
ica yang sudah tidak tahan terhadap perilaku mereka mulai cerita kepada suaminya apa yang terjadi
bang,adek udah tak bisa disini lagi,kata ica kepada adi
kenapa?coba ceritakan jawab adi
adek tak bisa melihat anak anak di fitnah merusak barang yang ada dirumah ini,jelas ica
kalau ada barang yang rusak selalu anak anak yang disalahkan padahal mereka tidak merusak nya jelasnya lagi kepada adi
tanpa ada jawaban dari adi,ica pun berhenti cerita tentang masalah yang dia rasakan
jadi kita mau gimana tanya adi kepada ica
ica hanya diam
terserah abang jawab ica
akhirnya adi memutuskan untuk mengontrak rumah untuk mereka tinggal tidak mungkin bagi nya selalu tinggal d3ngan orang tua
kita ngontrak aja gimana tanya adi kepada ica
terserah,kalau abang mau jawab ica
oke besok abang akan cari kontrakan jawab adi
ke esokan harinya adi pun m3ncari kontrakan melalui handphone nya sambil bekerja,tapi belum juga mendapatkan yang s3suai gaji nya
gimana udah dapat tanya ica
belum,kontrakan kok pada mahal mahal semua jawab adi
mmereka pun masih mencari dan bertahan dengan sindiran sindiran tiada henti se olah mereka menyusahkan orang yang ada dirumah itu,padahal adi dan ica juga membantu belanja di dapur,seperti isi gas,beli beras sayur dan lauk pauk meski pun tidak banyak tapi kalau untuk adi,ica dan anak anak nya sudah cukup hanya listrik yang tidak adi bantu
hari minggu kita pergi jalan jalan ya kata adi
ya jawab ica
hari yang ditunggu pun tiba,setelah menyelesaikan pekerjaan rumah ica dan adi pun berkemas untuk jalan jalan,setelah mereka jalan jalan hari pun masih terang mereka memutuskan untuk mencari kontrakan di sekitar tempat mereka jalan jalan,setelah berkeliling beberapa saat mereka akhirnya menemukan sebuah kontrakan yang sesuai mereka cari,meskipun tidak besar tapi cukup nyaman untuk mereka tinggali
bagaimana tanya adi
terserah,kalau abang suka boleh jawab ica
__ADS_1
seb3narnya ica sangat suka dengan tempatnya yang strategis dekat d3ngan sekolah membuat ica sangat suka bahwa dia bisa jualan kecil kecilan untuk anak sekolah,
baik lah kita ambil jawab adi
ica hanya menganggukan kepala nya dan senyum karna senang
kapan kita akan pindah tanya ica
tunggu abang bilang sama ayah dulu jawab adi
ica pun mengerti maksud adi tidak mungkin mereka pindah tanpa bilang ke orang tua nya adi,sedangkan mereka akan tinggal dirumah nya mereka bilang
ya jawab ica
beberapa hari berlalu seperti biasa,ica yang senang karna akan tinggal dirumah baru tidak memperdulikan kakak ipar nya
pak adi dan ica akan ngontrak,jelas nya kepada ayahnya
kenapa ngontrak tanya ayahnya
rumah ini kan besar cukup untuk kalian jelas ayahnya adi
ndak apa apa,adi hanya ingin belajar mandiri jawab nya
kalian akan ngontrak dimana tanya ayahnya adi
adi pun menceritakan tempat yang akan mereka tinggali kepada ayaah nya,dan ayah nya setuju mereka akan pindah
ayah sudah setuju jelas adi ke ica
benarkah tanya ica
ya jawab adi
ica sangat senang dan memeluk suami nya,ica pun mulai berkemas barang barang mereka dan pindah rumah kontrakan nya,rasa nya bebas dari rumah yang bagaikan nereka mereka menjalani hidup yang harmonis,tapi tak semua orang s3nang melihat mereka bahagia terutama kakak nya adi yang selalu saja mengusik kehidupan mereka,ica mulai mendapatkan teman teman baru mereka sering mengadakan ngerujak bersama,ica sama sekali tak pernah bercerita tantang keluarga suaminya karna dia tak ingin ada urusan lagi dengan keluarga suami nya 8tu dia menganggap tak kenal atau hanya tetangga saja jika bertemu,mungkin ica di anggap sombong tapi itu yang ica rasakan bersama mereka sampai ica sangat membenci mereka,ibu ibu disini pun tak pernah bertanya tentang keluarga nya ataupun keluarga suami nya,jika ada yang bertanya dia hanya menjawab se adanya saja,sampai terjadilah sesuatu kepada kakaknya adi yang sangat membuat malu keluarga
di bapak suruh kerumah telpon kak nita kepada adi
ada apa kak,tanya adi
pokoknya bapak suruh kerumah ada perlu jawab kakak nya adi
adi pun pergi kerumah ayah nya,melihat keadaan dan suasana rumah adi tau pasti ada masalah yang terjadi
__ADS_1
ada apa pak tanya adi
kakakmu hamil jawab ayahnya adi dengan wajah yang memerah
deg
begitu terkejut adi mendengar perkataan ayah nya
bagaimana bisa,bukannya selama ini kak erni tak pernah keluar rumah tanya adi
itulah yang menjadi pertanyaan mereka semua kapan erni melakukan nya
siapa laki laki itu tanya adi
darma jawab nita
darma mana?tanya adi
darma tetangga kita jawab nita
tapi dia tidak mau tanggup jawab dan jilang itu bukan anak nya jelas nita ke adi
apa kata adi dengan terkejut
ya dia bilang mungkin itu bukan anak nya kata darma jelas nita
mungkin saja erni sudah dengan pria lain jelas nita ke adi apa yang darma katakan
adi pun emosi mendengar perkataan darma,dia menghampiri erni yang ada dikamarnya karna takut dengan ayah nya
siapa ayah dari anak ini tanya adi dengan marah
erni hanya menangis mendengar adi yang marah
jawab jangan nangis,apa kamu puas sudah bikin bapak malu kata adi dengan marah
darma ayah nya hanya itu jawaban dari erni
apa kamu pernah dengan pria lain tanya adi lagi kepada erni
erni hanya menggelengkan kepala tanda tidak ada pria lin selain darma
adi dan ayah nya pun mendatangi darma dan orangtua nya untuk meminta pertanggung jawaban dari darma,tetapi keluarga darma dan darma tak mau bertanggung jawab kepada erni,mereka menolak bahwa anak yang dikandung erni bukan lah anak nya darma, adi dan ayah nya sangat marah dan terjadilah pertengkaran disana,tanpa membuah kan hasil adi dan ayah nya hanya bisa mencari yang mau menutupi kesalahan anaknya dan menikahi anaknya yang hamil,akhirnya ada lelaki yang mau menikahi erni dan menjadi ayah untuk anak nya,ayah nya senang bahwa anak nya tak akan menjadi ibu tunggal untuk anak nya
__ADS_1