Di Paksa Menjadi Pacar Bad Boy

Di Paksa Menjadi Pacar Bad Boy
BAB 17 Yang sabar Adit


__ADS_3

Adit menatap kesal kearah pria yang sudah mengubah posisinya.Ya,nayya sekarang tertidur di paha pria yang membuat adit sangat kesal.Baru saja ia bahagia bersama calon pacarnya,malah seenaknya di patahkan oleh sahabat tidak ada akhlaknya itu.


Gael yang menyadari tatapan kesal dari adit,memutar bola matanya malas.Adit seperti lelaki yang tidak ada wanita lain suka padanya,pikirnya.Ya walaupun sekarang adit saja yang menaruh suka sama nayya,memang kisah percintaan adit tidak ada yang betul.


Gael bermain game di ponselnya,menghiraukan sifat adit yang benar-benar seperti bocah sd yang pertama kali jatuh cinta.


Jika kalian berfikir pria yang disebut adit adalah gael,kalian salah besar!


Bukan gael pelakunya,lalu siapa?


Oke,siap-siap jangan terkejut oleh kenyataan oke?


"Van!napa sih lu datang-datang ngusik kesenangan gue?"Geram adit sambil meninju lengan kanan elvan sangat keras,menurutnya.


Ya,pria yang mengganggu kesenangan adit hari ini adalah elvan.Entah muncul darimana elvan yang tiba-tiba mengusik dirinya dengan calon pacarnya.


Elvan masih fokus memainkan ponselnya sembari mengelus lembut rambut nayya yang tertidur di pahanya.Ia mengabaikan celotehan dan tinjuan adit yang sangat tidak ada rasa apapun.Elvan merasa tinjuan adit seperti anak sd.


Apa kalian ingin tau rafael dan cakka?


Rafael yang baru saja beberapa menit tertidur untuk istirahat,tiba-tiba bangun karna kegundahan yang di ciptakan adit.


Apa kalian penasaran dengan keberadaan cakka?


Yap betul,cakka masih ada di dunia mimpinya.Memang cakka jika tidur seperti orang mati.


Flashback On


"Ngapain ni anak kaya orang emosi?"Batin adit ketika sadar melihat elvan di depannya.


"Ngapain sih lu?ganggu."Ketus adit memalingkan wajahnya kearah nayya yang masih tertidur di bahu kirinya.Ia menyenderkan kepalanya di kepala nayya,mengelus lembut rambut nayya yang wangi stroberi itu.


"Astaga pen gue cium pipinya astagfirullah jangan adit.Berdosa sekali pikiranmu." Adit menggelengkan kepalanya untuk sadar agar tidak berfikir yang tidak-tidak.


Elvan menggeram kesal dengan kelakuan adit yang memancing emosinya.Ia sudah sangat emosi terhadap adit,lama-lama ia ingin membawa adit ke peliharaannya di bogor.


Jujur saja,elvan merasa aneh dengan keadaannya yang sekarang,dia tidak tau kenapa ia cemburu ketika adik kelasnya didekat adit?entahlah ini sangat memusingkan.


Melihat adit yang sedang melamun sambil senyum-senyum tidak jelas,membuat elvan menjalankan aksi sadisnya.

__ADS_1


Brak...


Yap,elvan mendorong tubuh adit dari belakang membuat adit terjatuh kedepan.Ia mendorong adit dengan tangan kanan dan tangan kirinya menahan kepala nayya aga tidak terjatuh.Ia langsung lonjat kedepan dan duduk di samping nayya yang masih tertidur.Ia mengambil bantal sofa dan menyimpannya di paha,dia mengubah posisi tidur nayya jadi tertidur di pahanya.


Adit mendengus kesal melihat keromantisan elvan dan calon pacarnya.Kenapa elvan selalu mengusik kebahagiaannya?Tidak sadarkah jika adit sudah lama jomblo?Wajah pas-pasan sekalinya pdkt eh malah direbut,teman macam apa itu.


Adit bangkit dari jatuhnya sambil menatap sinis kearah elvan.Elvan tidak menghiraukan tatapan dari adit.Untuk apa tatap-tatapan mereka sama-sama cowo kalau suka bagaimana?


Oke elvan lagi bucin ya...


Adit duduk di samping sofa nayya dan elvan sambil menahan emosinya yang sudah memuncak.Jika dia tidak ingat siapa elvan sebenarnya,mungkin dia sudah membuat lukisan di wajah elvan.


Kriet...


Adit menoleh ke arah pintu,menampilkan pria yang masih memakai baju seragam berjalan dengan cool ke arah mereka.Pria itu melirik kearah elvan yang sedang mengelus kepala nayya,ia langsung duduk di samping adit dan memainkan ponselnya tanpa merasa apapun.


Adit melihat kelakuan santai gael,cengo tidak percaya.Bayangkan saja,tadi di sekolah gael seperti orang yang jatuh cinta dan sekarang?kenapa dia terlihat sangat santai?Apa dia tidak cemburu melihat nayya yang tertidur di paha elvan?Apa cowo es kalau jatuh cinta begini?


"Namanya es yah gini datar.Kasian kalau calon pacar gue jadi pacar kutub es."batin adit khawatir


"Lo baik-baik aja kan gael?"tanya adit sambil menatap polos ke arah gael.


"Emang lo ga cemburu liat es garang sama calon pacar lo ?"Tanya adit sedikit mengeraskan suaranya dan menekankan kata terakhirnya berniat menyindir elvan.


Elvan langsung mentap tajam ke arah adit yang membuatnya benar-benar ingin membawa adit ke bogor.


"Van?"Tanya gael menatap elvan yang sekarang menatap ke arahnya.


Adit melirik ke arah gael dan elvan yang sedang bertatapan.Tapi jika di liat intens mereka seperti saling melontarkan pertanyaan lewat mata.


Bertanya lewat mata?apa iya bisa?


Namanya adit ya gitu suka berlebihan haha.


Pandangan mereka berdua sulit di artikan.,seperti di film-film es batu yang saling melontarkan pertanyaannya lewat mata dan batin mereka.


"Lo gue?"Tanya gael datar sambil melirik sekilas ke arah nayya yang masih tertidur sangat nyenyak.


Ingat sangat nyenyak.Ya bagaimana tidak nyenyak,ia tidur di paha mos wanted di sekolahnya pasti nyamanlah.Beda suasananya ketika ia tidur di bahu adit.

__ADS_1


Elvan berdiam sebentar sambil menatap mata nayya yang tertutup!tertidurpun ia masih terlihat menggemaskan.Tapi elvan baru sadar kenapa ia berbuat manis seperti ini?kenapa ia merasa nyaman di samping gadis ini?


"Gue"Balas elvan tegas menatap gael serius sekilas,ia langsung mengambil ponsel di sakunya dan memainkannya tanpa merasa berdosa.


Gael mengangguk mengerti dengan jawaban elvan yang membuat dia sedikit kesal.Ingat sedikit kesal.Entahlah dia merasa suka tidak suka ketika elvan seperti ini.Tetapi ia harus bersikap biasa saja seperti orang yang tidak merasa apapun.Ia melanjutkan memainkan ponselnya yang tertunda gara-gara adit.


Adit yang melihat kelakuan elvan dan gael yanv sangat aneh itu menggeram kesal.Tidak tau kenapa hari ini ia sangat kesal,ingin sekali ia meninju seseorang.


Brakk...


Adit melemparkan vas bunga kayu elantai karna ia sudah tidak bisa menahan emosinya.


Mendengar keganduhan yang di perbuat oleh teman kurang akhlaknya itu,rafael langsung bangun dari tidurnya dan mengubah posisinya menjadi duduk.Dia menatap tajam ke arah pelaku yang mengganggu mimpi indah dia.


"Lu berdua kenapa sih!"Teriak adit kesal sambil melempar bantal sofa ke arah kasur rafael.


Entahlah adit kesal dengan elvan dan gael tapi malah rafael kena imbasnya.


"Anj napa lu lempar ke gue suradit!"Kesal rafael ketika bantal yang di lempar adit membentur kepalanya.Ia mengambil bantal tersebut dan melempar keras tepat di kepala adit.


"Napa lu lempar gue buaya!"Ucap adit kesal berdiri dari tempat duduknya,awapnya ia akan menghampiri rafael tapi ia urungkan.


"Jangan berisik."Ucap elvan tegas menatap tajam rafael dan adit.


"Jangan sampe dia bangun."Ucap gael santai melirik sekilas nayya yang tertidur di paha elvan.


Rafael langsung mengikuti arah mata gael,sedetik kemudian ia melotot tidak percaya.Ayolah tadi dia sudah melihat adit di peluk sama dede emeshnya sekarang?dedenya tertidur di paha elvan.


Sebenarnya ada apa ini?apakah ada yang rafael tidak tau?


Tapi tunggu,seperti ada yang aneh


Dedenya tertidur di paha elvan?


Tumben elvan santai?bukannya dia anti cewe?


"Gue yang amnesia atau elvan yang dapat hidayah?"batin rafael bertanya-tanya.


Flashback off

__ADS_1


__ADS_2