
pov erni
abang pergi kerja dulu ya,kata bang andre
ya hati hati bang kerja nya jawab ku
ya jawab bang andre
pulang jangan terlalu malam nanti kak nita marah lagi jelasku pada nya
hanya senyuman yang terukir di wajah nya,bang andre pun pergi kerja dan hari sudah pukul 10 malam tapi bang andre belum datang juga,aku yang gelisah akhirnya ku putuskan untuk menelpon bang andre,ku ambil handphone yang baru bang andre belikan untukku sebagai hadiah ulang tahun ku
tut tut tut
bang andre tak menjawab telpon ku,aku pun tak berhenti menelpon nya,ini yang ke tiga kali nya
tut tut tut
halo jawab bang andre
bang kamu dimana kok belum pulang?tanya ku
aku pulang kerumah bapak jawab nya
ooo kenapa ndak bilang kalau kesana,aku kan jadi gelisah mikirin kamu belum pulang takut kenapa-kenapa jelasku
abang tidur disana atau pulang tanya ku lagi
abang tidur disini ndak pulang jawab bang andre
bang andre pun mengakhiri panggilan telpon nya,mungkin dia ingi menjenguk keadaan ayah nya gumam ku dalam hati,hari hari pun berlalu sudah dua hari bang andre tak pulang kerumah dan memberi kabar,memang biasa nya bang andre tak pernah memberi kabar tapi perasaan ini seperti bukan tentang kebiasaan nya,gelisah hati ini membuat ku menelponnya
tut tut tut
tak dijawab sama bang andre,aku pun tak henti-hentinya menelpon bang andre,ini adalah panggilan yang kesepuluh kalinya tapi bang andre tak menjawab panggilan ku,ku putuskan untuk sekali lagi menelpon nya
tut tut tut
ada apa katanya
abang pulang ndak hari ini tanya ku?
abang tak akan pulang kesana lagi dan abang akan tinggal dirumah bapak jawabnya
deg
begitu terkejut nya aku mendengar perkataan bang andre
kenapa tanya ku
tinggallah kalian disana dengan tenang,jangan ganggu hidupku,dan urus urusan kalian jangan urus hidupku jawab bang andre dengan marah
ya tapi kenapa?apa salah ku?tanya ku
kamu adik nya maka nya belain kakak kamu terus jawab bang adi
lagi lagi aku bingung di buatnya,apa sebenarnya maksud bang andre
apa dia masih marah sama kak nita gumam ku dalam hati
coba jelaskan aku nggak ngerti apa yang kamu maksud bang tanya ku dengan lembut agar dia tidak makin emosi
aku bukan kamu yang udah terbiasa di atur atur oleh kakak kamu,aku nggak suka hidup ku di atur atur sama kakak kamu apalagi aku yang cari nafkah,selama ini aku diam bukan berarti kalian bisa se enak nya saja memarahi aku atau merendahkan aku jelas bang andre
__ADS_1
ya aku tau kamu marah tapi kenapa kamu nggak pulang kerumah?tanyaku
yang marah kan kakak ku bukan aku,tapi kenapa abang nggak pulang?tanya ku lagi
ya memang yang marah kakak kamu tapi nanti ujung ujung kamu pun ikut kayak kakak kamu jawabnya lagi
bang andre pun langsung menggakhiri pangilan sebelah pihak,aku pun termenung sendiri memikirkan ucapan bang andre
jadi karna masalah ini bang andre pergi dari rumah gumam ku dalam hati
keesokan harinya ....aku pun menelpon bapak
tut tut
halo jawab kak nita
bapak ada kak tanya ku
ada jawab kak nita
kak nita pun memberikan handphone nya kepada ayah
ada apa nak tanya bapak
emm emm aku bingung harus mulai dari mana untuk menjelaskan nya
ada apa tanya bapak lagi
apa ada masalah?
bang andre pergi dari rumah pa jawab ku
apa?tanya bapak terkejut
bang andre marah sama kata kata kak nita jawabku dengan gugup
ya udah sebentar lagi bapak kesana jawab nya
aku pun menunggu kedatangan bapak dan kak nita, beberapa saat kemudian akhirnya bapakbdan kak nita pun datang
kapan andre pergi dari rumah tanya bapak
2 hari yang lalu pak jawab ku
kenapa baru bilang sekarang tanya bapak nya
aku kira dia hanya pergi kerja jawab ku tanpa melihat wajah bapak
aku pun menjelaskan kepada bapak apa yang dikatakn andre kepada ku tentang permasalahan kak nita dan andre,kak nita yang mendengar dia jadi penyebab nya pun tidak terima
kok aku yang disalahkan,?tanya kak nita
yang salah memang dia ,kenapa jadi aku yang disalahkan jawab kak nita tanda dia tak terima jadi penyebab andre pergi
memang dia laki laki yang tidak bertanggung jawab,masa ningggalin kamu dan anak kamu dirumah sendirian jelasnya lagi
udah udah kata bapak supaya kak nita tidak berbicara lagi
kamu ikut bapak pulang kerumah perintah nya kepadaku
ya pak jawab ku
aku pun mengemasi pakaian anak ku dan aku,kami tinggal sementara dirumah bapak karna bapak ndak ngizinin aku tinggal se orang diri dirumah tanpa suami atau teman
__ADS_1
keesokan harinya bapak menelpon adi untuk datang kerumah dan memintanya untuk menemui andre,adi tak kunjung juga menemui andre dirumah nya karna dia sibuk kerja
akhirnya ku putuskan aku yang akan pergi menemui andre untuk minta penjelasan dan membawa nya pulang,tanpa sepengetahuan bapak aku pergi kerumah orangtua andre tapi andre masih kerja tidak sampai disitu saja aku pun mengeluarkan handphone ku dan menelpon bang andre
tut tut tut
telpon ku tidak di jawab nya,aku pun mengirimkan pesan kepadanya
bang aku dirumah bapak abang pesan yang ku kirimkan ke andre
ternyata andre langsung membuka dan membalasnya
ngapain kerumah bapak tanya nya
mau menjelaskan dan menyelesaikan masalah yang ada balasku
pulanglah aku tak ingin membahas apa pun balasnya lagi
aku akan nunggu kamu disini balasku padanya
kami pun tidak saling mengirim pesan lagi,dan aku menunggu bang andre pulang kerumah orangtua waktu begitu terasa lama dan akhirnya bang andre pun pulang kerja
bang sapa ku
bang andre hanya memandang ku tanpa berkata malamnya aku yang melihat bang andre lagi santai di teras sambil minum kopi
aku berjalan menghampirinya
bang sapa ku dengan senyuman
ada apa jawab bang andre dengan wajah cueknya
kenapa tidak pulang kerumah tanyaku
aku nggak akan pulang kesana lagi jawab nya
bukannya aku sudah bilang bahwa aku tidak suka dan tidak mau di atur atur kecuali kamu istri ku jelasnya
ya aku tau tapi kan bukan aku yang marah sama kamu sampai kamu harus pergi dari rumah jelasku
memang bukan kamu yang marah tapi kamu membenarkan apa yang kakakmu katakan jawabnya
satu lagi bukankah rumah itu bapak yang beli,itulah sebab nya juga,mentang mentang aku hanya numpang dirumah kalian lalu se enaknya kalian menghina ku jelas bang andre
jadi kamu takkan kembali bang?tanya ku
aku tak akan kembali kerumah itu lagi jawab nya
jadi kita tidak bisa bersama lagi tanya ku lagi
kalau kamu memilih hidup dengan ku dan tinggal bersamaku kita akan bersama jawabnya
aku nggak mungkin ninggalkan rumah yang orangtua ku berikan jawabku
baiklah kalau itu keputusan mu maka kita akan berpisah jawabnya
deg
aku tak menyangka dirimu seperti ini bang ungkapku dengan sedih
aku harap kita bisa bersama selamanya tapi takdir sepertinya punya tujuan lain
dengan sedih ku tinggalkan rumah andre dan ulang kerumah
__ADS_1