Derita Istri Tak Di Anggap

Derita Istri Tak Di Anggap
Pelayanku Adalah Istriku


__ADS_3

Awas Typo Bertebaran


Happy Reading Guys!!


Clara sangat senang hari ini karna angga menemaninya setiap hari, setelah sekian lama mereka tidak bertemu karna kesibukan masing masing.


Gadis itu tersenyum ketika angga memeluknya dari belakang dia ingin bersama angga setiap hari, Mereka memandang kota Jakarta yang penuh hiruk pikuk dan sesak di sana, sesekali mereka berciuman melepaskan rindu satu sama lain.


Angga yang melupakan istrinya di rumah tanpa tau bagaimana keadaannya di sana, dia hanya fokus pada wanita pujaannya itu.


sayang aku ingin kerumahmu" kata clara padanya.


kapan sayang? " tanya angga.


aku ingin ke sana besok bersamamu apakah boleh? " tanyanya lagi pada angga.


kenapa tidak sayang itu juga rumahmu! "ucapnya lembut.


aku tidak sabar menikahimu sayang" sambung angga dengan senyuman.


kita sudah lama bertunangan namun kamu belum sempat mempersiapkan pernikahan kita" kata clara dengan cemberut.

__ADS_1


maaf sayang aku terlalu fokus dengan pekerjaanku! " kata angga pada clara.


aku tidak ingin di gosipkan oleh orang orang sayang! " kata clara dengan manja.


baiklah, aku akan segera mempersiapkannya untukmu! " ucapnya lembut pada clara.


aku ingin pesta yang megah! " ucapnya lagi.


apapun demi dirimu sayang! " kata angga dengan mencium puncak kepala clara.


aku akan mengantarkanmu ke rumahku, di sana ada seorang pelayan jika kamu ingin meminta sesuatu suruhlah dia" clara yang tidak menau tentang pelayan itu diapun menganggukan kepalanya tanda ia setuju.


Tina yang sedari tadi mondar mandir di depan pintu menunggu angga pulang, namun hasilnya nihil dia tidak pernah lagi pulang ke rumahnya, setiap hari tina menyiapkan serapa pagi dan bekal untuk angga namun dia tidak pernah memperlihatkan dirinya.


Keesokan harinya dia mendengar bel rumah berbunyi, sesegera mungkin dia melngkah mendekati pintu itu dan membukanya, dia ingin menyapa tapi dia urungkan karna ada seorang wanita di sampingnya yang dia kenal.


tina? " tanya clara heran.


kenapa kamu di sini? " tambah clara yang keheranan.


aku is... " tidak sempat ia selesaikan ucapanya angga langsung memotong pembicaraannya.

__ADS_1


dialah yang aku maksud semalam sayang" kata angga.


kamu jadi pelayan di sini setelah orang tuamu meninggal? " tanya clara.


ia" lirihnya.


Dia merasa tidak di hargai oleh angga yang menganggapnya seorang pelayan di rumah ini, dia yang menunggunya setiap malam dan memberinya serapan pagi dan menyiapkan pakaian kerjanya namun kata angga membuatnya sada bahwa dia bukan seorang istri melainkan seorang pelayan.


Hatinya sangat sakit mendengarkan pernyataan angga pada temannya dulu, dia tidak pernah berpikir bahwa dia tidak di hargai sama sekali dengan pria yang dia cintai itu. Dia ingin menangis namun dia tahan karna dia tidak ingin menangisi pria brengsek seperti angga.


sayang aku ingin seorang pelayan, dan tina aku sudah angga sebagai saudaraku bagaimana kalau kita cari pelayan lagi? " kata clara memecahkan keheningan di antara mereka.


baiklah sayang aku akan segera melakukannya" balas angga dengan senyuman dan kecupan manis di puncak kepala Clara.


baiklah kalau begitu aku ingin ke kamar kita yang dulu kita tinggalin bersama" kata Clara manja.


ya sayang " jawab angga tanpa memperdulikan wanita yng selama ini menunggunya setiap malam.


Apakah ini balasan semua pengorbananku? " batin tina.


Dia segera pergi ke kamarnya yaitu di samping kamar angga dan clara di sana dia menangis dalam diam cintanya bertepuk sebelah tangan dia tersenyum mirisnya dirinya yang tidak tau tentang rencana angga.

__ADS_1


tbc.


__ADS_2