Di Fitnah

Di Fitnah
bab 6 ( terpaksa )


__ADS_3

bu pak,kami akan kembali ke kota lagi,dan kami akan tinggal dirumah orang tuaku,tutur adi kepada mertua nya di malam itu


ya,terserah kalian,ibu dan bapak tidak ikut campur,jawab pak hari ayah nya ica


jika itu yang terbaik untuk kalian bapak dan ibu hanya memberikan doa agar kalian selalu bahagia,jelas pak hari lagi


mereka tidak mungkin bilang jangan pergi karna mereka tidak ingin rumah tangga anak nya berantakan hanya karna menuruti keinginannya


ya pak terima kasih jawab adi


bagaimana keadaan ibu mu tanya bu sella kepada adi


kondisi ibu semakin hari semakin memburuk jawab nya lesu memikirkan kondisi ibunya


dan karna hal itu aku membawa ica untuk kembali lagi,kami akan tinggal dirumah orang tuaku,melihat kondisi ibu yang seperti itu jawab dan jelas adi


oohh


hanya itu jawaban dari mertua adi


ica tau orangtua nya kecewa dan sedih,tapi mau bagaimana lagi iya harus pergi mengikuti suami nya,tidak mungkin mereka tinggal berpisah terus hanya karna keegoisan masing masing,keesokan hari nya mereka seperti biasa bercengkrama bersama,ica senang melihat keluarga yang tenang dan bahagia seperti ini,iya tak menginginkan yang lebih iya hanya ingin hidup bahagia bersama kedua orang tua nya,karna jika bukan dia siapa lagi yang akan membahagiakan orang tua karna ica adalah anak satu satu nya,ica tak mempunyai saudara iya seorang diri yang akan mengurus kedua orang tuanya nanti tidak untuk nya berbagi dalam keadaan apapun,tidak ada tempat mengeluh selain orangtuanya dan suami nya,itulah mengapa ica ingin menganggap kakak ipar nya sebagai saudara dan kakaknya,tapi apa yang bisa dilakukan nya mereka tidak suka terhadap ica,apa pun yang ica lakukan selalu salah di mata mereka,disaat ica merenungi nasib nya iya terkejut dengan suara ibunya

__ADS_1


kapan kalian akan kerumah adi?tanya bu sella


mungkin minggu ini ma,ica juga tidak tau kapan,jawab nya lesu


hati hati disana kalau ada apa apa cerita ke mama,pinta mama nya sella


ya ma,jawab nya lagi


jangan selalu mengalah jika benar,keraslah s3dikit kepada suami mu,biar dia tau apa yang kamu rasakan,jangan kamu pendam sendiri,nasehat nya


nanti lah ma kita lihat bagaimana adi terhadap ku,jika dia tidak seperti dulu aku tau apa yang harus ku lakukan,jawab ica


mama jaga kesehatan jangan kerja terlalu keras,nasehat ica


ya,hanya itu jawab nya


ibu mana yang tidak khawatir dengan anak nya jika rumah yang di tuju bagaikan sarang singa yang akan siap menerkam kapan pun,tapi iya juga tak bisa berbuat banyak,hanya bisa menasehati dan mendoakan nya


mereka pun pamit untuk pergi dan pulang kerumah adi


bu pak besok kami akan pulang kerumah orangtuaku,pamit adi kepada mertuanya

__ADS_1


ya,jam berapa kalian berangkat tanya pak hari


jam 7 pak,jawab nya


keesokan harinya setelah mereka sarapan dan berkemas mereka pun berangkat untuk pulang kerumah adi


pak bu kami berangkat dulu ya,pamit adi


ya hati hati dijalan,kalau sudah sampai kabari kami pinta pak hari dan bu sella


ya jawab ica


ibu jangan lupa jaga k3sehatan biar ga sakit dan jangan kerja terlalu keras,nasehat ica lagi kepada ibunya


ya,kamu juga harus hati hati dirumah orang nasehat ibunya


ica hanya menganggukkan kepala nya karna sedih akan meninggalkan ibunya lagi,mereka pun mencium punggung tangan nya dan memeluk sambil menangis karna tak tega sebenarnya berpisah dan meninggalkan nya lagi,dengan berat hati ica pun pergi meninggalkan orangtua nya,mungkin dia dianggap anak durhaka karna membiarkan orangtua nya hidup sendiri,tapi mau bagaimana lagi ica harus pergi mengikuti suaminya,kedua orangtua ica tidak mau tinggal bersama mereka dikota bukan karna mereka lebih suka hidup sendiri tapi mereka tidak mau menjadi beban untuk anak anaknya,selebih lagi mereka tau sifat saudara adi yang jika marah dan tidak suka barang apapun yang di beli mertuanya ica akan mereka ambil paksa atau ambil tanpa meminta kepada adi dan ica,itu yang membuat orangtua ica tak mau tinggal dengan mereka karna ica dan adi membangun rumah di tanah orangtua nya,sebenarnya kalau dipimir pimir tidak ada yang salah jika membangun rumah ditanah orang tua s3ndiri karna itu hak anak juga tapi tidak dengan keluarga ini,seolah olah siapa yang salah harus ditarik kembali apa yang sudah diberi,itu yang membuat orangtua ica enggan untuk tinggal bersama ica,mereka hanya bisa melihat anak nya pergi dan tak bisa melakukan apapun kepada anaknya agar tidak menderita batinnya,hanya doa yang bisa dia berikan kepada ica


udah jangan sedih terus bu,kata pak hari untuk menenangkan istri


gimana ndak sedih pak,ica tersiksa disana sementara kita tidak bisa melakukan apa apa,terang bu sella

__ADS_1


ya kita hanya bisa berdoa aja supaya ica diberi kekuatan untuk menjalani hidup yang dia pilih,biarkan dia memilih jalan hidupnya kita jangan terlalu ikut campur jelas pak hari keada istri nya


iya pak,sambil menganggukkan kepalanya bu sella menjawab


__ADS_2