Destiny Journey (HarunoSakura)

Destiny Journey (HarunoSakura)
DJ13


__ADS_3

Itachi dengan perlahan membaringkan Sakura di atas tempat tidurnya.Itachi mengelus kepala Sakura sebentar.


"Haruskah aku menghapus perasaanku padamu,aku ingin menyerah pada adikku,karena ku lihat dia sangat menyayangimu,dan jika bisa dia berubah untukmu.Tapi bolehkah aku berharap perasaanmu padaku sama dengan apa yang aku rasakan,Sakur**a!"batin Itachi dengan pandangan cinta menatap Sakura.


Itachi menghela napas mencium jidat lebar Sakura,lalu keluar berteleport menuju ruangan mereka tadi.


Itachi duduk kembalu di tempat duduknya.


"Jadi apa benar mereka daimyo yang meminta bantuan kita?"tanya Konan.


"Bukan.Mereka orang suruhan Para 5 Kage untuk membantu membawa Sakura kembali!"ucap Itachi dingin.Sontak saja mereka semua terbelalak kaget,5 Kage? hanya untuk membantu membawa Sakura,sepertinya Sakura ini memang orang penting dan sangat disayangi,pikir mereka.


"Kalau seperti ini sulit bagi kita untuk bergerak!"keluh Sasori.


"Tidak masalah,selagi Sakura masih aman,kita bisa membunuh mereka,mereka hanya semut kecil bagi kita!"ucap Tobi dengan nada dingin namun terkesan santai.Yang lainnya mengangguk setuju.


"Tugas kita harus mengumpulkan Bijuu secepatnya!"ucap nya lagi.


"Tapi bagaimana dengan Naruto?"tanya Karin.Pain menggeleng.


"Perjanjian antara Saku dan kami masih berlaku,sampai kapanpun kami tidak akan melukai Konoha,dan menyentuh Jinchuriki Kyuubi!"ucap Pain dingin,Team Taka hanya terdiam.


"Bukankah Sakura,sudah melupakan mereka,untuk apa lagi perjanjian itu berlaku!"ucap Suigetsu.


"Sebelum Saku,melupakan mereka,kami sudah menyayanginya,jadi tidak ada bedanya dia lupa atau tidak sampai kapanpun kami tidak akan menyentuh mereka,kecuali Saku sendiri yang meminta!"ucap Hidan,yang diangguki anggota akatsuki lainnya.


"Bagaimana jika suatu saat nanti,Sakura meminta kalian untuk menghentikan semuanya,dan jika kalian tidak mau sehingga membuat Sakura pergi,apa yang akan kalian lakukan?"tanya Juugo.


"Kami tidak akan menghentikannya,jika benar itu terjadi,kami bisa mengurung Saku,sampai kapanpun,kami tidak akan melepaskannya,walau dia membenci kami!"ucap Kakuzu santai.Team Taka terbelalak kaget,terlebih Sasuke sudah mengepalkan tangannya,mendengar perkataan egois Akatsuki,hello uchiha anda juga egois loh yah.


"Bagaimana jika Saku mengingat semuanya?"tanya Suigetsu.


Mereka semua menyeringai mendengat pertanyaan Suigetsu.


"Mantra penyegel ingatan itu tidak bisa dipatahkan kecuali kami yang mematahkan ingatannya,formasi 10 yang kami buat dengan mantra kuat itu tidak bisa terpecah,kecuali kami yang membukanya!"ucap Hidan dengan senyum dingin.


"Apa harus mengunakan formasi 10?"tanya Karin.


"Tidak harus,Pain bisa melakukan sendiri,tapi kami hanya sebagai penambah chakra agar lingkaran tempatnya tetap stabil dan pengunciannya semakin kuat"jelas Kakuzu.


"Kuso!bagaimana ini?"batin Team Taka,percuma mereka berusaha jika mantra itu tidak bisa di patahkan.Jalan satu satunya tetap disini bersama Sakura.


Pain menyeringai puas menatap Sasuke.


"Kau pikir aku tidak tahu rencanamu,tch jangan harap kau bisa membawa Saku dari kami!"batin Pain.


****


Di Desa Konoha,para Rockie 12 serta Naruto dan Sai berkumpul ditaman.Wajah mereka terlihat sangat lesu terlebih Ino,dan Naruto.Sai yang biasanya tersenyum menyebalkan kini hanya menunjukkan raut wajah dingin.


"Ino wajahmu pucat sekali,apa tidak sebaiknya kau kerumah sakit"ucap Tenten,Ino hanya diam.


"Ino setidaknya makanlah sedikit,paman Inoichi bilang kau belum makan sejak kemarin"ucap Chouji,lagi dan lagi Ino hanya diam sembari melamun.


"Ino kau tidak bisa seperti ini,jika kau terus begini bagaimana bisa kau membawa Sakura,apa kau mau membuat Sakura sedih jika kau seperti ini"ucap Tenten,mereka semua khawatir kepada Ino,Ino terus terusan menangis tiap malam.


Mendengar nama Sakura,Ino lantas berdiri.


"Baik,aku akan kerumah sakit"ucap Ino datar,helaan napas lega keluar dari bibir mereka.


"Biar aku yang mengantarnya kalian disini saja"ucap Tenten,mereka mengangguk.


"Naruto!"panggil Shikamaru.Naruto hanya diam melamun,dirinya masih belum terima jika sahabat sekaligus gadis yang dicintainya melupakan mereka.


"Naruto tenanglah,kita akan menemukan cara membawa Sakura dan mengembalikan ingatannya!"ucap Neji.Naruto hanya diam.


"Seharusnya aku bisa melindungi Sakura-chan jika saja aku selalu bersama nya,dia tidak akan pergi"lirih Naruto,mereka semua tertunduk.


"Sudah cukup,jangan seperti ini,kalian terlihat lemah,bagaimana bisa kalian mau membawa Sakura jika kalian seperti ini!!"ucap Shikamaru menatap mereka satu persatu.


Mendengar ucapan Shikamaru yang ada benarnya mereka kembali bersemangat.


"Benar,kita harus menjadi kuat jangan terlihat lemah,aku yakin kita bisa membawa nya kembali!"ucap Lee.


"Sakura,kembalilah"batin Sai.


-


-


-


-


Diruangan Hokage Tsunade berkutat dengan beberapa berkas,tapi pikirannya selalu melayang memikirkan Sakura.


Tok....Tok....Tok..


Ketukan pintu membuatnya beralih,dan menyuruh seseorang itu masuk.

__ADS_1


"Ada apa?"tanya Tsunade menatap anbu yang datang.


"Lapor Tsunade-sama,shinobi yang di utusa 5 kage besar untuk membantu Sakura telah mati,mereka ditemukan di tengah hutan desa Suna,mereka mati karena Genjutsu"ucap Anbu itu.Tsunade berdiri.


"Kurang ajar,itu pasti ulah Uchiha!"Ucap Tsunade geram.


"Untuk sekarang sampai terimah kasih ku kepada 5 Kage,katakan pada mereka bulan depan akan diadakan rapat,sepertinya akatsuki tidak lama lagi akan mengumpulkan Bijuu"ucap Tsunade,anbu itu mengangguk lalu menghilang.


-


-


-


-


Festival Lampion Time.


Hari Festival lampion pun tiba Sakura telah siap dengan Kimono nya,Kimono nya memiliki tudung sehingga dia pakai,tidak lupa dengan topengnya juga.




(Bayangin aja Sakura pake kimono diatas terus pakai tudung kek begitu,dan juga pakai topeng rubah putih)


Sakura bergegas menuju ruangan santai,karena mereka menunggu Sakura.Tobi,Itachi,Sasuke,Suigetsu,Juugo,


hanya mengenakan jubah tapi bukan jubah akatsuki,serta mereka juga mengenakan topeng.Karin mengenakan kimono serta juga mengenakan topeng,karena berita mereka yang bergabung dengan akatsuki sudah tersebar sepertinya ada yang melihat mereka ketika mereka datang menemui para Shinobi Konoha.


Melihat penampilan Sakura mereka semua terpana,topeng yang digunakan serta tudung yang dia gunakan tidak mengurangi aura cantik,serta aura dinginnya,bagi yang melihat merasa ingin mendekat tapi ingin menjauh secara bersamaan karena aura mengintimidasi darinya.


Sakura melepas topeng nya memberikan senyuman cantik lalu berjalan kearah kakka kakaknya.


"Bagaimana?"tanya Sakura lalu berputar putar.


"Kya...Saku kawaii,kau cantik sekali"ucap Konan lalu berlari kearah Sakura.


Begitupun yang lain mengatakan hal yang sama.Sakura berjalan kearah Pain.


"Ingat ini baik baik,jangan sampai topeng dan tudungmu lepas"ucap Pain,Sakura mengangguk.


"Jaga dia baik baik!"ucap Pain dingin kepada orang orang yang membawa Sakura.


"Wah Karin-Nee cantik!"puji Sakura,Karin tersenyum senang lalu menatap Konan dengan tatapan kemenangan.Konan mendengus kesal tapi untuk sekarang dia akan mengalah.


"Ayo,Saku kau tidak mau terlambat melepaskan lampion kan"ucap Tobi.Sakura mengangguk antusias,lalu berjalan menuju mereka.


(Buat yang nanya foto,Itachi dan yang lain maaf nggak bisa,soalnya udh cari cari tapi nggak dapat dapat yang cocok)


****


Mereka semua cuma berteleport tapi sedikit menjauh dari keramaian,karena tiga orang memakai sharingan jadi bisa mereka berteleport.


Mereka berjalan kearah keramaian dan sukses menjadi pusat perhatian karena aura misterius mereka,Karin dan Sakura berjalan di depan,sedang Itachi,Tobi,Sasuke,Suigetsu,dan Juugo dibelakang.


Karena mengenakan topeng aura dingin Sakura selalu memancar,tapi tak di pungkiri sikap polosnya akan muncul di acara seperti ini.


Mata Sakura tiba tiba melirik sebuah gantungan yang memiliki mainan dengan bentuk kelinci yang sedang memegang bunga Sakura.


"Saku mau itu"ucap Sakura dengan suara bak anak anak.Mereka mengikuti arah tunjuk Sakura.Suigetsu berjalan kearah tempat yang Sakura tunjuk,dan membeli apa yang di tunjuk Sakura.


"Ini"ucap Suigetsu,Sakura dengan antusiasnya mengambil gantungan itu.


"Arigtaou Sui-Nii"ucap Sakura,topeng yang dikenakan Sakura setengah wajah jadi,senyumnya dapat dilihat semua.


"Ha'i"ucap Suigetsu.


"Saku mau melepaskan lampionnya,semua warga sudah akan melepas lampion mereka"ucap Karin.Sakura mengangguk antusias.Mereka berjalan kearah sungai yang selalu menjadi tempat pelepasan lampion tiap setahun sekali.Tapi sebelum pergi kesungai mereka membeli lampion.


Mereka berbaris secara teratur,mereka semua kecuali Sakura melepaskan lampion secara bersamaan,harapan mereka semua sama,dapat bersama sama dengan Sakura dan Sakura memiliki hidup bahagia selamanya.


Sakura menutup matanya dan mengatakan harapan miliknya,dan itu didengar jelas anggota team taka dan juga itachi serta Tobi.


"Saku harap,Saku selalu bersama Pain-Nii dan anggota keluarga akatsuki yang lain,Saku sayang mereka Saku nggak mau pisah,Saku bakalan jaga mereka,Saku nggak mau mereka sedih,Saku nggak mau jadi anak nakal,Saku bakal nurutin apapun permintaan Nii-chan dan yang lainnya,asalkan mereka bahagia,Saku janji,dan satu lagi Saku berharap tidak ada yang melukai mereka"setelah mengatakan segala harapannya Sakura melepaskan lampionnya dan tersenyum polos menatap lampionnya lalu menatap Tobi dan yang lainnya yang menatap sayang dirinya.


Tanpa Sakura minta begitu mereka akan melakukannya,tapi setelah mendengar langsung dari Sakura mereka bahagia.


"Saku mau beli Dango,bolehkan?"tanya Sakura.Mereka mengangguk,mereka pergi kearah penjual Dango,tapi Sasuke tidak memakan apapun dikarenakan dirinya tidak suka manis.


"Sasuke-kun makan"ucap Sakura menyodorkan Dango kearah mulu Sasuke.Melihat jika itu disodorkan Sakura dia tidak menolak,dia memang tidak suka manis tapi jika itu dari Sakura dia akan terima.


Tiba tiba chakra yang mereka sangat kenali datang kearah mereka,dan itu ternyata InoShikaChou mereka kebetulan baru menyelesaikan misi,ketika mereka merasakan adanya chakra Sakura mereka mencarinya.Shikamaru sudah berpesan pada Ino untuk tidak gegabah dia harus berpura pura.


"Hai Saku!"sapa Ino.Sakura memandang dingin mereka bertiga.Dia sangat tidak suka kepada mereka karena mereka melukai Deidara dan Sasori.


"Tenanglah Saku,kami teman dari Itachi-Nii,benarkan Itachi"ucap Shikamaru,dia berani berkata begitu karena dia tahu mereka tidak akan melukai Mereka bertiga,karena perjanjian itu.Dan mau tidak mau Itachi setuju karena dia tidak mau Sakura bertindah gegabah,yang jelas membuat Pain marah.


"Hn!"ucap Itachi,tapi matanya memandang sengit mereka bertiga.Sakura mendengar jika mereka teman Nii-chan berubah drastis yang tadi dingin menjadi polos bak anak kecil.

__ADS_1


"Tapi kalau teman Nii-chan,kenapa kalian melukai,Dei-Nii dan Saso-Nii mereka juga keluarga Ita-Nii"ucap Sakura dengan wajah cemberut walaupun mengenakan topeng tapi aura imutnya masih keluar membuat mereka memekik gemas.


"Itu hanya sedang bertarung saja"ucap Shikamaru,Sakura mengangguk anggukan kepalanya.Mata Sakura menatap Chouji dengan berbinar.


"Nama kalian siapa?"tanya Sakura,walaupun Ino tahu akan begini tapi tetap saja dia merasa sakit hati,Di Team Itachi tersenyum penuh kemenangan.


"Namaku Ino Yamanaka,dia Nara Shikamaru,dan satu nya lagi Akimichi Chouji"ucap Ino.Sakura menatap Chouji sekali lagi.


"Dia gendut tapi sangat imut"ucapan Sakura membuat Ino dan Shikamaru menahan napas,kata Gendut adalah hal tabu bagi Chouji bahkan teman teman nya yang lain tidak berani menyebutnya,Sasuke jelas tahu hal itu,dia sudah bersiap begitupun Shikamaru bersiap menahan Chouji dengan jurusnya.


Tapi mereka menunggu tidak terjadi apa apa,mereka menatap Chouji yang masih diam dengan makanannya.


"Kau tidak marah?"tanya Shikamaru berbisik.Chouji menggeleng dan tersenyum.


"Untuk Saku tidak apa,dan lagi dia sedang hilang ingatan"ucap Chouji diakhiri bisikan.Mereka menatap Chouji heran tumben sekali otaknya berjalan lancar.


"Saku kau mau keripik kentang ini,ini terbatas"ucap Chouji,sukses membuat Ino dan Shikamaru menganga,setahu mereka Chouji paling anti membagi makanan terlebih itu makanan kesukaannya.Sakura dengan antusias mengambilnya,memakannya matanya berbinar lucu.


"Ini enak sekali,Arigatou Chouji"ucap Sakura.Chouji mengangguk.


"Pig!"panggilan Sakura sukses membuat mereka terkejut lebih lebih Itachi dan Sasuke mereka jelas tahu itu nama panggilan Sakura untuk Ino,sedang InoShikaChou sudah berharap.


"Siapa yang kau panggil Pig?"tanya Ino,matanya berharap.


"Ino,tidak tahu tiba tiba nama itu terlintas dikepalaku"ucap Sakura polos,mereka menghela nafas kecewa,Sedangkan Sasuke dan Itachi menjadi tenang.


"Saku mau main sebentar?"tanya Ino.Sakura menatap Ino polos,membuat Ino mati matian menahan tangannya agar tidak mencubit pipi Sakura yang sedang berisi karena keripik kentangnya.


"Kita main itu bagaimana?"ucap Ino sembari menunjuk kearah wahana permainan.Sakura mengangguk lalu berjalan mengikuti Ino.


Melihat Ino dan Sakura menjauh,Itachi serta teamnya menatap sengit Shikamaru dan Chouji.


"Apa mau kalian?"tanya Itachi.Shikamaru menatap Itachi lalu menyeringai.


"Bukankah sudah terlihat,kami tentu saja mau Sakura kembali kepada kami"ucap Shikamaru di sertai seringainya.


"Jangan harap kalian bisa mendapatkannya"ucap Itachi dengan mata sinis nya.


"Seharusnya kalian pernah mendengar kata kata,burung yang hilang akan tetap kembali kepada tuannya.Sejauh manapun Sakura melupakan kami,dia akan tetap kembali kepada kami"Seringai Shikamaru semakin menakutkan.


"Berharap saja setinggi mungkin"Ucap Tobi dingin.


"Nii-chan!"teriak Sakura,membuat mereka menoleh.


Mereka berjalan bersama menuju Sakura dan Ino.


"Nii-chan,Nii-chan,lihat Saku mendapatkan ini"ucap Sakura dengan antusias bak anak kecil,sembari memperlihatkan sebuah boneka kelinci kepada mereka.


Itachi dan yang lainnya tersenyum senang,Karin maju ke depan mengelua kepala Sakura,membuat Ino mati matian menahan tangannya agar tidak menampar Karin.


"Saku-chan hebat"ucap Karin,Sakura semakin tersenyum manis.


Setelah puas bermain main,mereka pergi ke arah sungai yang kebetulan sepi.


Tiba tiba Zetsu keluar dari tanah,membuat mereka sedikit terkejut.Melihat kedatangan Zetsu,Sakura melompat dan memeluk Zetsu.


"Astaga Saku,berapa kali harus diingatkan jangan melompat tiba tiba,kau mau di marahi Pain-Nii,hmm.."ucap Zetsu Putih,Sakura menatap Zetsu dengan mata berkaca kaca,membuat mereka sedikit panik.


"Huwee,Zetsu-Nii jangan bilang pada Pain-Nii,Saku nggak mau Pain-Nii marah,terus nangis,Saku nggak mau"rengek Sakura.Zetsu hitam berdecak kesal kepada Zetsu putih.


"Iya iya Zetsu-Nii nggak akan bilang,tapi Saku janji jangan di ulangi lagi"ucap Zetsu hitam.Sakura mengangguk patuh.


Trio InoShikaChou melongo melihat bagaimana Akatsuki begitu memanjakkan Sakura.


"Ada apa Zetsu,kenapa tiba tiba datang?"tanya Tobi.


"Pain-Sama meminta kalian cepat kembali,dia khawatir kepada Sakura"ucap Zetsu Putih.Mereka mengangguk,Sakura turun dari gendongan Zetsu.


"Terimah kasih,Ino,Shikamaru,Chouji sudah menemani kami bermain"ucap Sakura dengan mata polosnya menatap Trio itu.


"Sama Sama Saku"ucap Trio InoShikaChou.


Itachi dan Tobi menggenggam kedua tangan Sakura lalu mereka menghilang diikuti Team Taka.Trio InoShikaChou menghela napas.


"Akan sangat sulit untuk kita membawa Sakura"Ucap Shikamaru dianggu kedua temannya.


***


Sakura beserta yang lainnya telah kembali,di ruang santai terlihat anggota akatsuki lain berkumpul,Sakura berlari menuju Pain dan langsung duduk di pangkuan Pain.


"Nii-chan,disana banyak sekali mainan,Saku dapat ini Nii-chan"ucap Sakura antusias lalu memperlihatkan boneka kelincinya.Pain tersenyum dan memelul Sakura dari belakang.


"Bagus jika Saku suka"ucap Hidan.Sakura tersenyum senang,matanya yang sayu dan sedikit berair menandakkan jika dia akan tertidur.Karena tak kuat menahan kantuk,Sakura bersandar pad Pain dan memeluk boneka kelinci,tertidur di pangkuan Pain.


Sasuke berdiri,dan mengambil Sakura kedalam gendongannya.Tanpa kata dirinya langsung membawa Sakura keluar.


"Sampai kapan kau akan terus melupakanku Sakura,aku mencintaimu aku tidak mau kehilangan dirimu"ucap Sasuke menatap Sakura yang tertidur pulas.


Setelah sampai di kamar Sakura,dengan perlahan dirinya menurunkan Sakura.Mencium dahi serta pipi Sakura.

__ADS_1


"Aku akan tetap menunggumu Sakura,sama halnya seperti kau dulu selalu menunggu,kau selamanya milikku sekalipun kau melupakanku"ucap Sasuke dengan nada posesif dan obsesi tersirat di dalamnya.


__ADS_2