
pagi pun datang... Mela bangun dan setelah mandi dia pun turun dan melihat Mak Sumi sedang membersihkan rumah...
"pagi Mak Sumi..." sapa Mela..
"pagi juga Mel... kapan datang..." tanya Mak Sumi..
" saya datang kemarin sore Mak.." jawab Mela..
owwweekk.. owwweekk.... tangis Kenzo yg terdengar sampai bawah...Mela pun bergegas ke atas dan Kenzo tengah menangis sambil duduk...
Mela pun memandikan Kenzo kemudian mengajaknya turun menemui pak Salim.
"pagi Mak..pak ...." sapa Mela
"pagi nak.. wih cucu Mbah udah ganteng.." kata pak Salim..
mereka sarapan bersama... Kenzo juga sudah di biasakan makan ikan oleh Mela.. Joni dan Joko juga ikut sarapan bersama ...
"Mak nanti ayo kita jalan jalan ke pasar..." ajak Mela
" baik nak.. memang kamu mau cari apa.." tanya Bu nur..
" aku mau cari ikan buat Kenzo.. dan juga mau ketemu Yati... kangen Mak..." kata Mela..
Bu nur mengangguk...
" nyonya sebaiknya nanti biar saya yg mengantar dan Joko biar sama bapak ikut ke kebun..." kata Joni..
" baiklah terserah bang Joni saja..." jawab Mela..
mereka pun menuju pasar.. karna letak nya cukup jauh Joni mengantar Mela dan Bu nur mengunakan mobil...
Mela turun dengan mengendong Kenzo dan Bu nur membawa tas belanja.. pertama Mela menuju toko cik Siska..
" cik mau belanja dong.." kata Mela pada Yati..
" iya mau bel... Mela...." jawab Yati girang...
Mela berpelukan dengan Yati.. Kenzo pun sedikit merengek karna berpelukan dengan Yati...
" gimana nih cicik Yati tokonya..." goda Mela..
"Alhamdulillah Mel... makin laris... mau cari apa.." tanya Yati..
" aku mau beli ini..." kata Mela menyodorkan kertas catatan..
" oke.. biar di siapkan..." jawab Yati..
" ya udah yat.. aku mau cari ikan buat anak ku dulu ya.. nanti kita ngobrol lagi ya..." pamit Mela..
Mela sedang berkeliling membeli buah., ikan, sayur, dan juga ubi ubian.. karna Mela tak tau mau berbuat apa selama di kampung...
Joni membawa belanjaan ke mobil.. sedang Mela menuju ke toko Yati..
__ADS_1
" gimana Yat udah belanjaannya... " tanya Mela..
"udah tu.. mau di bawa ke mana nie..." tanya Yati..
" yu Anter ke Abang itu aja.. biar di masukin ke bagasi.." tunjuk Mela..
" wuih.. istri orang kaya buk... mobil nya kinclong... hahaha.." goda Yati..
"Alhamdulillah... hadiah dari suami..." kata Mela..
" iya dech.. eh suami mu tak ikut... " tanya Yati..
"aduh.. suamiku sibuk.. dan tak mudah cari libur..." terang Mela..
mereka terus berbincang hangat bersama Bu nur sesekali menggoda yati yg masih jomblo... tak lama Bu Maya datang dengan sombongnya...
" ish... lihat nenek lampir datang..." desis Yati..
"ssst.. gak boleh bilang begitu..." kata Mela..
"Yati aku mau belanja nih catatanya..." kata Bu Maya..
sedang Mela masih memberi susu pada Kenzo dan Bu nur berpura pura tak melihatnya...
" cih gadis murahan... sekarang kau menikah cuma di jadiin pengasuh..." ejek Bu Maya..
" saya bahagia meski jadi pengasuh..." jawab Mela enteng..
" owh sekarang sudah berani ya kamu.. dan menantu Sanjaya main di pasar tak level bahkan jalan kaki.. cih suami mu dah bangkrut.." kata Bu Maya sinis..
" dasar gadis tak tau tata Krama..." hina Bu Maya..
Mela sudah merasa jenggah akhirnya dia melambai pada Joni.. dan berpamitan pada Yati..
" Yat aku pulang dulu ya... nanti kamu main ke rumah ku ya.. dan saya permisi ibu juragan..." kata Mela ..
" oke jumpa malam nanti nyonya besar..." teriak Yati..
Joni menjemput Mela di depan toko Yati kemudian membukakan pintu untuk Mela dan Bu nur...
" silahkan nyonya..." kata Joni..
"terima kasih bang jon..." jawab Mela..
"lihat lah dulu melati terus di hina habis habisan... sekarang dia jadi nyonya besar..." kasak kusuk warga..
"dan kau tau sekarang pak Salim termasuk orang kaya.. tanah nya saja berhektar hektar... belum lagi rumahnya sekarang juga besar.. dan yg ku dengar menantunya membelikan mobil pick up sampai 3 untuk mengangkut panen nya... dan mobil itu di titipkan di anak buahnya..." terang ibu lainya..
Bu Maya pun emosi mendengar percakapan ibu ibu yg membahas kekayaan keluarga Mela...
"buat apa kaya.. cuma jadi pengasuh cucu dari Sanjaya itu.." ejek Bu Maya..
sedang para ibu ibu itu tak menggubris omongan Maya yg terdengar menghina keluarga Sanjaya.. karna mereka tau nyonya umi sudah sering memberi bantuan untuk warga desa sedang sekarang pak Salim juga sama...
__ADS_1
sore hari Joni dan joko tengah mengobrol dengan pak Salim dan Yati yg baru datang pun menyapa mereka..
"assalamualaikum pak.. mela nya ada.." tanya Yati..
"waalaikum salam eh.. Yati.. masuk nak.. Mela di dalam mungkin lagi buat cemilan.." kata pak Salim..
Yati masuk dan melihat Kenzo yg sedang tidur di kasur lipat yg tebal sedang Mela sedang membuat donat..
" hai Mel.. boleh incip gak.." kata Yati nyelonong..
" eh boleh dong.." kata Mela yg sudah melihat Yati menyomot donat dan memakannya..
"huh.. dasar kamu Yat.." keluh Mela..
" eh Mel... suami mu gak kesini... kok dia biarin kamu sendiri di sini sih.." cerocos Yati..
"Yati.. suamiku itu bukan orang yg bisa libur se enaknya.. dia punya segudang pekerjaan tau.. walaupun begitu dia selalu menanyakan kabar kami..." jelas Mela..
"aku kira BOS itu kerjaannya cuma nyuruh nyuruh..." kata Yati..
" ya gak se enak itu.. meski bos papa anak anak itu harus terus kerja bahkan sampai di bawah ke rumah... kadang aku aja kasian sama papanya anak-anak..." kata Mela..
"eh.. Mel kamu sudah ngapain aja ni... pasti udah gak perawan ya..." kata Yati..
"uhuk.. uhuk.." Mela tersedak donat mendengar perkataan Yati..
"boro boro tidur aja masih pisah tau.. aku masih perawan lah .. ciuman aja baru kemarin.." batin Mela..
"eh nyonya di tanya jangan ngelamun..." kata Yati..
"ah.. kau bicara apa sih Yat..." jawab Mela..
Mela terus berbincang bersama.. Mela memang sosok yg ceria dan mudah bergaul...
"eh nanti malam ayo ke pekan raya yuk.. Deket kok.." ajak Yati..
" boleh lah.. kebetulan Kenzo juga biar bisa melihat pekan raya kampung kita.. tapi kita jalanya rame rame gpp.." tanya Mela..
"rame rame maksud nya.." tanya Yati binggung..
"emm itu ajudan yg di suruh suamiku pasti akan mengikuti kemana mana.." kata Mela..
" tak masalah lagian aku senang.. soalnya ada yg jagain.. " kata Yati...
mereka pun makan malam bersama sebelum berangkat ke pekan raya karna tak mungkin mereka keluar dengan perut kosong...
.
.
.
.
__ADS_1
.
mohon dukungannya ya dengan like komen dan vote 😍😘😍😘😍😘 terima kasih