Derita Istri Tak Di Anggap

Derita Istri Tak Di Anggap
Dukaku


__ADS_3

happy reading guys!!.


Tina memandang foto keluarganya dengan sedih ini pertama kalinya ke dua orang tuanya tidak memberi tahu dimana sekarang mereka berada.


tiba tiba telpon rumah berbunyi dan segera dia mengangkatnya karna kemungkinan itu adalah orang tuanya. Tubuhnya bergetar hebat airmatanya keluar begitu deras sederas hujan yang membasahi tanah.


Dia mundur kebelakang membentur tiang yang ada di dekatnya, dia pasti bermimpi tidak mungkin bukan orang tuanya pergi begitu saja.


Dia berlari tanpa tujuan dia sudah beberapa kali berteriak memanggil orang tuanya, tidak percaya bahwa dia sudah sendirian di dunia ini. Tidak ada sapaan pagi, senyuman pagi, tidak ada yang menyajikan makanan untuk dia jika dia mau makan.


Dia sudah tidak ingin hidup lagi, orang yang ia sayangi sudah pergi, dia sudah putus asa karna kabar yang tidak ingin dia dengar, bahwa orang tuanya sudah tiada bagaimana dia menjalankan kehidupannya tanpa orang tuanya.


Dia berjalan lunglai ke jalan raya yang penuh dengan kendaraan, dia tidak takut lagi dengan kematian, tatapan kosong yang selalu ia beri kepada orang orang yang bertanya padanya dan tidak menjawab karna banya otang yang mengasihani dia.


Kakinya sudah tidak kuat lagi menahan beban tubuhnya rasanya dunia ini begitu terus berputar seperti ban sepeda, dan beberapa menit dirinya tumbang di tengah tengah jalan yang membuat orang di sekitar area langsung berlari mendekati dirinya.


Beberapa jam kemudian dia sudah sadar dengan wajah yang pucat pasi, dia mengingat orang tuanya yang sudah tiada, dan membuat dirinya rapuh dan menangis sejadi jadinya hingga keluarga pasien yang ada di sampingnya memaki dirinya karna suara tangis yang kencang.

__ADS_1


seorang suster datang ke dalam kamar inapnya" apakah kamu sudah baikan? " tanya suster pada tina.


Dia tidak menjawab pertanyaan sang suster yang dari tadi sudah bertanya pada dirinya.


apa yang kau lakukan nona anda belum sembuh total! " suster yang tadinya diam dan langsung memanggil dokter untuk membantunya untuk memberikan obat penenang.


Tinapun di beri obat penenang dan seketika dia sudah tertidur dengan tenang.


suster tolong hubungi keluarganya untuk segera datang ke RS ini! " kata dokter yang merawat tina


kalau dia sudah bangun nanti tolong tanyakan tentang keluarganya" suruh sang dokter.


baik dok, saya permisi dulu dok" diapun langsung pergi untuk menghubungi keluarga pasiennya.


Berita kematian orang tuanya sudah dimana mana karna kecelakaan hebat itu sampai terbunuh beberapa orang.


Beberapa hari kemudian dia sudah bangun dan sudah memakamkan orang tuanya, matanya yang sudah bengkak karna menangis.

__ADS_1


Sekarang dia benar benar sendirian tidak ada yang membangunkannya jika sudah terlambat, dia masih mengingat kenangan bersama orang tuanya.


ibu, papa Tina kangen" gumam tina.


Dan seketika dia sudah tidur terlelap dengan memeluk kedua kakinya.


Pagi hari yang cerah burung burung sudah berkicauan tapi tina masih terlelap dengan tidurnya yang memeluk kedua kakinya.


Dia tersadar bahwa dia sudah tertidur dengan posisi seperti seekor anak ayam yang ke hilangan keluarnya.


Dia turun setelah membersihkan dirinya dan terlihat sudah segar, namun gerakannya berhenti setelah seseorang memasuki rumahnya tanpa sepengetahuannya.


tbc


penasan dengan kelanjutannya, beri aku semangat supaya aku gak malas update setiap hari, atau kalian bisa kasih saran buat aku.


Terimakasih

__ADS_1


__ADS_2