
setelah sandy selesai memotong kue itu sandy lalu menyuapi aku potongan kue ulang tahunnya.
"potongan pertama kue ini akan aku kasi untuk orang yang ikut memotong kue ini bersama ku dan orang yang paling spesial dalam hidup ku"(ujar sandy sambil menyuapiku potongan kue itu)
aku lalu menyuapi sandy balik sambil sengaja mengotori wajah sandy dengan krim kue tar itu
sandy lalu membalasnya sambil mengejarku..
di sana kami kejar-kejaran berlomba mau mengotori wajah dengan krim kue itu.
temab-teman kami yang lainnya ikut gemas melihat tingkah kami.
semua ikut bercanda ria di hari ulang tahun sandy yang awalnya tidak di terima dengan baik oleh sandy
sandy akhirnya berhasil manarik tanganku dan sengaja menatapku dulu, aku kira sandy tidak akan tega mengotori wajahku dengan kue itu tapi aku salah.
sandy mengotori wajahku dan tertawa. aku lalu bergelagak marah dengan sandy dan sengaja membuat dia merasa bersalah .
"sandy kamu kok tega sih, kotorin wajah aku"ujarku agak kesal
"ya deh aku minta maaf "ujar sandy
kami lalu tertawa
"sandy ini hadiah untukmu"(ujarku sambil memberikan kotak hadiah itu kepada sandy)
sandy lalu mengambil nya dan langsung membuka kotak itu
sandy kelihatannya kaget dengan isi kotak hadiah itu
"sandy hadiah dari aku cuma jaket biar kamu tidak kedinginan saat bawa motor"(ujarku sambil memandangi sandy dan tersenyum.
sandy terdiam saat itu Seperti sedang memikirkan sesuatu
"pakaikan bajunya ya! aku mau pertama kali memakai baju ini sambil melihat kamu dan dipakaikan langsung sama kamu"(ujar sandy sambil tertawa kecil)
aku lalu tersenyum dan memakaikan jiket itu ke sandy
akhirnya acara pun selesai
setelah acara pesta itu sandy lalu mengantarkan aku pulang.
......................
beberapa hari kemudian...
siang itu sandy mencari ku di ruang kesenian karena sekolah ku akan mengadakan kesenian dalam rangka ulang tahun sekolah, sandy terlihat dari jendela kesenian itu sedang mengintip dari luar, seperti orang yang kehilangan sesuatu. Aku yang melihatnya tertawa sendiri lalu keluar dan mengejutkan sandy dari belakang.
"darrrrrr....... " teriakku sambil menyentuh punggung sandy dan tertawa kencang.
sandy kelihatannya sangat kejut, tapi dia ikut tertawa karena aku tertawa..
"kamu ihh, kok tega gitu buat aku terkejut" sambung sandy
"iya, lagian kamu ngapain di luar gini ngintip kaca ruang kesenian.Mata kamu kayak mencari sesuatu yang hilang" jawab aku dengan sisa tawa itu.
"iya kamu yang hilang"jawab sandy dengan suara seraknya karena habis tertawa.
__ADS_1
"aku hilang! " sahut ku dengan nada kesal
"iya, tadi aku nyari kamu di toilet gak ada berarti kamu hilang" jawab sandy sambil menggombal.
"hah toilet, wah kamu pasti masuk toilet perempuan ya, habis ngintip ya" jawab ku dengan mut yang kembali pulih karena ucapan sandy.
"enggak aku nyarinya di toilet laki-laki kok"jawab sandy
"hah mana ada aku disana" jawab ku
kita lalu tertawa bareng...
"yu kamu sudah selesai mengurus acaranya? " tanya sandy mengalihkan pembicaraan.
"uu...udah kok" jawab ku sambil menengok ke dalam.
" ya udah ayok" tanggap sandy sambil menarik tangan ku dan mengajakku ke parkiran.
"ehh sandy" teriak ku sambil mengikuti langkah kaki sandy
setelah sampai di parkiran, sandy lalu loncat ke motornya dan membuat ku terkejut.
"haaa..." teriak ayu karena terkejut melihat pacarnya yang melompat seperti itu.
"ayok" jawab sandy sambil senyum manis
" kemana? " tanya ayu
"pulang! aku antar kamu sekarang " sahut sandy.
"owhh... " jawab ayu sambil senyum dan menaiki motor sandy.
"yu kamu... " suara sandy terputus karena suara petir dan mendatangkan hujan...
dan kami dijalan kehujanan sandy dan aku mau tidak mau melewati hujan itu dan menikmati nya dengan bahagia di atas motor sambil melihat pemandangan alam yang amat indah banyak pepohonan pegunungan dan danau yang indah.
saat petir itu terdengar aku kejut dan memeluk erat pinggang sandy sambil menutup wajahku di pundak sandy.
sandy juga terkejut dengan kelakuan ku, tapi dia senang dan akhirnya menggoda ku.
"kamu pasti cari kesempatan yah biar bisa peluk aku" tanya sandy sambil senyum-senyum sendiri
"enggak kok, aku benaran takut sama petir apalagi tadi petirnya bikin kejut!" jawab ayu agak malu.
"di peluk lagi juga tidak apa-apa "ujar sandy
hujannya akhirnya turun aku sempat panik karena takut kehujanan.
suara petir dan air hujan membuat aku ingin menghentikan laju motor sandy
"sand hujan nih, aku takut nanti kita kehujanan "ujarku panik
"santai saja yu, hari ini aku akan mengajakmu menikmati air hujan ini "jawab sandy dengan santai
"kamu yakin san" tanyaku sambil memeluk sandy karena dingin.
"iya lah" jawab sandy sambil melanjutkan perjalanan.
__ADS_1
beberapa saat kemudian aku dan sandy sampai di rumah ku dengan basah kuyup.
tapi saat sampai di rumah hujannya reda,
aku langsung turun dari motor sandy..
" kamu gak mau mampir dulu san, kamu basah loh. Nanti sakit? " tanyaku ke sandy
"enggak ahh aku mau pulang aja, ketemu ibu" jawab sandy dengan senyum manisnya lalu pergi.
aku juga senyum dan teriak
"daaa sandy, hati-hati dijalan" teriakku dengan hati girang.
aku lalu masuk ke rumah, ibu sudah menunggu ku didalam.
saat aku pulang ibu menyambut ku, tapi ibu juga terkejut melihat aku yang basah kuyup seperti itu.
"yu kamu udah pulang?" tanya ibu sambil meletakkan korannya di atas meja dan melirikku
"ya ampun kamu kok basah kuyup gitu? pasti habis hujan-hujanan yah? " tanya ibu
aku hanya diam dan senyum-senyum.
"ini apa lagi cengar cengir! ibu khawatir nungguin kamu jam segini belum pulang" lanjut ibu dengan nada marah.
" maaf bu! tadi aku ada kegiatan di sekolah, aku sibuk mengurus acara ulang tahun sekolah bu" jawabku sambil merayu ibu.
" iya udah sekarang kamu ganti baju dulu nanti kamu sakit loh, ini handuknya" lanjut ibu
"iya bu, makasi ya ibu cantik" balasku sambil menggoda ibu.
aku lalu pergi ke kamar untuk ganti pakaian.
setelah selesai ganti pakaian aku keluar kamar dan ke dapur, ibu juga sudah menunggu aku di meja makan.
" yu kamu makan dulu, ini ibu sudah bikinin teh untuk menghagatkan badan kamu" ujar ibu.
"iya bu" sahutku sambil menarik tempat duduk dan duduk.
aku lalu mengambil teh yang di sajikan ibu lalu makan siang.
ibu menemani aku makan siang sambil menginterogasi ku...
"kamu tadi pulang sama siapa? " tanya ibu.
"aku pulang sama sandy bu" jawabku santai.
"owh sandy" jawab ibu.
tiba tiba saat ibu mau melanjutkan pertanyaannya ada yang mengetuk pintu...
ibu lalu keluar untuk membukakan pintu itu.
bersambung -;-)🌸
jangann lupa baca episode selanjutnya ya...
__ADS_1
etts... jangan lupa tinggalkan like, comen tip dan rate pada kolom ini ya guys...