
Hari ini tina kembali melihat situasi yang terjadi di luar sana, dengan penampilan baru
ia mengunakan kacamata minus yang bertengger di hidung mancungnya. Dia
menggunakan pakaian yang sedikit longgar tapi terlihat mewah dengan paduan
sweter dan juga tas punggung. Dia tidak terlihat bahwa dia hanya menguntit
kegiatan dari sang musuh yaitu mantan suaminya, walaupun dia tidak tau kapan
mereka menikah. Dia bahkan tidak pernah mengucapkan janji suci dengannya tapi
dulu dia datang dan mengatakan bahwa mereka sudah di jodohkan tapi kemudian dia
membunuh kedua orang tuanya. Sungguh
cerita yang sangat berbelit belit, membuatnya pusing setengah mati.
Anyway, dia kini berjalan santai dan tanpa dosa megunjungi pemakamannya sendiri, bahkan dia
sangat dekat dengan gundukan tanah itu. Dengan senyuman sinis, yang ia
lemparkan ke arah pria itu.
“tunggu saja giliranmu” batin tina.
Semua orang hanya fokus pada pemakaman itu tanpa menyadari keberadaan tina diantara mereka,
dia bahkan menggunakan pakaian yang tidak pantas di pakai untuk acara pemakaman
seperti itu. Semua orang yang ada di
pemakaman itu tarlihat sangat memprihatinkan, bahkan ia sendiri tiadk pernah
membayangkan situasi di pemakan itu.kadang ia perpikir bahwa ia harus melihat
keadan ysng mengenaskan dari para sahabatnya itu.terkadang ia lupa dengan
tujuannya, tapi karna ia melihat ke arah pria itu, dia ingin sekali membunuhnya
di sini juga dan memakamkannya bersama dengan nenek malang itu.
Semua acara telah selesai dan dia langsung bersembunyi di balik pohon yang ada di dekat
pemakaman itu, dia takut semua rencananya hancur karna ketiadak sengajaannya.
Para sahabatnya masih betah tinggal di sana dengan tangisan, dia ingin menyapa
mereka tapi dia harus berpikir ulang kembali.
“ maafkan aku, aku tidak bisa muncul saat ini, tunggulah aku ketika dendamku sudah aku
balaskan” gumamnya.
Dia pergi meninggalkan pemakaman itu dengan lesu, dan air mata yang sedari tadi ia
bendung supaya tidak keluar.
Tuhan bantu aku untuk orang yang kuat, dan tidak lemah dan mudah untuk menyerah ”
..................................................................................................................................................................................
Angga tidak menyangka bahwa dia akan kehilangan istrinya, semua perbuatannya dulu pada
wanita itu mungkin tidak termaafkan. Angga melangkahkan kakinya memasuki mobil
mewahnya dengan tatapan sendu. Tidak ada yang tahu bahwa dia masih dan akan
tetap menjadi istrinya selamanya. Mungkin ia memang salah karna telah melukai
fisik dan sfikisnya, tapi bukan tanpa suatu alasan dia memperlakukannya begitu
hanya dia dan tuhan yang tau apa yang sebenarnya terjadi.
Andai saja waktu bisa di putar kembali dia hanya ingin bersama wanita itu selamanya. Angga
mengendarai mobilnya dengan kecepatan rata rata. Air mata yang berhasil lolos
dari pelupuk matanya, dia ingin mati jika tuhan mengijinkan ia untuk
__ADS_1
mendampingi wanita itu di surga.
Aaaaaaa..........
Bukkkkkkkkk
..........
Duaaaarrrrrrrr..............
Suara yang begitu khas dari arah mobil mewah yang sedang angga tumpangi seperti ledakan
yang sama dengan ledakan mobil yang tina tumpangi. Kecelakaan itu kembali
terulang, darah segar telah membanjiri mobil mewah itu. semua orang yang berada
di dekat lokasi itu segera berbondonng bondong memadamkan api yang telah
melahap mobil mewah itu. pemilik mobil mewah itu masih tidak sadarkan diri dan sudah di
tangani oleh pihak medis. Tidak ada yang aneh dalam kecelakaan itu, namun ada
rencana yang mungkin sudah tersusun dengan rapi.
Pemilik mobil itu masih koma di rumah sakit, sedangkan orang yang merencanakannya itu
tertawa puas di apartemennya tidak ada yang akan mencurigai gerak geriknya, dia
hanya membantu tuhan untuk mengurangi manusia yang tidak punya hati dan sombong
seperti dia didunia ini. Setelah dia tau
tentang berita itu dia kembali ke rumah sakit itu, dan jasanya untuk
mempermudah rencananya.
..................................................................................................................................................................................
RUMAH SAKIT S.
Titt....tit....tit.....tit......
Sedangkan di sisi lain tina kembali menyamar menjadi seorang suster, dia
terlihat santai berjalan kearah UGD untuk memeriksa keadaan pria itu.
Hai dok”sapa tina dengan senyum ramahnya.
Mmm” dokter itu hanya menjawabnya seadanya tanpa menoleh.
Dasar doktersombong” gerutunya
Apa kamu bilang?”
Aku bilang kamu dokter sombong” jawab tina
siapa kamu, aku baru lihat kamu hari ini”
ohhh aku,,,anak baru di sini” dengan nada resah
Dokter muda itu hanya menganggukkan kepala tanpa mengatakan sepatah kata, tina yang memerhatikannya
hanya mendengus kesal.
Dasar sombong. Dokter aja udah sombong gimana menjadi suami gua, lo pasti tambah
sombong” dengan percaya diri.
Suster tolong bantuin saya membersihkan pasien di ruang VVIP lantai 4
Suster tolong bantuin saya membersihkan pasien di ruang VVIP lantai 4 ya, saya mau ke
ruangan doter david dulu” kata salah satu suster yang tidak ia kenali.
Baiklah. ohh ya sus, aku kurang tau arahnya, karna aku anak baru di sini jadi saya kurang
tau seluk beluknya rumah sakit ini ” kata tina.
Ohh baiklah, tapi aku gak bisa bantu untuk saat ini, karna aku harus memeriksa pasien lain
__ADS_1
di bawah. aku sangat sibuk hari ini mungkin setelah ini aja ya” ucapnya dengan
wajah sedih.
Trus, nanti aku kesana sama siapa dong” kata tina dengan pura pura sedih.
Mereka terlalu asik berbincang hingga seorang dokter memanggil dan menegur mereka. Di
rumah sakit itu, tidak ada yang mencurigai gerak geriknya, hingga dia kini
sudah berada di depan ruangan oarang yang selama ini ingin ia bunuh. Tangannya
sudah mengepal ketika dia melihat wajah orang selama ini menghancurkan
kehidupannya. Dia memasuki ruangan itu dan memeriksa seluruh tubuh pria itu,
dia mengamati seluruh tubuhnya yang kini didepannya, masih ada getaran yang
entah apa namanya. Dia menyentuh wajah angga dengan hati hati, dan dia teringat
dengan perlakuannya.
Wajah ini , yang membuatku terpana” katanya pelan
Mulut ini yang mengatakan kalau kau mencintaiku tapi penderitaan dan kesengsaraan yang
aku terima selama aku bersamamu.kenapa kamu begitu membenciku, apakah orang
tuaku membunuh keluargamu?, fakta yang membuatku membencimu adalah ketika aku
mengetahui semua kebenaran itu. keluargaku yang telah menyelamatkanmu. Tapi
kenapa kamu begitu tega membunuh mereka, apakah kau tau. Ohhh kau tak tau
bagaimana aku sangat bahagia dulu bersama mereka.tapi kamu datang dengan
mengaku kalau kita sudah di jodohkan dan juga kita sudah menikah, tapi aku
tidak mengerti sama sekali” imbuhnya lirih.
Maafkan aku”kata angga.
Deg
Deg
Deg
Ka....ka....kamu“ kata tina dengan terbata bata
Dia tidak percaya bahwa angga sudah bangun namun masih dalam keadaan yang kurang
bertenaga.
Ohhh jadi kamu sudah bangun. Bagus itu membuat rencanaku semakin gampang” ucapnya dan
menyuntikan cairan ke arah infusnya.
Selamat istirahat untuk selamanya” bisiknya pada angga.
angga hanya menggelengkan kepalanya dan dia berbicara.
ak....ku.....ak....ku men......men........cin.....taii...mu maaffff......"
tittttttttttttttttttttttttttttt.........................
Tina pura pura khawatir dan panik,kini ia tersenyum sinis dan diam diam dia melambaikan tangannya dan pergi meninggalkan tempat itu.
tbc
hai para reader aku minta maaf kalau baru bisa update. tolong di maklumi ya karna aku juga punya kesibukan di real life dan aku belum bisa beli hp baru jadi tolong di maklumi.
vote sebanyak banyaknya.
gratis like,
tekan favorit jika kalian penasaran dengan ceritanya.
terima kasih
__ADS_1
merry chrismas buat yang merayakan