Di Paksa Menjadi Pacar Bad Boy

Di Paksa Menjadi Pacar Bad Boy
BAB 13 Perlakuan manis


__ADS_3

Gadis itu berjalan kearah inti tiger dengan senyuman manis yang kaku.Heran melihat ekspresi mereka yang terkejut melihatnya,seperti melihat hantu saja,pikirnya.


"Emang nay kaya hantu ya?"Batin nayya.


Apa ada sesuatu diwajahnya?tapi,ia sudah bercermin sebelum ke parkiran.Dia merasa tidak ada yang salah pada dirinya.Tapi,ada apa dengan kakak kelasnya ini?


"Kakak-kakak kenapa?ko kaget gitu?"Tanya nayya yang masih sedikit jauh dengan mereka.


Adit menghampiri nayya dan memegang bahu nayya melirik kanan kiri,depan belakang,atas bawah entah apa yang dia lirik.


"Lu gak salah manggil kita?"Tanya adit penasaran.Bukannya apa-apa tapi aneh aja nayya memanggil mereka bertemu pun baru kemarin kan?


Atau dia ingin menghampiri adit?


"Apa ini anak mau nyamperin gue ya?Aa makin sayang deh,pengen cium jadinya."Batin adit.


Ingat bapakmu adit,mau taro di mana muka bapakmu dengan kelakuan absurd mu itu?


"Nay gak manggil kalian ko."Jujur nayya.


"Untung gue gak keceplosan.Oke,biasanya cewe tuh malu ngungkapin rasa.Lu masih ada kesempatan dit tenang."Batin adit yakin.


Nayya ingin sekali menatap ke arah gael,tapi dia merasa malu dan takut juga di tanya aneh-aneh oleh teman gael.Nayya melirik sekilas ke arah gael yang sedang menatapnya lembut.


Tunggu,


Apa itu?tatapan lembut?


Nayya tidak mimipikan?ini nyata?Tolong sadarkan nayya agar nayya tidak berharap.


"Ya Allah semoga ini gak mimpi.Jantung nay kaya yang lagi dance,kalau di novel-novel ini namanya pandangan pertama.Bunda nay dah gede yeay."Batin nayya senang,ia menahan senyumannya.


"Terus dede manis manggil siapa?manggil cakka ya?"Ucap cakka tersenyum manis kearah nayya sambil mengedipkan matanya genit.


"Pasti dede manis nyari gue nih.Uhuyy emakk anakmu ketemu jodoh."Batin cakka senang.


"Bukan ihhh."


"Laah?Ya Allah apa salah cakka.Gak papa cak tenang,terus doain dede manis aja di setiap solat biar kaya di novel-novel uhuy pinter sekali gue."Batin cakka.


"Mau ke gue ya lu?"Tanya adit sambil mengelus rambut nayya penuh kasih sayang.


Tapi gak di balas sayang oleh nayya,sabar ya adit.


"Bukan juga."Ucap nayya santai menatap ke arah gael yang sedang menatapnya juga.


Adit yang mendengarkan jawaban dari nayya,ingin sekali bertanya bertubi-tubi.Tapi ia urungkan karna ia harus bersifat cool agar nayya melirik dia.


"Inget adit,'cewe tuh malu ngungkapin perasaannya'.Oke lu harus yakin."Batin adit.


"Yaampun ini pertama kalinya nayya tatap-tatapan sama ka gael.Baper nayya ihh pipi nayya merah gak ya?"Batin nayya


Nayya memegang pipinya yang sudah memerah merona.Dia menutup pipinya dengan tangannya karna malu dilihat oleh ke empat cowo tersebut.


Cakka yang melihat nayya dan gael saling tatap mengerutkan dahinya heran.Mereka seperti berbicara melalui tatapan yang tidak bisa cakka artikan.


"Jangan sampe dede manis gue suka sama gael.Udah gak ada harapan kalau kaya gitu."Batin cakka terus menatap kearah mereka berdua.


"Jangan bilang lo-"Ucapan cakka terpotong oleh gael.


Mau tau apa yang gael lakukan?

__ADS_1


Oke,siapa-siap tarik nafas ya.


Gael turun dari motornya,tangannya ia simpan di saku celana dan berjalan kearah nayya sambil menatap lembut dan tersenyum sangat tipis kearah gadis itu.


"Ya Allah sadarkanlah nay untuk bersikap biasa saja.Santai,tarik nafas buang perlahan."Batin nayya.


Nayya terdiam kaku melihat gael 'calon pacarnya' menghampiri dirinya dengan tatapan lembut dan tersenyum tipis kearah nayya yang membuat dirinya ingin berteriak sekarang.


Sebentar,apa itu?


Tersenyum kearahnya?Yang benar saja,seorang gael yang dikenal es disekolahnya tersenyum kearah nayya.


Nayya yang masih bergelut dengan pikirannya,tidak menyadari bahwa gael sudah ada dihadapannya.Gael menatap lurus kearah wajah polos nayya,entah apa yang sedang nayya pikirkan.Tapi,jujur saja gael sangat suka aroma vanila nayya.


Garis keras ya,sangat suka aroma vanila nayya.


Mungkinkah gael suka dengan nayya?


Gael melambaikan tangannya di depan wajah nayya yang membuat gadis di depannya itu tersadar dari lamunan.Nayya mengerjapkan matanya berkali-kali,mendongakan kepalanya ke arah gael yang sudah di depannya.Nayya tersentak kaget dengan keberadan gael.


"Bunda,ka gael tambah ganteng hua.Jantung nay diem ya jangan nge dance."Batin nayya.


"Huaa nay harus catat tanggal sekarang.Hari keberuntungan na."Batin nayya


Nayya menggelengkan kepalanya untuk menyadari situasi saat ini.


"Ka?"Ucap nayya kaku.


Jujur saja,nayya masih deg-degan dengan keberadaan gael yang cukup dekat.Ia bingung harus berkata apa,masa nayya langsung bilang 'yuk ka berangkat ke tempat les.' gael kan bukan supir.


"Kenapa lama?"Tanya gael lembut sambil merapikan rambut nayya.Padahal rambut nayya sedikit rapih tidak berantakan.


Ada apa dengan gael?


"Ka gael manis banget,permen aja kalah.Huaa nayya pengen jungkir balik deh rasanya."batin nayya.


Ke tiga cowo yang ada disana,menatap ke arah nayya dan gael dengan ekspresi bingung.Mereka berdua seperti seorang kekasih,tapi tidak mungkin kalau mereka pacaran.Ingat mereka baru kemarin ketemu sangat tidak masuk akal jika mereka langsung pacaran.


"Itu gael asli atau gael boongan sih?"Batin cakka sambil mengucek matanya berkali-kali.


Dia dan gael sudah dekat begitu lama,dia tau siapa gael begitu juga sebaliknya.Dia baru pertama kali melihat gael berlaku begitu manis terhadap cewe.Biasanya ia akan bersikap sangat manis kepada mama atau saudaranya.Tapi sekarang?


sungguh sangat sulit untuk menjawab teka-teki ini dari pada soal b.Indonesia.pikir cakka.


Adit sama seperti cakka menatap heran dan juga kesal kearah gael.Dia merasa dihadapan nayya itu bukan gael yang sebenarnya.Tapi setau dia gael tidak punya kembaran dan kelainan apapun.


"Ya Allah tolong adit yang sedang patah hati ini.Jauhkan gael dengan my bebeb nay Ya Allah,Aamiin."Batin adit


Gael mencubit gemas hidung nayya karna gadis di depannya ini masih saja melamun.


"Ihh sakit ka gael!"Keluh nayya,mengusap hidungnya yang di cubit gael.


"Jangan ngelamun."


"Ya enggak."Jawab nayya menunduk karna malu menjadi pusat perhatian ke tiga teman gael.


"Ya Allah semoga muka nay ga merah aamiin."


"Nay ga kuat kalau kaya gini terus.Huaa bunda nay harus gimana."Batinnya lagi.


Karna nayya terus saja membatin sambil menunduk membuat gael gemas dengan kelakuan nayya.Ia langsung menarik lengan nayya dengan lembut menuju motornya.

__ADS_1


Nayya yang merasa tanggannya di tarik oleh seseorang langsung menoleh ke orang yang menariknya.Ia melotot tidak percaya dengan ke adaan yang sekarang.


"Huaa bunda tangan nay di pegang ka gael.Fiks sih nay ga akan cuci tangan nay.Huaaa."Batin nayya senang.


Ini beneran dunia nyatakan?


Bukan dunia orange?


Tolong jangan mainkan jatung nayya.


Nayya berjalan kaku disamping gael yang masih menuntunnya.Ia melirik ke arah teman gael yang sedang menatap mereka berdua.Cakka dan adit terlihat sangat kaget dengan keadaan sekarang,pasti mereka akan bertanya bertubi-tubi kepada nayya atau gael.


Tapi,tunggu...


Apa arti dari tatapan elvan?


Nayya memicingkan tatapannya ke arah elvan yang sedang menatap nayya dan gael.Wajah elvan seperti biasanya datar,tapi seperti ada yang berbeda dengan wajahnya yang masih datar.Menurut nayya,wajah elvan seperti orang yang sedang memendam emosinya.


Memendam emosi?dia emosi kepada siapa?


Tapi,tatapannya ke arah nayya dan gael.


Apa yang sebenarnya terjadi dengan elvan?


Gael mencubit lagi hidung nayya gemas karna gadi itu tetap saja melamun.


"Ihh sakit ka!cubit hidung nay mulu ihh heran."Ucap nayya mengelus hidungnya yang sedikit merah.


Gael menghiraukan keluhan nayya yang kesal padannya.Ia mengambil jaket cadangannya di dalam tas dan memakaikan jaket itu di pinggang nayya.


Nayya dan ketiga temannya langsung menatap gael kaget,melotot tidak percaya dengan perlakuan manis gael (kecuali elvan,dia masih saja dengan ekspresi datarnya).


"Nay harus catat nih tanggal bahagia nay sama ka gael.Huaaa tahan nay jangan berteriak."Batin nayya.


"Ka?"Tanya nayya heran,perasaan nayya tidak datang bulan tapi kenapa gael memakaikan jaketnya di pinggang nayya.


"Pendek."Jawab singkat gael melirik rok sekolah yang di pakai nayya.Nayya melirik kearah yang dilirik gael,ia langsung nyengir kaku ke arah gael.


Manis sekali es satu ini.Bagaimana nayya tidak baper!


"Makasih."Ucap nayya pelan sambil menunduk malu yang masih terdengar oleh gael.


"Naik."Ucap gael yang duduk di motornya sambil mengulurkan tangannya kepada nayya.


Nayya mendonggakan kepalanya kearah gael yang sudah duduk di motor miliknya.Dia melirik ke arah jok belakang gael yang cukup tinggi itu.Memang,gael kesekolah memakai motor ninja merah kesukaannya.


"Gimana nay naiknya?"Batinnya.


"Pegang."Ucap gael sambil melirik tangannya yang sedari tadi ia ulurkan untuk membantu nayya menaiki motor miliknya.


Nayya mengangguk paham dan langsung menaiki motor gael yang di bantu oleh pemiliknya.Ia sudah duduk manis di belakang gael.Gael memasang helmnya dan bersiap untuk pergi dari parkiran sekolahnya.


"Apa nanti nay harus mampir ke rumah sakit?"Batin nayya bertanya-tanya.


Brumm...


"Duluan."Ucap gael singkat kepada teman-temannya yang masih melamun mungkin?


Nayya tersenyum kaku kearah teman gael yang sedang menatap ke arah mereka berdua.Dia yakin temannya sama kaget seperti nayya.Motor gael sudah meninggalkan parkiran sekolahnya.


Ada yang tau,ada apa dengan gael?

__ADS_1


Dan,apa maksud dari tatapan elvan?


__ADS_2