
Kenapa kalian menatapku seperti itu?" tanya Tina heran.
owhh maaf aku kelepasan" sambungnya lagi
kau tidak pernah tertawa lepas seperti ini sejak dulu" kata septy padanya.
masa sihh?" tanyanya lagi
gue sering lihat lo cuman senyum doang sih" kata ian to the point.
apa kau tidak mau melanjutkan pertengkaran kalian?" kata tina menatap tajam pada mereka.
kalau kita terus menerus melanjutkan hal yang gak penting kapan kita bisa meminum minuman ini?" kata ian langsung mengambil minuman itu dan meminumnya.
kayaknya kamu sudah lama tidak minum ya?" ketus septy.
kalau kamu terus mengomentariku seperti ini akan sampai besok pagi" ian menatap tajap pada septy.
sudah jangan membahas hal yang tidak penting itu lagi" kesal susan
Seperti biasa mereka akan mengomentari kejelekan masing masing, Tina yang melamun, tiba tiba dia melihat seekor kecoa yang melintasinya tanpa permisi. pikirannya pun langsung terbuka lebar ingin mengerjain temannya yang sedang asik mengejek satu sama lain tanpa kontak fisik hanya saja suara mereka sangat keras memenuhi rumahnya. Dia mengambil hewan itu tanpa jijik sekali pun, dia melemparkan ke mereka.
__ADS_1
Hening
Satu
Dua
Tiga
Ahhhhh"Tina yang menghidungnya langsung bersiap siap menutup kupingnya , dia tidak mau telinganya bermasalah karna teriakan mereka.
Tina yang masih mendengar teriakan merekamasih setia menutup ke dua telinganya. suara mereka begitu melengking memenuhi ruangan itu.
Tina yang melihatnya pura pura marah dan kesal, dia menatap tajam ke arah mereka karna mereka masih berteriak histeris.
astaga bisa bisa aku langsung tuli di sini" gumam tina.
bunyi yang terdengar dari rumah tina, sesegera mungkin dia melihat ke dalam rumahnya dan dia hanya terpengarah karna situasi dan kondisi rumahnya seperti kandang hewan yang di tinggalkan bertahun tahun karna berantakan.
apa yang kalian lakukan dengan rumahku" teriak Tina kesal
maafkan kami, kami sangat takut dengan kecoa itu" lirih susan yang ketakutan.
kalian seperti anak anak saja, itu sudah mati dan tidak akan bergerak bodah" timpanya kesal.
aku merasa jijik dengan hewan itu" lirih septy.
__ADS_1
kalian ini" kesal tina. Dia ingin mengerjai temannya malah dia yang kena impasnya, karnarumahnya sudah tidak rapi lagi.
Dia mengambil hewan itu dan membuangnya ke tempat sampah, dia sudah sangat kesal dengan temannya itu, dan berjalan mendekati mereka.
kalian harus membersihkan rumahku sebelum kalian pergi kalau tidak, aku akan memotong gaji kalian" kata tina dan berlangsung pergi kekamarnya.
kamu sihh"
apaan sih kamu kali"
kok aku"
yak... kalian tidak dengar aku menyuruh kalian membersihkan itu" teriak tina kesal.
YA" jawab mereka serentak
Mereka melakukan pekerjaan masing masing, seperti perintah tina sebelum berangkat mereka harus sudah bersih dan rapih seperti sebelumnya. Setelah itu sekitar tengah malam mereka sudah selesai merapikan dan membersihkan rumah tina, mereka tidak tau jika tina hanya mengerjai mereka karna, telah membuatnya menangis dan mengingat kembali kenangan yang dulu bersama orang tuanya.
Tina yang masih terjaga dan melingintip ke arah ruang tamu tang menjadi tempat party itu, dia terkekeh karna berhasil mengerjai mereka.
rasakan itu" gumam tina merasa senang.
Dia masih ingat bagaimana ia dan para sahabat gilanya bertemu dulu di restoran yang pernah mereka kerja bersama, tina tidak tau jika para sahabatnya akan bertahan seperti ini. Mereka selalu bersama kemana mana seperti perangko, tapi masa lalunya selalu dia tutup rapat dia tidak ingin sahabatnya tau jika dia dulu sudah punya suami dan mereka belum bercerai sampai sekarang karna ke esokan hari dia ingin mengantar tapi ternyaa mereka sudah pergi keluar negri bersama istri barunya yaitu Clara temannya yang pernah di perkenalkan oleh orang tuanya itu.
Aku bahagia jangan kembali lagi" gumamnya dan tersenyum pada sahabatnya yang terlihat kelelahan.
__ADS_1
terima kasih karna kalian aku bisa merasakan kebahagiaan sekarang" tambahnya lagi dan menutup kamarnya untuk menghampiri para sahabatnya, dan ingin membuat minuma untuk mereka.
tbc