
Angin sepoi sepoi menerbangkan beberapa daun yang sudah mulai berguguran.Suara kaki dari pohon ke pohon saling menyahuti.
Perjalanan yang diisi keheningan membuat suasana sedikit canggung,terlebih aura dingin yang saling berdampingan antara pemuda Raven bermata onix dan gadis gulali bermata emerald.
Gadis berambut merah dengan kaca matanya terlihat mendengus.
"Argh..aku tidak tahan lagi,kenapa sih Saku harus menggunakan topeng menyebalkan itu,wajahnya yang manis nan imut harus terganti karena topeng sialan itu"gerutu Karin,Suigetsu dan Juugo menggeleng gelengkan kepala mendengar gerutuan Karin.
"Sakura!"suara Sasuke sedikit lembut memanggil nama Sakura.
"Hm?"gumam Sakura.
Sasuke kesal setengah mati melihat Sakuranya begitu dingin.
"Topeng sialan!"umpat Sasuke.
"Ada apa Sasuke-kun?"tanya Sakura dingin.
"Apa kau sangat menyayangi Pain?"entah kenapa Sasuke bertanya seperti itu.Ketiga rekan lainya memasang wajah penasaran.
"Tentu aku sangat menayayangi dia kan Nii-chanku,begitupun dengan anggota akatsuki lain sama seperti kalian aku juga menyayangi kalian,karena kalian keluargaku"Jawab Sakura nadanya berubah lembut,Karin,Juugo dan Suigetsu tersenyum,tapi lain halnya dengan Sasuke dirinya memandang rumit Sakura.
"Bagaimana jika suatu saat nanti kau mengetahui sesuatu yang menyakiti hatimu,dan itu perlakuan mereka apa kau akan pergi atau menetap?"Dahi Sakura mengernyit.
"Tidak ada yang tahu kedepannya,tapi untuk sekarang aku akan menjawab jika aku tidak akan pergi,aku akan menatap karena kasih sayang mereka terlalu besar dan membuatku sulit melangkah pergi.Dan lagi aku tidak tahu apakah Pain-Nii akan membiarkan ku pergi"Jawaban Sakura membuat mereka semakin yakin sulit membawa Sakura pergi.
"Hal apa yang paling kau takuti?"tanya Karin.
"Berpisah dengan kalian,melihat kalian terluka dan menangis hanya karena diriku,dan aku paling tidak mau melihat Pain-Nii menangis begitupun dengan Konan-Nee"Mereka tersenyum mendengar jawaban Sakura,entahlah ada keuntungan tersendiri bagi mereka dengan hilangnya ingatan Sakura.
-@-@-@-@-
Zetsu kembali kemarkas melaporkan segala apa yang dilakukan Sakura bersama team Taka,termaksud pembicaraan mereka.
"Ternyata Sasuke tidak menyerah membuat ingatan Sakura kembali"ucap Kakuzu dingin.
__ADS_1
"Aku hanya berharap semoga Sakura tidak mengetahui apapun,aku tidak mau berpisah dengannya"Konan menitikan air matanya entahlah tiap kali kata berpisah menyangkut dengan Sakura dia selalu merasa sedih.
Pain berdiri keluar,dia tidak mau kelemahannya terlihat,Pain menuju kamar Sakura,Pain mengambil foto Sakura yang terbingkai cantik di nakas samping tempat tidurnya,tiap kamar mereka ada foto Sakura entah lah apa maksudnya.
Pain mengelus foto Sakura,kenapa dia menjadi lemah begini jika menyangkut gadis musim semi mereka.Pain terduduk di tempat tidur Sakura,wangi Cherry menguar dari bantal milik Sakura.
Setiap kali Sakura menghilang dari hadapan nya walau hanya sekejap,dirinya merasa Sakura akan pergi meninggalkannya.Maka dari itu dirinya selalu cemas dan gelisah setiap Sakura pergi melakukan misi.
"Saku,Nii-chan harap Saku tetap disini,walaupun nanti Saku tahu kebenaran sesungguhnya,Nii-chan tidak ingin Saku meninggalkan Nii-chan"Pain berucap lirih,setetes air mata keluar dari matanya,Konan melihat dari pintu,air matanya juga menetes tidak kuat menerima jika suatu saat Sakura akan pergi,dan melihat betapa hancurnya Pain.
Kembali ke tempat Sakura.
Deg..
Sakura berhenti,air matanya tiba tiba menetes membuat team taka kebingungan plus cemas.
"Pain-Nii,Konan-Nee!"entah kenapa hati Sakura terasa nyeri dan berdetak sakit.Dirinya seperti memiliki ikatan batin dengan Aniki serta Nee-channya,dirinya bisa merasakan jika salah satu Aniki nya terluka atau bersedih.
Sakura memegangi dadanya dan meremas nya kuat.Sasuke menarik Sakura kepelukannya.
"Sebaiknya kita istirahat terlebih dahulu"Karin serta yang lainnya juga merasa khawatir.
Mereka beristirahat di bawah pohon,dari kejauhan Zetsu melihat pun merasa,Zetsu memang bisa membelah diri,yang lainnya berada di markas dan yang belahan lainnya tersebar luas di seluruh negara guna mencari informasi,dan yang aslinya menjaga Sakura,yang belahan satu ada dimarkas.
Zetsu menghampiri mereka membuat Team Taka dan Sakura terkejut.
"Saku!"Suara Zetsu begitu lembut.
"Zetsu-Nii,apa Pain-Nii dan Konan-Nee baik baik saja?"tanya Sakura.
Zetsu menatap lembut Sakura mengelus kepala Sakura dengan lembut.
"Pain dan Konan baik baik saja,sebaiknya Saku fokus dalam misi,agar cepat kembali"ucap Zetsu,Sakura mengangguk.
"Tapi Zetsu-Nii bisa katakan pada Konan-Nee dan Pain-Nii jangan menangis aku bisa merasakan mereka menangis,begitupun yang lainnya aku merasa cemas Nii-chan,aku bisa merasakan kalian tidak baik baik saja"Zetsu tertegun mendengar itu,ada apa dengan Sakura kenapa dia bisa merasa seperti itu.
__ADS_1
"Baik akan Nii-chan beritahu,jadi Saku harus cepat kembali,Pain-Nii selalu cemas jika Saku berada di luar"ucap Zetsu lembut.
"Baiklah Nii-chan"
-@-@-@-@-
"Konan-San bisa panggilkan Pain-Sama"itu adalah belahan lain milik Zetsu.Konan mengangguk mereka semua berkumpul di ruang rapat.
"Ada apa?,apa terjadi sesuatu pada Saku?"tanya Pain,nadanya terdengar cemas.
"Sebelum itu aku mau bertanya apa kalian berdua baru saja menangis?"tanya Zetsu,Pain dan Konan terkejut.
"Bagaimana?"tanya Konan.
"Team Taka dan Sakura sedang beristirahat,dirinya selalu meremas dadanya seperti menahan sakit dan juga dia terlihat menangis.Aku menghampiri dia,dia mengatakan kepada kita semua agar jangan menangis dia seperti merasa terikat dengan kita,maka dari itu kuharap kalian bisa menjaga emosi kalian,Sakura terlihat sensitif"ucapan Zetsu membuat mereka tercengang,sebegitu eratnya batin mereka terhubung dengan Sakura.
"Dia tidak bisa fokus melakukan misinya,karena dia merasa cemas pada Pain dan Konan,dia merasa kalian sedang bersedih"Konan dan Pain saling memandang.
Kenapa bisa Sakura terhubung begitu erat dengan mereka.
"Baiklah,katakan padanya agar tetap fokus pada misinya"ucap Pain,Zetsu mengangguk.
"Pantas saja dia bisa tahu jika Sasori dan Deidara terluka,sebegitu eratnya ikatan kita dengan Sakura"Ucapan Hidan membuat mereka diam.
"Apa ada efek samping dari mantra itu?"tanya Kakuzu.
"Tidak ada efek apapun,entahlah aku bersyukur jika kita terhubung dengannya,itu bisa menjadi penghubung jika Sakura sedang tidak baik"Mereka mengangguk setuju.
-@-@-@-@-
Setelah dirasa baik,mereka melanjutkan perjalanan kali ini tujuan mereka adalah desa Amegakure cukup sulit untuk kesana,perihal Sakura tertangkap oleh akatsuki sudah tersebar,banyak dari desa desa lain membantu membawa Sakura kembali.Untung gadis bertopeng rubah belum ada yang tahu tentang identitasnya.
"Jadi kapan kita akan beraksi?"tanya Karin.
"Malam ini saja"jawab Sasuke,mereka mengangguk,memutuskan mencari penginapan.
__ADS_1