Demi Nama Baik... Aku Menikahi Duda Kaya...

Demi Nama Baik... Aku Menikahi Duda Kaya...
perjanjian..


__ADS_3

nyonya umi meminta orang orang kepercayaan untuk menyiapkan acara pernikahan herdi dan Mela..


pernikahan di lakukan dengan meriah.. bahkan akan menjadi pernikahan termewah di kampung itu...


Mela tengah berada di rumah nya sedang berdiam diri di kamar karna tidak di perbolehkan keluar dari rumah...


hari pernikahan pun datang semua warga desa dan luar desa tersebut di undang... acara akad nikah akan di mulai..


herdi sudah tampan dengan setelan baju pengantin begitupun Mela yg sudah cantik dengan baju kebaya putih dan siger yg makin memperaggun penampilan nya...


herdi menjabat tangan pak Salim.. dan dalam satu kali tarikan nafas herdi berhasil mengucapkan ijab qobul dengan lancar....


kini Mela di bimbing Bu Siska dan Bu nur menemui herdi... semua orang kagum akan kecantikan Mela bahkan herdi juga tak menyangka bahwa gadis urakan itu bisa terlihat cantik....


herdi dan Mela melakukan acara resepsi mereka di beri ucapan selamat oleh semua orang....


hari pertama selesai.. malam hari di rumah Bu Siska... Mela sedang berada di kamar nyonya umi bersama Siska. mia.dan Rio...


"Mia.. Rio... sekarang melati adl ibu sambung kalian jadi kalian harus menghormatinya..." kata nyonya umi...


" tapi Oma.. dia bahkan terlalu muda.. " bantah Mia...


" tapi kalian harus panggil dia mami..." kata Bu Siska..


" gak mau..." kata Mia dan Rio bersamaan..


" kalian jangan seperti ini.. dia sekarang istri dari papa kalian.." kata nyonya umi..


Mia dan Rio terus membantah.. akhirnya Mela yg sudah pusing pun buka suara..


" nyonya.. cicik.. tak masalah mereka tidak ingin memanggil mami.. mereka bisa memanggil mbak atau kakak..." kata Mela..


"kenapa.. kamu bukan pengasuh mereka.." kata Bu Siska..


" cicik... biarkan mereka memanggil jika mereka sudah siap..." kata Mela..


" baiklah... mami kalian sudah bicara.. dan mulai hari ini kamu memanggilku mama.. seperti herdi dan juga Siska.." terang nyonya umi..

__ADS_1


Mia dan Rio hanya memandangi Mela.. mereka sebenarnya sedikit menyukai Mela karna pernah menolong mereka... tapi mereka takut kalau itu hanya sandiwara...


semua sudah pergi ke kamar masing masing... Bu Siska mengantar Mela ke kamar herdi... di sana herdi tengah mengerjakan pekerjaannya... saat Mela masuk herdi memandangnya sekilas dan melanjutkan pekerjaannya...


Mela yg takut akhirnya mengambil bantal dan tidur di sofa... saat Mela mengambil bantal herdi pun membuka suaranya..


"aku menikahi Mela demi ibu dan ketiga anak ku... dan jangan harapkan cinta dariku karna aku sangat mencintai septi..." jelas herdi


" iya tuan aku tau... aku tak akan menuntut apa pun dari anda..." kata Mela..


" baiklah kalau kau mengerti..." kata herdi melanjutkan pekerjaannya..


Mela membaringkan tubuhnya di sofa dan kemudian tidur... pukul 2 dini hari Mela terbangun karna mendengar tangisan dari Kenzo...


Mela keluar kamar dan mendapati Bu Siska dan nyonya umi sedang mencoba menenangkan Kenzo..


"biar sama saya saja ma Kenzo nya.." kata Mela mengendong Kenzo..


berangsur tangisan Kenzo berhenti... Mela memberikan susu dan kemudian menimang nya... tak lama Kenzo tertidur...


" tidak apa apa cik.. biar Kenzo sama saya... tapi kamarnya di mana..." tanya Mela..


" oh di sebelah kamar kalian.. itu kamar Kenzo..." jelas nyonya umi..


" baiklah biar saya yg menemani Kenzo kalian lanjut tidurnya... karna sekarang dia tanggung jawabku..." kata Mela..


nyonya umi mencium kening Mela sebelum pergi.. sedang Siska memeluk sekilas... tanpa di sadari Rio melihat semua itu...


Rio sebenarnya menerima Mela sebagai ibu sambungnya.. tapi dia hanya gengsi untuk berbicara...


Mela menidurkan Kenzo di ranjang karna Mela tidur di sampingnya... bayi 8 bulan itu sangat lucu dengan pipi gembul dan kulit yg putih..


Mela senang sekarang dia menjadi seorang ibu bagi 3 anak meski suaminya tak menginginkan nya...


tapi perjuangan Mela untuk merebut hati 2 anak sambungnya baru di mulai... sekarang Mela tidur bersama dengan Kenzo...


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺

__ADS_1


di rumah juragan Basuki agung tengah mengamuk.. menghancurkan semua barang karena Mela sudah menikah.. dan dia gagal menjadikan Mela milik nya...


Bu Maya sedih melihat putranya tapi juga tak ingin si gadis miskin itu menjadi menantunya..


"agung cukup apa kau ingin menghancurkan rumah ini..." kata Basuki...


" bang cukup.. masih banyak gadis yg lebih cantik dari Mela..." kata Farid menenangkan sang kakak..


"cukup agung ibu bisa mencarikan gadis yg lebih dari pada si melati itu.." kata Bu Maya..


agung tak menggubrisnya di tetap menghancurkan barang barang..


PLAK... tamparan keras dari juragan Basuki berhasil menghentikan agung yg seperti orang ke setanan....


agung hanya menangis mengingat pernikahan Mela dan juga herdi... seharusnya yg jadi pengantin pria adl dirinya...


Basuki meminta para pembantu membersihkan rumahnya..


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


di rumah pak Salim kedatangan pengacara nyonya umi yg menyerahkan sertifikat kebun sayur 1hektar dan juga 1hektar sawah untuk pak Salim... serta sertifikat tanah dan rumah untuk pak Salim..


nyonya umi benar benar memberikan apa yg beliau ucapkan.. sekarang pak Salim termasuk orang berada di desa itu...


pak Salim memenuhi janjinya menikahkan Mela dengan orang yg lebih kaya dari keluarga juragan Basuki...


.


.


.


.


mohon dukungannya ya dengan like komen dan vote 😍😍😍😘😍😘😍😘


terima kasih atas dukungan ya

__ADS_1


__ADS_2