Di Paksa Menjadi Pacar Bad Boy

Di Paksa Menjadi Pacar Bad Boy
BAB 11 Malu-maluin


__ADS_3

"Nay,lu yakin berangkat les sama ka gael?"


"Ya nay yakin lia."


"Tapi-"


"Udah deh lia nay gapapa ko.Lia udah bilang kaya gitu 20 kali.Pusing nay dengernya."Ucap nayya memegang kepalanya.


"Huft..."


"Terus?"


"Nay tunggu sepi dulu."Ucap nayya mengabil cardigan miliknya di dalam tas.


"Lia nemenin nay kan?"


"Ya gue temenin lu.Tapi ga bisa lama hehe paling 10 atau 15 menit."Lia terkekeh dengan perkataannya.


"Yaudah deh gpp."


"Ke kantin yuk nay,lapar gue."


Nayya dan lia berjalan santai keluar dari kelasnya dengan canda gurau menuju kantin.


"Lo mau nitip atau ikut?"


"Nay nitip aja ya?"


"Yaudah nitip apa?"


"Nay nitip susu kacang ijo aja deh."


"Yaudah lu cari tempat duduk sana."


Nayya berjalan ke arah meja yang kosong.Dia duduk dengan manis memainkan hpnya serius.


"Nih."Ucap lia memberikan pesanan nay.


"Oh ya,lilin sama bayam seangkatan sama kita?"


"Mereka kelas 11.Tapi mereka berdua gak suka dipanggil kakak."


"Oh gitu,"ucap nayya.


"Nay,hari minggu lu sibuk gak?"


"Kayaknya enggak deh."


"Ke bazar yuk."


"Bazar apa?"


"Ga tau sih,nanti gue tanya lilin."


Mereka berdua menyibukkan diri masing-masing.Kadang juga saling mengobrol dari yang tidak penting sampai yang penting.Tiba-tiba hp milik lia berdering,bertanda ada pesan masuk.


"Nay,gue pulang duluan ga papa kan?abang gue dah jemput."Ucap lia yang baru saja mendapat pesan dari kakaknya.


Nayya memanyunkan bibirnya kesal.Dia harus menunggu keadaan sekolah sepi sendirian,jujur saja dia tidak suka suasana sepi.


"Yaudah deh,gak papa hehe."


"Yaudah gue duluan ya nay kuh."Ucap lia mencubit pelan pipi nayya dan berjalan kekuar dari kanti tersebut.Tinggallah nayya sendirian di area kantin itu.


Tidak,ia tidak sendiri karna ada siswa dan siswi lain di area kantin itu.Tapi,tetap saja nayya merasa sendiri tidak punya teman.


"Udah cukup sepi belum ya?"gumam nayya melirik kanan kiri area kantin.


"Apa nay samperin ka gael ya?yaudah deh samperin aja."


Nayya beranjak dari tempat duduknya pergi dari kantin, menghampiri gael.Di perjalanan menuju kelas gael,nayya memberhentikan jalannya karna menyadari sesuatu.


"Eh,nay kan ga tau kelas ka gael."gumam nayya,memukul pelan kepalanya.

__ADS_1


"Yaampun bodohnya dirimu nay."Batinnya.


"Atau nay coba ke parkiran dulu aja kali ya?kan kalau di novel-novel anak geng suka diam dulu di parkir.Pintarnya dirimu nay."Gumam nayya.


Akhirnya,nayya berjalan dengan wajah berseri-seri kearah parkiran siapa tau dia beneran ketemu galen atau temannya.


Di koridor,nayya terus tersenyum senang karna ia bisa lebih dekat dengan pujaannya.


Ya,walaupun dia harus berhati-hati.


Tapikan,saroeang itu masih di korea jadi ia tidak perlu merasa khawatir.


"Nayya!"Teriak seseorang dari arah belakang nayya.


Nayya menoleh ke arah belakang dan memiringkan kepalanya bingung.


Siapa dia?


Seseorang itu berlari untuk menghampiri nayya yang menatap kearahnya bingung.


Dengan ekspresi?menggemaskan tentunya.


"Lo nayya kan?"


Nayya menganggukkan kepalanya tersenyum kaku kearah cowo tersebut.


"Gue Ardan Kavin Abiputra"Ucap pria itu mengulurkan tangannya tersenyum sangat manis.Nayya menerima jabatan dari pria itu dan membalas senyuman cowo dihadapannya.


"Gue ketua osis di sekolah ini.Lo panggil gue ar aja."Lanjutnya.


"Ada apa ya ka?"Tanya nayya sambil memiringkan kepalanya.


"Oh ya,"


"Ini buku eskul,lo bisa di baca-baca dulu aja atau chat gue juga gak papa."Ucap ardan.


"Emang wajib ikut ya ka?"


"Ya wajib."


"Sial!pengen gue cium jadinya."Batin ardan tidak sadar


"Eh,cubit pipinya maksud gue. Astagfirullah,ya Allah ampuni pikiran kotor ardan."Batin ardan menggelengkan kepalanya.


"Nay bingung ikut eskul apa ka."Ucap nayyya sedikit mendongakkan kepalanya.


Bayangkan saja nayya yang tingginya 155 dan ardan 170 sudah seperti anak paud dan anak sd saja.


"Hobi lo apa?"


"Rebahan."Jujur nayya


"Ni anak ga salah masuk sekolah kan?"batin ardan.


"Rebahan bukan hobbi nay."


"Terus hobi nay apa?"Tanya nayya polos.


"Buset,ni anak siapa sih ya Allah."batinnya ardan.


"Lo baca-baca dulu aja buku eskulnya.Besok lu datang keruang osis buat minta formulir ke gue oke?"


"Harus besok?"


"Enggak juga sih,yaudah gue kasih waktu 3 hari."


"Oke ka.Kalau gitu nay duluan ya."Ucap nayya membalikkan badannya berniat untuk pergi.


Tiba-tiba ardan langsung menarik tangan nayya agar tidak pergi dulu.


"Ada apa ka?"


Ardan melepaskan gegamannya dan mengambil barang dari saku celananya.

__ADS_1


"Ini milik lo kan?"Tanya ardan,memberikan barang milik nayya.


"Ihh ini barang yang kemarin nay cari-cari."Ucap nayya


"Eh ya,kakak nemu dimana?"Nayya mengambil barang tersebut dan menyimpannya di saku rok.


"Kepo lo.Gue duluan ade manis."Ucap ardan mengacak gemas rambut nayya.


"Ihhh jangan di acak dong.Jadi berantakan tau."Ucap nayya.Ia merapikan rambutnya kesal.


Ardan terkekeh gemas dengan kelakuan adik kelasnya itu.Berjalan santai meninggalkan nayya tanpa berucap apapun kepada nayya.


"Huft..."


"Nay harus dandan dulu sebelum ketemu ka gael."


Nayya melangkahkan kakinya menuju toilet cewe.


Drtt...


Nayya menghentikan langkahnya ketika hpnya bergetar.


...+62 812-3456-7898...


Parkiran sekarang.


Nayya mengerutkan dahinya bingung ketika melihat pesan tersebut.


"Nomor siapa ini?"gumamnya.


"Bukan nomor orang jahatkan?"gumamnya lagi.


Karna ia sangat penasaran,nayya pun membalas pesan dari nomor yang tak dikenal itu.


...+62 812-3456-7898...


^^^Ini siapa ya?^^^


^^^Bukan orang jahat kan?^^^


"Ihh...Ko nay bodoh sih.Malah nanya ini orang jahat bukan."Batin nayya menepuk pelan dahinya.


"Eh...Kata bunda kan ga boleh suudzon ke orang lain.Jadi nay ga salah dong?"Gumam nay.


Ya kamu ga salah ko nay,kan kamu pinter.


Sangking pinternya membuat orang lain emosi.


Nayya berjalan kearah toilet cewe dengan pikiran yang terus bertanya siapa yang tiba-tiba ngechat dia.


Nayya membasuh wajahnya agar terlihat fresh kembali.Merapikan rambutnya yang masih berantakan ulah ketua osis yang 'sok kenal'menurutnya.


Apa nayya tidak sadar kalau dirinya juga sok kenal dengan orang lain?


Nayya menatap dirinya di cermin,sekarang ia terlihat lebih rapi dan cantik dari pada sebelumnya.Nayya pun langsung keluar dari toilet dan menuju parkiran.


Drttt...


...+62 812-3456-7898...


Gael


Parkiran


Nayya melotot tidak percaya dengan pesan dari orang tersebut.Naya mengucek matanya,siapa tau dia salah liat.Tetap saja hasilnya nihil,dia mencubit tangannya siapa tau dia mimpi.Dan hasilnya tetap sama,ini nyata bukan mimipi.


Nayya berlari terburu-buru ke arah parkiran.Dia sangat malu nanti ketemu dengan gael,mau di taro mana wajah dia.


"Semoga ka gael ga malu sama calon pacarnya,aamiin."Batinnya.


"Kalau ka gael ga suka sama nay gimana dong."batinnya lagi,


Apakah gael juga suka sama nayya?

__ADS_1


Atau hanya nayya saja yang suka?


__ADS_2