
Mela terbangun dari tidurnya dan merasa ada yg memeluknya.. saat membuka mata Mela melihat herdi yg sedang terlelap.. Mela pun meraba rahang nya yg di tumbuhi brewok yg lebat tepi rapi....
"pagi sayang..." sapa herdi serak..
Mela menyembunyikan wajah nya pada dada herdi dan herdi memeluknya semakin erat...
"sayang jangan gerak gerak seperti itu.. kau membangun kan nya.... " kata herdi mencium pucuk rambut Mela..
" ihh.. mas kok mesum sih.." kata Mela..
"mesum sama istri sendiri sih apa salahnya.." kata herdi tertawa...
" emm.. aku mau mandi... " rengek Mela..
Mela pun akan berjalan.. tapi terasa sakit di sekitar selakangannya.. bahkan rasanya Mela tak bisa bergerak..
herdi pun mengendong Mela ke kamar mandi.. sedang Mela memeluk herdi karna takut jatuh...
herdi dan Mela mandi bersama dan mengulangi kegiatan olahraga pagi mereka.. Mela sedikit kedinginan karena herdi terlalu lama...
kini mereka tengah sarapan di salah satu restoran.. setelah itu mereka menuju ke rumah..
di rumah terlihat semua orang sedang bersantai bersama karna nanti sore ada acara amal dari yayasan milik Mela...
"pagi semua..." sapa herdi ceria..
"pagi kak.. wih.. cerah amat kak.. udah sukses ya.." goda Siska..
" pasti lah.. pasti sudah sukses..." kata herdi
Mela makin malu mendengar percakapan Siska dan herdi.. Kenzo pun berjalan menuju Mela..
" nda... nda...." kata Kenzo mengarahkan tangan sambil berjalan...
" hai sayang bunda kangen kamu..." kata Mela..
Mela menciumi pipi gembul Kenzo bahkan pria kecil itu tertawa karna ciuman Mela..
"nda.. nda..." protes Kenzo
" Mia juga mau.." teriak Mia langsung memeluk Mela dan Kenzo..
" ya elah.. kakak udah tua tapi kelakuan nya tak jauh dari Kenzo..." protes Rio..
__ADS_1
sedang semua orang tertawa melihat tingkah Mia dan Rio.. mereka terus berebut perhatian Mela karna dulu mungkin mereka kurang kasih sayang...
sore hari mereka semua sedang berada di acara amal Mela turun langsung bersama nyonya umi dan Siska.. bahkan Mia. Rio. dan Kenzo bermain dengan anak panti asuhan..
herdi berbincang dengan Han.. tentang proyek yg sedang berkembang di Jerman... bagaimanapun herdi tetap seorang pengusaha ..
" bagaimana perkembangan perusahaan yg di Jerman Han..". tanya herdi..
" huh... sebenarnya ada masalah dengan perusahaannya.. sepertinya kau harus mengurusnya sendiri..." terang Han..
"tapi keluarga ku..." kata herdi bimbang..
"setidaknya Mela menjaga mereka.. apa kau tak percaya padanya... dia bahkan sudah menjadi ibu dari anak anak mu.. " kata Han..
"baiklah... besok aku akan berbicara padanya... dan keluarga ku..." jelas herdi
acara pun terus berlanjut.. malam hari ketika mereka makan malam bersama di sebuah restoran herdi terpaksa mengatakan kepergiaannya...
" emm.. semua nya aku ingin mengatakan sesuatu..." kata herdi
" ada apa her.. sepertinya penting..." tanya nyonya umi..
" iya ma... herdi harus ke Jerman setidaknya 1bulan.. dan urusan ini tak bisa di wakilkan..." jelas herdi..
" iya tidak apa-apa.. papa kan kerja buat kami juga... jadi aku dan anak anak akan selalu menunggu dan mendoakan mas..." jelas Mela..
" iya pa... kami gpp kok.. lagian sekarang ada bunda.. Oma.. dan Tante Siska.." kata Mia..
" iya pa.. biar di sini Rio yg jaga mereka.." kata Rio...
mereka pun makan dengan terus tertawa.. setelah itu mereka menuju rumah sesampainya di rumah mereka menuju kamar masing masing.. begitupun herdi dan Mela..
entah mengapa Mela terus mengunci bibirnya.. dia merasa tak bisa berada jauh dari herdi... tapi apa daya herdi pergi karna urusan perusahaan...
herdi baru saja keluar dari kamar mandi... sedang Mela menimang kenzo yg sudah terlelap..
" sayang... kamu mandi dulu..." kata herdi sambil masuk ke walk in closet...
Mela berjalan gontai menuju kamar mandi... di kamar mandi Mela menangis di bawah guyuran shower... air dingin bisa membuat kegundahan hatinya mereda ..
herdi yg baru selesai Menganti baju heran melihat Mela yg belum selesai mandi... herdi mengerutkan keningnya saat melihat jam.. kemudian herdi mengetuk pintu kamar mandi...
"sayang apa kau baik baik saja..." tanya herdi..
__ADS_1
" iya mas sebentar..." jawab Mela..
Mela pun keluar dari kamar mandi mengunakan jubah mandi hingga kaki mulus Mela terpampang... herdi yg semula fokus membalas e mail kini mengikuti Mela menuju walk in closet...
herdi memeluk Mela dari belakang dan mulai mencumbu leher Mela...
" sayang aku akan merindukan mu selama di sana.. " kata herdi
" aku pun akan merindukan mas.. karna aku tak ingin jauh dari mas..." jelas Mela.
"andai bisa aku ingin mengajakmu sayang.. tapi..." jawab herdi..
" aku tak mungkin meninggalkan anak anak mas.. jadi kita simpan rindunya nanti.. kita bisa telpon. vicall. dan yg lain mungkin..." jawab Mela memeluk herdi..
"ihh... aku ingin memakanmu ya... anggap saja jatah satu bulan aku minta di awal..." kata herdi
" baiklah... tapi apa mas sanggup..." goda Mela..
"uuh... jgn remehkan suamimu ini sayang.. aku bahkan bisa membuatmu mengerang di bawahku sampai pagi..." kata herdi..
"mas mesum..." kata Mela..
"aku tak bercanda..." kata herdi ...
herdi mulai mengendong Mela menuju ranjang.. herdi mulai mencumbu Mela.. dan kegiatan panas mereka pun terjadi.. Mela tak tinggal diam sekarang bahkan Mela berani mengimbangi permainan herdi... bahkan herdi tak menyangka Mela bisa se hebat itu di ranjang...
merekapun merasa capek karna setelah pelepasan mereka yg berulang kali...
" tidurlah sayang... aku makin berat meninggalkan istriku yg begitu hebat ini..." kata herdi..
" ihh... mas mesum banget sih... udah ayo tidur... besok mas akan pergi..." kata Mela..
" baiklah... aku mencintaimu sayang..." kata herdi memeluk Mela...
.
.
.
.
mohon dukungannya ya dengan cara vote like komen 😍😍😍😍😍 terima kasih
__ADS_1