Di Paksa Menjadi Pacar Bad Boy

Di Paksa Menjadi Pacar Bad Boy
BAB 16 Nangis


__ADS_3

Brakk...


Ketiga cowo itu langsung melihat ke arah pintu yang dibuka cukup keras oleh seseorang.


Siapa lagi yang mengagetkan rafael?


Untung saja ini rumah sakit milik elvan kalau bukan?


Sebagai informasi saja,rumah sakit yang merawat rafael adalah milik orang tua elvan.Karna orang tua rafael,cakka,adit dan gael adalah sahabat baik orang tua elvan,jadi kalau diantara keluarga tersebut ada yang sakit pasti dibawa ke rumah sakit elvan.


Pelaku yang membuat ketiga cowo itu terkejut hanya menyengir tidak jelas dan masuk tanpa merasa bersalah.


Ketiga cowo itu masih terkejut dengan kehadiran seseorang yang sudah ada dihadapan mereka.


Kenapa dia bisa ada disini?


"Pacar gue bertambah nih uhuy."Batin rafael sambil menyugarkan rambutnya.


"Ihhh kalian ko pada bengong sih!ga seneng apa,nayya kesini?"Tanya nayya sambil menyimpan barang belanjaannya di meja dekat brankar rafael.


"Ko lo bisa disini?"Tanya adit heran,yang sudah mengubat ekspresi wajahnya.


"Oh ya,nay lupa hehe."Ucap nayya menepuk pelan dahinya karna ia sendirian ke ruangan rafael.


"Nay kesini sama ka gael,tapi tadi ka gael mau ke toilet dulu.Jadi,nay kesini sendirian hehe."Ucap nayya polos duduk di samping brankar rafael dan memakan cemilannya yang ada di tas.


"Terus tadi napa lu bukanya keceng sayang?"Tanya rafael manis sambil tersenyum kearah nayya.


"Ihhh jangan manggil nay sayang!ka rafael tuh nakal."Ucap nayya kesal mencubit lengan rafael.Rafael yang di cubit nayya bersikap biasa saja,cubitan nayya tidak sakit sama sekali.


"Terus lu maunya gue panggil apa hm?"Tanya rafael gemas melihat nayya yang sedang memakan cemilannya dengan ekspresi cemberut.


"Ya Allah kuatkan iman hamba.Itu bibirnya menggoda sekali eh,astagfirullah."Batin rafael mengelus dadanya agar sadar.


"Nay aja."Ucap nayya tanpa melihat ke arah rafael,ia asik memakan cemilannya sambil menonton upin ipin di ponselnya.


"Ni anak beneran umurnya 16 tahun?ko kaya umur 5 tahun?"Batin cakka bertanya-tanya.


"Oh ya,naya baru nyadar ka elvan mana?"Tanya nayya hati-hati,jujur saja nayya tidak tau kenapa dia reflek menanyakan keberadaan elvan.


"Mana gue tahu kan gue coklat."Jawab cakka santai,ia sudah duduk di sofa dan meminum susu coklat kotak kesukaannya.


"Mana gue tau kan gue jomblo."Adit memasang ekspresi melas kearah nayya.Nayya langsung menatap kasian ke arah adit yang masih memasang ekpresi melas.


Nayya orangnya gak tegaan sama orang lain,ia menghampir adit yang sedang berdiri di sebelah kanan rafael.Rafael dan adit menatap heran ke arah nayya yang sudah ada di samping adit.Dia seperti ingin menangis,padahal mereka tidak melakukan apapun kepada nayya.


Plukkk...

__ADS_1


Nayya memeluk adit secara tiba-tiba,membuat adit dan rafael melotot tidak percaya.Jika kalain bertanya cakka kemana?dia sudah sampai ke alam mimpi,entah sejak kapan cakka tidur.


"Astagfirullah,ini bukan kesalahan gue ya allah jadi gue ga dosakan?"Batin adit bertanya-tanya.


Beberapa detik kemudian,adit baru menyadari kalau seragam dia basah.Ia menundukan kepalanya kearah nayya yang sedang menangis di dadanya.Adit menaikkan alisnya bingung melihat nayya yang sudah menangis.


"Ni anak kenapa nangis?perasaan gue dari tadi diem."batin dit bertanya-tanya.


Adit melirik rafael yang menatap kearahnya dengan ekspresi yang sulit diartikan.Adit menghela nafas untuk menenangkan dirinya.


"Lu kenapa nangis hm?"Tanya adit lembut sembari merapikan rambut nayya.Rafael yang dari tadi melihat kearah mereka berdua melotot kesal dengan perlakuan adit yang manis kepada nayya.


"kalau gue sembuh udah di embat tu anak ama gue.Awas aja lu adit!itu bebeb gue seenak jidatnya dia mesraan."Batin rafael,dia mendengus kesal dan berusaha untuk sabar


Nayya mendongakan kepalanya ke atas,menatap lekat adit yang juga menatap dirinya.


"***** gue tatapan ama dede emesh.Harus solat tahajud lagi ini!Emakk tunggu adit bawa mantu."Batin adit senang


Nayya langsung mengubah posisi peluknya,tadi ia memeluk depan tapi sekaramg dia memeluk adit dari belakang.


Rafael sedari tadi sudah mengepalkan tangannya bersiap memukul adit.Tapi sayangnya jika ia memukul sekarang,rafael yakin dede cintanya akan membenci rafael.


"lu bisa mesraan ama dede lope gue.Tapi liatnya kalau gue dah masuk sekul."Batin rafael.


"Napa jadi pindah posisi hm?"Tanya adit,ia langsung membalikkan tubuhnya menjadi di hadapan nayya.


Bagaimana jika ia masuk angin?


Masuk ke hati dia aja susah masa harus masuk angin.


Nayya masih terdiam sambil memeluk rafael,ia tidak tau kenapa langsung memeluk rafael secara tiba-tiba.Tapi,ia nyaman dengan posisi ini,entah kenapa ia tidak ingin melepaskan pelukannya.


Padahal dia suka dengan gael,kenapa meluk adit?


Apakah dia sudah tidak suka dengan gael?


Adit terus saja mengelus lembut rambut nayya yang sangat wangi vanila dan stroberi.Adit melirik kearah rafael yang menatapnya iri.


"Haha gue kerjain ah."Batin adit


Adit menunduk menyamakan wajahnya dengan wajah nayya,jarak antara nayya dan adit bisa disebut tidak terlalu dekat.Adit memegang kedua pipi nayya yang begitu chubby,jarak mereka berdua sekarang menjadi 17 cm.


"Kenapa nangis hm?"Tanya adit sangat lembut,ia merapikan poni nayya yang begitu berantakan.


"Ya Allah sadarkan adit biar tidak berbuat dosa.Astagfirullah."


Nayya yang sedari menunduk mendongakan kepalanya menatap adit yang sedang menatap ke arahnya.Nayya menatap adit dengan puppy eyes dan menunjukan bibir cemberutnya yang membuat adit sangat gemas dengan nayya.

__ADS_1


"Astaga!sabar adit jangan ceroboh."Batin adit sambil mengelus dadanya,ia mencoba untuk menenangkan hati dan pikirannya.


Nayya langsung memeluk leher adit dan menyembunyikan kepalanya di leher adit.Adit yang merasakan pelukan dari nayya melotot tidak percaya.Jantung dia sedari tadi sudah berdisko apalagi sekarang?


"Ini anak tk bisa-bisanya bikin gue gak tenang."


Rafael yang melihat ke dua orang itu sudah sangat kesal melihat adegan di depannya.Enak saja dia yang sudah di nobatkan playboy harus melihat kemesraan dede bebebnya.Ingin sekali rafael beranjak dari tempat tidur,tapi jika ia memaksakan diri,nanti rasa sakit akan muncul.


"Dasar temen kaga ada akhlak."


"Nayya,lu kenapa hm?gue pegel nih kalau posisi ke gini."


Nayya langsung melepaskan pelukannya,entah sejak kapan ia sudah berhenti menangis.


"Jongkok."


"Gue?"Tanya adit bingung sambil menunjukan dirinya.


Nayya mengangguk sebagai jawaban 'ya'.Adit jongkok di hadapan nayya yang masih berdiri.Nayya pun duduk dan menyamakan posisinya dengan adit.Adit yang melihat perbuatan nayya mengkerutkan dahinya bingung.


"Ini anak mau ngapain sih?"


Tiba-tiba nayya langsung memeluk leher adit sambil duduk,ia menyembunyikan wajahnya lagi di leher adit.


"Ini anak bisa aja buat gue gelisah!"


"Gendong,nayya ngantuk."


Adit dan rafael melotot tidak percaya dengan ucapan yang dilontarkan oleh nayya.Jadi,dari tadi ia menangis karna ngantuk?


Ini manusia spesies apa sih?


Apa manusia jadi-jadian?


Adit langsung menggendong nayya ke sofa yang masih kosong.Ia tidak membaringkan nayya,karna nayya tidak ingin tiduran dan dia ingin terus di samping adit.Saat adit sudah membantu nayya untuk duduk di sampingnya,nayya malah menyenderkan kepalanya di bahu adit dan memeluk tangan kiri adit.


"Emak anakmu gak jomblo lagi.Harus syukuran nih gue."


Rafael memalingkan wajahnya kesal dengan interaksi dede bebebnya dan adit.Kalau saja ia tidak sakit mungkin dia yang bermesraan dengan bebebnya.Ya sudahlah jika ia sudah sembuh,ia akan berusaha untuk bisa bermesraan dengan bebebnya.


Rafael sudah ada di alam mimpinya bersama cakka yang sedari tadi tidur nyenyak.Adit mengelus lembut rambut nayya yang entah sejak kapan sudah tertidur pulas.Adit menonton 'naruto' di tv depannya dengan serius,sampai ia tidak menyadari ada seseorang di belakang dia.


Pukk...


Seseorang itu menepuk sedikit keras bahu kanan adit yang membuat dirinya tidak fokus menonton naruto.Seseorang itu sudah ada di samping adit sambil menatap tajam ke arah adit.Adit menoleh ke arah samping kananya,langsung melotot kaget dengan keberadaan seseorang itu.


Siapakah seseorang itu?

__ADS_1


Ko adit bisa kaget seperti itu?


__ADS_2