Destiny Journey (HarunoSakura)

Destiny Journey (HarunoSakura)
DJ5


__ADS_3

Di dalam ruangan Hokage ke 5,terlihat sekelompok Shinobi,mereka adalah Kakashi,Yamato,Naruto,Sai,Tim Guru Asuma,Tim Kurenai dan Tim Guy.


"Karena kalian sudah berkumpul mulai besok kalian aku tugaskan untuk mencari dan membawa kembali Sakura,jika bisa kalian juga harus membawa Sasuke"ucap Tsunade.


"Baik"ucap mereka serempak.


Tsunade menatap Kakashi yang ingin mengatakan sesuatu.


"Ada apa?"tanya Tsunade.


"Saya hanya ingin memberi tahu kalian,sebenarnya Sakura sendiri yang ingin memberi tahu tapi karena masalah ini sebaiknya saya saja.Dia mengatakan kepada saya tepat ketika kemarin Segel Byakugounya telah aktif"ucap Kakashi membuat seisi ruangan terkejut terlebih Tsunade.


"APA!"ucap mereka serempak.


Tsunade terdiam,sebegitu mudahnya Sakura mengaktifkan segel byakugou miliknya hanya dalam setahun mengumpulkan chakra sedangkan dia jelas jelas butuh beberapa tahun lamanya,Tsunade tersenyum senang dan bangga dengan keberhasilan Sakura.


"Dan juga Tsunade-sama Sakura sebenarnya juga bisa melakukan Genjutsu,bahkan Genjutsunya melebihi pengguna sharingan terdahulu klan Uchiha,kata lain Genjutsunya sangat kuat dibanding pengguna mata Uchiha,dan juga dia sebenarnya dapat mengeluar kan elemen,sejauh saya melatihnnya elemen air lah yang dia bisa"jelas Kakashi lagi-lagi membuat seisi ruangan terkejut.


"Sebegitu jeniuskah dia?"batin mereka.


"Pantas saja selama ini dia menjadi murid kesayangan dia memang hebat"ucap Ino diangguki yang lain,tapi bukannya iri Ino justru bangga.


"Kau sudah membuktikan kau bisa Sakura,kami bangga padamu"batin mereka yang berada di dalam ruang hokage.


"Baiklah kalian boleh kembali,besok kesini dan satu lagi rahasiakan ini,jangan sampai ada yang mendengarnya,diluar sana sudah banyak yang mengincar dirinya"ucap Tsunade.


"Baik,kami permisi"ucap mereka,dan berlalu meninggalkan kantor Hokage.


"Bagaimana ini Tsunade-sama?"tanya Shizune.


"Secepat mungkin kita harus membawa dia kembali aku memiliki firasat buruk tentang ini"ucap Tsunade tatapannya beralih jauh menatap keluar desa.


Dilain Tempat


Di sebuah ruangan yang hanya memiliki cahaya lilin sebagai penerang terlihat sekelompok orang dengan jubah hitam dengan awan merah sebagai coraknya.Mereka berkumpul sedang mengadakan rapat,mereka adalah Akatsuki,kriminal tingkat S yang di cari seluruh dunia shinobi.


"Ada apa Pein?"tanya salah satu pemuda disana yang memiliki rambut panjang pirang.


"Kita membutuhkan anggota baru yang memiliki ilmu medis,dan aku sudah memutuskan kita akan merekrut Haruno Sakura,murid dari Godaime Hokage"ucap Pein,seisi ruangan terkejut minus Konan dan Itachi,mereka seakan sudah tahu itu semua.


"Apa kau bercanda bagaimana bisa membawa dia ke dalam anggota akatsuki"ucap Kisame tak setuju.


"Bagaimana menurutmu Sasori?"tanya Pein,tidak biasanya Pein meminta pendapat orang lain.


"Dia hebat dia memiliki tenaga monster seperti gurunya,dan juga dia ninja medis yang hebat dia mampu menemukan penawar racun yang kubuat yang bahkan aku tidak tahu penawarnya"ucap Sasori masih tetap dengan wajah datarnya.


Lagi-lagi membuat mereka terkejut,pasalnya Sasori sangat jarang memuji seseorang,membuat mereka semakin penasaran dengan gadis bernama Sakura itu.


Zetsu yang tiba-tiba muncul membuat mereka terkejut kecuali Pein,Sasori,Konan,dan Itachi.


"Aku memiliki kabar tentang Kunoichi itu"ucap Zetsu hitam.


"Ada apa?"tanya Pein.


Zetsu hitam dan putih sesaat memandangi Itachi membuat mereka juga sekilas melihat ke arah Itachi.


"Gadis Kunoichi yang kau katakan itu telah diculik oleh mantan rekan setimnya,Sasuke Uchiha"ucap Zetsu Putih membuat mereka terkejut tak terkecuali Itachi tapi dengan cepat ekspresinya berubah kembali.


"Kau tahu darimana?"tanya Deidara lelaki berambut pirang itu.


"Aku tidak sengaja mendengar dari warga Iwagakure,mereka mendapat info dri beberapa Anbu yang bertanya apakah mereka mengetahui keberadaannya"jelasnya Zetsu Hitam.


Pein mengangguk mengerti.


"Deidara,dan Sasori kalian pergilah bawa gadis itu,karena Sasori sudah pernah bertarung dengannya,kau pasti tahu sedikit kelemahan gadis itu"ucap Pein,Sasori hanya mengangguk dan menghilang diikuti Deidara yang menggerutu kesal.


-


-


-


-


Karin,Suigetsu dan Sasuke sedang membicarakan sesuatu dan Sakura entah kemana perginya.


"Kalian bersiaplah kita akan menuju ke desa Kirigakure,kita akan menjemput seseorang"ucap Sasuke dingin.Mereka berdua mengangguk,Sasuke berjalan menjauhi mereka menyisakkan Karin dan Suigetsu.


"Hey Karin,kau tidak cemburu melihat Sasuke dengan Sakura?"tanya Suigetsu.


"Cih,sudah kukatakan aku tidak lagi mencintai lelaki bren*sek seperti dia,dan juga aku sudah menganggap Sakura sebagai adikku dan aku akan melindungi nya,dan sekarang aku sudah menyukai orang lain"ucap Karin dengan nada malu-malu.


"Berarti aku juga harus melindungi Sakura"ucap Suigetsu.

__ADS_1


"Kenapa?"


"Karena dia akan jadi adik ipar ku"ucap Suigetsu dengan tatapan menggoda ke arah Karin.


"Aku mau pergi,cepatlah lakukan yang di perintahkan Sasuke"ucap Karin dengan rona di pipinya dan bergegas pergi meninggalkan Suigetsu yang menatap geli dirinya.


Tok...Tok...Tok...


"Saki-chan apa kau di dalam?"tanya Karin setelah mengetuk pintu,tak ada sahutan sama sekali.


Karin membuka pintu dan melihat tidak ada Sakura.Dirinya berjalan ke arah kamar mandi,kamar mandi nya juga terbuka.


Karin yang merasa khawatir cepat-cepat pergi menemui Sasuke.Tepat sekali Suigetsu sedang berbicara dengan Sasuke.


"Sakura-chan,tidak ada di kamarnya"ucap Karin dengan nada khawatir tatapan cemas,takut-takut jika terjadi sesuatu kepada Imuotou baru nya itu.Sasuke dengan cepat pergi mencari,sedang Suigetsu mencoba menenangkan Karin.


***


Mata Sasuke berkilat tajam menatap Gadis nya yang sedang dicarinya ternyata sedang menatap danau yang tenang.


Dengan langkah tegas dirinya berjalan mendekati Sakura.Sakura merasakan Chakra Seseorang dia tahu itu siapa,jadi dia hanya mengacuhkan nya saja.


"Kenapa kau tidak meminta izin dulu sebelum keluar?"tanya Sasuke dingin.Matanya menatap tajam ke arah Sakura yang hanya diam tak berniat menjawab pertanyaannya.


Sasuke yang benar-benar marah pun menarik tangan Sakura dan membuat Sakura refleks berbalik ke arahnya.


"Jangan berpikir untuk kabur Sakura,dan jika kau keluar seharusnya kau meminta izin,jika terjadi sesuatu bagaimana"ucap Sasuke,tanpa sadar suara perlahan-lahan melembut.


"Cih,memang apa pedulimu,aku mati pun kau tidak peduli,jadi bersikap saja seolah kau tidak peduli padaku"ucap Sakura dingin.Rahang Sasuke mengeras,Sasuke mendorong Sakura ke arah pohon yang ada di belakang Sakura,membuat gadis itu bersandar di pohon.Kedua tangan Sasuke mengurung Sakura,matanya menatap tajam ke arah Sakura,tapi ketika kita menatap lebih dalam terlihat jejak kekhawatiran disana.


"Jelas aku peduli,kau adalah bagian dari tim ku,jika kau kenapa-kenapa itu akan merepotkan diriku"ucap Sasuke,sungguh Sasuke terasa ingin marah pada dirinya sendiri dia tidak mau mengatakn ini,tapi dia harus.


Sakura tersenyum kecut,dan dengan tenaga nya mendorong Sasuke,berjalan meninggalkan Sasuke yang menatap Sendu dirinya.


"Apa yang kau harapkan Sakura baka,kenapa berharap Sasuke-kun akan khawatir,sebaiknya kau menghapus perasaan mu itu"Batin Sakura menggerutu dirinya sendiri.


Sasuke mengikuti Sakura dari belakang,Sakura menatap heran Karin yang tengah khawatir dan akan menangis.


"Karin-nee,kenapa apa Suigetsu-Nii melukaimu,katakan dimana akan kuhajar kau Suigetsu-Nii beraninya membuat,Nee-Chanku menangis"ucap Sakura dengan tatapan marah ke arah Suigetsu.


Mendengar suara Sakura,Karin dengan cepat berlari dan memeluk Sakura erat,sedangkan Suigetsu yang di tuduh menganga karena tuduhan Sakura.


"Sakura Baka,kalau ingin keluar minta izin dulu kau membuat ku khawatir tahu"ucap Karin dan memeluk erat Sakura.Sakura diam-diam tersenyum ini mengingatkan dirinya dengan Ino.


"Huh,baiklah tapi lain kali jangan di ulangi,oke"ucap Karin,Sakura mengangguk.


"Gomen,Suigetsu-Nii karena menuduhmu"ucap Sakura dengan menggaruk tenguknya yang tidak gatal.Suigetsu mendengus kesal tapi tetap memaafkan Sakura.


"Untung kau adik iparku,jika tidak sudah kubunuh kau"ucap Suigetsu,dirinya tiba-tiba mendapat tatapan mematikan dari Karin dan Sasuke.


Karin maju dan memukul kepala Suigetsu.


"Apa tadi adik ipar?sejak kapan aku mau denganmu,dan ingin membunuh Imoutou ku kau ingin ku bunuh heh"ucap Karin kesal.


Suigetsu hanya menunjukkan cengirannya.


Sakura terkekeh geli,itu tak luput dari penglihatan Sasuke,diam-diam Sasuke tersenyum kecil,dan bersyukur setidaknya ada Karin dan Suigetsu yang mampu membuat dia tertawa.


"Karin-Nee,dan Suigetsu-Nii,sangat cocok"ucap Sakura polos membuat semburat merah dipipi Karin,sedangkan Suigetsu tersenyum menggoda.


"Sudahlah,ayo Sakura kita mengemas barang kita akan ke desa Kiri,menjemput seseorang"ucap Karin mencoba menetralkan wajahnya.


"Ha'i"ucap Sakura dan berjalan mengikuti Karin.


Suigetsu menatap Sasuke yang masih menatap punggung kecil Sakura.


"Sampai kapan kau akan menyembunyikan perasaanmu Sasuke,apakah kau tidak takut dia kan di rebut orang lain"ucap Suigetsu.


Sasuke hanya memandang sekilas dirinya.


"Hn!"gumam Sasuke dan berjalan lebih dulu meninggalkan Suigetsu yang sedang kesal.


"Dasar Uchiha sialan"gerutunya dan berjalan mengikuti Sasuke.


-


-


-


-


Naruto dan Tim yang telah di tugaskan mencari Sakura telah berangkat,mereka telah sampai di perbatasan Desa Suna,sebelum akan melanjutkan perjalanan mereka menyempatkan diri untuk singgah di kediaman Gaara,Kazekage Suna.

__ADS_1


"Yosh,Kazekage lama tak berjumpa"ucap Kakashi,menyapa Gaara yang terlihat tengah memantau pelatihan Shinobi Suna.


"Oh Kakashi,santai saja tidak perlu formal"ucap Gaara datar.


"Lama tak berjumpa panda merah"ucap Naruto dengan wajah konyolnya.Ino memukul kepala Naruto.


"Jaga bicaramu Naruto,jika Sakura yang mendengarmu,sudah habis wajahmu itu"ucap Ino.Naruti mengelus kepalanya.


"Tidak apa Ino-san,eh Sakura,ada apa dengan Sakura-san?"tanya Gaara.


Wajah mereka langsung menunduk sedih.


"Kau belum mendengarnya semua Shinobi sudah mendengarnya,Sakura di culik Sasuke"ucap Kakashi,mata Gaara terbelalak kaget.


Entah kenapa mendengar itu membuat Gaara marah,dirinya seakan ingin melenyapkan Sasuke.


"Benarkah,jadi kalian yang di tugaskan untuk mencari Sakura-san?"tanya Gaara.


Mereka mengangguk mengiyakan.


"Kalau begitu aku akan ikut dengan kalian,walau bagaimana pun Sakura-san sudah menjadi Sahabatku,dia sudah menolongku dulu saat diculik Akatsuki"ucap Gaara,membuat mereka terkejut.Mereka diam-diam tersenyum karena banyak yang peduli pada gadis gulali itu.


"Lihatlah jidat banyak yang peduli padamu,warga Desa berharap kau cepat kembali,kumohon kembali lah Foreheadku"batin Ino,matanya berubah sendu.


"Tidak perlu Gaara,kau Kazekage kau harus mengurus Desa mu"ucap Kakashi.


Sebelum Gaara menjawab Temari dan Kankuro datang.


"Benar Gaara kau harus mengurus Desa,tapi kau bisa menyuruh beberapa Shinobi Suna untuk membantu mencari Sakura"ucap Temari.Gaara menghela napas pasrah.


"Baiklah!"ucap Gaara,setelah itu dirinya memanggil 5 Shinobi tingkat Jounin.


"Kalian kutugaskan untuk mencari Sakura-san aku tidak mau tahu dia harus segera ditemukan,jangan kembali ke Desa jika kalian belum mendapatkannya,paham!"ucap Gaara dengan mata dingin serta suara dingin nya membuat mereka bergidik.


"Paham,Kazekage-sama"ucap mereka dan melesat menghilang melaksanakan tugas mereka.


Kakashi dan yang lainnya terkejut melihat dan mendengar ucapan Gaara,dirinya terlihat sangat khawatir jika menyangkut Sakura.Entah kenapa di saat begini Naruto peka dengan perasaan Gaara,diam-diam tangannya terkepal.


"Aishh..kenapa banyak sekali yang menyukai Sakura-chanku,dattebayo"batin Naruto kesal.


Tidak hanya Naruto tapi yang lainnya juga seakan peka dengan perasaan Gaara.


"Baiklah Gaara,kami harus bergegas,kami permisi dan terimah kasih atas bantuannya"ucap Kakashi.


"Tidak masalah!"ucap Gaara.Kakashi dan yang lainnya pun pergi.


Temari mendekati Gaara dan menepuk pundak Gaara.


"Kau menyukai Sakura?"tanya Temari.Gaara hanya diam dia juga tidak tahu dengan perasaannya sendiri.


"Aku tidak tahu!"ucap Gaara dan menatap ke arah luar desa.


"Cepatlah kembali Sakura,kau membuatku khawatir"batin Gaara tanpa menggunakan San di ujung nama Sakura,sepertinya dia telah menyukai Sakura.


Temari dan Kankuro tersenyum kecil melihat keterdiaman adik kecil mereka.


"Berjuanglah Gaara,banyak yang menyukai Gadis kunoichi itu,termasuk dua rekan timnya"ucap Temari dan berlalu diikuti Kankuro.


"Sai?Sai juga menyukai Sakura,jika itu Naruto aku tidak terkejut sejak kecil aku sudah tahu,tapi Sai"gumam Gaara bertanya-tanya.


-


-


-


-


Kakashi dan yang lainnya telah meninggalkan Desa Suna.mereka sekarang berada di hutan menuju desa Ame.


"Huh tak kusangka banyak sekali yang menyukai Sakura"ucap Shikamaru.


"Kau benar Shikamaru,apa kalian menyadari tatapan Gaara ketika menyebut nama Sakura,terlebih ketika dia tahu Sakura di culik Sasuke"ucap Ino membenarkan ucapan Shikamaru.


"huhu,Foreheadku,kenapa kau memancing laki-laki begitu banyak,aku tidak mau melepaskanmu"sambung Ino dengan wajah sendu nya.


"Ino baka,kenapa kau bersedih seharusnya kau senang,setidaknya banyak yang akan mengganti kan posisi mu melindungi Sakura"ucap Kiba.Ino langsung memukul Kiba membuat Kiba meringis kesakitan.


"Baka?kau yang Baka Kiba,dan aku tak akna melepaskan Sakuraku,mereka semua harus melangkahiku dulu"Ucap Ino kesal.


Pertengkaran Kiba dan Ino terhenti karena Kakashi yang tiba-tiba berhenti begitu saja.


Jangan lupa dukungannya

__ADS_1


__ADS_2