Di Fitnah

Di Fitnah
bab 19 ( bersama )


__ADS_3

pov adi


tidak apa mereka seperti itu terhadap anak ku,aku berjanji pada diriku sendiri bahwa aku yang akan membahagia kan kalian hanya tidak lagi berharap keluarga ku ikut andil,meskipun begitu aku masih bisa bersyukur karna ica tak pernah meninggalkan ku meski pun keluarga ku selalu menyalahkan nya,hanya mertuaku yang sangat menyayangi anak ku,mungkin karna tidak ada cucu lain selain anak ica karna ica anak semata wayang kata orang jawa


setiap pulang kerja anak anak ku membuka kan pintu dan menyambutku dengan gembira


ayah ayah ayah


ye ye ye ye

__ADS_1


ayah udah pulang kata mereka


aku sangat bahagia mendengar mereka sangat antusias menyambut kedatangan ku pulang kerja tidak lupa aku selali membeli kue untuk hadiah mereka karna membukakan pintu untuk ku


saat ku keluarkan bungkusan dari dalam tas mereka sangat gembira


ica datang dari dapur dan mengeluarkan kue yang aku bawa dan kami pun makan nya bersama sama,sungguh bahagia rasa nya melihat anak dan istri tersenyum karna hal kecil


ya allah semoga engkau selalu memberi kebahagiaan ini untuk kami semua doa ku dalam hati

__ADS_1


seperti biasa ica selalu masak ikan kesukaan ku ikan asam pedas pake cabe rawit dan masih panas karna ica selalu masak saat aku ingin makan karna aku tidak suka kalau sudah dingin,kami pun makan bersama anak ku dengan lahapnya makan walau pun hanya satu jenis lauk yang kami makan


ica selalu menghemat jika dia masak ikan pasti hanya ikan saja yang jadi pendamping nasi,jika sayur bening barulah ada sambal dan telur goreng atau yang lain seperti tempe atau tahu goreng dan ikan asin sebangai teman nya,begitulah ica mengatur keuangan,tapi ica tidak pernah lupa jajan anak nya meskipun berhemat jajan anak tetap ada meskipun dijatah nya aku sangat beruntung punya istri seperti nya,apapun yang terjadi aku akan selalu membela nya karna aku sudah tau sifat ica dia tak pernah mempermalukan suami atau keluarga nya


tapi kadang diri ini ingin agar ica akur bersama kakak ku,tapi kakak ku begitu benci dengan ica sejak kami pacaran,katanya ica yang ngatur gaji ku,padahal gajiku selalu ku beri pada ibu,ica juga sering di bilang ngabisin uang aku padahal aku tak pernah pakai uang gaji untuk kami jalan jalan,setelah nikah pun mereka masih sama memperlakukan ica jika mereka marah banyak sekali yang mereka katakan untuk menjelek jelek kan ica aku terkadang hanya diam mendengarkan ocehan mereka malas untuk menjawab jika aku membela ica pasti mereka tambah marah jika aku membenarkan apa kata kakak ku pasti ica yang terluka


ya allah sampai kapan keluarga seperti ini,bisa kah mereka bersama tanpa ada pertangkaran doa ku dalam hati agar mereka bisa akur,pusing kepala ini harus memilh yang mana


ku lalui hari hari seperti biasa,aku fokus kerja untuk anak dan istri ku,biarlah waktu yang mengubah semua nya dan ku serahkan kepada allah tentang hidup ini,hanya bisa pasrah dan menjalani hidup ini yang allah berikan mungkin ini yang terbaik allah berikan untuk hidupku memiliki istri yang selalu ada disamping ku

__ADS_1


__ADS_2