
Awas typo bertebaran
Happy reading guys!!
Setelah kedatangan Clara kerumah mereka dan para pelayan sudah di pekerjaan lagi dan membuat tina tidak sendirian mengurus rumah itu, dia sangat lega ketika clara membicarakan tentang pengurus rumah yang akan di pekerjakan kembali, karna dulu dia hanya sendirian mengurus rumah yang luas itu.
Hari menjelang malam semua pelayan sibuk dengan aktifitas mereka masing masing untuk menyambut kepulangan dari sang pemilik rumah, dan clara dengan senang hati dia menyambut kedatangan kekasihnya di depan pintu rumah.
Angga yang sudah datang dan di sambut hangat oleh clara di depan pintu membuat angga tersenyum padanya, namun tina hanya melihat dari kejauhan, seandainya dia clara pasti angga akan memarahinya habis habisan.
Setelah aktifitas mereka salasai mereka pergi ke kamar masing masing, termasuk angga dan clara mereka langsung perhi kekamar mereka, tina yang masih termenung di meja makan membiarkan dia sendiri di sana tanpa penerangan lagi, dia hanya boneka hidup di rumah ini, tak terasa air matanya membasahi pipi mulusnya.
Dulu dia berfikir bahwa angga benar benar berubah namun itu hanyalah sekayasa semata, dia yang sangat bodoh karna berhasil di bohongi olehnya, sekarang dia tidak akan mempercainya lagi, bagaimana pun caranya dia harus bisa keluar dari rumah terkutuk ini.
Tina yang sudah lama di meja makan tanpa penerangan, dia beranjak dari sana menuju kamarnya namun suara desahan dari kamar angga terdengar jelas, tina merasa sudah cukup untuk penderitaannya selama ini, dia akan membalaskan sakit hatinya pada pria itu tapi tidak untuk sekarang, dia harus menahan semua rasa sakit yang angga berikan padanya setelah itu baru ia bertindak pada angga.
Setelah memasuki kamarnya dia masih mendengar suara itu, dia tersenyum pahit pada dirinya selama ini dia benar benar bodoh sangat bodoh, dia melangkah ke kamar mandi yang ada di kamarnya dan membersihkan seluruh tubuhnya.
__ADS_1
Setelah itu dia membaringkan tubuhnya di ranjangnya sangat nyaman itulah kata yang lolos dari hatinya, walaupun samar samar masih ada suara menjinikkan dari kamar sebelah dia tidak ingin bersedih terlalu lama, dia ingin menjadi wanita yang kuat dan tegar menghadapi masalahnya.
Dia menutup telinganya dengan bantal dan perlahan matanyapun mulai mengantuk dan tertidur, dia ingin bermimpi indah malam ini dan melanjutkan kehidupannya untuk hari esok.
seorang anak kecil perempuan sedang berlari meminta bantuan karna ada yang sedang membutuhkan bantuan itu, dia memanggil papanya untuk menyelamatkan sekeluarga dari pembunuhan, tapi mereka terlambat semuanya sudah tidak bernyawa lagi, dengan gemetaran anak gadis itu menangis ketakutan, sang ayahpun langsung memeluk tubuh mungil putrinya supaya dia berhenti menangis.
Malam menjelang pagi mimpi itu bagaikan kenyataan dia tidak tau apa yang terjadi padanya dulu hingga ingatan itu kembali padanya, Tina yang merasa ketakutan dia melangkah ke kamar mandi untuk menyegarkan hati dan pikirannya, dia tidak ingin mimpi itu terus datang menghantuinya.
Semua pelayan sibuk dengan aktifitas mereka masing masing ada yang menyibukkan diri mereka dengan membersihkan rumah dan ada juga yang sibuk perlatan dapur.
apakah kamu uang membua semua makanan ini? " tanya clara. Tina yang terkejut mendengarnya dan di balas dengan anggukan kecil dan tersenyum ke arah clara tanpa melihat ke arah angga.
wah ini pasti enak? " katanya lagi.
Terima kasih " jawab tina.
Merekapun serapan bersama dan tina yang merasa tidak enak dengan situasi itu diapun akhirnya membuka topik untuk di bicarakan.
__ADS_1
Tuan saya ingin bekerja di luar apakah anda mengijinkan saya?" tanya tina dengan to the point.
Kamu tidak boleh kemana mana! " ucapnya dingin.
tapi saya ingin tuan? " kata tina menantang.
ya sayang gak apa apa, toh dia juga gak ada kerjaan di rumah ini kan? " kata clara pada angga.
aku hanya bekerja dan aku akan pulang ke rumah ini" ucapnya ketus pada angga.
sayang ayolah kasihan dia, dia sudah tidak pernah keluar rumah ini semenjak dia menjadi pelayan" ucap clara pada angga.
Dengan berat hati anggapun mengiakan tina untuk mencari pekerjaan.
baiklah tapi ingat kau harus pulang kesini" ucapnya dingin dan melanjutkan makanannya.
tbc.
__ADS_1