Dangerous Girl

Dangerous Girl
Pria itu......


__ADS_3

Bandara internasional,Prancis.


Ziloz,Bara dan Allan kini tengah mengantar Bams dan Cellin yang akan pulang ke kediaman,L.A America.


Ya... memang negara prancis ini bukanlah tempat asli clan CORVUS.


Dan mereka kesini hanya bertujuan untuk bisnis saja.


"nak...kami pulang dulu..kau jaga diri baik baik"ucap cellin pada sang putra, ziloz.


Bams hanya menganggukkan kepala saja.


"Kalian berdua juga..jaga diri baik baik"ucap cellin kembali kepada bara dan Allan.


"hehe...kau tenang saja mom! kami akan menjaga diri Baik baik disini."ucap Allan kepada cellin.


"hhm...itu benar"tambah bara.


"kuserah kan semua kepada mu son!"ucap bams Kepada ziloz.


"kau tenang saja dad!!! aku akan urus semuanya"ucap ziloz datar.


"baguslah"singkat Bams.


"yasudah kalau gitu...kami pergi...dan jangan lupa kau harus membawa menantu ku secepatnya... begitu juga dengan Kalian berdua"ucap cellin dengan mata berbinar.


"kau tenang saja mom!!!! akan ku bawa secepatnya ke hadapan mu"ucap ziloz dengan seringai licik nya.


sedangkan bara dan Allan yang mendengar itu menjadi gugup.


"ya.... mommy akan menunggu nya"teriak Cellin sambil berjalan menjauh.


Sedangkan Bams hanya menggeleng kepala geli melihat kelakuan sang istri tercintanya itu.


Setelah melihat Sang daddy dan mommy mulai memasuki pesawat mereka bertiga berbalik pergi menujuu perusahaan.

__ADS_1


.............♠️.............


Disebuah supermarket, Maureen sedang berbelanja berbagai kebutuhan untuk di villanya.


Maureen memang memiliki sebuah Villa yang hanya ia tempati seorang diri. Villa mewah dengan keamanan yang super ketat, dengan dikelilingi hutan, menjadi hal ternyaman bagi Maureen yang lebih suka menyendiri.


Sebenarnya ia tidak sendiri,di villa itu terdapat 3 maid yang bertugas merawat villa kesayangan Maureen.



Back to market......


Maureen tengah sibuk memilih apa saja yang akan di beli, setelah selesai ia pergi ke kasir dan membayar belanjaannya.


Ia berjalan menuju mobil nya dan melesat pergi menuju vilanya.


Tapi saat di pertengahan jalan ia tiba tiba saja menabrak seorang pria dengan pakaian lusuh.


CKIITT.......


"hey kau...apa kau ingin mati"ucap Maureen dingin.


pria yang hampir di tabrak Maureen mendongak menatap Maureen dengan wajah terpesona.


Maureen yang ditatap seperti itu menjadi kesal.


"kau ingin mati"ucap Maureen semakin dingin.


pria itu tersentak,lalu ia berdiri dan pergi begitu saja tanpa mengatakan sepatah katapun.


"dasar gila"umpat Maureen geram.


Maureen kembali memasuki mobil nya dan melenggang pergi.


Dan tanpa Maureen sadari ternyata ada seseorang yang sedang memperhatikannya dari balik sebuah pohon.

__ADS_1


Menyeringai dan meraih telephone..


"lacak kemana ia pergi dan awasi dia"ucap pria itu dingin.


"baik boss"ucap seseorang dari sebrang sana.


Mematikan telephone Sepihak dan berbalik pergi dengan seringai licik.


"kau tidak akan bisa lepas dari jeratan ku nona..."ucap pria itu percaya diri.


Tapi yang ia tidak tahu ialah kepintaran dan kepekaan seorang Maureen.


Tanpa pria itu sadari, Maureen lebih dulu mengetahui rencana nya.


Author : "sungguh malang nasibmu nak!"


Pria : "Diam kau,sebelum ku bunuh"


Author : "coba saja...kau membunuh ku..maka akan ku


hapus kau dari cerita.. bagaimana???


pria : (diam)*.


SKIIP......


Halooo para pembaca uthor......


Maaf yaaa jarang up......soalnya banyak tugas.....


Terus author banyak kegiatan lainnya.....


Jadi gak ada waktu up....


Sekali lagi....maafin author yaaaa pemirsaah.......

__ADS_1


🙏🙏🙏🙏


__ADS_2