
Nayya sekarang duduk manis di taman tempat ia les,dia menunggu gael yang belum keluar dari kelasnya.Dia mengambil susu kacang ijonya di dalam tas dan meminumnya sambil menunggu gael.
Jujur,nayya merasa ini mimpi atau adegan yang ada di novel yang sering ia baca.Sampai sekarang,nayya masih deg-degan dengan kejadian tadi.Nayya binggung harus bahagia atau sedih sekarang,ia rasa perasaannya sekarang campur aduk.
Kalau boleh jujur,ia sangat senang karna bisa sangat dekat dengan gael dan di perlakukan manis oleh pangeran hatinya.Tapi ia juga khawatir jika kakak kelasnya yang obsesi dengan gael tau tentang dirinya yang semakin dekat dengan gael.Nayya kembali melamun,ia takut jika kakak kelasnya akan membuli nayya.
"Ya Allah,kan nayya rajin shalat,rajin ngaji,sedekah juga,pasti Allah lindungin nayya.Jauhkan nayya dari setan kaya ka sarah Ya Allah,Aamiin."Batin nayya,ia mengatur nafasnya untuk bersikap tenang kembali.
Maksud nayya,setan yang ada ditubuh ka sarah.Nayya gak ngeledekin ka sarah ko tenang nayya orang baik.
Gael baru saja keluar dari kelasnya,ia berjalan menuju kelas nayya tapi tidak ada orang disana.Kemana gadis itu?
Gael berjalan kearah taman di belakang tempat les,dia menemukan nayya yang sedang melamun lagi.Gael heran dengan gadis itu kenapa sering sekali melamun?
Gael menepuk bahu nayya pelan dari arah belakang yang membuat nayya terkejut dan langsung menengok ke belakang.
"Huft..."
"Kakak ngagetin tau."Ucap nayya kesal sambil mengusap dadanya yang masih deg-degan.
Gael menghiraukan ucapan nayya,ia langsung duduk di samping nayya sambil memainkan ponselnya.
Nayya melirik ke arah gael yang sangat dekat dirinya,dia benar-benar ingin memeriksa jantungnya.
"Bunda jantung nay harus di periksa huaa."batin nayya,ia ingin sekali berteriak tapi ia juga masih punya rasa malu.
"Pulang?"Ucap gael masih fokus memainkan ponselnya,entah ia sedang chat dengan siapa.
"Hmm... terserah kakak aja deh."
Gael mengangguk paham dengan ucapan nayya,ia menyimpan ponselnya di saku celana.Ia melihat jam di ponselnya yang menunjukan jam 4 sore,akhirnya ia memutuskan untuk mengajak nayya ke suatu tempat.
"Ayo"Ucap gael menatap sekilas nayya dan berjalan mendahului nayya.
Nayya mengikuti langkah lebar gael dari belakang menuju parkiran.Jujur saja,kaki nayya sangat imut jika dibandingan dengan gael.Dia kesusahan untuk menyamakan jalannya.
Brukk...
Karna nayya jalan sambil menundukkan kepala,ia tidak sadar jika gael berhenti tiba-tiba.Ia mengelus dahinya yang terkena punggung gael,sedikit sakit.
Gael menoleh ke arah nayya yang sedang mengusap dahinya,ia mengelus dahi nayya dengan lembut.
"Maaf."Ucap gael lembut yang masih mengelus dahi nayya.
Nayya langsung mematung dengan perlakuan gael yang sangat manis ini.Kalau begini caranya,ia tak yakin bisa menjauh dari gael.
"Ka sarah yang lama di korea ya.Kalau bisa jangan pulang ke indonesia.Aamiin."Batin nayya.
"Hmm... ya ka gak papa."Ucap nayya kaku sambil melepaskan tangan gael dari dahinya.Bukan dia tak suka,hanya saja jantung dia deg-degan kencang ingin rasanya ia pingsan.
"Pakai jaket."Ucap gael lembut
Nayya langsung mengambil jaket gael di tasnya.Tadi,ketika mereka sudah sampai di tempat les,nayya di suruh menyimpan jaket gael di tasnya.
__ADS_1
Nayya memakaikan jaketnya di pinggang dan naik ke motor dengan bantuan gael.
Brumm...
Mereka berdua telah meninggalkan tempat lesnya,nayya tidak tau akan di bawa kemana oleh gael.Jujur saja,sedari tadi dia bergelut dengan pikirannya.
Peluk jangan?
Peluk aja deh,pura-pura takut.
Tapi nanti dikiranya nayya agresif
"Ya Allah tangan nayya gatel pengen meluk hiks."batin nayya menatap lurus pinggang gael.
Karna pikirannya yang terus bergelut tentang 'peluk jangan' ia tidak menyadari jika motor gael sudah berhenti di suatu temapat.Gael melirik nayya dari kaca spionnya,ia tersenyum tipis ketika melihat ekspresi nayya yang menggemaskan.
Apa itu?
Apa dia tidak salah liat?
Kenapa nayya menatap pinggangnya dengan tatapan yang serius?
Apa di pinggangnya ada sesuatu?
Gael menggelengkan kepalanya dengan kelakuan nayya,jujur saja gael masih ragu kalau nayya adik kelasnya di sekolah.Jika dilihat dari kelakuan dan kebiasaannya,sangat jauh dari anak sma pada umumnya.
Gael menjentikan jarinya di depan wajah nayya yang masih menatap punggungnya.Nayya langsung tersadar dari lamunannya dan menatap gael dari spion sambil terkekeh malu.
"Ini dimana ka?"Tanya nayya yang sudah turun dari motor gael,ia mengedarkan matanya ke seluruh area ini.
Masa nayya tidak tau?
Apa dia belum pernah ke supermarket?
Padahal tulisan supermarket pakai huruf kapital.
Gael menggelengkan kepalanya lagi gemas dengan kelakuan adik kelasnya ini.Ia langsung menarik tangan nayya lembut masuk ke dalam supermarket.
Nayya tersentak dengan perlakuan gael yang tiba-tiba.Ia berjalan kaku di samping gael,ketika mereka masuk ke supermarket ada beberapa orang yang melihat ke arah mereka.Bukan ke arah mereka tapi lebih tepatnya kearah gael.
Nayya mulai sadar kalau mereka ada di supermarket.Jika mengingat hal tadi,ia benar-benar malu dengan sikap bodoh nayya.
Nayya menatap tajam ke ornag yang ada di supermarket yang lebih tepatnya yang menatap ke arah gael.Nayya tau arti tatapan mereka kepada gael yaitu 'tatapan pesona',nayya tidak suka jika ornag lain jatuh cinta ke gael.
"Ka sarah aja belum beres,masa mau nambah saingan lagi sih?"Batin nayya.
Gael mencubit pelan pipi nayya,ia tahu gadis ini sedari tadi sedang melamun.Dia yakin nayya tidak menyadari jika gael sudah membawa keranjang belanjaan.
"Aish...sakit ka!"kesal nayya sambil mengelus pipinya.Gael terkekeh melihat ekspresi menggemaskan nayya.
"Mau beli cemilan."
"Lo beli apa?"Lanjut gael dengan suara yang lembut,membuat jantung nayya kembali deg-degan.
__ADS_1
Nayya menunjuk tempat es krim dan berjalan ke arah tempat itu.Nayya memegang dadanya yang sedang dance,ia tamvah ragu untuk menjauh dari gael.
"Maaf ka sarah peluang nayya lebih besar dari kakak hihi."Batin nayya senang.
Nayya kembali lagi ke gael yang sudah ngantri di tempat kasir.Ia menyerahkan makanan yang ia pilih.
"Udah?"Tanya gael
"Ya udah ka."Ucap nayya senang sambil mengangguk.
"Tunggu di luar."Ucap gael sambil tersenyum tipis yang membuat nayya tak bisa bergerak.
"Kalau kaya gini caranya,nayya bakal dapetin ka gael dong yuhuu."
Nayya berjalan ke pintu keluar supermarket dan menunggu gael di parkiran.
.........
Brakkk...
Rafael yang sedang memakan jeruk tersedak karna kaget pintu kamarnya di buka sangat keras.Dia menatap tajam dan jengkel kearah pelaku yabg sedang nyengir tidak jelas.
"Hai sobat dosaku apa kabar?gimana pantat lu masih ada kan?"Tanya cakka sambil mengambil cemilan rafael yag ada di meja dan memakannya tanpa merasa bersalah.
"Dasar kaga ada akhlak lu berdua."
"Kaga apa ga ada akhlak yang penting masih punya perasaan.Dari pada gue kaga jenguk lu."Jawab adit sambil memakan cemilan rafael.
Rafael menghembuskan nafasnya kasar,ia di rumah sakit bukannya tambah sembuh malah tambah stres dengan kedatangan tuyul makanan ini.
"Terserah."gumam rafael memutar bola matanya malas.
"2 es mana?jangan bilang mereka malas jenguk gue!"kesal rafael,enak saja kalau elvan tidka menjenguk dia.Tendangan dia paling keras lagi dari pada tamparan cakka dan adit.
"Gue juga ga tau fael.Padahal dia duluan yang berangkat eh dia malah kaga ada."Jawab cakka santai.
"Kemana tuh bocah?"
"Kaga tau lah gue,kalau tau kaga mungkin lu nanya lagi ke gue eek!"
Rafael mengepalkan tangannya kesal dengan ucapan ceplas ceplos cakka.Ingin sekali ia musnahkan cakka dari muka bumi ini,tapi ia masih ingat dosanya yang banyak.
"Tadi lu berdua ada gosip hot,apaan tuh?"Tanya rafael tiba-tiba.Ia baru ingat jika teman tidak punya akhlak ini tadi belum menyelesaikan ucapannya.
"Lo mau tau?"Tanya adit yang sudah berhenti memakan cemilan.
"Ya lah suradit!"Teriak rafael kesal,rasanya ia ingin sekali menjitak kepala tuyul 2 ini.Tapi jarak yang agak jauh,cukup susah rafael menjitak kepala mereka.
"Jelasin cak."Ucap adit sambil menepuk bahu cakka dan melanjutkan memakan cemilannya.
"Oke,gue harap lu gak kaget dengan apa yang gue ucapkan."Jawab cakka mulai berhenti memakan cemilannya.Dia menatap serius kearah rafael yang sedang menatapnya serius juga.
"Tadi pas mau ke rumah sakit kita nongkrong di tempat parkiran biasa.Beberapa menit kemudian ada seorang ga-"
__ADS_1
Brakk...
Siapa lagi yang mengejutkan rafael,cakka dan adit?