
Sakura ditemani Hinata,Tenten,Naruto,Sai dan Neji tengah berjalan jalan,tidak lupa beberapa Jounin yang nampak mejaga Sakura dari kejauhna adapun Para Anbu dan para penjaga lain dari 3 negara besar lainnya mereka melindungi Sakura secara sembunyi sembunyi.
Yang lainnya?mereka ada misi.
"Bukankah ini terlalu berlebihan,lihatlah banyak sekali yang menjaga Sakura"bisik Tenten.
"Seperti kau tidak tahu Nenek Tsunade saja,dia itu mengkhawatirkan Sakura-Chan,Sakura-Chan sudah seperti anaknya"ucap Naruto,Tenten mengetuk kepala Naruto.
"Bukan Anbu itu bodoh,tapi penjaga lainnya itu dikirim,dari 4 Negara besar lainnya,Jika Gaara aku tahu alasannya.Tapi Tiga Negara Lainnya,kenapa mereka mengirimkan untuk Sakura,kurasa bahkan Para Anbu sudah cukup untuk Sakura"ucap Tenten.
Sai yang sedari tadi hanya memperhatikan gadis tercintanya ikut menyela,berhubung sekali dia salah satu anggota Anbu yang rahasia,jadi dia tahu alasannya.
"Kalian tidak tahu.Sakura itu salah satu Sanin Legendaris,dia penerus Tsunade,sama seperti Naruto penerus sekaligus Sanin legendaris dari Jiraiya.Alasan mengapa Sakura begitu dilindungi,pemilik Mokuton itu sangat langka,dengan adanya pemilik Mokuton,para Biju dapat juga dikendalikan,terlebih kalian sendiri tahu,pengendalian chakra Sakura sangat hebat bahkan mengalahkan Uchiha Sasuke,yang notabennya sang jenius.Tentu saja itu semakin mendukung kuat nya Penggunaan Mokuton dalam mengendalikan Bijuu nya.Dan lagi sama seperti Kakashi Sensei,Sakura juga seperti penerus nya yang mampu menggunakan semua elemen.Ditambah Byakugounya dan Genjutsu nya yang hebat mengalahkan Uchiha legendaris sekalipun.Apa kalian pikir orang seperti itu tidak perlu dijaga dengan baik.Sakura itu aset Negara besar,Negara kita,sekaligus kesayangan kita,dia salah satu Ninja medis yang setara bahkan mampu mengalahkan Gurunya sendiri.,Tentu saja mereka menjaganya dengan baik.Dan alasan lebih utamanya,Sakura adalah Kesayangan para Kage"
Penjelasan panjang Sai sukses membuat mereka menganga tidak elit,sebegitu cerdas,jenius nya Sakura,dan sebegitunnya dirinya menjadi kesayangan orang orang bahkan Para Kage pun menyayanginya.Sakura memang Malaikat tak bersayap yang pantas mendapatkannya karena kebaikannya.
Pelaku utama yang dibicarakan hanya asik memakan dango,dan tidak mendengar sama sekali.
"Sakura-Chan,bagaimana jika kita jalan jalan kehutan,kau kan suka memetik ramuan,kebetulan disana banyak"usul Naruto,Sakura berbalik dan tersenyum kemudian mengangguk setuju.
*******************×************************
Sedang di tempat lain tepatnya di bagian sisi timur Konoha,terlihat Sekelompok orang berjubah Akatsuki.
"Aku tidak merasakan chakra Sakura berada didesa!"ucap Karin.
Pain dan yang lainnya menggeram marah.
"Berpencar,cari informasi kemana Sakura pergi!"Mereka mengangguk,mereka semua berpencar,Warga desa heboh melihat kedatangan Para Akatsuki.
"Dimana Sakura?"tanya Itachi dingin.Warga desa menggeleng.
"Kami tidak tahu,dan jika kami tahu kami tidak akan memberi tahu keberadaannya pada kalian"Itachi geram dirinya menggunkana Tsukoyomi membuat Salah satu warga desa itu,terkena Genjutsu.
Mereka berusaha mencari keberadaan Sakura tapi Warga Desa tidak ada yang tahu sama sekali.Bahkan Pain yang menggunakan Ningendo pun tidak bisa mendapatkan Informasi apapun.
Mereka kembali di sisi timur.
"Kami tidak mendapat Informasi apapun!"ucap Deidara.
Pain menggeram,dirinya sangat marah,hingga menggunakan jutsu Shinra Tensei membuat setengah Desa Konoha hancur.
Sedang dikantor Hokage yang mendapat kabar jika Akatsuku berada disini sangat cemas.
Tepat sekali Rockie 12 kurang Sakura yang masih dihutan bersama Anbu.Mereka berada Dikantor Hokage.
"Dimana Sakura?"tanya Tsunade.
"Sakura sudah ditempat yang aman Tsunade-Sam,kami sudah memprediksi ini,makanya kami membawa Sakura jauh dari desa"ucap Naruto.
"Kalian kesisi Timur,mereka berada disisi timur"ucap Tsunade.Mereka mengangguk,mereka dengan cepat bergegas ke sisi timur,nampak terlihat sebagian desa hancur rata dengan tanah.
Saat sampai ditempat bisa mereka lihat sekumpulan Akatsuki.
"Dimana Sakura?"Hidan bertanya dengan nada sangat dingin.
"Kami tidak akan memberitahu kalian keberadaan nya dimana"ucap Sai tak kalah dingin.
"Tch.Kalian benar benar cari mati,serang mereka"ucap Pain.Mereka saling berperang,Pain berhadapan langsung dengan Naruto.
Pertarungna tak terelakan terjadi,sedang dipihak Tsunade dirinya meminta untuk para Anbu siaga,takut takut jika sesuatu yang lain terjadi,juga ini bisa menjadi kesempatan Para Akatsuki mengambil Kyuubi.
ditempat Sakura
Sakura merasakan gelombang besar dari desa.Dan dirinya merasa seperti ada Para Nii-Chan nya disana.
Sakura hendak menuju desa tapi para anbu dan Jounin yang ditugaskan untuk nya menghalangi.
"Tidak bisa,aku harus kesana ,bagaimana jika warga desa kenapa kenapa,dan jika sampai Ibu Tsunade terluka kalian tahu akibatnya bukan,lepaskan aku"berontak Sakura.
"Maaf Nona Sakura,tapi kami diliarang keras untuk membiarkan anda pergi"ucap Jounin utusan Raikage
"Kalian tidak bisa begini,pikirkan dengan baik jika desa hancur apa kalian ingin tanggung jawab ha"Sakura kesal sekali.
Terpaksa Sakura harus membuat mereka pingsan.Sakura mengeluarkan asap berupa gas tidur yang dibuatnya,sontak saja para penjaga itu jatuh tertidur.
Sakura bergegas menuju desa.
At Konoha.
Ino,Tenten,Hinata telah tumbang,Chakra mereka terkuras banyak,bukan lawan yang mudah,terlebih para Akatsuki sangat kuat.Begitupun yang lainnya sudah tumbang,Kakashi beserta Yamato baru tiba pun ikut membantu,terjadi pertarungan tak terelekan.
Sedangkan dari pihak Naruto dan Pain.Naruto sudah berulang kali menggunakan Mode Tsaninnya.Tapi sayangnya lawannya kelewat kuat.
Hingga dititik dimana Yamato,Kakashi,dan Naruto kalah.Naruto tertancap besi chakra karena Pain.
"Tepat sekali karena kau sudah tidak berdaya,aku sekalian saja mengambil Kyuubi"ucap Pain.Naruto memandang benci Pain.Sedikit lagi sedikit lagi Pain menyentuh Naruto,tapi teriakan gadis manisnya terdengar.
"NII-CHAN,HENTIKAN"Sakura terengah engah.
Letaknya beberapa meter dari Pain
__ADS_1
"SAKURA/SAKU!"teriak bersamaan Kelompok Naruto dan Kelompok Akatsuki.
"Saku!"Lirih Pain,Imoutounya,dia sangat merindukan Imoutounya itu.
Sakura berjalan menuju kearah mereka,Anggota akatsuki bersama Team Taka memandang Sakura penuh rindu.
"Hiks..Nii-Chan jahat,hiks...Nii-Chan jahat"Sakura terisak seraya memukul dada Pain.Pertahanan Pain yang tidak ingin menangis runtuh,dirinya memeluk Sakura erat.
Dia menangis,menangis takut jika tidak bisa lagi menemukan Imoutou kesayangannya.
Rockie 12,beserta warga desa dan Tsunade yang sudah berkumpul dibuat terkejut,terlebih akatsuki pun ikut menitihkan air matanya.Sebegitu besar pengaruh Sakura.
Sakura mendorong Pain melepaskan pelukannya,membuat Pain dan Akatsuki terkejut bukan main.Pain hancur,sangat hancur.
"Hiks..Saku ingin meninggalkan Pain-Nii,Saku tidak akan meninggalkan Pain-Nii kan,hiks..tidak tidak,Saku jangan yah,Nii-Chan tidak bisa"Sakura diam,dirinya mendekati Naruto,mencabut paksa Besi Chakra yang ditubuh Naruto,dan mengobati Naruto mengabaikan Pain.
Konan memandang Pain,tidak ini mimpi terburuk bagi mereka.
Sakura melakukan jutsu Kuchiyose,membuat Warga Desa bahkan Tsunade dan Akatsuki terkejut,Sakura berhasil.Memang jenius tak tertandingi.
"Nona Katsuyu,bisa belah dirimu,sembuhkan semua warga desa yang terluka!"suara Sakura terdengar dingin.
"Baik Nona Sakura!"ucap Katsuyu.
Tsunade menatap Sakura tak percaya.
"Sejak kapan?"suara Tsunade terdengar ditelinga Sakura.
"Aku bisa mengaktifkan kuchiyose semenjak Byakugou akan muncul!"Tsunade bangga pada Sakura.
Sakura berbalik menatap akatsuki.Bisa dia rasakan jika Para Anikinya tidak ada yang tidur dan selalu menangis,terlebih Pain.
Pain terduduk menangis.
"Hiks..Saku,jangan tinggalkan Nii-Chan!"Sakura maju mendekat.
"Kalian jahat,kalian jahat pada Saku,hiks...kalian meninggalkan Saku sendiri,hiks...Saku tidak suka Nii-Chan,hiks...Saku benci Nii-Chan!"
Mata Akatsuki membola,kata yang paling dihindari dari Sakura.Hidan maju,bersama yang lainnya.
"Saku tarik ucapan mu kembali,dengarkan kami,kami tidak meninggalkanmu,lihatlah Sui-Nii,Karin,Sasuke,dan Juugo,mereka baru saja sembuh karena serangan dari Orang orang Konoha itu"ucap Hidan.Sakura terkejut bukan main bagaimana dia bisa lupa.
Dirinya menatap Team Taka.Bisa dirinya lihat pancaran kerinduan dari mereka berempat.Sakura menangis.
"Hiks...Saku..hiks...minta maaf,tapi hiks..Saku tidak suka kalian menyakiti mereka,mereka baik pada Saku"Pain maju memeluk Sakura erat.
"Nii-Chan,minta maaf yah.Saku mau kan pulang bersama Nii-Chan"Sakura mengangguk,membuat team Konoha marah.
"Hiks..tidak,Saku kembalilah aku mohon hiks..Saku kembali padaku!"Pecah tangis Ino pecah,dia tidak tahu harus apa.
Sakura ingin maju mendekati Ino,tapi keduluan dengan suara Karin dan Konan.
"Saki,kamu ingin meninggalkan kami?Apa kamu tahu Pain selalu menangis,karena kepergianmu,kamu tidak mungkin kan meninggalkan keluargamu!"ucap Konan.
Sakura dibuat bingung.Kepala nya terasa sakit.Dia tidak tahu harus apa.
"ARGHH....!"Mereka semua cemas melihat Sakura.
"Saku.Kamu ingin meninggalkan Ibu!"Sakura menatap lirih Tsunade.Tapi ingatan nya hanya dipenuhi Akatsuki,sudah dikatakan mantra itu adalah mantra yang kuat.
"Hiks..Maaf,hiks..maaf ibu,tapi mereka keluargaku!"Mereka menggeleng,sudah sangat jauh Akatsuki menghasut Sakura.
"Tidak Saku,kami keluargamu yang sesungguhnya,kembali yah,kumohon Sakura-Chan"Ucap Naruto.
Sai ikut menatap Sakura,dirinya melangkah selangkah demi selangkah ingin mendekati Sakura.
"Sakura,ingatlah kami keluargamu,Konoha adalah tempatmu,bukan mereka,mereka adalah orang orang jahat yang mengambilmu dari kami!"Sakura menatap Sai dan Akatsuki bergantian,Sasuke mengepalkan tangannya.
Sasuke maju juga mendekati Sakura.Kini Sakura berada tepat ditengah kedua orang itu.
"Mereka bohong Sakura,kami adalah keluargamu,percayalah!"ucap Sasuke.
Sai menggeleng.
"Tidak,itu bohong Sakura,kamilah keluargamu yang sebenarnya.Dia lelaki ini lah yang menculikmu dari kami,mereka akatsuki sialan itu yang membuatmu melupakan kami!"Sakura menatap Sai.Menggeleng kan kepalanya.
"Jangan mengatakan mereka akatsuki sialan,mereka keluargaku"ucap Sakura,Akatsuki tersenyum miring.
"Tidak Sakura,kami keluargamu bukan mereka,Sakura jangan pergi"ucap Ino,mendekati mereka.
Kepala Sakura sakut sungguh sangat sakit.
"Arghhhhhh!!"jeritan panjang Sakura membuat mereka khawatir.
Pain mendekati Sakura,membawa Sakura kepelukannya.
"Hime,ikut dengan Nii-Chan yah?"ucap Pain lembut.Sakura mengangguk,Sasori mendekati mereka dan menyuntikkan Sakura obat bius.
Pain menggendong Sakura Brydal.
"Ingatlah dengan baik,suatu saat aku akan menghancurkan kalian semua,karena telah berani menghasut adikku,dan membawa nya pergi"Ucap Pain,kemudian mereka menghilang menyisakkan keheningan.
__ADS_1
"Tidak Sakura,kembali SAKURAA"teriak Ino.
Shikamaru dan Chouji mendekati Ino,mencoba menguatkan Ino.Naruto dan Sai terdiam,hingga didetik berikut mereka menyerang brutal pohon pohon yang dihutan tak bersalah.
"Akatsuki Brengsek!!"maki Neji.
Tsunade terduduk,air matanya luruh,sekali lagi dia gagal.gagal melindungi anak kesayangannya.Kakashi?Yamato?penyesalan pun terjadi pada mereka,Kakashi gagal sekali lagi menjadi Guru.
*******************
Gaara mendengar jika akatsuki berhasil membawa kembali Sakura menjadi marah,dan bahkan menyerang Jounin yang ditugaskannya menjaga Sakura.
Temari dan Kankuro mencoba menenangkan Gaara.Para Jounin yang ditugaskan 3 Kage lainnya pun hanya bisa pasrah terkena amukan para Kage.
Tapi untungnya mereka mengerti ini bukan salah mereka tapi Sakura saja yang terlalu pintar.
****************
Dimarkas Akatsuki,tepatnya dikamar Gadis Musim semi,Anggota Akatsuki bersama Team Taka sedang menunggu hingga Sakura sadarkan diri.
Pain tak beranjak sedikitpun dari ranjang Sakura,dan dalam posisi memeluk Sakura.Sesekali dirinya akan menciumi pucuk kepala Sakura.
Konan menatap Pain,Pain nampak frustasi semenjak Sakura menghilang.Sekarang mereka melihat betapa hancurnya Pain,begitupun yang lainnya mereka tak kalah frustasi dan takut jika tidak bisa melihat Imoutou manis mereka lagi.
"Enghh.!"Lenguhan halus terdengar dari bibir cherry Sakura.Pain menatap Sakura sayang.
Dengan perlahan Sakura membuka matanya,menatap Satu persatu orang orang yang mengelilinginya,hingga tatapannya berhenti kearah Pain,Sakura bisa melihat kantung mata dan sebab Pain.
"Hiks...Nii-Chan,hiks..Saku tidak mau lagi ditinggal Nii-Chan!"Isak Sakura,Pain memeluk Sakura erat.
"Maaf kan Nii-Chan yah,Nii-Chan janji akan menjagamu dengan baik,jangan tinggalkan Nii-Chan"Ucap Pain.Sakura mengangguk.
"Hiks tapi Nii-Chan,Saku bolehkan mengunjungi Konoha?"sontak pertanyaan Sakura membuat mereka tegang.
"Tidak!"Tentu saja Pain tidak akan mengizinkannya.
"Hiks..Tapi Pain-Nii mereka baik padaku,mereka tidak jahat"ucap Sakura.
"Sekali Nii-Chan bilang tidak ya tidak.Baik kamu pilih mana kembali kedesa itu yang membuat Nii-Chan sedih,atau tetap disini,jika kamu memilih kembali kesana silahkan,dan kamu akan melihat jasad Nii-Chan didepan matamu sendiri"Mereka semua terkejut,tentu saja setiap ancaman Pain tidak pernah ada yang main main.
Sakura menggeleng.Dan memeluk erat Pain.
"Hiks,jangan..Nii-Chan jangan tinggalkan Saku,Hiks..Saku janji tidak akan kesana"ucap Sakura,Pain tersenyum puas,dan memeluk Sakura erat.
"Sudah jangan nangis lagi,sekarang bersihkan dirimu,Nee-Chan akan buatkan makanan kesukaanmu!"ucap Konan,Sakura mengangguk.
"Dei-Nii!"Deidara mendekati Sakura.
"Gendong.Saku mau mandi di sungai,tapi Nii-Chan jangan mengintip"Mereka terkekeh melihat Sakura yang mendelik.Deidara tersenyum lantas mengangguk.
Deidara beralih menggendong Sakura ala Koala.
"Sasori temani mereka"ucap Pain,Sasori mengangguk.
Sebelum pergi Sasori mengambil kan Sakura gaun tidur,beserta Jubah nya.
********************************************
Deidara dan Sasori menatap Sakura geleng geleng kepala,Sakura bukannya mandi malah bermain air.
"Saku cepat mandi,atau Nii-Chan yang akan memandikanmu"ucap Deidara dengan senyum mesum.
"Yaa..Nii-Chan mesum,sudah sana,Saku mau mandi,jangan mengintip"delik kesal Sakura.
Deidara dan Sasori tertawa lantas berlalu meninggalkan Sakura.Walau tak terlalu jauh.
Bisa mereka dengar Sakura bernyanyi,membuat mereka ikut menikmati alunan lagu yang dinyanyikan Sakura.
"NII-CHAN BAJU SAKU DIMANA?"Sasori dan Deidara terkejut,hampir saja mereka jatuh dari pohon.
"ASTAGA SAKU JANGAN BERTERIAK,BAJUMU ADA DIDEKAT BATU!"somplak anda Deidara,kau juga berteriak.
Sakura dengan segera mengenakan pakaiannya.Rambutnya yang masih basah menetes,dan membuat jubahnya basah.
"Nii-chan rambut Saku masih basah!"rengeknya ketika melihat Deidara dan Sasori.
"Ya sudah sini Nii-Chan keringkan!"ucap Deidara,Sakura mengangguk dan membiarkan Deidara mengeringkan rambutnya yang panjang sepinggang itu.
"Ayo,Saku sudah sangat lapar"ucap Sakura,Deidara dan Sasori geleng geleng kepala.
Tanpa aba aba,Sasori menggendong Sakura.
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
Keadaan hening itu yang tergambar di ruang rapat akatsuki,kali ini Sakura sudah tidur.
"Pain,tidak bisakah kau membuat Sakura kembali melupakan mereka?akan sulit mendapatkan Kyuubi jika sampai Sakura tahu kita menyentuh teman temannya"ucap Hidan.
"Bisa,nanti malam akan kulakukan,dan mulai besok,kita akan menjaganya dia tidak akan diberikan misi apapun,dan secepat mungkin kumpulkan para Bijuu.Aku tidak sabara menghancurkan dunia Shinobi yang penuh kemunafikan ini"ucap Pain dingin disambut senyuman devil semuanya
Voment....
__ADS_1