Detik Cinta

Detik Cinta
episode 6


__ADS_3

.... sekarang aku mulai berpikir kalau aku tidak boleh seperti wati yang suka mengatur orang lain dan selalu egois dengan membenarkan apa yang kita lakukan, karena belum tentu apa yang menurut kita benar dibenarkan oleh orang lain. Dan tidak semua orang sejalan dengan pikiran kita...


Aku akan mulai menerima orang lain apa adanya dan berusaha menjadi sahabat yang baik oleh orang lain.


saat besoknya lagi, alit cerita sama aku di dalam kelas kalau alit dan sandy suka offroad motor, disana aku mulai ingin menerima semua itu, Karena aku tidak mau menghalangi hobinya sandy. walaupun sandy gak pernah cerita apapun tenang hobinya aku akan mendukung nya, walau aku tau ini berbahaya bagi sandy dan aku aku gak ada pilihan lain selain menerima.


Mulai saat itu aku dan sandy semakin dekat kita sering bercanda, bercerita bahkan kita sering bercerita dari balik jendela.


Sandy mulai cerita tentang hobinya, kegiatan nya, cita-citanya sama aku, aku pikir aku harus bisa menjadi semangat buat sandy dan bukan sebaliknya menjadikan kelemahan bagi hobi dan cita-cita sandy.


Aku tidak tau ternyata sandy juga berteman sangat baik dengan kak agus, sandy sering olahraga bareng sama kak agus.


Waktu itu sandy menelepon ku;


"hallo san.. kenapa telepon aku? "(tanya ku penasaran)


"cuma mau mastiin kamu belum tidur atau gak"(kata sandy)


"truss? "


"kamunya belum tidur ternyata"(lanjut sandy dengan tawa kecil)


"hmm aku gak bisa tidur? "(jawabku dengan santai)


"kenapa?... pasti mikirin aku ya"(tanya sandy menggoda aku)


"enggak... ini kan masih jam 7 masak aku udah tidur jam segini sih"(ujarku sambil bercanda)


"iya... tapi ini sudah malam yu"(jawab sandy sambil tertawa kecil)


"belum... masih petang "(ujarku membalasnya)


sandy terdiam sebentar...


"yu bapak kamu pasti tinggi ya, trus baik, dia orangnya lucu kayak aku? "(tanya sandy dengan halus)


"hahaha... kok tau?"(tanya ku penasaran)


"kan aku sudah tau bapak kamu"


"maksudnya? "(tanyaku dengan kaget)


"iya.. aku ketemu bapak kamu"


"kapan? "


"tadi"


"dimana? "


"di....di jalan"


"masak!" (jawabku kaget)


"kok tau itu bapak aku? "


"kenalan tadi"(jawab sandy sambil ketawa kecil)


Aku gak percaya si kalau sandy bisa tau bapak aku,


"ahh mungkin sandy cuman bercanda aja kali"(pikiranku)


"kok diam?"(sambung sandy bertanya)


"iya nih aku lagi nyari bapak! "


"kenapa? "(jawab sandy kaget)

__ADS_1


"mau mastiin kamu benar gak kenal sama bapak aku? "


"beneran yu... "


Aku tidak membalas ucapan sandy dan aku panggil bapak...


pak... pak... pak...


"iya kenapa yu...? "(sahut bapak sambil bertanya)


"bapak dimana di kamar mandi"(ujar ibu menjawab)


"ohhh,... "(jawabku bawak)


"kenapa nyari bapak?"(ujar ibu bertanya)


"enggak... aku cuman kangen aja sama bapak"(jawabku mengelak)


Lalu aku kembali ke kamar, dan melanjutkan obrolan telepon ku dengan sandy.


"sandy kamu benar kenal sama bapak aku? "(aku nanya ulang)


"iya... "


"atau cuman kamu yang kenal bapak tapi bapak aku gak kenal kamu"(sahutku sambil tertawa)


"hmm mungkin!"(jawab sandy bawak)


"mungkin apa? "


"mungkin bapak kamu udah lupa sama aku"(jawab sandy sambil tertawa)


Akupun ikut tertawa...


tiba-tiba sandy dipanggil sama ayahnya karena ibunya datang...


"iya.. kamu pasti senang ya ketemu sama ibumu"


"iya nih "


sandy langsung mematikan telepon nya.


besoknya saat di pertengahan jalan aku dan kak agus liat sandy lagi diam di atas motornya, kak agus berhenti karena melihat sandy;


"hey.. sandy kamu ngapain disini? "(tanya kak agus)


"nungguin kakak "(ujar sandy)


"ngapain? "(tanya kak agus)


"mau ajak kakak latihan voli "(jawab sandy sambil melihat ku)


"hah... masak sampai nungguin di jalan gini, di sekolah juga bisa kali"(jawab kak agus kelihatan senang dengan gelagat sandy)


"sambil ngawal tuan putri kak"


(jawab sandy terus melihat ku)


"ohhh... tuan putri di belakang kakak ini"(jawab kak agus)


Aku tidak menyangka kalau kak agus dan sandy sedekat ini dan mereka sangat nyambung dan cocok.


Kak agus yang memang baik dan lucu memang sangat suka dengan sandy yang polos.


"apaan sih kamu san"(jawabku agak malu)


"ya udah yuk... kata kak agus langsung berjalan ke sekolah)

__ADS_1


Sandy pun mengikuti aku dan kak agus dari belakang.


Saat sampai di sekolah kak agus dan sandy langsung ganti pakaian dan mulai latihan karena akan ada pertandingan sebentar lagi


waktu itu aku sempat berpikir kalau hubungan aku dan sandy akan berjalan dengan baik, Tapi nyatanya tidak semulus itu...


setelah beberapa hari akhirnya ujian akhir tahun datang dan itu artinya kenaikan kelas akan segera tiba...


saat itu aku berusaha belajar dengan baik agar mencapai nilai yang bagus saat ujian, dan sandy pun sebaliknya,


akhirnya ujianpun berlalu, aku lega bisa menyelesaikan semua soal dengan baik meski aku tidak tau akan hasilnya nanti,


hari itu sandy mencariku ke kelas,dia bilang;


"ayu.. kamu pasti mendapatkan nilai yang baik nanti"(ujar sandy menyemangati ku)


"ohh ya.. kok kamu tau"(jawabku ke sandy)


"iya lah kamu kan hebat"(kata sandy memujiku lagi)


"aku juga yakin kalau kamu bisa mendapatkan nilai yang baik"(ujarku balik menyemangati sandy)


sandy langsung menarikku dan membawaku pergi dari kelas, sandy ajak aku ke taman sekolah


"ayu"


" iya "


"aku mau bilang sesuatu sama kamu"


"bilang apa? "(tanyaku penasaran)


" kamu baik banget, aku pertama kali bertemu cewek sebaik kamu "


"maksudnya? "


"iya... kamu baik, kamu gak pernah mengekang aku dan kamu juga gak pernah buat aku merasa paling jelek"


"owh... ya, aku hebat dong, bisa mengerti kamu"(jawabku sambil tertawa kecil)


"mungkin sulit menemukan sosok kamu lagi di muka bumi ini yu.."(ujar sandy sambil menatap ku dengan tatapan yang dalam)


(ujar sandy membuat aku merasa senang)


"yu dan kamu harus tau,, kamu akan selalu nomor 1 dihati aku gak ada yang bisa menggantikan nya... kamu harus percaya itu, walau adapun yang terjadi "(ujar sandy membuat aku yakin)


"iya aku percaya "(jawabku dengan senyuman)


dari hari itu kenaikan kelas sudah mulai dekat... aku sangat sibuk mempersiapkan acara-acara untuk perpisahan kakak kelas...saat itu aku jarang lagi ngobrol dengan sandy di sekolah... kami hanya sering teleponan


Akhirnya kenaikan kelas tiba, aku benar-benar tidak menyangka jika nama aku dan sandy dipanggil untuk menaiki panggung dan menggambil piala, aku dan sandy sama-sama mendapatkan rengking di kelas dan rengking kami setara itu membuat aku semangkin senang...


kami berpoto bersama disana, tapi aku juga sedih karena itu artinya aku akan libur sekolah selama satu bulan ini. aku pasti tidak akan bertemu dengan sandy.


dan tiba-tiba waktu itu, saat diparkiran sandy nyamperin aku dan bilang


"ayu ... apa aku bilang kamu pasti dapat rengking kan"(ujar sandy sambil mengucapkan selamat denganku)


"iya... kamu juga hebat, padahal kamu murid baru tapi sudah bisa mengalahkan murid yang lainnya "(jawabku juga memberikan selamat dengan sandy)


"ayu...sekarang kan sudah liburan jadi kita bakalan gak ketemu dong satu bulan ini"(ujar sandy agak sedih)


"tenang kamu masih bisa telepon aku san"(ujarku mengingatkan sandy)


"owh iya... ya kamu benar"(kata sandy sambil tersenyum)


kak agus udah manggil aku waktu itu karena waktu itu tiba-tiba hujan deras, sayangnya handphone aku jatuh saat aku naik motor dan rusak. Sandy tau itu tapi.... kak agus keburu pergi jadi sandy gak bisa deh ngejar aku

__ADS_1


*baca episode selanjutnya ya*


__ADS_2