
"Gael lu masa mau kaya gini sih."
"Lu teman gue bukan sih?"
"Ayo lah bolos."
"Gaell gue marah nih?"
"Gael lu bolos lah."Ucap cakka menarik tangan gael sedari tadi.
Tuk...
"Bocah."elvan memukul kepala cakka dengan botol yang di pegangnya.Berjalan santai kearah motornya dan menduduki motor,menatap malas ke arah drama yang akan dibuat cakka.
"Gael ayolah ikut.Masa lo ga setia kawan sih sama kita?"
Gael menghiraukan perkataan cakka yang tidak penting itu.Dia tau maksud cakka memaksanya ikut.Gael selalu menjadi tameng ketika cakka dan rafael ribut.
Kalian pasti taulah,rafael dan cakka ketemu yaa gak akan akur pasti aja berantem.
Gael terus memainkan hpnya dan menunggu seseorang yang dari tadi dia chat.
"Lu tuh main hp mulu!ngapain sih?"Tanya cakka kesal.
"Jangan sok sibuk deh lu gael."Ucap cakka,ia awalnya ingin melirik hp gael tapi ia urungkan karna dibalas tatapan tajam gael.
"Lo chat siapa sih?"Ucap adit
Adit yang berada di samping gael,sempat melihat foto profil cewe yang dichat gael.
"Orang."Singkat dan santai gael yang masih fokus melihat hpnya.
Kenapa ia tidak panik ketika adit tau dia chat seseorang?
Menunggu balesan dari dia mungkin?
Dia siapa hayo?
"Lu tuh ya."Geram adit ingin memukul bahu gael terhenti karna tepisan dari cakka.
"Lu emang berani mukul dia?Inget dia sama kaya si elvan."
"Devil."Bisik cakka pelan,hanya adit yang bisa mendengarnya.
"Habisnya kesel gue sama tuh anak."Ucap adit yang sekarang sudah membelakangi gael.
Rasanya ia ingin sekali memukul bahu gael walaupun pelan.Tapi,karna rasa takutnya tinggi jadi ia urungkan saja.
Sebenarnya,elvan dan gael mereka sama-sama sadis.Tapi,elvan dia sadis tidak kenal waktu,tempat,kondisi ataupun jenis kelamin lawannya.Sedangkan gael,dia akan sadis ketika orang2 tersayangnya disakiti.
Dia juga tidak suka disentuh oleh orang lain,kadang ia akan marah ketika di sentuh kadang ia bersikap biasa saja.Tergantung mood dia intinya.
"Najis."Ucap elvan menatap tajam ke arah adit.
__ADS_1
Ayolah elvan tak suka dengan drama yang tidak menarik baginya.Dia lebih suka drama action apalagi banyak perkalihan.Dan dia juga suka sekali menonton flim psikopat.
Tenang elvan tidak psikopat.
"Lu jadi temen jahat banget sih."
"Kaga tau apa si es chat cewe."Ucap adit santai menatap sinis kearah gael.
"Haha rasain lu es."Batinnya senang.
"Masa?"Cakka penasaran dengan ucapan adit.Setau dia gael cuek banget ke cewe,memang banyak yang ngechat ke dia tapi dia hiraukan.
"Tadi kan gue lihat profil yang di chat si gael."Ucap adit memanas manasi gael.
Gael tidak merasa di panas-panasi oleh dua curut itu.Dia bersikap acuh dan datar kearah mereka berdua.Menyimpan hpnya di saku celana sekolahnya.Duduk di atas motor milikinya dan mengedarkan matanya mencari seseorang yang ia tunggui sedari tadi.
"Neng lilin,"
"Lilin dari mana?gue tau profil lilin kaya gimana,terus nama kontak si lilin di hp gael apa."
"Emang nama kontaknya apaan?"
"Mau tau lu?"Tanya adit menyipitkan matanya.Mebuat cakka tambah penasaran.
Pletak...
"Jangan bikin gue penasaran suradit!"Geram cakka memukul adit gemas.
"Sabar dong dodol!"Geram adit
Pletak...
"***** sakit cicak!"Baru saja beberapa detik yang lalu ia dipukul oleh cakka.Dan sekarang?malah dijitak,memang harus dibawa ke pondok pesantren ini anak.
"****!terus ngapain lu bikin gue penasaran suradit?"geram cakka.
Cakka sudah emosi dengan kelakuan temannya ini.Ayahnya ustadz tapi ko anak seperti ini?
Apa dia tidak di adzan kan?
"Selow jangan emosi lu."
"Gue ga bisa baca konta-"ucapan adit terpotong oleh perkataan cakka yang tidak permisi dulu.
"Lu tk satu tahun,sd enam tahun,smp tiga tahun,sma mau tiga tahun.Masa lu kaga bisa baca?fisika pinter ya kali lu kaga bisa baca.Terus lu baca soal fisika gi-"
"Maksud gue tuh bukan gitu cicak!"
"Nama kontak cewe itu pake bahasa Thailand,dodol!"
"Siapa dia mas!"
"Beraninya dia merebutmu dariku."Ucap cakka menirukan suara pemain sinetron yang sering mamahnya tonton.
__ADS_1
"Kau tega mas hiks."Cakka memukul dada gael seperti di sinetron yang sering ia lihat.
"***** gue kayanya udah pantes jadi aktor deh.Kembaranmu segera datang bebeb upin."Batinnya,
Sebenarnya,cakka ingin sekali tertawa terbahak-bahak.Tapi,ia masih berperan sebagai seorang 'aktor' yang akan profesional dan seperti upin tentunya.
Drama yang dibuat cakka membuat adit,elvan dan gael bergidik geli dengan kelakuan absurdnya.Gael yang menjadi korban sudah menatap tajam kearah cakka,ingin rasanya ia melempar cakka ke laut selatan.
Untung dia masih punya perasaan.Kalau tidak?umungkin cakka sudah tidak ada disini.
Tukk...
Elvan melempar botolnya dengan ekspresi kesal kearah cakka yang masih berekspresi menjijikan menurutnya.
"Elvan ku cayang bisa ga sih lu gak lempar botol lu ini!"Geram cakka yang menjadi sasaran lemparan botol elvan lagi.
"Ich will dir die Zähne brechen."
Cakka melotot tidak percaya dengan perkataan elvan yang bisa disebut santai itu.
Apakah ingin tau artinya?
'Saya ingin mematahkan gigi Anda'
Yang benar saja,elvan ingin mematahkan giginya lagi.
Ya,sebelumnya elvan sudah mematahkan gigi cakka ketika mereka kelas 11.Orang tua cakka tidak marah dengan kelakuan elvan.Karna,kebetulan pada saat itu cakka sedang sakit gigi dan elvan memukul tepat di gigi cakka yang goyang atau sakit.
Lumayankan uang yang tadi untuk bayar kedokter gigi bisa di beli untuk bakso.Pikir mamahnya.
Untung cakka sayang mamanya,kalau tidak?
Cakka menutup mulut dengan tangannya sembari menggelengkan kepala tidak ingin terjadi lagi.Dan menyembunyikan badannya di belakang gael.
"Haha...makannya lu jadi orang tuh akhlak dikit cak."Ucap adit yang masih tertawa tebahak-bahak mengingat kejadian cakka saat giginya copot gara-gara elvan.
"Tadi aja,lu bikin drama ko sekarang sembunyi di gael sih cak?"Ucap adit memanas-manasi cakka.
"Diem."Bisik cakka yang masih bisa terdengar oleg gael dan adit.
"Apan sih lu?"
"Bisik-bisik ga jelas.Biasanya kan lu nyerocos kaga ada rem.Kenapa lu?" Adit pura-pura tidak mengerti dengan gerak gerik cakka.
"Lu ya-"Ucapan cakka terpotong oleh seseorang yang tiba-tiba memanggil ke arah mereka.
"Kakak,"
Elvan,gael,cakka dan adit merasa panggilan itu mengarah ke mereka,reflek menoleh ke sumber suara.Beberapa detik kemudian,mereka memasang ekspresi terkejut ke arah seorang gadis yang tadi memanggilnya.
Kecuali gael dan elvan tentunya ya.
Tanpa mereka sadari,diantara mereka berempat ada yang memberikan senyuman yang sangat tipis ke arah gadis tersebut.
__ADS_1
Siapa dia?
Apa ada yang tau?