Derita Istri Tak Di Anggap

Derita Istri Tak Di Anggap
Hari Yang Aku Tunggu


__ADS_3

Awas Typo Bertebaran


Happy Reading Guys!!


Tina sangat bahagia setiap hari bagaimana tidak dia selalu tersenyum sepanjang hari, Seperti pagi ini setelah mereka melakukan hubungan suami istri semalam dia masih bisa tersenyum.


Dia mengingat semalam yang mereka lakukan, seketika pipinya terlihat memerah karna sedari tadi hanya itu yang ia ingat, dan dia memegang liontin yang angga kasih sebagai hadiahnya, karna selama ini dia tidak pernah perhatian dengan tina.


Senyumannya telah menghiasi rumh ini dan tanpa sadar angga yang sedari tadi sudah menunggu makanan yang sedang tina masak dengan bosan.


Sayang kenapa kamu selalu tersenyum?" tanya angga namun tina tidak menjawab, dan dia pun mendekati tina yang sedang melamun karna semalam.


Sentuhan yang tiba tiba membuat tina kaget " sayang kamu kenapa kok dari tadi kamu selalu tersenyum dan melamun? " ucapnya lagi.


ohhh ya ampun maaf angga aku terlalu senang" ucapnya dengan pipi yang sudah memerah.


jadi kamu dari tadi melamun karna itu? " tanya angga

__ADS_1


apakah kamu mau mencobanya di dapur mungkin itu terasa nikmat?" goda angga.


dudiklah serapannya sudah aku sajikan" kata tina menghiraukan godaan angga padanya.


tapi aku ingin coba sayang" kata angga dengan manja lagi.


apa kamu tidak ingin pergi ke kantor? " tanya Tina padanya.


aku bisa telat dan absen seperti yang aku mau karna.. " belim selesai tina langsung memotong pembicaraannya.


bossnya? "


baiklah aku pergi" kata angga padanya.


mmm hati hati! " ucapnya pada angga.


Tina mengantarkan dia ke depan pintu, dan angga segera melangkah pergi setelah tadi dia mencium puncak kepala tina dan berlalu.

__ADS_1


Tuhan benarkah dia sudah berubah" batin Tina.


Diapun segera melakukan aktifitasnya yaitu membersihkan semua ruangan yang ada di rumah itu. walaupun dia ingin ada yang membantunya karna dia kewalahan dengan membersihkan ruanganb yang seluas lapangan sepak bola bagi tina, namun dia berusaha meyakinkan bahwa dia bukanlah wanita lemah.


setelah menjelang sore baru ia bisa duduk bersantai dengan memandangi taman hasil kreasinya sendiri, dia melihat ke arah langit yang mulai bendung, segera ia masuk ke dalam rumah mewah itu dan merebahkan tubuhnya di sofa depan sambil sesekali dia melamun tentang masa lalunya dengan orang tua kandungnya itu.


Tak terasa air matanyapun membasahi pipinya yang mulus itu, dia membatin dalam dirinya " ibu, papa Andaikan kalian masih hidup aku tidak akan seperti ini, ibu, papah aku merindukan kalian. Aku ingin bertemu kalian tapi aku tidak bisa karna aku sudah di kurung di rumah ini! " ucapnya lirih.


Hampis setengah jam dia menangis dan akhirnya diapun tertidur dengan pulasnya, dia sangat takut jika angga marah padanya tanpa alasan dan juga baik tanpa alasan juga membuatnya semakin kalut dalam pikirannya.


Angga yang baru pulang dari kantor merasa heran dengan keadaan rumahnya sepi tidak ada seorangpun di sana, dia memanggil nama tina berkali kali namun tidak ada jawaban dari wanita itu.


Dia berkeliling mencari tina namun dia tidak menemukannya setelah dia merasa kelelahan dia ingin beristirahat sebentar di sofa ruang tamunya, setelah dia duduk dia belum menyadari kalau tina di sana karna dia merasa pusing dan memejamkan matanya setelah ia merasa nyaman di sofa itu, dia ingin mengambil air minum, namu langkahnya berhenti ketika dia melihat wanitanya di sana tertidur dengan mata yang sudah bengkak.


tbc


maaf ya teman teman hari ini aku mau mengupdate satu episode dulu karna ada kesalahan dalam pihak mangatoonnya sendiri, sebenarnya i dua episode sudah aku buat namun belum lulu dan aku sangat menyesali.

__ADS_1


jangan lupa jempol kalian ya teman teman dan kritik dan saran kalian aku juga terima lohh.


Terima Kasih


__ADS_2