Demi Nama Baik... Aku Menikahi Duda Kaya...

Demi Nama Baik... Aku Menikahi Duda Kaya...
bagi bagi


__ADS_3

pak salim panen raya sampai sore.. mereka pulang dengan berjalan kaki bersama sambil menuntun sepeda....


mereka pun sampai di rumah dengan lelah dan lapar... bahkan Tyo sudah berkicau dari tadi...


"eh nyonya masak dong.... lapar nie..." kata tyo


"iya kamu mau makan apa..." tanya Mela..


" makan bebek enak kayak nya .." kata Tyo..


" gak masalah asal kamu mau nangkap bebek atau entok nya sendiri..." kata Mela..


" what... nangkap sendiri... " kata Tyo..


" iya buat kalian berempat coba tangkap entok nya 8 ya... biar aku buat bumbunya di dalam..." kata Mela..


sedang Mia dan Siska sudah tertawa melihat muka pucat 4 pria itu..


" ya Tuhan... apa kata dunia kalau tau pria tampan ini harus menangkap entok ..." kata Han...


sedang herdi mencari cara untuk bisa menangkap bebek itu.. tak lama ada pak Ucup yg baru pulang dari sawah... pak Ucup adl orang kepercayaan pak Salim..


"pak.. sini..." kata herdi


pak Ucup pun menghampiri herdi yg berada di kandang entok di belakang rumah pak Salim..


" iya tuan..." kata pak Ucup..


"pak bisa tolong tangkap kan entok untuk kami.." kata herdi


"butuh berapa tuan .." kata pak Ucup


" 8 ekor pak.." kata herdi..


" wah mau makan besar ya... kok banyak amat.. hahaha" kata pak Ucup..


"iya pak maklum kami semua doyan makan.." kata herdi


pak Ucup dengan sigap menangkap 8 entok dengan mudah kemudian menyembelihnya sekalian..

__ADS_1


"trus ini bulunya gimana..." tanya Tyo..


" tuan masak air dulu itu kompor dan pancinya .." kata pak Ucup...


Han dan Rio memasak air butuh lumayan lama untuk mendidih setelah itu pak Ucup menyalakan mesin bubut ayam.. dan benar saja ke empat pria itu cuma melihat pak Ucup yg membersihkan bulu dan jeroan entok tersebut..


"ini tuan entoknya tinggal di potong... kalau begitu pak Ucup pamit ya..." pamit pak Ucup..


"tunggu pak.. ini ada uang rokok karna pak Ucup sudah mau kami repotin.." kata herdi mengeluarkan 2 lembar uang seratus ribu..


"tapi tuan..." tolak pak Ucup..


"ambil pak ini rejeki gak boleh di tolak.." kata herdi


pak Ucup pun menerima uang yg di kasih herdi.. sedang Mela dan Siska sudah menyiapkan bumbu dan juga 2 panci presto yg sudah siap memasak..


Mela dan Siska tersenyum melihat Han dan Tyo yg mengantar entok dengan sombong...


" nie entoknya.. kamu kan cowok hebat..." sombong Han..


" iya saking hebatnya kalian cuma bengong lihatin pak Ucup yg mengerjakan... hahaha.." kata Siska..


" gak papa dong yg penting bersih.." kata herdi..


yg satu bumbu ungkep dan bumbu kecap dan Mela sudah membuat sambal bajak kesukaan herdi dan juga memasak nasi yg hampir matang...


"oke kalian mandi dan sebentar lagi masakan matang oke..." perintah Mela..


semua pergi mandi sedang Mia baru turun karna sudah mandi... kini giliran Siska mandi terlebih dahulu karna harus giliran dengan Mela...


Mela telah menitipkan masakan pada mia.. Mela juga mandi tak lama Siska sudah menghendel masakan.. kini semua sedang makan bersama.. bahkan empat pria itu begitu lahap makan...


kemudian mereka bermain karambol di teras rumah dan akhirnya semua muka sudah penuh coretan bedak..


Tyo. dan Han begitu menikmati liburan mereka.. bahkan tak menyangka warga kampung begitu ramah pada mereka..


pak Salim pulang dengan membawa singkong dan kentang beserta hasil kebun lainnya.. Mela mulai membuat donat dan juga singkong keju.. Mela membuat begitu banyak


malam hari setelah makan malam herdi. Tyo dan Han serta pak Salim ikut berkumpul dengan bapak bapak yg ngeronda...

__ADS_1


"assalamualaikum semua.. boleh saya ikut ngeronda..." tanya herdi


" walah.. tuan.... Monggo kumpul di sini..." kata pak RT.


" oh ya pak.. ini tadi kakak ipar buat kue banyak sekalian buat cemilan teman ngeronda..." kata Han..


"ya Allah ngerepotin tuan... " kata pak RT..


herdi bertukar cerita bersama bapak bapak.. bahkan Han dan Tyo juga sangat senang.. mereka juga ikut berkeliling di kampung bahkan Han dan Tyo sempat berlari gara gara di kerjai bapak bapak...


sedang para wanita sedang menonton film Korea mulai dari goblin. dan naughty Kiss kemudian lanjut ke film India..


bahkan Mia sampai tertidur sedang Mela dan Siska masih betah... Kenzo sudah tidur bersama Bu nur dan juga pak Salim.. karna tadi cuma mengantar herdi. Tyo dan Han...


pukul 3 herdi pulang dan mendapati 3 wanita yg sudah tertidur di depan tv.. herdi tak habis pikir melihat Mia yg seperti teman dengan Mela dan Siska...


pagi itu mereka semua kesiangan karna baru tidur jam 2 pagi... bahkan Bu nur ke pasar bersama pak Salim tanpa membangunkan mereka semua..


Mela bangun pukul 9 pagi dan melihat rumah begitu sepi.. Mela masuk ke kamar dan mendapati herdi masih tidur.. Mela pun kembali tidur di samping herdi dan mengeratkan tubuhnya ke tubuh herdi..


herdi memeluk Mela sangat erat.. tapi ada sesuatu yg mengganjal di bawah..


" mas itu nya loh... " kata Mela..


" diam dek.. atau ku makan kamu habis..." kata herdi mengeratkan pelukannya...


"aku mau dong di makan habis... ya udah aku mandi dulu..." kata Mela bangun..


herdi dengan sigap mengendong Mela ke kamar mandi.. dan terjadilah pergulatan panas mereka... dan entah berapa kali mereka mencapai puncak.. herdi selalu merasa puas dengan kegiatan panasnya bersama Mela...


entah mengapa herdi merasa jiwa mudanya kembali.. dulu dia tak begitu berhasrat dengan Septi tapi dengan Mela berbeda...


ada sesuatu yg beda dan itu yg membuat herdi begitu bahagia bersama sama menjalani hidup rumah tangga dengan Mela...


.


.


.

__ADS_1


.


. mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘😍 terima kasih


__ADS_2