos dengan dengan menggunakan jas dokter dan memegang pistol di kedua tangannya.


lalu ia mengambil seember air panas yang sudah ia siapkan dari tadi


Byuurrr......


"aaarrghh...!!


jerit pria yang sudah terbangun dari pingsan nya karena merasakan panas yang membuatnya kelabakan.


"hah..hah..hah...aarggh panas..panas..!!!"


ucap pria itu kepanasan.


"tidurmu nyenyak?"tanya pria yang duduk di kursi itu dengan menatap tajam pria yang terikat.


"tu-tuan muda"ucap pria itu.


ia begitu terkejut setelah tahu siapa yang melakukan ini padanya.


"heey apa kau tuli...bos bertanya apa kah tidurmu nyenyak? kenapa kau malah mengatakan tuan muda....bodoh..?"


ucap pria yang berdiri di samping kiri pria yang duduk di kursi itu.


pria yang masih memegang ember di tangannya hanya memutar mata nya malas.


..."dasas cebol.. bisakah kau diam dan tak merusak suasana?"ucap bara kesal....


benar yang menyiram orang yang duduk terikat di kursi tak lain adalah bara.


"apa kau bilang..dasar dokter setan..berani kau menyebut ku cebol.."ucap Allan tidak terima dirinya di panggil cebol


baru saja bara akan membalas perkataan Allan tapi suara datar lebih dulu terdengar dan berhasil membuat dua human yang sedang berdebat menghentikan acara debat perdana mereka.


sial...pikir mereka.


mereka lupa bahwa masih ada sosok tiran yang masih setia dengan wajah datar nya duduk diantara mereka.


"bagimana kabarmu devan? hehe..pasti kau sangat bahagia setelah menggelapkan uang perusahaan ku..

__ADS_1


apa hidupmu sudah senang sekarang?"ucap sosok pria yang di panggil tuan muda itu,yang tak lain adalah ZILOZ.


"ma-maafkan saya tuan muda..saya janji saya tidak akan mengulanginya lagi"ucap devan,orang yang sudah berkorupsi di perusahaan priq tiran itu.


"memaafkanmu? aku?


hehehehe..." ziloz semakin terkekeh mendengar itu.


"kau tahu devan,aku sudah mengetahui semua nya dari awal tapi aku masih membiarkanmu,..lau yang kedua kali nya aku masih membebaskanmu...tapi seperti nya kau malah Keenaknan menggunakan uang perusahaan ku hum.???"ucap ziloz dengan aura dingin nya.


"saya salah tuan muda tolong ampuni saya"ucap devan semakin ketakutan.


"lakukan!"satu kata keluar dari mulut ziloz mampu membuat mata devan membola horror.


Allan maju dengan 2 pisau kesayangan. wajah yang biasanya menunjukkan wajah ceria kini hanya ada wajah dengan seringai bengis.


"apa kau siap bermain dengan ku?tanya Allan di sertai senyumannya.bukan senyuman manis atau ceria seperti biasanya melainnkan senyuman dengin dan haus darah.


"ti-tidak a-aku mohon maafkan aku.ak-aarrggh..."


ucapan devan terpotong dikala sebuah pisau berhasil menancap di kaki nya.


"kauu...terlalu banyak omong bangsat"ucap Allan kasar.


bara yang melihat Allan seperti itu hanya terkekeh kemana Si setan cebol yang sering membuat nya kesal pikirnya.


lalu allan beralih ke wajah devan,ia mulai menyayat pipi devan dengan perlahan dan itu sangat menyiksa devan.


"aaaarrrggghhh...sialan bunuh saja aku...dasar iblis..!


Allan yang sedang menikmati perbuatannya pun menjadi kesal mendengar kata kata devan.


lalu tanpa pikir panjang,ia mencakup pipi devan dan mengambil lidah pria itu dan


crass...!


Allan memotong lidah devan.


devan yang kesakitan hanya bisa menangis tidak dapat berbicara karena lidah nya yang potong.


"nnaahhh....kalau gini kan enak,tidak berisik dan aku bisa tenang bermain."ucap Allan santai.


lalu allan mengambil katana yang tertempel cantik di dinding ruangan itu.


devan yang melihat itu pun mengegeleng kan kepala cepat.


Allan melihat itu,tapi ia masa bodo,ia mengangkat katananya dan


craassss... craassss....


Allan memotong kedua kaki davin dengan santai dan membuang katana itu kesembarang arah.


lalu allan kembali kesisi sang big bos masih dengan wajah datar nya.


bara yang melihat itu pun terkekeh.


"sudah puas"tanya bara tapi tidak di tanggapi oleh Allan.

__ADS_1


bara menjadi kesal dan bergumam


"dasar setan cebol"ucap bara kesal.


Allan yang mendengar itu menjadi kesal


"KAAAUU.....!!"ucap Allan siap menjawab perkataan bara.


"DIAM!!"ziloz yang sedari tadi diam mulai emosi mendengar perdebatan tak berfaedah dari kedua temannya tangan kanannya itu.


lalu mereka berdua terdiam,bara mulai melangkah mendekati devan dengan jas dokter nya.


memang..bagi bara dari pada turun langsung ke lapangan pria itu merasa lebih baik jika ia berdiam diri di lab pribadinya membuat racun percobaannya.


bara mulai menyiapkan peralatannya yang tak lain adalah suntikan,pisau bedah dan alat medis lainnya.


tapi jangan salah paham meskipun kebanyakan orang menggunakan alat medis untuk menolong orang, tapi tidak bagi bara, yang justru malah menggunakan alat medis untuk menyiksa korbannya.


"hehehehe....tubuh mu masih bagus untuk ku jadikan bahan percobaan racun yang baru ku buat baru baru ini"ucap bara.


devan hanya bisa pasrah diperlakukan seperti itu, seharusnya ia tidak berani berani berhianat pada tuan muda CORVUS ini.


bara mulai menyuntikkan racun temuannya tak lama ini.


tiba tiba devan merasakan panas yang menjalar keseluruh tubuh nya dan rasa sakit seakan semua isi perut nya sedang di obrak abrik.


darah pun mengucur dari mulut,hidung sampai telinga devan.


Bara mengambil pisau bedah nya dan mulai menusukkan ke perut devan.


memutar,menusuk semakin dalam dan membedah perut devan.


devan hanya bisa menangis sambil bergumam tidak jelas.


bara memakai sarung tangannya dan mulai mamasukkan tangannya ke dalam perut devan dan menarik paksa organ tubuh devan.


Dan pada akhirnya devan mati dalam keadaan mengenaskan dengan organ tubuh berceceran di mana mana.


ziloz yang sudah bosan mulai pergi meninggalkan ruangan tanpa kata.


ia sudah tidak sabar ingin bertemu dengan dengan kucing galak miliknya itu.


ziloz meninggalkan ruangan itu dengan senyum mengembang dan tatapan horror dari 2 human yang masih memantung diam.


"apakah bos salah makan hari ini"ucap Allan dengan wajah polos tanpa dosanya.


"kurasa ia"jawab singkat bara yang sama dengan Allan tidak percaya melihat bos tirannya senyum lebar seperti itu.


haayyy..haaayyy.. haayyy..


gimana suka....


atau masih ada yang kurang.....komen okkk...


kalo suka jangan lupa klik sukaaa yaa...


dan minta vootee yang bannyaaakkk😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2