
"Hmm..aku belum tahu siapa namamu"Ucap Sakura sedikit canggung.
"Ah.maaf sedari tadi aku hanya berbicara,kenalkan namaku Uzumaki Karin,panggil saja Karin,atau terserah asal membuatmu nyaman"ucap Karin dengan senyum menawan.
"Boleh kupanggil Karin Nee-chan?"tanya Sakura sedikit ragu.
"Tentu saja boleh aku juga sudah lama menginginkan seorang adik!"ucap Karin dengan senyum senang.
"Apa kau mau membantuku memasak?"tanya Karin.
"Tentu saja Nee-chan!"ucap Sakura.
Mereka berdua berjalan kearah dapur dan melakukan kegiatan memasak mereka.
"Ano,Nee-chan.Apa Jutsumu?"tanya Sakura.
"Ah,aku mungkin sedikit sama denganmu bisa menyembuhkan seseorang,tapi dengan cara mereka menggigit bagian tubuhku dan menghisap chakraku"jelas Karin,yang masih tetap melakukan kegiatan nya.Sakura mengangguk paham.
"Ano,kenapa Sasuke membawa ku kemari,dan memintaku bergabung dengan kalian?"tanya Sakura.
"Aku tidak tahu coba tanyakan padanya"ucap Karin dengan sedikit senyum yang menurut Sakura ada sebuah makna dibaliknya.
"Dia membawamu karena tidak mau seseorang merebutmu darinya!"batin Karin memandangi Sakura yang tengah fokus membuat Ramen.
"Yosh.Sudah selesai,kau pergilah panggil Sasuke untuk makan"ucap Karin.Sakura mengangguk,dan melepaskan celemek yang digunakannya.
Sakura sibuk mencari Sasuke,dan akhirnya menemukan Sasuke tengah berdiri menatap kearah danau dengan mata dingin miliknya.
"Sudah waktunya makan!"ucap Sakura dingin,yang entah kenapa mendengar kata dingin Sakura membuat Sasuke sakit hati.
"Hn!"gumam Sasuke.
Sakura lebih dulu berjalan mendahului Sasuke.
"Akhirnya kalian datang juga!"ucap Suigetsu kesal menunggu mereka yang terlalu lama.
Sakura memandang bingung orang dihadapannya.Tahu kebingungan Sakura,Karin menjawabnya.
"Saku-chan,kenalkan dia Suigetsu,pria paling menyebalkan!"ucap Karin memperkenalkan,Suigetsu tapi kata-kata terakhir Karin membuat Suigetsu kesal.
"Adik manis kau bisa memanggilku,Nii-chan"ucap Suigetsu dengan tatapan genit,menyodorkan tangannya berniat bersalaman,Tapi lebih dulu di cegat Sasuke.
"Cepatlah,aku sudah lapar!"ucap Sasuke dingin.Membuat Suigetsu kesal karena Sasuke menggagalkan acara perkenalannya.
Karin menatap Sasuke dengan tatapan sinis,dan senyum miringnya.
__ADS_1
"Heh,katakan saja jika kau cemburu"batin Karin.
Mereka duduk,dengan Sasuke disamping Sakura,dan di depan SasuSaku,ada Suigetsu dan Karin.
"Kenapa banyak sekali tomat di ramen itu,apa kau suka tomat?"tanya Karin melihat salah satu ramen yang memiliki banyak irisan tomat.
"Bukan,ini untuk Sasuke-kun,dia sangat menyukai tomat!"ucap Sakura,diam-diam Sasuke tersenyum tipis mendengar ucapan Sakura.
"Dia masih mengingatnya"batin Sasuke.
"Kau sangat tahu makanan kesukaannya yah"ucap Karin sedikit melirik kearah Sasuke.
"Tentu,aku juga tahu makanan kesukaan teman-temanku,Naruto sangat menyukai Ramen terutama Ramen dikedai Ichiraku,dan Sai sangat menyukai su_"ucapan Sakura terpotong karena kata dingin Sasuke.
"Makanlah!"ucap Sasuke dingin.Sakura hanya mengangguk dengan patuh.
Diam-diam Karin lagi-lagi melemparkan senyum sinisnya.
Sedangkan Sasuke mendengus kesal mendengar nama Sai,apalagi mendengar jika Sakura sangat tahu makanan kesukaan Sai,jika itu Naruto dia biasa saja sebab mereka berteman sejak kecil,tapi Sai yang baru beberapa tahun atau mungkin beberapa bulan bersama dia sudah tahu makanan kesukaannya.
-
-
-
-
(gue nggak tahu apa namanya anggap aja kimono khas sasuke)
Ketenangan yang dia rasakan terganggu karena kedatangan Karin.
"Apa tujuanmu membawa dia dan menyuruh bergabung dengan kita,bukankah sama saja kau membuatnya menjadi buronan sama sepertimu"ucap Karin mata menatap tajam kearah Sasuke.
"Aku tidak peduli,kita sangat membutuhkan nya dalam team kita,agar menjadi lebih kuat"ucap Sasuke dingin.
"Kau egois Sasuke,bagaimana bisa kau melibatkannya,dia tak bersalah,dan kau tahu dampak dari ini semua,dia akan dicap sebagai pengkhianat desa jika mengikuti dirimu"ucap Karin kesal dengan keegoisan Sasuke.
"Aku tidak peduli,dan ya aku memang egois"ucap Sasuke dingin.
"Apa kau benar membawanya hanya demi team atau ada maksud lain,kau benar tidak mencintainya?"tanya Karin.
"Cih,aku tidak butuh yang namanya cinta,cinta itu adalah hal yang menyusahkan"Mulut Sasuke berkata seperti itu,tapi hatinya menentang semuanya.
__ADS_1
"Terserah kau saja,kuharap kau tidak menyesal jika ada yang merebut hatinya darimu,aku memang sudah tahu sejak kecil Sakura mencintaimu,tapi apa kau tahu perasaan perempuan perlahan-lahan akan menghilang jika tidak terbalaskan,dan kuharap saat nya tiba kau tidak menyesal jika ada yang merebutnya darimu"ucap Karin dan berlalu meninggalkan Sasuke,yang mengepalkan tangannya,matanya semakin dingin dan tajam.
"Takkan kubiarkan siapapun merebutnya dariku,aku tidak peduli jika dia tidak lagi mencintaiku,dia akan tetap menjadi milikku selamanya"batin Sasuke.
"Aku tahu kau mencintainya Sasuke"batin Karin berbalik menatap Sasuke sesaat lalu beranjak masuk kedalam rumah yang sementara mereka tempati.
-
-
-
Sakura duduk dibibir ranjang,menatap kearah bulan yang sedang terang benderang dibalik jendela yang terbuka.Memikirkan apa tujuan Uchiha terakhir itu mengajak bergabung dalam team mereka.
"Huft!"helaan napas terdengar dari bibir merah cherry miliknya.
Sakura melepaskan Headband miliknya yang sengaja selalu dikenakannya agar menutup simbol byakugounya,agar tak membuat mereka tahu jika dia memiliki segel yang terbilang langkah di dapatkan seorang shinobi.
Ceklek..
Suara pintu yang terbuka membuatnya terburu-buru mengenakan headband nya kembali.
"Kau belum tidur?"Suara dingin menyapa telinganya.Bukan sebuah jawaban yang di dapatkan melainkan sebuah keheningan.
Suara langkah kaki mendekati dirinya,tapi tak membuat Sakura mau berbalik untuk sekedar menatap dirinya.
Tapi tindakan Sasuke selanjutnya membuatnya tersentak.
"Tetaplah pada posisi ini,jangan mencoba turun dari sini!"ucap Sasuke penuh penekanan.
Sakura hanya bisa diam,dan mencoba melepaskan pelukan Sasuke.Apa yang dipikirkan Sasuke,sehingga memeluknya dalam keadaan berbaring,dirinya mencoba untuk menepis segala perasaan nya,Sakura tidak mau lagi menyimpan rasa kepada Sasuke,karena pada akhirnya Sasuke juga tidak akan pernah bisa membalas perasaannya.
"Lepaskan aku Sasuke!"ucap Sakura dingin.Sasuke mendengus kesal.
"Panggil aku seperti dulu,panggil aku dengan suffix Kun"ucap Sasuke.
"Kenapa aku harus melakukannya!"balas Sakura sengit.
Sasuke sekali lagi mendengus,mengeratkan pelukannya pada Sakura.
"Apa kau mencintaiku?"pertanyaan tiba-tiba dari bibir Sakura membuatnya terdiam.Enggan untuk menjawab.
Sakura menghela napas kecewa,betapa bodohnya dirinya untuk apa bertanya sesuatu yang pada akhirnya dia sudah tahu jawabnnya.
"Bodoh,kau sudah tahu dia tidak akan pernah bisa mencintaimu"batin Sakura mengutuk dirinya sendiri.
__ADS_1
"Lepas aku ingin kekamar mandi!"ucap Sakura dingin.Sasuke dengan enggan melepas pelukannya.Dirinya menatap sendu punggung kecil gadisnya.
"Maafkan aku Sakura,aku mencintaimu,sangat mencintaimu,apa kau tidak tahu alasan aku selalu melindungimu ketika kita ujian dulu,karena aku tidak mau kau terluka.Tapi maafkan aku,aku tidak bisa memberitahumu,aku tidak mau jika perasaan telah tersampaikan,kau akan dalam bahaya,kau adalah kelemahan terbesarku Sakura,aku selalu mencintaimu Sakura,sejak dulu,sejak kita kecil."batin Sasuke,kepala menunduk dalam.