Dangerous Girl

Dangerous Girl
My Queen


__ADS_3

deeggh.....



Queen yang sedari tadi membelakangi carryn dan liora,membalikkan badannya dan menatap mereka berdua dengan mata memerah.


carryn merasakan kaki nya melemas begitu saja saat netra nya menatap mata merah queen nya.


ia menundukkan kepala nya lagi menahan berat tubuhnya yang seakan tak memiliki tenaga lagi.


liora yang sedari tadi menundukkan kepala nya mendongak kan kepala nya dan berakhir sama dengan carryn.


meraih sebuah gelas berisi wine lalu meminum nya dengan anggung.


"apa maksudmu carryn"tanya Queen tenang namun penuh penekanan.


"ini bukan pertama kalinya"ucap Maureen masih tenang.


bbrruukk........


carryn dan liora langsung berlutut dihadapan Queen Karena Sudah tidak kuat menahan aura tekanan gadis di depan mereka.


"ma-maafkan kami.....kami berjanji tak akan menanggap remeh apapun serangan dari musuh Queen."ucap mereka serentak.


"pergi dan bawa mereka ke hadapan ku dalam keadaan hidup hidup."Queen memerintah mereka dengan penuh penekanan.


"ba-baik q-queen....akan kami lakukan!"ucap mereka serentak.


mereka berdiri dan membungkuk kan badannya.


lalu mereka tergesa gesa meninggalkan ruangan yang membuat mereka tak bisa bernafas tenang.


ppraannnkk.........


suara gelas terpecah akibat genggaman Queen yang terlalu kuat memegang nya.


Queen memejamkan matanya menahan rasa haus darah yang sudah lama ia tak rasakan.


Memang selama ini Maureen membunuh banyak orang tapi dia tak pernah merasakan rasa haus darah ini.


tapi entah mengapa kali ini ia begitu menginginkan darah.


dirinya haus.....


tersiksa......


dan biasanya dia akan melukai dirinya dan meminum darahnya sendiri.


seperti yang ia lakukan saat ini.


Queen/Maureen mengambil pisau lipat yang sudah bertengger cantik di pinggang nya.


tepat pada saat ia akan menyayat tangannya tiba tiba sebuah suara berat dan dingin mengejutkannya.


"Berhenti"


degg......


Queen mematung dengan pisau siap menyayat tangannya.


Queen memutar badannya dan melihat 3 orang pria.



yang satu menatap nya datar dan penuh penekanan.

__ADS_1


sedangkan 2 pria lainnya menatap dirinya horror.


"lepaskan"Queen menatap pria yang sedang memerintah nya saat ini dengan datar.


"siapa kau"ucap Queen dengan suara berat nya yang malah terdengar sexy di telinga ketiga pria yang sedang menatapnya.


glekk.....


mereka seolah terhipnotis dengan suara berat gadis itu dan hanya mematung menahan sebuah rasa yang bergejolak meminta di salurkan di dalam tubuh ketiganya.


Queen yang kesal sekali lagi bertanya.


"apa tujuan Kalian kemari"gertak Queen masih dengan suara berat ya.


ziloz tersadar dari lamunan nya dan menoleh ke arah 2 pria di belakang nya yang masih menatap gadis miliknya.


"apa yang Kalian lihat hah"tanya ziloz penuh peringatan.


akhirnya kedua nya tersadar dan gemetar mendapat tatapan tajam dari kedua orang beda gender itu.


"a-ahh... hahaha....tidak tidak....kami tidak melihat apa apa"ucap Allan gugup.


"Ya...be-benar.."ucap bara yang sama gugup nya dengan Allan.


"keluar"ucap ziloz mengeluarkan Aura nya kebesarannya.


bara dan Allan tentu saja langsung keluar tergesa gesa.


ziloz berbalik menatap gadisnya yang kini terlihat berbeda.



"lepaskan"ucap ziloz kembali dengan penuh penekanan.


mendudukan dirinya dan meraih sebatang rokok lalu menghisap nya dengan mata terpejam, menghembuskan asap nya dan membuka netra nya yang masih setia berwarna merah.



"hehe....apa masalah mu tuan?"tanya Queen dengan suara serak dan berat nya yang mampu membuat ziloz memejamkan matanya menahan gejolak *****.


ziloz tidak menjawab tapi ia berjalan mendekati Maureen...ralat..tapi Queen yang tengah asik menghisap nikotin itu.


setelah sampai di depan gadisnya ia membungkukkan badan dan memposisiskan wajah nya tepat di hadapan wajah gadisnya yang ia yakini saat ini bukan gadisnya tapi sosok lain yang berada di tubuh gadisnya itu.


"apa masalah ku"ucap ziloz berat dengan seringai nya.


ziloz mengambil rokok yang sedang bertengger indah di sela sela jari lembut kucing nakalnya.


lalu ia meraih kursi di dekat jendela besar dan menduduki nya.


menyesap rokok bekas mulut gadisnya tanpa jijik.


lalu menyandarkan sikut nya dan menatap intens Queen yang tengah menatap nya.



tanpa di duga Queen merasakan jantung nya berdetak untuk pertama kali,kenapa?


karena setiap Maureen sedang dalam mode Queen jantung Maureen tidak berdetak seolah Maureen tak memiliki jantung.


ya karna Queen sedang berada di luar sadar nya.


tapi...apa ini?


kenapa jantung nya berdetak?

__ADS_1


Queen menatap pria didepannya dengan intens.


bahkan kerutan di dahinya terlihat jelas.


ziloz yang melihat itu terkekeh.


"apa yang sedang kau pikirkan, dear!"tanya ziloz dengan senyum menggoda nya.


lalu ia melanjutkan perkataan nya.


"hehehehe.....aku tahu aku tampan tapi kau tak perlu menatap ku seperti itu!"ucap ziloz semakin menggoda Queen.


Queen mengalihkan pandangan nya.


sial... bagaimana dirinya bisa hilang kendali pikirnya.


Queen yang masih dengan pikirannya tak menyadari ziloz sudah berada di depannya.



ziloz membungkukkan badannya dan menatap dalam mata Queen dan bertanya.


"siapa kau"


deeggh......


Queen mematung dan menatap ziloz tak percaya.


apakah pria ini menyadari nya.


bagimana bisa?.


bahkan mereka baru bertemu beberapa kali saja.


"katakan dear"ucap ziloz lembut..


"te-tentu saja aku Maureen... bukankah kau sudah tahu"ucap queen sambil berusaha untuk tidak gugup.


cuupp...


"jangan berbohong dear"ucap ziloz setelah mengecup benda merah dan kenyal milik Maureen.


"aku sudah tahu kau bukan Maureen meskipun Maureen bisa mengubah matanya menjadi merah,tapi aku mengenali aura nya,tapi kau...ini pertama kalinya aku merasakan kehadiranmu...siapa kau"ucap ziloz begitu lembut sembari mengelus pipi Maureen.


Queen menghela nafas dan menatap ziloz.


"Queen.... panggil aku Queen"ucap Queen pada ziloz.


ziloz yang mendengar pengakuan gadis di depannya hanya tersenyum dan tangannya tetap mengelus pipi lembut gadisnya yang ternyata memiliki sebuah rahasia yang baru ia ketahui sekarang.


ziloz memajukan wajah nya dan


cuupp..


ziloz mengecup lembut pucuk kepala Maureen yang kini sedang menjelma jadi Queen.


"Queen.?"ucap ziloz dibalas anggukan Queen.


ziloz mengangkat dagu Queen dan mengatakan


"Queen....you are my Queen... milikku....baik itu Maureen atau kau sendiri Queen....bagiku Kalian sama dan tak ada bedanya.....kau mengerti??.... Queen...."ucap ziloz menatap dalam mata gadisnya.


entah apa yang merasuki Queen sampai ia menganggukkan kepala nya.


ziloz yang melihat anggukan dari Queen tersenyum senang.

__ADS_1


__ADS_2