Detik Cinta

Detik Cinta
episode 21


__ADS_3

Sandy akhirnya bercerita tentang kisah hidupnya


sandy menatapku dengan mata berkaca dan dia menceritakan tentang masa kecilnya...


"dulu waktu aku masih kecil aku suka banget yang namanya ulang tahun, tapi saat itu ayah dan ibu ku selalu sibuk dengan urusan mereka masing-masing sampai-sampai mereka lupa dengan ulang tahun ku dan aku selalu sedih menunggu saat ulang tahun ku, satu ucapan dari mereka saja sangat susah. Itu semua membuat aku kesal dan aku membenci hari ulang tahunku"(ujar sandy sedih)


"jadi hanya karena itu kamu tidak suka dengan ulang tahun? "(tanyaku agak kesal)


"tidak hanya itu, biasanya aku merayakan ulang tahun dengan Neneku, aku sangat menyayangi nya karena hanya dia yang bahagia saat hari ulang tahun ku tiba. Dan hanya nenek yang ingat dengan hari ulang tahun ku. tapi saat aku ulang tahun yang ke 13 tahun dan setelah merayakan ulang tahun ku nenek terjatuh di tempat pesta nenek ku meninggal. Hati aku sangat hancur kenapa harus dihari ulang tahun ku, dan kenapa harus nenek, dari hari itu aku semakin membenci ulang tahunku sendiri, bahkan aku tidak mau lagi mengenal hari ulang tahunku, jujur aku sering marah saat ada orang yang mengingatkan aku dengan ulang tahun ku"(ujar sandy agak sedih)


lalu aku memegang tangan sandy dan menguatkan sandy


"sand aku minta maaf ya sudah membuat kamu sedih, apa kamu marah sama aku? "(tanyaku agak takut)


"mana mungkin aku bisa marah sama kamu yu"(ujar sandy sedih)


aku berfikir harus membuat sandy suka lagi dengan hari ulang tahunnya


"sandy kamu jangan sedih ya sekarang kan sudah ada aku yang selalu mengingat dan akan selalu bahagia dihari ulang tahunmu"


"tapi kamu tidak mengerti dengan rasa kehilangan ku di hari ini aku juga kehilangan nenek ku, orang yang paling aku sayangi"


"sandy kamu sayang bukan dengan nenek kamu?"


sandy hanya Mengangguk


"dan nenek kamu pasti sangat menyayangi kamu, nenek kamu sangat bahagia bukan merayakan ulang tahun mu? "(tanyaku lagi)


dan sandy hanya mengangguk lagi


"aku yakin nenek kamu pasti sangat sedih melihat kamu seperti ini, dan nenek kamu tidak mau melihat kamu terpuruk seperti ini karena beliau, nenek kamu pasti menginginkan kamu bahagia disini, dan aku juga yakin kalau nenek kamu ikut merayakan ulang tahun kamu dari sana. "(ujarku sambil mengelus tangan sandy)


"masak iya"(ujar sandy)


"nenek kamu pasti ingin kamu bangkit lagi, mungkin nenek kamu pergi dihari ulang tahun kamu, tapi aku yakin rencana tuhan itu tidak mungkin salah sandy, hari itu tuhan sudah mengizinkan nenek kamu untuk merayakan kebahagiaan kamu dulu kan baru tuhan memanggil nya. Dan kamu harus tau di hari ulang tahun kamu tiba, nenek kamu pasti bahagia bukan? nah karena itu, dia memilih pergi di hari bahagia itu"(ujarku dengan sandy)


"kamu yakin? nenek aku sekarang lagi menunggu aku merayakan ulang tahunku"(ujar sandy dengan menghentikan sedikit air matanya)


"iya sandy nenek kamu pasti sedih jika kamu tidak merayakan ulang tahun kamu padahal nenek kamu selalu bahagia setiap hari ulang tahun kamu. aku minta sekarang kamu harus selalu merayakan ulang tahun lagi sekarang kan ada aku sandy aku akan menjadi nenek kamu yang kedua yang selalu ingat dan bahagia dengan hari ulang tahun kamu"(ujarku menyemangati sandy)


sandy lalu memelukku dengan erat dan menangis lagi


"hey kamu jangan nangis sandy aku akan selalu membuat kamu bahagia dihari ulang tahun mu"(ujarku sambil mengelus rambut sandy)

__ADS_1


"ayu aku sangat rindu dengan nenek ku, jadi izinkan aku memeluk kamu karena sekarang kamu adalah pengganti nenek ku "(ujar sandy sambil menangis)


"iya sandy, kamu bisa cerita apapun dengan aku, aku pacar kamu bukan? dan aku juga sudah menjadi bagian dari masa kamu saat ini, jadi izinkan aku untuk meringankan beban kamu sandy"(ujarku menguatkan sandy)


sandy lalu melepaskan pelukannya dari aku


aku lalu menghapus air mata sandy dan bertanya


"sandy kamu rindu bukan dengan nenek kamu?"(tanyaku dengan sandy)


sandy mengangguk lagi


"kita akan mengirim pesan untuk nenek kamu "(ujarku semangat )


"caranya? "(tanya sandy semangat lagi)


aku lalu mengambil balon yang dijadikan hiasan itu dan membawa kehadapan sandy


"sandy kamu sekarang tulis apapun yang ingin kamu sampaikan untuk nenek kamu di kertas ini "(ujarku sambil memberikan sandy kertas dan pensil)


"untuk apa?"(tanya sandy)


"untuk memberikan nenek kamu pesan, aku yakin nenek kamu pasti akan membacanya"(ujarku dengan sandy)


"udah? "(tanyaku sambil mengambil surat itu )


"udah"(jawab sandy)


aku lalu mengikat suratnya di balon itu


"sandy sekarang kita terbang kan balon ini ya"(ujarku sambil memberikan sandy balonnya)


"iya "(jawab sandy sambil mengambil balonnya dan mau menerbangkan balon itu )


"ehh tunggu dulu"(ujarku)


"apa lagi? "(tanya sandy)


"kamu kan belum bilang sama balonnya mau kasi siapa surat ini nanti nyasar loh"(ujarku)


sandy tertawa saat itu


"yaudah kita teriak bareng yok"(ujar sandy)

__ADS_1


aku tersenyum lalu berteriak balon tolong sampaikan surat nya sandy untuk neneknya ya


sandy lalu berpesan juga kepada balon itu


tolong sampaikan pesan ku untuk nenekku balon dan bilang juga dengan nenek ku sekarang aku sudah punya pacar yang cantik dan baik hati "(ujar sandy sambil melepaskan balonnya


kami lalu melambaikan tangan kepada balon itu sambil tertawa bahagia


sandy lalu memandangi aku dan bilang


"ayu makasi ya kamu buat rindu aku ke nenek jadi menipis "(ujar sandy sambil tersenyum semringah)


"tapi kamu harus tiup lilin dulu, baru nenek kamu akan bahagia dan aku juga akan sangat bahagia karena aku sudah buat ini dengan sepenuh hati"(ujarku dengan bahagia)


"iya pacar cantik "(jawab sandy lantang)


sandy lalu menarik tanganku dan pergi ke tempat kue itu diletakkan


"aku akan tiup lilin ini demi nenek aku dan demi kamu "(ujar sandy sambil memandangi ku)


"iya,kamu make a wish dulu san"(ujarku sambil senyum)


"iya ayu"(jawab sandy sambil senyum dan menutup matnya


beberapa saat kemudian sandy membuka matanya dan meniup lilin itu


semua teman-teman yang ada disana serentak bertepuk tangan dan mengucapkan selamat ulang tahun kepada sandy


"yey... semoga kamu bahagia ya san"(tanggap ku heboh sambil mengacungkan tanganku ke sandy)


"makasih ayu "(ujar sandy sambil memandangi ku)


"ayo dong sekarang potong kuenya "(ujarku sambil memberikan sandy pisau pemotongan kue)


sandy lalu memegang tanganku dan bilang


"aku mau potong kue ini berdua sama kamu"(ujar sandy sambil menatap mataku)


aku lalu tersenyum dan menganggukkan kepala ku


aku dan sandy lalu memotong kue itu....


sampai disini dulu ya ayo baca episode selanjutnya dan jangan lupa like, comen, beri tip, pada kolom ini tambahkan juga ke favorit ya 😍😍

__ADS_1


__ADS_2