
.... saat aku pulang dengan kak agus hujannya sangat deras dan handphone aku beneran rusak, jadi aku gak bisa hubungin sandy,dan sandy juga gak bisa hubungin aku
dari situ aku dan sandy hilang kontak sebulan itu
dan saat aku pulang dari sekolah aku terkejut, tiba-tiba bapak dan ibu mau ajak aku sekeluarga liburan di rumah tante aku di luar kota..
sebenarnya aku senang saat itu,tapi aku juga bingung harus bagimana,sandy pasti akan nyariin aku, dan aku tidak mungkin pergi ke rumah sandy karena semua sudah siap didalam mobil termasuk barang-barang aku sudah ada dimobil. Awalnya aku mau pesan ke kak agus tapi,kak agus juga tiba-tiba menghilang...
" sandy akan mengira apa yah tentang aku," (resah dalam pikiran ku)
handphone aku sudah di taruh bapak dirumah
aku tidak mungkin tidak pergi tanpa alasan karena bapak mau menghabiskan liburan sebulan ini diluar kota dirumah tante ku
"ayu... kita bakalan pergi ke rumah tante vira sebulan ini"(sambut ayah dengan hangat saat aku sampai ditumah)
aku terkejut dan merasa ini sangat mendadak
"hah... sekarang banget pak"(ujarku agak kaget)
"iya... bapak dan ibu sudah siapkan semuanya termasuk barang kamu, semua sudah masuk mobil, Sekarang kamu cepat ganti baju dan kita langsung berangkat"(tegas bapak menyuruhku)
"tapi pak... "
"ayuk gak ada tapi-tapian lagi, keburu terlambat kita"(ujar ayah memaksaku)
akupun langsung siap-siap, waktu itu aku benar-benar pergi tanpa jejak apapun seperti ditelan bumi. kak agus juga tidak tahu masalah ini.
saat aku sampai di rumah tanteku ternyata sudah ada kejutan lagi, bapak ternyata sudah mencarikan aku guru privat dance ,dan aku sudah mulai belajar dari hari itu
aku pikir semua sangat mendadak...
tapi aku harus menghargai hadiah dari bapak, aku juga harus membuat bapak bangga,
sebulan itu aku fokus dengan latihanku karena bapak ingin aku pintar ngedance.
aku sama sekali tidak tau apa yang terjadi dengan sandy sebulan itu...
akhirnya sebulan sudah berlalu....
Saat aku balik ke rumah keadaan sudah mulai berubah, dan dari hari itu aku sudah jarang berangkat kesekolah dengan kak agus karena kak agus sudah sangat sibuk, dan kak agus sekarang kesekolah membonceng temannya "iskara" jadi aku mau tidak mau harus kesekolah naik motor sendiri.
Tidak hanya keadaan dirumahku yang berubah keadaan di sekolah pun sudah mulai berubah.
pagi itu aku sangat merindukan sandy, aku mencari-carinya tapi aku tidak ketemu dengan sandy.
Malah aku ketemu dengan alit, yang menyapa ku dengan hangat pagi itu;
__ADS_1
"Ayu... kamu apa kabar baru sebulan gak ketemu kamu berbeda yah, jauh kamu lebih cantik sekarang "(sapa alit memujiku)
"heh alit... aku baik, kalau kamu gimana lit?"(sapaku balik kepala Alit)
"aku baik yu..."(ujar alit sambil duduk)
"bagus lah.. "(balasku sambil duduk di samping alit)
"kamu kemana aja sebulan ini yu, menghilang seperti ditelan bumi. kamu tidak ada kabar sama sekali "(tanya alit agak serius)
"Alit.. jadi selama ini aku pergi keluar kota lit"(ujarku menjelaskan)
"dari kapan "(tanya alit)
"jadi dari perpisahan kemarin saat aku pulang mobil, barang-barang semua sudah siap, untuk pergi keluar kota. Sejujurnya aku juga tidak tau jika bapakku menyiapkan semua itu mendadak "
"owh.. ya pantas saja kamu menghilang "
"iya, aku minta maaf ya lit, aku tidak bilang ke kamu atau sandy. Bahkan sepupu aku tidak tau soal ini"
" owh.. ya, aku si gak apa-apa, tapi... handphone kamu itu gak bisa dihubungi juga yang bikin aku bingung kamu kenapa? bahkan aku dan sandy sempat mencari kamu kerumah kamu tapi kosong "(tegas alit ke aku)
"iya lit, aku pergi memang sekeluarga"
"owh ya.. kamu tau gak? kalau sandy sekarang sudah punya pacar baru loh"(ujar alit ke aku)
Aku syok dengan kabar itu, ternyata sandy memang tidak menyukai aku selama ini, dan mungkin hanya aku yang berlebihan menanggapi kata-kata sandy selama ini.
Tapi mau tidak mau aku memang harus menerima keputusan nya sandy, aku tidak berhak mengatur sandy apalagi masalah perasaan.
aku terdiam sebentar saat itu...
"hmm owh ya.. sandy punya pacar baru!, siapa? "(tanyaku terhadap alit)
"namanya 'resti' dia adik kelas disini "(ujar alit ke aku)
"owh.... trus kok bisa langsung kenal kan belum pernah sekolah?"(sambung ku bertanya)
"hmm rumah kita dekat "(ujar alit dengan santai)
"owh ya... pantas saja, Dia pasti cantik ya?"(tanya ku seakan bahagia)
"iya lumayan sih"(ujar alit agak kaku)
aku terdiam lagi....
alit saat itu dipanggil sama temannya dan dia pergi,,,
__ADS_1
"lit ayuk.. "(ujar temannya dari jauh)
"eh.. bentar"(balas alit)
"yu aku duluan ya "(ujar alit minta izin mau pergi)
"iya... "(ujarku)
Jujur Aku masih bingung dengan keadaan ini...
beberapa menitnya lagi tiba-tiba sandy sudah duduk disampingku,,
"hay... "(sapa sandy girang)
Aku terkejut kenapa sandy bisa tau aku disana dan kenpa dia bisa duduk disamping aku...
"Sandy... (sahutku sangat bahagia) kamu kok tau aku disini? (tanyaku sangat semangat)
"iya, tadi alit yang bilang"(ujar sandy agak galau)
aku tidak bisa menahan kata-kata ku yang ingin bilang ke sandy kalau aku merindukan dia
"sandy kamu apa kabar? aku rindu kamu sandy"(ujarku sangat girang)
"aku juga, kamu kemana salama ini? "(balas sandy sambil menatap ku)
"sandy... aku minta maaf"(ujarku)
sandy terdiam saat itu...
"kemarin saat selesai kelulusan aku langsung pergi keluar kota, saat aku sampai dirumah semua sudah menyambut aku untuk pergi ke ke rumah tanteku dialuar kota, bahkan aku tidak tahu ayahku akan pergi mendadak gini, kak agus pun gak tau aku pergi. Dan handphone aku jatuh saat aku mau naik motor, kamu tau itu kan"(ujarku menjelaskan dengan sandy)
sandy masih diam,dan terus menatap aku...
"sandy kamu marah yah, sama aku?"(tanyaku panik)
sandy tersenyum "mana mungkin aku bisa marah sama kamu yu"(ujar sandy agak santai)
"aku minta maaf sudah menghilang bagai ditelan bumi! "(ujarku lagi)
sandy langsung megang tangan aku...
"tidak ada yang bisa marah dengan kamu, aku tidak marah yu"(ujar sandy santai)
"tadi kamu diam"(ujarku masih panik)
"aku diam karena belum sempat bicara, tadi kamu langsung bicara panjang lebar"(ujar sandy sambil ketawa)
__ADS_1
aku juga ketawa...
aku mulai tenang ternyata sandy tidak marah seperti yang aku pikir, tapi aku tau sandy pasti kecewa sama aku walau sandy tidak menunjukkan nya....