
lanjut lagi ya
jika ada kata yang salah mohon bantuan nya maklum baru pertama kali
sesampai nya dirumah bapak dan ibu ica tidak bertanya kenapa mereka tiba tiba ingin hidup di kampung,mereka seolah tak ingin bertanya kenapa mereka memutuskan untuk tinggal di kampung,bukannya melarang mereka untuk tinggal dirumah ini,tapi sebagai orang tua ada rasa ingin tau apa yang terjadi sebagai orang tua,mereka dengan senang hati menyambut kedatangan cucu dan anak anak nya
cucu nenek capek?tanya sella ibu nya ica
capek nek,jauh kata cucu nya
sini nenek pijit,biar ndak capek"pinta bu sella
__ADS_1
cucu nya pun nendekat,seperti yang dikatakan nenek nya
nek cila mau tinggal dengan nenek,katanya kepada nenek nya
nenek nya melihat cucu nya senang dan ingin tinggal bersama nya dirumah yang sederhana ini,orang tua mana yang tidak bahagia bila cucu dan anak nya tinggal bersama nya
benar mau tinggal dengan nenek,tanya nenek nya sambil memijit kaki cucu nya
ya cila suka disini,jawabnya dengan senyum bahagia
keesokan hari nya mereka memulai hidup baru nya dirumah baru dan lingkungan baru,para tetangga dan keluarga menyambut hangat kedatangan mereka,rasa sakit hati yang dirasa ter obati dengan kehangatan lingkungan baru,meski pun begitu tidak melupakan apa yang mereka lakukan tidak bisa di lupakan ica,iya menyimpan rasa sakit dihati nya,suatu saat pasti dia akan menyaksi kan karma yang menimpa mereka gumam nya dalam hati
__ADS_1
kalian memperlakukan ku seperti ini dan memfitnah ku,takkan ku maafkan sampai kapan pun,gumam nya dalam hati
( pov adi )
sebenarnya berat hati ku meninggalkan ibu yang aku sayang dan rumah yang selama ini aku tempati,tapi mau bagaimana lagi,aku tidak bisa terima jika istriku difitnah seperti itu,aku tau istri ku tak akan pernah melakukan hal yang keji seperti itu,dia setia kepada ku,sudah 5 tahun kami membina rumah tangga tidak pernah dia keluar rumah tanpa ijin dari ku,setiap dia ingin keluar dia selalu bilang bahwa dia ingin keluar untuk belanja atau pun yang lain nya,hati ku sakit mereka memperlakukan ku seperti bukan saudara mereka bilang untuk apa melihat anak itu,diakan bukan anak adi,lagi lagi hati ini sakit dan marah mendengar ucapan mereka,memang anak ku wajah nya bulat,putih cantik dengan mata nya yang sipit seperti keturunan cina,itu yang membuat mereka yakin bahwa istri ku selingkuh dan memiliki anak dari pria lain,apa mereka lupa bahwa istri ku putih dan bermata sipit,aku tak bisa membiarkan istri ku terus seperti ini aku harus menjaga dan melindungi nya dan berada disamping nya itu yang ada di fikiran ku saat ini,biarla waktu yang akan menjawab semua kenyataan yang ada,biarlah waktu yang akan menjawab semua perkataan mereka,dengan anak ku yang ber usia 6 bulan aku membawa istri dan anak anak ku keluar dari lingkungan ini,dari dulu kakak ku selalu ikut campur urusan rumah tangga kami mulai dari gaji ku,uang nya habis kemana ,tak bisa menabunglah kata mereka sampai sampai mereka bilang istri ku bayar lelaki dengan uang ku,jika aku mendengarkan perkataan mereka mungkin aku dan istri ku sudah bercerai,tapi aku sangat mencintai istriku dan percaya kepada nya,aku tau sifat nya dia orang nya tidak suka keluar rumah apalagi kalau sampai selingkuh,bahkan kalau dia keluar dia selalu bawa anak anaknya karna dia tidak mau merepotkan orang untuk jaga anak nya dan ada yang nemenin ,itu yang selalu dia katakannya,aku selalu bertanya tanya dalam hati kenapa mereka sangat benci kepada istri ku,apakah karna ibu juga sayang kepada nya,bukan kah wajar jika ibu sayang kepada nya,dia selalu menjadi diri sendiri,dia tidak pernah mencari simpatisuatu saat ku tanya mereka
kak,apa yang membuat mu benci kepada ica?tanya ku
tak suka aja,sifatnya itu yang membuat aku benci,sok baik di depan orang dan ibu,jawab nya ketus
itukan memang sifat nya,bukankah dari dulu dia memang begitu,jelasku
__ADS_1
tak ada jawaban dari nya,aku pun berfikir sebaiknya aku dan istri ku pergi dan menjauh dari mereka,mungkin dengan begitu mereka tidak akan merasa iri terhadap istriku
kami pun pergi kerumah mertua ku,mereka menyambut kedatangan kami tanpa banyak bertanya,aku tau pasti mereka bertanya tanya kenapa kami tiba tiba pulang ke kampung dan ingin tinggal bersama mereka,biarlah ica yang akan cerita kepada mereka apa yang terjadi,jika marah dan mengusirku aku tak apa,itu yang ada dalam pikiranku,tapi ternyata mereka tidak melakukan apa yang ku pikirkan mereka menyambut ku dan anak anakku dengan hangat seperti tidak terkadi sesuatu,aku lega dan bahagia,para tetangga dan keluarga nya pun begitu hangat menyambut kami,rasa sakit yang ku rasakan terobati untuk sesaat,rasa kecewa kepada keluarga yang memperlakukan istri ku masih melekat di hati susah sekali untuk melupakan nya,tapi aki senang dan bahagia melihat anak dan istriku hidup denga tenang dan nyaman,kami tidak menginginkan kehidupan yang sempurna ,kami hanya ingin hidup tenang dan bahagia bersama anak anak itu yang aku dan ica inginkan