Derita Istri Tak Di Anggap

Derita Istri Tak Di Anggap
Pertengkaran


__ADS_3

Happy Reading!!


Enam Tahun Kemudian


Tina brown pov


Aku di sibukkan dengan pekerjaanku yaitu sebagai owner dan juga cheff di restoran baruku yang ku beri nama "BFF CAFE" yangmemiliki makna sangat dalam. Aku sengaja memberi nama itu karna, aku sangat bersyukur sekali mengenal para sahabatku. Mereka selalu ada buatku hingga aku melupakan orang yang telah menyakitiku. hari ini aku ada janji bersama dengan mereka. Setiap akhir pekan aku selalu menyisakan waktuku untuk mereka. Aku tersenyum melihat diriku di cermin dan merasa puas dengan pakaian yang ku gunakan.


perfect" gumamku.


Aku langsung pergi ke gerasi mobilku setelah itu aku melajukannya  menjauhi rumahku yang telah aku beli dengan kerja kerasku. aku memulai karirku dari nol, dan dekarang aku berhasil membuka usaha restoran, semenjak aku di tinggal nikah dengan mantan suamiku , aku hanya fokus pada pekerjaanku. Aku tidak mendengar kabar lagi tentangnya semenjak mereka sudah menetap di luar negri. Kadang aku merasa sangat cape menangisi yang tidak penting bagiku. Setelah beberapa menit aku sampai di sabuah mall di jakarta. Dari kejauhan aku melihat mereka melambaikan tangannya, aku tersenyum dan membalas lambaian tagan mereka.


maaf ya, tadi jalanannya macet" ucapku pada mereka.


ngak papa kok, kita mah selalu nunggu ibu boss" kata kak septi.


apaan sih kamu keong!" kata kak susan.

__ADS_1


btw, si gajah mana? tumben kalian berdua aja!" kataku menanyakan ian ( jadi kami memiliki nama special).


tuhh.." kata kak susan menunjuk ke arah restoran.


Aku tidak heran lagi kalau dia sudah melihat tempat makanan, dia dah yang pertama nyeruput. aku menggelengkan kepalaku. Kamipun menyusulnya dan memesan makanan.


kenapa gak sekalian aja piringnya di makan?" kata kak septy padanya.


kalau di makan nanti bisa habis piring di sini dahhh" kata kak susan, membuat sang empunya baper dn menatap mereka dengan tajam.


hei monyet lo kalau ngomong suka bener" kata kak ian.


siapa dulu dong!" kata kak susan bangga.


monyet tetaplah monyet gak bakalan berubh jadi singa betina" kata kak septy dengan nada mengejek.


kok lho jadi ngegas sih.." kata kak susan.

__ADS_1


kalian kenapa sih kok jadi gini?" kataku khawatir.


dia emang kalau ngejek nga mikir dulu" kata kak ian.


Aku panik karna tiba tiba mereka jadi ribut, padahal ini masih di restoran.


udah cukup, kalian gak tau kita sedang dimana sekarang?" kataku sedikit bereriak.


Aku takut jika persahabatan ini akan berakhitr disini. aku tidak mau kehilangan di antara dari mereka. tidak. aku tidak mau. Aku berusaha merendamkan emosi mereka namun, itu seua sia sia. mereka meninggalkan aku sendirian di sini. aku menangis mengingat masa laluku. aku tidak mau seperti dulu lagi. aku sudah terlanjur nyaman dengan mereka, namun hanya beberapa kata saja membuat semuanya hancur.


apakah aku tidak pantas untuk bahaia?" batinku.


Aku menghapus jejak air mataku dan membayar semua tagihan makanan yang belum sempat kami cicipi. aku tidak tau harus mengikuti siapa. Trauma yang dulu telah kembali lagi, aku hanya bisa berjalan tanpa arah. takut, kesal, bercampur sedih, menjadi satu.


Aku pergi ketempat dimana rumahku dulu, disana ada canda, tawa, tanpa ada kesedihan, Tiba tiba semuanya hancur dalam sehari. takut, itulah kata yang tidak bisa aku hindari.


tbc.

__ADS_1


__ADS_2