
Ino berjalan dengan hati riang,dirinya ingin segera menemui sahabat masa kecil sekaligus mantan rivalnya itu,dia baru saja mendengar kabar jika Yamato,dan lainnya telah kembali,dirinya sedikit bingung pasalnya baru beberapa hari yang lalu mereka berangkat kenapa bisa secepat itu pulang,pikirnya.
Ketika Ino tepat sampai depan pintu hokage dirinya mendengar pembicaraan Yamato,Sai,Naruto dan Tsunade,yang aneh nya dirinya tak mendengar sama sekali suara sahabatnya.
"Berani nya Uchiha itu menculik muridku"Ucap Tsunade suaranya terdengar sangat marah.
Ino terkejut dengan ucapan Tsunade,tanpa permisi dirinya langsung membuka pintu.
"Dimana Sakura?"tanya Ino.
"Ano,Ino,Sakura-chan.."Naruto seakan ragu ingin mengatakan yang sebenarnya.
"Dimana foreheadku?"tanya Ino kali ini dirinya sudah kalang kabut.
"Sasuke menculik Sakura"ucap Naruto dengan kepala tertunduk.Ino terbelalak kaget.
"Tidak,tidak mungkin,kenapa kalian membiarkan Sasuke ******** itu membawa Sakura"teriak Ino marah,dirinya panik sangat panik,karena Sakura diculik oleh Sasuke,semua orang tahu persis bagaimana Sasuke dirinya sangat berambisi membalas dendam pada Konoha juga kakaknya,semakin pikiran Ino kesitu,Ino takut jika Sakura yang sudah dianggap imoutou oleh nya di sakiti oleh Sasuke.
"Gomen'nasai Ino"ucap Naruto.
Mata Ino berair,dirinya berlari keluar dari ruangan Hokage.
-
-
-
-
"Hiks..Hiks...Tomodachiku,imoutoku"Ino terisak,dirinya sedang berada ditaman biasa dia dan teman-temannya berkumpul.
Puk...
Tepukan dibahu Ino membuatnya terkejut.
"Ada apa Ino,kenapa kau menangis?"tanya Pemuda berambut nanas,Nara Shikamaru.Dirinya merasa heran melihat sahabatnya bermarga Yamanaka itu menangis seorang diri.
"Sakura.."ucapannya tersendat akibat tangisannya.
__ADS_1
"Ada apa dengan Sakura,apa yang terjadi?"tanya Shikamaru.
"Sasuke menculik Sakura!"ucap Ino di sela sela tangisnya.
"Apa!,tapi kenapa?"
"Aku juga tidak tahu,aku tadinya ingin mengajak Sakura untuk datang ke toko bungaku sebab bunga yang dicarinya telah sampai,tapi saat aku sampai aku mendengar Nona Tsunade marah akibat Sasuke menculik Sakura"ucap Ino.
"Ino berhentilah menangis,sebaiknya kumpulkan yang lainnya,aku akan memanggil Naruto dan Sai,kita akan bertanya pada mereka"ucap Shikamaru.Ino mengangguk setuju,mereka berdua berpencar.
-
-
-
-
Ino dan yang lainnya telah berkumpul di taman tempat tadi.
"Ada apa Ino kenapa kau menyuruh kita semua berkumpul?"tanya Kiba.
"Eh,dimana Sakura-chan?"tanya Hinata.Ino langsung tertunduk sedih,melihat perubahan raut wajah Ino,mereka bertanya-tanya.
"Inilah alasannya kenapa aku menyuruh kita semua berkumpul"Ucap Shikamaru.
"Sasuke menculik Sakura"lanjut Shikamaru,sontak saja membuat mereka terkejut.
"APA!"suara keterkejutan dari mereka.
"Tapi kenapa?"tanya Neji.
"Aku juga tidak tahu,tapi sebelum dia pergi,dia hanya mengatakan,aku hanya mengambil apa yang seharusnya menjadi milikku,setelah itu dia menghilang"ucap Naruto tangannya terkepal marah.
Ino masih saja menangisi Sakura,mereka yang melihat itu merasa iba,mereka tahu dulunya Ino dan Sakura adalah Rival,tapi sekarang berubah mereka bagaikan adik kakak.
"Tenanglah Ino!"ucap Kiba.
"Bagaimana aku bisa tenang jika Sakura ku tidak ada didepanku"ucap Ino dengan tangisannya.
__ADS_1
"Tenanglah Ino-chan,Sakura-chan adalah gadis yang kuat,dia tidak akan semudah itu dilukai oleh Sasuke"ucap Hinata mencoba menenangkan Ino.
"Jika dia berani melukai Imoutouku bahkan hanya segores,akan kupatahkan seluruh badannya"ucap Ino,auranya sungguh menyeramkan,ini pertama kali bagi mereka melihat Ino semarah ini.
"Aku rasa Sasuke tidak akan melukai Sakura,terbukti dari kata-katanya"ucap Shikamaru yang sedsri tadi diam.
"Maksudmu,makna dari kata-katanya itu bahwa Sasuke juga mencintai Sakura?"tanya Neji memastikan.
"Cih!Mencintai,konyol sekali"ucap Sai dingin.
"Kenapa ada masalah denganmu?"tanya Shikamaru dengan tatapan menantang.
"Tentu saja masalah,Sakura itu rekan se team ku,aku tidak akan percaya jika Sasuke akan mencintai Sakura,bisa saja dia hanya mengatakan omong kosong,dia mungkin juga akan membalaskan dendam kepada Desa Konoha melalui Sakura"Ucap Sai.
"Tim kalian tidak ada hubungannya dengan Sasuke yang mencintia Sakura,dan segala yang kau katakan hanya sebuah kemungkinan"ucap Shikamaru.
"Cih!terserah yang intinya aku tidak akan pernah percaya"Ucap Sai dan berlalu pergi.
"Aku sepemikiran dengan Sai,bisa saja dia ingin membalas dendam pada desa Konoha melalui Sakura"ucap Ino.
"Jika yang kukatakan benar bagaimana?"tanya Shikamaru.
"Heh,Si Uchiha itu harus meminta restuku dulu"ucap Ino dengan senyum sinis.
"Kau berbicara seolah kau kakak Sakura"ucap Kiba.
"Aku memang kakaknya,apapun yang menyangkut Sakura harus berhadapan denganku,jika benar Sasuke mencintai Sakura dan mau berubah aku akan merestuinya tapi jika dia menyakiti Sakura saat itu juga akan ku jauhkan darinya"ucap Ino dengan gaya nya terlihat bak seorang kakak yang sangat melindungi adiknya.
Shikamaru tersenyum melihat Ino.
"Dia sangat menyayangi Sakura,dia bahkan bertingkah seperti ini hanya pada Sakura"Batin Shikamaru.
"Apa kau tidak mencintai Sasuke?"tanya Shikamaru.
"Cih,aku tidak mungkin mencintai pengkhianat desa seperti dirinya,dan juga aku sadar dan menyerah dari Sakura,sebab Sakura sampai saat ini masih mencintai Sasuke,walaupun dia dicap sebagai Nukenin tingkat S.Jika aku menjadi Sakura aku tidak bisa seperti dirinya.Dan lagi aku sudah menyukai orang lain"ucap Ino dengan senyumnya membuat yang lain tersenyum.
"Jika Sakura disini sudah pasti dia akan memelukmu"ucap Neji membuat Ino menjadi murung,mereka semua menatap Neji dengan pandangan kesal.
"Dasar Neji,perusak suasana"ucap Kiba,Lee,dan Chouji.
__ADS_1
Semoga suka..tinggalkan jejak yah