
Kring...
"Akhirnya bel yang gue tunggu-tunggu."Gumam lia
"Yuk nay ke kantin.Gue mau ngenalin lu ke temen gue."Ucap lia menarik tangan nayya pelan.
"Ihh lia jangan tarik tangan nayya dulu!"Ucap nayya kesal.
"Emang lu mau ngapain sih nay?"tanya lia malas.
"Nay mau ngambil bekal nay dulu."Ucap nayya mengamvil bekal dan minumnya di tas.
"Lu gak bakal jajan?"
"Kalau masih laper ya jajan lah."
"Terserah lu dah nay."Ucap lia kesal meninggalkan nayya.
"Ihhhh liaaa tunggu nay!"Teriak nayya mengejar lia.
Sesampainya di kantin lia mengedarkan matanya mencari keberadaan teman lama.
"Nah itu."Ucap lia,melirik nayya dan menarik tangan nayya.
"Lu lama amat dah untung gue dah pesenin lu."Ucap gadis cantik itu.
"Eh lu yang anak baru itu kan?"
"Nama lu siapa?pindahan dari mana?kelas apa?ikut eskul apa?rum-"
"Lu bisa diem gak sih toa!mereka belum duduk udah lu serobot aja."Ucap gadis yang rambutnya di ikat.
"Kaya ga tau aja lu sama si air."Ucap lia santai duduk dihadapan gadis yang rambut di ikat.
Sedangkan nayya duduk didepan gadis yang di sebut 'toa'.
"Hehe ya mangap gue kan emang ke gini."
"Oh ya nama lu siapa?"tanya gadis cantik,mengulurkan tangannya.
"Nayyara Kayla Sammira,panggil nay atau nayya aja ya."ucap nayya menerima uluran gadis itu.
"Dia sekelas sama gue."Lanjut lia
"Gue Aerlyn Noushin Azkadina panggil lilin aja ya.Jangan ngikut mereka berdua yang gak ada akhlak."Ucap lilin tersenyum,menghiraukan tatapan tajan kedua temannya.
"Gue Siti Nur bayamayla panggil lala aja."
"Eh... Gak bisa gitu.Gue kan udah ngasih nama panggilan bagus ke lu!"Ucap lilin kesal
"Panggil dia bayam aja nay."Ucap lia yang dibalas anggukan nayya
"Ckk,terserah."Ketus bayam
Tak lama kemudian,pesanan mereka datang dan memakannya dengan tenang.
"Oh ya,lu anaknya om sam kan?"Tanya lilin yang sudah selesai makan.
Nayya yang sedang merapikan kotak makannya,mendongakan kepala kearah lilin.
"Ya,emang kenapa lin?"Ucap Nayya penuh kebingungan.
"Hehe gak papa sih."
"Gue sepupunya bang gaelan."Ucap lilin santai memutar mutarkan sehelai rambutnya.
"Oh ya?"Tanya nayya kaget.
Kenapa lia tidak memberitahu dia?
"Ya.Gue sama bayam juga udah tau lu yang di gendong bang gael."Ucap lilin santai
Nayya menundukan kepalanya malu dan takut.
Bagaimana ini?
Tapi kalau dilihat,lilin dan bayam keliatan baik deh.
"Lu jangan takut sama kita berdua.Tenang aja kita kan teman dekat lia."Ucap Bayam
Nayya tersenyum senang,karna ia dikelilingi orang-orang baik.
"Sebenarnya gue sama si lilin mau kenalan ama lu kemarin.Tapi kita berdua sibuk dengan tugas."Ucap bayam
__ADS_1
"Lu tenang aja,tapi lu juga harus jaga jarak sama ka elvan dan bang gael.Kalau lu dekat sama anak tiger inti lain gak papa sih."
"Yang penting lu jangan sampai keliatan dekat sama 2 es oke?"Ucap lilin penuh peringatan
"Hmm... Nay gak yakin."Lirih nayya
"Nay kan suka sama ka gael,masa nay harus menjauh?"batinnya.
"Lo gak yakin kenapa?"Tanya bayam penasaran.
"Soalnya nay les di tempat ka gael.Terus ayah nay suruh bareng berangkatnya sama ka gael."Ucap nay cemberut.
"Ko nay cemberut sih!Harusnya kan nay bahagia."Batinnya bingung.
"Gue udah tau ko."Ucap lilin senyum penuh arti.
"Lo juga satu les sama gue.Tapi,sekarang gue ga ada jadwal."
"Tapi,nanti gue tanya bang gael deh.Kalau jadwal kita ada yang sama lu bareng gue nebeng ke bang gael.Jadi amankan?"Ucap lilin tersenyum.
Ketiga temannya menganggukan kepala setuju.
"Tapi lin,kalau ga sama gimana?"Tanya bayam
"Hmm... Gue juga bingung sih,atau lu coba bilang ke bokap lu aja buat ga bareng sama bang gael."Ucap lilin menjentikan jarinya.
"Dia sekarang udah mulai les dan bareng sama sepupu lu."
"Yaudah gak papa sih,tapi lu harus hati-hati jangan ceroboh!"
"Ya nay nanti hati-hati."
"Pas pulang sekolah,lu bilang ke bokap lu oke?"
"Oke lin."Ucap nayya senang
"Hiks...Padahal nay kan udah seneng bakal lebih dekat sama ka gael.Tapi,nay takut sama harimau saroeng."Batinnya
.........
"Kapan jenguk si cabe?"tanya adit.
"Pulang sekolah."Ucap elvan singkat padat dan jelas.
"Lah ngapa lu?"Tanya adit
"Les."
"Emang sekarang hari apa sih?"Ucap adit melihat kalender di hpnya.
"Bolos aja lah,kali-kali."Ucap cakka santai.
Cakka yang meminum susu kesukaannya menatap polos kearah gael.
Pletak...
"Lu tuh kalau ngehasut orang pilih-pilih."Ucap adit menjitak gemas kepala cakka.
"Sekali bolos mah gak papa lah.Orang tua gael kan gak pernah nuntut anaknya.Gak kaya lo."
"Kaga ada akhlak lu!"ucap adit kesal,melemparkan bungkus jajanannya kearah cakka.
"Gue bukan tong sampah valen!"kesal cakka,mengambil bungkus jajanan adit dan membuangnyake tempat sampah.
Jangan lupa buang sampah ke tempatnya.
Jangan lupa juga,simpan teman yang butuh doang ke kita ke tempatnya oke?
"Lu ngomong kaga pernah difilter sih cak!"
"Orang tua gue gak pernah nuntut gue gimana-gimana.Tapi bokap gue yang mau gue tuh bandel-bendel tapi pinter."Ucap adit menyugarkan rambutnya santai.
"Muka kaya pantat panci aja belagu lu."
"Lu punya dendam apa sih,sama gue cak?"
"Lo lupa yang kemarin ha?malam-malam lu kerumah nyari gue kan?"
"Sorry nih mamang cakka anu kasep.Gue kerumah lu bukan nyari lu."
"YA GUE TAU LU BUKAN NYARI GUE.TAPI LU MALING CACA GUE!"Cakka murka dengan kelakuan adit yang benar-benar tidak ada akhlak.
"Lu datang tak diundang,bawa caca gue seenaknya."
__ADS_1
"Inget bokap lu ustadz dit."Ucap cakka mengelus dada dan menggelengkan kepalanya penuh drama.
Ya,ayah adit dulunya anak geng motor tapi sekarang jadi ustadz dan pengusaha.
Aneh? Ya itulah kenyataannya
"Astagfirullah sungguh berdosa kau anak remaja."ucap vio penuh drama,ia baru saja duduk disamping cakka.
"Kasian nyokap lu dit."Ucap vio menepuk pelan bahu adit.
"Orang tua lu udah banting tulang untuk menuhi kebutuhan lu.Masa lu malah maling?"
"Inget tante irna ga marah lu masuk inti tiger.Inget pesan nyokap lu."
"Mama gak marah kamu masuk geng itu.Asal kamu harus ingat kalau kamu seoarang pelajar.Ingat juga dengan kewajiban seorang muslim.
Kalau kamu ngelanggar ajaran agamamu mamah kecewa."Ucap vi dramatis
"Sungguh mengecewakan kamu dit."Ucap vio pura-pura menangis.
Adit yang mendengarkan ucapan vio,terdiam merenungi kelakauannya.
"Mama... Adit sayang mama."batinnya
Tanpa adit sadari,air matamya telah membasahi pipi.
"Huaa..."Teriak adit keluar dari kelasnya.
Teman-teman di kelasnya menatap bingung kearah adit yang teriak tidak jelas.
"Hahaha... Ngakak gue tuh."Ucap vio memukul pelan bahu gael.
Mau tau tanggapan gael?
Pasti kalian pada taulah.
"Hahaha... Gue jadi tau kelemahan dia."Ucap cakka senang
"Tante maafin vio."Gumam vio
Sebagi informasi saja.Vio itu sepupu adit dan viopun kenal baik dengan gael,elvan,rafael dan cakka.
Tidak heran kalau inti tiger bersikap biasa aja dengan kelakuan vio.
Siswa siswi Antariksa tidak aneh kalau vio dan lilin bersama dengan inti tiger.
"Jangan kaya gitu."
"Minta maaf."Lanjut gael datar
"Yaampun gael,gue ga salah sama dia masa harus minta maaf?"
"Tadi."Singkat elvan
"Lah?"
"Kan gue mah jujur.Sebagai sepupu yang baik hati,emang seharusnya gue mengingatkan adit."Ucap vio mengibaskan rambutnya seperti iklan sampo.
"Oh ya,gael?"
Gael yang merasa dipanggil melirik kearah vio dan menaikkan alisnya 'apa'.
"Lu kemarin gendong siapa?"
"Lo tau dari siapa?"Tanya cakka kaget
"Ini."Vio menunjukan grup wa yang sedang rame itu.
"Adik kelas."Datar gael santai.
"Yaampun gael!"
"Bisa gak sih lu mukanya ekspresi dikit?kesel gue liatnya."
"Anak baru kan?"
"Napa lu tau?"tanya cakka yang sedari tadi diam.
"Kata lilin."
"Dan diantar sama lo kan van?"
"Gue cuma mau bilang,jangan sampe tu anak baru di bully sama sisaroeang."Ucap vio santai,berjalan ke tempat duduknya.
__ADS_1