Di Fitnah

Di Fitnah
bab 25 ( pusing )


__ADS_3

pov adi


memikirkan masalah keluarga ku tak ada henti nya erni selalu bikin masalah untuk bapak selalu buat bapak malu apa dia tidak pernah belajar dari masalah sebelumnya apa dia tidak pernah memikirkan perasaan bapak jika melakukan nya apa yang sebenarnya ada dalam pikirannya,mungkin karna bapak tidak pernah memarahi mereka makanya mereka selalu melakukan apa saja yang ingin mereka lakukan tanpa tau resiko nya,bapak selalu membiarkan anak anak perempuan nya tanpa menasehati bahwa yang salah harus salah jangan di benarkan ini akibat dari perlakuan bapak kepada mereka bapak terlalu takut kehilangan anak perempuan nya sampai sampai dia tidak mengijinkan anak nya untuk tinggal bersama suaminya dan dia yang membuatkan rumah untuk nya,aku baikan nya iri atau apalah,tapi cara nya salah,aku terus bergumam dalam hati memikirkan apa sebab ini bisa terjadi,terkadang aku terbawa emosi sampai kerumah aku memarahi anak anak yang ribut bermain bahkan masalah kecilpun aku terkadang langsung marah marah,ica hanya diam menyaksikan nya jika aku sudah kelewatan baru ica bersuara dan suara nya yang selalu membungkam mulut ini tidak bicara dia selalu mengeluarkan sedikit kata tapi langsung menusuk jantung ibarat kata pepatah,ica memang kadang lebih memilih diam jika berdebat dengan keluarga ku atau dengan ku tapi ketika dia bersuara bahkan singa pun bisa diam,sampai sekarang ica masih belum tau apa yang terjadi dirumah bapak,aku pun belum menceritakan nya atau mungkin ica sudah tau jika dia melihat story kakakku


rizki sudah hampir selesai mengurus surat surat yang diperlukan bahkan hari ini dia kerumah sakit untuk sunat dia minta di temani kerumah sakit karna belum pernah melakukan nya,terkadang aku berfikir apa yang ada di pikiran kakak ku itu dia bahkan menikahi lelaki masih bau kencur pribahasa orangtua rizki bahkan baru berumur 21 tahun sementara dia sudah hampir kepala 4,aku menemani rizki kerumah sakit selesai menemani rizki aku langsung pulang karna badan dan pikiran ku sangat lelah aku perlu istirahat,setiba dirumah ica langsung bertanya

__ADS_1


kok awal pulang?ndak kerja? tanya ica


ndak kerja tadi ada urusan begitu selesai langsung pulang capek jawab ku


ica hanya diam tanpa bertanya lagi,aku pun langsung masuk kekamar untuk istirahat dan menenangkan pikiran

__ADS_1


bang bang bang bangun Maghrib kata ica


ica membangunkan ku ternyata aku tidur cukup lama,aku pun langsung duduk karna Muazin telah mengumandangkan adzan Maghrib,mata ini masih mengatuk dan badan ini masih terasa lelah dengan langkah malas aku keluar kamar dan mencuci wajah agar terasa segar,anak anak sedang bermain di ruang tamu sementara ica menunaikan ibadah shalat Maghrib


perut terasa keroncongan bagaimana tidak aku hanya makan tadi pagi dan tadi siang aku langsung tidur tanpa makan lagi,aku memeriksa hidangan yang ada di atas meja ada sayur bayam masak bening,tempe dan tahu goreng,sambal tomat dan ikan asin goreng membuat perutku semakin lapar mencium aroma masakan ku tutup lagi karna menunggu ica selesai shalat,meskipun aku lapar jika ica shalat aku selalu menunggu nya untuk menghidangkan makanan atau kami makan bersama,ica akhirnya selesai shalat dia tau apa yang aku tunggu tanpa di suruh ica langsung menyiapkan dan menyajikan makan malam kami

__ADS_1


__ADS_2