
kini mereka semua sedang beristirahat di kediaman Joshua, Leah sedang duduk di teras sambil memikirkan cara untuk menghadapi keluarga Jhonson.
" kau sedang binggung menghadapi keluarga Jhonson?" tanya Joshua.
" kau tau, aku merasa akan terjadi hal buruk." jawab Leah menerima minuman dari Joshua.
" ya.. kau lebih tau bagaimana mereka, dan seperti nya Steve kembali ke dirinya sebelum bertemu dengan mu." kata Joshua.
" aish.. itu akan menyusahkan, karena Steve begitu kejam bahkan tidak pandang bulu untuk menyakiti seseorang." kata Leah
" kau benar. bahkan aku dulu hampir mati di tangan nya." tambah Joshua.
tak lama Susi bergabung dan langsung duduk di pangkuan Joshua di depan Leah.
" bisakah kalian tak bermesraan di depan ku." kata Leah cemberut.
" itu salahmu Leah, kenapa tak mengajak herdi kemari." jawab Joshua.
" kalau tau begini mending aku tak mengajaknya tau, kalian berdua menyebalkan." kata Leah berlalu masuk ke dalam rumah.
sedang Susi melihat Joshua yg mengerdikkan bahunya. Susi memeluk Joshua karena merindukan pria itu.
Joshua langsung mengendong Susi dan mengajak nya naik ke lantai atas agar Leah dan Ivy tidak terganggu dengan mereka.
sedang Leah sedang mengamati putrinya yg sedang tertidur dengan lelap nya. Leah bisa melihat gen herdi begitu dominan di gadis kecil itu.
__ADS_1
" sayang semoga nanti kita tak terluka, aku takut kamu terluka saat mengetahui jika Daddy mu tak mengenali kita lagi." kata Leah lirih.
sedang herdi dan Tyo sudah menyelesaikan urusannya dengan Hermawan yg kini kalang kabut karena perusahaan nya yg giling tikar.
herdi memberikan uang yg di janjikan pada Nia, dan juga mengirimnya kembali ke Indonesia dan dalam lindungan Tyo agar Hermawan tak bisa menyentuh nya karena dia yg memberi semua informasi.
herdi meminta Joshua untuk mengulur waktu sampai dia sampai di Paris, bagaimana pun herdi takut jika Leah dan Ivy datang ke kastil Jhonson tanpa dirinya.
Joshua pun menyanggupi karena nanti malam rencananya mereka akan pergi jalan jalan dulu.
" Tyo kita berangkat sekarang." kata herdi
" oke lah, oh ya jangan lupa bantuin aku meminta Leah menjodohkan dengan Cici." kata Tyo.
" iya Tyo.. iya.. kita ke Paris dulu." jawab herdi kesal karena Tyo terus merengek.
bahkan dua pria itu menjadi pusat perhatian di bandara. mereka sudah di sambut oleh pramugari yg begitu cantik dan sexy.
" kau pintar memilih kru pesawat mu herdi." kata Tyo.
" diam lah.. ini pasti ulah mu kan." kata herdi.
" hahaha.. aku hanya tak ingin bosan selama perjalanan nantinya, jadi aku meminta pilot memilih team yg sexy dan cantik." kata Tyo.
" dasar kau pria mesum, ya sudah ayo berangkat." kata herdi langsung berjalan duluan.
__ADS_1
pesawat sudah take off. sedang di Paris Leah dan Susi masih membujuk Ivy agar mau jalan jalan dahulu.
Ivy begitu kekeh ingin bertemu Steve, tapi Joshua pun akhirnya turun tangan sendiri membujuk Ivy.
" princess Ivy. mau ikut uncle Joshua min dan belanja membeli boneka kesukaan mu." kata Joshua.
" emm... uncle bisakah kita pergi ke menara Eiffel untuk melihat kota Paris." kata Ivy.
" tentu. dan setelah itu kit bisa makan di restoran ku dan juga membeli boneka kesukaan mu." kata Joshua.
" oke uncle.. gendong.." kata Ivy.
" tentu princess." jawab Joshua langsung mengendong Ivy.
sedang Leah dan Susi saling pandang karena Joshua begitu mudah meluluhkan hati Ivy. sedang dari tadi Susi sudah pusing membujuknya.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍 terima kasih