
ctass.....
ctass.... ctass....
ctass....
"aarrggh....hiks... hiks....hentikan ini dasar kau iblis....."teriakan pilu dari seorang wanita terdengar menyayat hati bagi siapapun yang mendengar nya.
sedangkan seorang gadis yang tengah mrncambuk nya seolah tak mendengar apa pun,ia tetap melanjutkan kegiatannya.
Sedangkan 2 gadis dibelakangnya hanya diam dengan rasa takut melihat kebrutalan di depannya.
benar!!!!
mereka adalah Maureen, carryn dan liora.
sedangkan gadis yang tengah disiksa kini ialah dalang dibalik kekacauan di perusahaan Maureen yang bernama Kiran.
Maureen berhenti mencambuk,ia berjalan ke arah meja yang penuh dengan senjata tajam.
Maureen mengambil sebuah pisau lalu memainkannya.
ia mendekati kiran dengan sebuah pisau yang tergenggam cantik di jari lentik itu.
Kiran yang melihat itu menyeret tubuhnya kebelakang berusaha menjauhi Maureen yang semakin mendekatinya.
"ma-mau apa kau..."panik kira saat Maureen sudah tepat didepannya.
Maureen hanya diam tak menjawab,ia mencondongkan badannya lalu menyeringai kejam.
"setelah membuat kekacauan sehingga membuat kerugian besar yang harus ku tanggung...."deep voice milik Maureen mengalun mengantarkan getaran ketakutan yang sangat menyiksa bagi kiran.
Maureen mencengkeram rahang kiran dengan keras sehingga membuat gadis itu kesakitan.
"kau....ingin...lepas...dariku???Nona....?"ucap Maureen dengan tatapn dingin dan kejamnya.
"hiks...hiks.... maafkan aku nona..... kumohon lepaskan aku...."ucap Kira dengan tangisan putus asanya.
Maureen yang geram dengan permohonan kira pun mulai memainkan pisau di tangannya dan......
jleebb....
aarrggh........
jerit kira tepat saat pisau itu menembut kulit lalu daging nya.
darah segar keluar dari perutnya mengotori tangan Maureen.
Maureen yang melihat kira kesakitan pun tertawa terbahak Bahak.
"bagimana?....apa kau suka?"tanya Maureen jenaka.
__ADS_1
kira hanya bisa diam sambil menangis meratapi nasib nya.
"hiiiiii....haa... hahahahahaha......"tawa yang begitu mengerikan keluar dari mulut Maureen.
menjentikkan jarinya dan dengan sigap liora yang sedang berusaha menahan ketakutan tersentak.
liora mengambil kursi untuk diduduki Maureen.
Maureen duduk sambil bermain main dengan pisau di tangannya yang sudah berdarah.
Maureen menghirup aroma darah sambil memejamkan matanya, kemuadian ia membuka matanya dan menatap kira sambil tersenyum yang dimana dimata kira itu bukanlah senyuman melainnkan seringai bengis.
ia mulai menjilat ujung pisau yang sudah berlapis darah itu.
Kira yang melihat itu semakin ketakutan dan badannya sudah lemas Karena kehilangan banyak darah.
"kau tahu apa kesalahanmu"tanya Maureen dingin.
kira tersentak saat mendapat pertanyaan. Ia mengangguk dan menangis.
"a-aku mohon... lepaskan aku nona....aku tahu aku salah...aku janji tidak akan melakukannya lagi."ucap kira lemah.
Maureen mengangkat sebelah alis nya dan terkekeh.
"kau sudah tahu jika aku tidak suka diusik...tapi kau?
Maureen mengkode ke arah belakang dan Carryn yang mengerti apa yang diinginkan Maureen langsung mengambil barang panjang yang tertempel di dinding ruangan itu.
Maureen menerima pedang itu dan berjalan mendekati kira ia menodong kan pedang nya dan mengangkat dagu kira paksa.
"tidak ada yang boleh lepas dari kemarahan ku"
CRASSSS.........
Maureen langsung memenggal kepala Maureen setelah mengatakan itu.
kemuadian ia memanggil seekor serigala kesayangannya.
**ZEAN.....
ggrrrhhh**......
sebuah raungan terdengar mengerikan membuat carryn dan liora yang masih berdiri agak jauh dari Maureen menegang.
"apakah aku akan menyaksikan ini lagi"batin carryn tersiksa.
"Astaga....tidak tuan..tidak hewan..sama saja kejam"ucap liora dalam batin bergidik ngeri kala netra nya melihat seekor serigala besar berjalan anggun menghampiri Maureen.
__ADS_1
"kemarilah Zean.."ucap Maureen kepada serigal yang sedari tadi menatap mayat kira dengan lapar.
serigala itu menggeram sambil melihat makanan nya.
"kau pasti lapar.."ucap Maureen sambil mengusap lembut kepala zean.
zean yang mendapat usapan lembut dari Maureen memejamkan matanya menikmati usapan itu.
"makanlah..."ucap Maureen pada zean.
zean yang sudah mendapat izin untuk memakan makanan nya pun mulai berjalan mendekati mayat nya dan melahap makanannya dengan anggun.
Maureen yang melihat kelakuan serigala kesayangannya itu hanya menggeleng geli, begitupun dengan carryn dan liora.
"serigala ini sangat banyak tingkah"ucap mereka berdua dalam batinannya.
Maureen mulai berjalan meninggalkan ruangan diikuti kedua sahabatnya membiarkan zean Makan dengan lahap.
Disisi lain......
Terlihat sebuah keluarga yang sedang merencanakan sesuatu.
"aku ingin kau membunuhnya"ucap Arya sambil menunjukkan foto seorang gadis.
"Hahaha...... cantik...bolehkah aku mempermainkan nya dulu sebelum ku bunuh"ucap seorang pria di hadapan arya.
"itu lebih bagus"ucap arya licik.
"ayah aku ingin menyiksa nya juga"ucap monica.
"tentu saja putri ku"ucap arya membelai rambut monica.
"kapan kau menjalankan rencana nya"tanya jessi tak sabar.
"secepatnya....aku sudah tak sabar merasakan tubuhnya itu"ucap sang pria dengan senyum mesum nya.
"HAHAHAHAHAHAAHAHAHHA........"tawa mereka pun pecah.
Tapi tanpa mereka sadari seseorang ternyata mendengar percakapan mereka.
seorang pria berwajah dingin duduk di kursi kebesarannya menatap laptop yang berisi percakapan sebuah keluarga dengan lelaki asing.
"**ingin mencelakai ratu ku"
........
"kematian seperti apa yang mereka inginkan**"suara dingin dengan aura membunuh yang kuat mampu membuat kedua pria di samping kanan dan kirinya menggigil.
"dasar bodoh.... mereka mencari kematian nya sendiri"ucap seorang pria di sebelah kanannya.
__ADS_1
"hehehehe...... sepertinya aku akan mendapat kan mainan kali ini"ucap seorang pria di samping kirinya.