
Kita langsung masuk ke dalam,aku kira setelah sampai bapak tidak membahas tentang sandy lagi ternyata aku salah.
saat kita makan ternyata bapak masih mau membahas tentang sandy
"Yu "
"iya pak, "
"sudah berapa lama kamu bersahabatan sama sandy"(tanya bapak lagi masalah sandy)
"sudah dari hampir 11 bulan pak"(ujarku dengan jujur)
"kamu berapa punya sahabat laki-laki? "
pertanyaan bapak semakin membuat aku tidak karuan.....
"jujur, aku punya 2 sahabat laki-laki pak, sandy dan alit namanya, mereka sangat baik pak sama aku. Dan mereka juga berbeda dengan laki-laki lainnya "(ujarku menegaskan dengan bapak kalau aku tidak salah mencari sahabat laki-laki)
"owhh.. mereka bukan anak yang berandal maksud kamu? "
"iya pak"
bapak terdiam waktu itu...
"pak.. salah ya kalau aku punya sahabat laki-laki, mereka baik pak, bahkan sandy juga bersahabat baik dengan kak agus"(ujarku agak berat)
"kamu tidak salah mau bersahabat dengan siapapun, termasuk sandy, tapi kamu harus ingat kalau kamu itu harus mengutamakan sekolah kamu dulu biar bisa mencapai cita-cita, dan yang paling penting kamu harus bisa menjaga diri baik-baik"(ujar bapak menasihati ku).
"iya pak, pasti"
"owh ya.. kata kamu sandy anak yang baik, bagus lah. Kalau begitu ayo cerita tentang sandy?(tanya bapak penasaran)
"ya sandy itu... dia orangnya baik, trus sandy pintar, lembut lagi, sandy mengajarkan aku tentang bersikap baik dalam keadaan apapun, sandy juga memiliki cita-cita yang sangat tinggi pak, jadi dia tidak mungkin mau menghancurkan nya"(ujarku agak memuji sandy)
"owh... baik lah, sandy memang laki-laki baik"(ujar bapak agak senang)
"jadi bapak izinin aku kan sahabatan dengan sandy ataupun yang lainnya, pak.. aku cuman mau punya banyak teman pak"(tanyaku girang)
bapak mulai berpikir dengan perkataan ku itu..
"iya bapak izinkan, tapi ingat pesan bapak tadi"(ujar bapak mengerti aku)
aku sangat bahagia ternyata bapak mengizinkan aku bersahabat dengan sandy, karena aku juga tidak mau berharap lebih, sandy juga belum tentu ada rasa apapun dengan ku.
"iya pak aku janji tidak akan mengecewakan bapak dan ibu,aku akan mengejar cita-cita ku "(ujarku semangat)
"iya bapak pegang janji kamu"(ujar bapak)
Aku mulai senang sekarang bapak dan ibuku sudah tau kalau aku punya sahabat laki-laki.
Habis makan aku dan keluarga kembali ke rumah
Setidaknya hari itu aku lega ternyata bapak mau mengizinkan aku bersahabat dengan siapapun termasuk sandy. Dan aku tidak harus menutupi semua dari orang tua ku.
Saat sampai dirumah aku langsung masuk kamar. Dan saat aku selesai belajar, awalnya aku mau tidur tapi tiba-tiba sandy telepon aku.
Tring.. tring. . tring..
Telepon aku berbunyi, aku langsung menerima telepon dari sandy
"iya... hallo san.. "(ujarku menjawab telepon nya)
__ADS_1
"ini bukan sandy? "(jawabnya)
"terus penggemar berat ku"(Jawabku dengan tawa)
"kok tau"(ujar sandy ikut tertawa)
"nada mu sudah terekam di dalam ingatanku "(tawabku manis)
"owh ya... pantas saja"(ujar sandy terputus)
"pantas apa? "
"pantas aku selalu mengingat mu"(ujar sandy lucu)
"hmm... "
diam-diam aku tersenyum dengar ucapan itu...
"kamu kenapa telepon aku San? "(ujarku menyabung obrolan)
"aku mau pastikan kamu sudah tidur atau belum ?"(Ujar sandy sambil tertawa)
"aku sudah tidur "(ujarku sambil merebah)
"kok masih ada suaranya "(ujar sandy dengan tawa)
"iya, sekarang aku tidur deh "(ujarku balik)
aku pura-pura tidur dengan diam dan ngorok
"zzzzzzzzzzzz....zzzzzz... "
"ahh masak tidur kamu gitu"(ujar sandy dengan tawa)
"iya aku belum tidur "(ujarku sambil menahan tawa)
"tidur ya yu....karena besok kamu akan bertemu aku,aku tidak mau lihat mata kamu kayak panda"(ujar sandy semakin menjadi-jadi)
"iya, kamu juga tidur ya. jangan begadang san"( ujarku sambil menutup telepon)
Aku tidur dengan nyenyak saat itu, saat bangun pagi semua terasa indah.
Pagi itu aku sampai di sekolah paling awal, sandy ternyata menyusulnya
"pagi ayu... "(sapa sandy hangat)
"pagi..."(sapaku juga hangat)
sandy duduk di atas mejaku sambil menatap aku
aku diam dan nyaman dengan tetapan sandy...
"ternyata mata kamu tidak seperti panda pagi ini"(ujar sandy dengan tawanya itu)
aku malu....
"ihh sandy apaan sih"(ujarku sambil memukul kecil pundak sandy)
"kita ke kantin yuk"(ajak sandy)
"ayo"(jawabku semangat)
__ADS_1
Saat makan kami bercanda lagi...
"San kamu belum sarapan ya tadi"(ujarku menggoda sandy)
"belum soalnya aku tidak mau ketinggalan makan bersama kamu"(ujar sandy gombal)
aku tertawa dengan ucapan sandy...
bel selalu menjadi alasan aku dan sandy selesai makan...
heheh memang ini lucu, tapi aku suka...
Keesokan harinya, saat istirahat aku berjalan di depan ruang kelas, melewati kelas bawah. aku berjalan penuh percaya diri sambil menikmati indahnya pagi itu. Tujuanku datang ke perpustakaan, tapi saat disana aku dikejutkan dengan sandy yang tiba-tiba sudah menunggu ku disana.
Aku tidak menyangka kalau sandy tau aku akan ke perpustakaan saat itu.
dengan wajahku terkejut sandy mulai menyapa ku dengan hangat;
"yu, ternyata dugaanku benar"
"dugaan apa? "(tanyaku penasaran)
"kalau kamu akan menyusul aku kesini"
Aku tertawa kecil dengan ucapan sandy..
"kamu salah aku kesini untuk menyusul ilmu,bukan kamu"(ujarku agak bercanda)
Aku lantas pergi berjalan menyusuri rak buku perpustakaan yang penuh dengan buku pengetahuan itu. Sandy ikut mengejarku.
"iya.. aku tahu itu"(ujar sandy sambil ikut mencari buku)
"lalu? "
Sandy lantas terdiam sebentar,,,
"lalu aku ingin mengajakmu membaca buku di ruang baca"(kata sandy sambil tertawa)
"hmm... ayukk"(jawabku)
aku dan sandy langsung duduk, tapi sandy tidak membaca buku, dia malah memandangi ku saat aku sibuk membaca buku. Awalnya aku tidak sadar kalau sandy sudah lama memandangi ku, saat aku sadar sandy malah senyum-senyum.
Saat aku tau, aku langsung mendekati wajah sandy dan tersenyum juga,
"kamu kenapa? "(tanyaku sambil memandangi wajah sandy itu)
"aku memandangi mu"(ujar sandy sambil tersenyum)
"kenapa? "
"karena kamu cantik"(ujar sandy dengan manis"
Aku terdiam saat itu,tapi aku tidak bisa menyembunyikan ekspresi wajah ku yang senang dengan ucapan sandy tadi.
"apa kamu mencintai buku itu? "(tanya sandy menyambung obrolan)
"iya... sangat mencintainya"(ujarku sambil membaca bukunya lagi)
"Aku juga mencintai mu "(ujar sandy dengan manis)
Aku terkejut dengan ucapan sandy tadi, aku berhenti membaca bukunya. Dan terdiam seolah aku sedang terhipnotis.
__ADS_1
Tapi aku mulai di sadar lagi, kalau sandy mengucapkan kalau dia mencintai ku pasti dengan alasan dia adalah Sahabatku....
🌸🌸🌸baca episode selanjutnya ya dan jangan lupa meninggalkan like disini 🌸♡♥