
Saat resti lihat aku dibawa ke ruang UKS dengan sandy, Resti ngikutin aku dan sandy. Resti memang belum kenal dengan aku, waktu itu resti marah dengan sandy
"San.... ini siapa, kok kamu perhatian banget sama dia"(ujar resti dengan nada marah)
"ini kesayangan aku, jadi kamu gak usah marah-marah"(ujar sandy sambil mengobati luka di kakiku)
aku tidak menyangka kalau sandy menyebutku sebagai kesayangannya...
"magsud kamu apa? "(tanya resti semakin marah)
Jujur aku tidak enak dengan resti..
"Hmm dik maaf ya, kenalain aku ayu, aku dan sandy sudah lama bersahabat"(sahutku sambil mengacungkan tangan ke resti)
Tapi resti tidak mau menerima salam dari aku
"owh ya.. sahabatnya sandy, kok sedekat ini sama sandy"(jawab resti masih marah)
"aku dan sandy bersahabat dekat "(jawabku)
"asal kamu tau, aku resti pacar nya sandy"(ujar resti dengan nada tinggi)
"ehh kamu apa-apaan sih marah-marah gak jelas, aku kan udah bilang kalau ayu kesayangan aku, jadi aku mau ngobatin dia"(ujar sandy juga marah ke resti)
"kamu kurang ajar ya,pacar kamu kan aku"(ujar Resti masih marah)
"Udah san... aku udah baik-baik aja kok"(balasku menenangkan sandy)
"Resti... kamu jangan marah ya, aku dan sandy memang sudah dekat dari lama, karena kita sahabat"( sahutku dengan halus sambil menenangkan resti)
Resti akhirnya mau mengerti, dan menerima hubungan persahabatan aku dan sandy. Hubungan aku dan resti juga lumayan baik, walaupun aku tau kalau resti tidak tulus menerima Aku.
Waktu itu aku mulai menjauh dari sandy, karena aku tidak mau menjadi orang yang menjadi masalah untuk hubungan mereka,
Tapi sandy tidak mau menerima aku menjauhi dia,
"yu... ayu kamu kenapa? "(tanya sandy sambil mengejar ku, karena saat itu aku lari di lapangan saat melihat sandy)
"enggak kok... aku cuman gak mau jadi orang yang membuat kamu dengan resti berantem"(ujarku sambil membalikkan badan)
"plis yu ... jangan gini aku gak mau kamu menjauh dari aku"(ujar sandy sambil menangis)
Aku tidak tahan melihat sandy seperti ini, jadi aku tidak jadi menjauhi sandy...
"iya udah deh... aku gak akan menjauhi kamu lagi san"(ujaku halus)
"kamu harus janji yu... "
__ADS_1
"iya... "(jawabku sambil tertawa kecil)
Di lapangan itu memang hanya ada aku dan sandy, orang yang melihat aku dan sandy tidak tau kalau pacar sandy sebenarnya bukan aku tapi resti,
karena jujur saja, memang sandy lebih baik ke aku ketimbang dengan Resti, bahkan sandy jarang mencari resti...
Aku dan sandy tetap bersahabat saat itu, bahkan sandy sering cerita ke aku tentang hatinya. sandy sering cerita tentang resti yang tidak pernah mengerti dia dan resti yang selalu menghalangi keinginan sandy.
"yu... aku merasa terkekang? "
"kenapa? " (tanyaku)
"jujur saja aku tidak suka dengan sikap resti"
"maksud kamu apa?"
"resti selalu mengatur hidup aku, dia juga sering marah dengan aku, dan resti sering mencari perhatian dengan ayah aku, aku tidak suka itu"(ujar sandy marah)
"sabar san... mungkin itu cara resti mencintai kamu"(ujarku manis)
"aku tidak suka dikekang yu.."
"aku paham sandy"
sandy teriam sebentar....
"yu kamu tau caranya agar resti ilfil denganku"
"iya...aku tidak aneh kok, tapi rasa ini yang aneh dan salah memilih"(ujar sandy sambil menatap ku dalam)
"hmmm "
Tiba-tiba gurunya datang saat aku mau melanjutkan obrolan dengan sandy.
Aku tidak tahu ternyata diam-diam sandy membuat resti tidak suka dengannya, sama seperti sandy yang tidak suka dengan sikap resti.
Alit bilang jika sandy sering melakukan hal yang tidak disenangi oleh resti, itu membuat resti marah dengan sandy.
Sandy dan resti pacaran lumayan lama, mereka pacaran 5 bulan. Sebenarnya resti sekarang mulai baik denganku, resti juga sering bertanya-tanya kepadaku tentang sandy, dan aku hanya bisa mengatakan yang sebenarnya.
resti orangnya memang resek dan bermuka dua, itu sebabnya aku juga kurang suka dengan sikap resti.
tanpa aku tahu ternyata resti terpancing dengan cara sandy, yang ingin membuat resti tidak suka dengan sandy.
resti akhirnya mutusin sandy waktu itu, tapi resti melakukan itu biar sandy benar mau mengikuti apa keinginan nya yang menurut ku egois, tapi nyatanya itu memang hal yang ditunggu-tunggu oleh sandy.
sandy dan resti putus, tapi dalam hati resti dia masih sangat mencintai sandy.
__ADS_1
Aku juga tau kalau itu pasti berat untuk resti, tapi dia memang tidak mau berdamai dengan kemauan sandy, dan memilih jalannya sendiri.
Setelah sandy putus dengan resti, Pagi itu sandy menjeputku kerumah, tapi sandy mencari bapakku bukan aku, karena sandy tau kalau bapak belum mengizinkan aku untuk berpacaran saat ini.
Kata sandy dia mempunyai cara sendiri untuk meluluhkan hati bapak..
pagi itu tiba-tiba suara motor diam di depan rumahku,, tak lama kemudian ada orang yang mengetuk pintu...
tok... tok... tok...
"siapa?" (tanya ibuku)
"biar bapak yang bukak pintunya ya bu"(ujar bapak sambil bangun dari tempat duduk nya)
"iya pak.. "(ujar ibu)
"pagi om"(terdengar suara laki-laki)
aku langsung mengambil tas ku dan mendekati pintu, ternyata itu sandy...
"iya ada apa ya? "(ujar bapakku)
"kenalin saya sandy, yang kemarin itu om, saya kesini mau mencari ayu om"(ujar sandy sangat sopan)
"ohh iya saya masih ingat kamu, jadi kamu kenal dengan anak saya? "(tanya ayah dengan halus)
"iya om saya kenal anak om, dan saya mau minta izin membawa ayu kesekolah sekarang, karena di sekolah akan ada lomba dan kedatangannya ayu sekarang juga sangat dibutuhkan om"(ujar sandy merayu ayahku dengan menjadikan lombanya sebagai alasan)
Aku ketawa di dalam hati dengan gelagat sandy itu.
bapak percaya dengan sandy, karena memang bapak sudah tau sandy
"iya sudah, tapi kamu hati-hati ya bawa anak saya! "(ujar bapak mengizinkan)
"iya om"
"ayu kamu sekarang berangkat kesekolah dengan sandy ya, karena kamu sudah ditunggu disekolah "(ujar bapak memanggil ku)
"iya pak"(sahutku halus)
akupun pergi bersama sandy,Jujur saja itu hari pertama aku naik motor cross bersama sandy, tapi mendengar kata-kata sandy tadi dengan bapak, Aku tertawa dengan gelagat sandy yang benar-benar lucu. aku menggoda nya saat di atas motor,
"san... kamu kok nekat banget jemput aku, pakai alasan lomba lagi"(ujarku sambil tertawa kecil)
"iya kan demi kamu"(ujarnya dengan bangga)
Tak lama kemudian aku dan sandy sampai di sekolah...
__ADS_1
semua menyambut kedatangan ku dengan sandy...
*baca episode selanjutnya ya*