Demi Nama Baik... Aku Menikahi Duda Kaya...

Demi Nama Baik... Aku Menikahi Duda Kaya...
pelecehan..


__ADS_3

agung yang mendengar sumpah pak Salim terbakar amarah.. sebenarnya dia tau ibunya telah menghina bu nur.. agung pun membuat rencana untuk melakukan sesuatu...


di rumah Siska menceritakan semua yg terjadi di rumah juragan Basuki.. nyonya umi yg mendengar pun ikut geram.. dia pun menyusun rencana untuk membujuk herdi agar mau menikahi melati...


nyonya umi dan Siska mengumpulkan Mia. Rio. dan juga herdi...


"herdi... mama minta jamu harus mau menikah demi anak anakmu..." jelas nyonya umi..


" tapi Bu herdi belum bisa melupakan Septi begitu saja.." kata herdi.


sedang Mia dan Rio saling pandang mereka tak mau punya ibu tiri yg kejam...


"maaf Oma.. aku tak ingin mempunyai ibu tiri karena pasti hanya akan mencintai papa..." kata Mia


"tenang Mia.. Tante jamin kalian akan menyukainya.. karna Kenzo saja sudah nyaman bersamanya..." jelas Siska..


"baiklah.. kami setuju demi Kenzo.." jawab Mia yg di angguki Rio..


" lihat herdi anak anakmu sudah setuju.. kamu harus mau.." kata nyonya umi tegas...


" baik.. tapi Siska harus mau ikut ke kota bersama kita..."kata herdi


" baik aku akan pulang.. setelah pernikahan kakak.." kata Siska..


setelah perbincangan itu herdi memutuskan untuk berjalan jalan sebentar untuk menenangkan gejolak hatinya yg di paksa menikah oleh sang ibu....


herdi berjalan sudah cukup jauh tanpa di sadari... tak jauh dari tempat herdi... terdengar teriakan seseorang minta tolong.. herdi pun menghampiri suara itu..


saat herdi sampai di asal suara itu... herdi terkejut mendapati seorang pria berusaha memperkosa seorang gadis... gadis itu terus meronta dan melawan meski tenaganya tak sebanding dengan tenaga pria itu...


gadis itu terus berontak.. herdi pun yg melihat itupun menghampiri mereka dan mulai melayangkan tinju untuk menolong gadis itu...


Bugh... bugh ..


pukulan herdi membuat pria itu jatuh tersungkur.. tapi dia bangkit dan mulai menyerang herdi.... tapi herdi tak tinggal diam dia juga membalas pukulan pria itu hingga sedikit sempoyongan dan lari meninggalkan herdi dan Mela yg menangis sambil menutupi tubuhnya dengan tangan...


karna baju yg di gunakan Mela telah di robek oleh agung .. Mela terus menangis... herdi pun menghampiri Mela dan memberikan jaket yg ia gunakan untuk Mela gunakan...

__ADS_1


herdi membantu Mela berdiri... dan terkejut melihat wajah gadis urakan yg menurut herdi itu sudah lebam dan ada bekas tamparan di kedua pipinya...


" ayo aku antar pulang... dan bisa kau tunjukkan rumah mu ." kata herdi..


dia iba melihat gadis itu... terlihat begitu shock akibat perbuatan pria yg hampir memperkosanya...


herdi mengonceng Mela dengan sepeda Mela tak lama mereka sampai di rumah pak Salim.. Mela masih terdiam melihat rumah itu.. dia takut untuk menemui kedua orang tuanya...


herdi pun mengetuk pintu dan kemudian nampak seorang pria yg nampak sudah berumur... herdi mengangguk sopan...


"cari siapa nak..." tanya pak Salim..


" maaf pak saya cuma mau mengantar putri bapak pulang..." kata herdi


herdi menyingkir dan menampakkan Mela yg masih menangis dengan penampilan acak acakan..


pak Salim terkejut melihat sang putri dan langsung mengajak Mela dan herdi masuk ke dalam rumah...


Mela terus menangis dalam pelukan Bu nur... pak Salim pun binggung... dan bertanya pada herdi..


" maaf nak.. apa yg sebenarnya terjadi..."tanya pak Salim...


hati pak Salim hancur berkeping-keping... tak menyangka setelah kejadian tadi sore dan sekarang ada pria yg ingin menodai putrinya...


" Mela jawab siapa pria itu..." suara pak Salim


Mela tak menjawab dia hanya terus menangis ...


"pak.. biarkan tenang dulu... dan mungkin bisa ibu membantunya untuk mengobati luka lukanya .." kata herdi...


Bu nur langsung mengajak Mela ke kamar dan mulai membersihkan luka luka yg ada di tubuh Mela...


"terima kasih nak sudah menyelamatkan putri bapak..." ucap pak Salim...


"iya pak sama sama.... kalau begitu saya pamit sudah malam... " kata herdi pamit pulang..


pak Salim tak habis pikir begitu banyak orang yg membenci keluarganya... tapi pak Salim beruntung masih ada pria baik yg membantu Mela...

__ADS_1


" bagaimana Mak.. keadaan Mela..." tanya pak Salim...


"dia sudah tidur pak... dan siapa orang yg tega berbuat seperti ini pada putri kita..." kata Bu nur sudah menangis di pelukan sang suami...


"sepertinya besok bapak akan menemui Bu Siska dan meminta bantuan untuk memenuhi sumpah bapak... karna Bu Siska adl orang punya kenalan orang dari kota..." kata pak Salim..


Bu nur hanya mengiyakan keinginan sang suami... bagaimana pun mereka harus memenuhi sumpah itu...


Mela harus lepas dari agung putra dari juragan Basuki... karna itu keinginan dari pak Salim..


Siska dan nyonya umi menantikan kepulangan herdi yg masih jalan jalan men Ari angin tadi pamitnya... tapi sampai hampir jam 11.20 herdi belum pulang... dan tak lama yg di tunggu pun tiba...


"kak katanya sebentar kok jam segini baru pulang sih...." tanya Bu Siska..


"Hem... udah pergi tidur kakak ngantuk..." kata herdi menuju kamarnya...


"kak gimana kakak setuju menikah kan..." todong Siska...


"iya iya aku mau... demi anak anak dan juga mama.. puas kamu..." kata herdi meninggalkan Siska dan nyonya umi yg bersorak kegirangan...


herdi sebenarnya juga binggung kenapa kata kata itu meluncur dari bibirnya...


herdi bersiap untuk tidur... tapi saat ia memejamkan matanya ia teringat wajah Mela yg ketakutan... dan herdi merasa ada yg aneh dengan dadanya setiap mengingat wajah Mela yg ketakutan dan menangis...


"sial kenapa aku teringat wajah gadis itu sih... dia tadi terlihat begitu ketakutan..." gumam herdi...


.


.


.


.


.


Mohon dukungannya ya dengan like komen dan vote 😍😍😍😘😍😍

__ADS_1


terima kasih atas dukungan ya


__ADS_2