Di Paksa Menjadi Pacar Bad Boy

Di Paksa Menjadi Pacar Bad Boy
BAB 8 Deg-Degan 1


__ADS_3

Nayya menatap dirinya di cermin,ingin rasanya dia mengubah tampilan.Tapi,ini belum saatnya untuk mengubah.


Dia menarik napasnya dalam-dalam dan menghembuskan perlahan.


Dia tidak tau kenapa sekarang ia merasa deg-degan,padahal kemarin biasa saja.


Atau karna akan bertemu dengan ka gael?


Omong-omong tentang gael,sekarang dia akan les ditempat gael les.Entah itu kebetulan atau jodoh,orang tua mereka sahabatan dan orang tua gael menyuruhnya untuk les ditempat gael dan berangkat bersama.


Garis bawahi 'Berangkat bersama' bisa dibayangkan betapa hari ini nayya sangat senang.


Dia tidak tau kenapa dia langsung suka kepada gael.Tapi,namanya perasaan tidak bisa ditebak,kan? kita tidak bisa mengendalikan penuh dengan perasaan kita.


"Nayya cepet turun nak."


Lengkingan merdu itu berasal dari meyra-bundanya nayya.


Nayya langsung merapikan pakainnya lagi,mengecek tasnya dan bergegas turun kebawah menghampiri keluarganya.


"Otw bunda kuhh."Teriak nayya sebelum turun kebawah.


Nayya menuruni anak tangga dengan langkah sedikit cepat untuk sampai di meja makan.Nayya menghampiri mereka dan duduk di depan abangnya.


Merekapun makan dengan tenang dan nikmat tentunya.Setelah selesai makan,nayya tidak langsung berangkat.Dia selalu berdiam sebentar entah kenapa,tapi ini sudah kebiasaan dia dari sd.


Nayya meminum jus stroberi kesukaannya.Dia tidak bisa pagi-pagi minum susu,karna dia suka sakit perut ketika meminumnya.


"Gimana dengan sekolah mu?"Ucap samuel-ayah nayya yang baru saja selesai makan.


"Baik ko yah,nay udah dapat teman dong."Ucap nayya senang.


"Alhamdulillah kalau kamu senang nay.Oh ya,ini bekal kamu dimakan ya?"Ucap bundanya yang baru datang dari dapur.


Nayya mengangguk dan menyimpan bekal ditambah minumnya didalm tas.


"Oh ya naya,kamu sekarang sudah mulai les ditempat gael.Ayah sudah bilang ke gael,nanti kamu ketemu sama dia aja ya?"Ucap ayah nay.


"Ya ayah.Nayya berangkat dulu ya?ayo bang!"


Nayya menyalami kedua orang tuanya dan berjalan mendahului abangnya.


"Naya seneng bakal lebih deket sama ka gael.Gak sabar deh pengen cepet les."Batin nayya senang


Nayya sudah duduk manis di dalam mobil menunggu abangnya datang.Dia terus saja, tersenyum manis membayangkan apa yang akan terjadi diantara nayya dan gael.


Terlalu senang bergelut dengan khayalan,nayya tidak menyadari abangnya telah duduk disampingnya.


"Kamu baik-baik aja kan dek?"tanya abangnya khawatir sambil menatap tangannya di dahi nayya.


"Ih...nayya ga sakit abang!yuk bernagkat."Ucap nayya.


Mereka pun mulai meninggalkan rumahnya menuju sekolah nayya.


Di dalam mobil,nayya terus saja bercerita ke abangnya.


Walaupun sebenarnya ada yang tidak penting untuk diomongkan.Tapi abangnya setia untuk mendengarkan celotehan dan menanggapinya.


Nayya sampai tidak sadar mereka sudah sampai di sekolah nayya.


"Udah sampe dek,sekolah yang bener ya adek abang."Ucap abang nayya mengacak rambutnya.


"ishh... Abang nih rambut nay jadi berantakan!"Kesal nayya sambil merapikan rambutnya.


"Haha yaudah sana masuk.Abang mau kerja."Ucap Abangnya

__ADS_1


Nayya menyalami abangnya dan pamitan sebelum abang nayya meninggalkan sekolahnya.


.........


"Gael ko tambah ganteng ya?"


"Gael soft boy kuh tambah es ku."


"Tatapanmu melelehkanku van!"


"Baby boy kuh cakka."


"Pengen deh gue diajar fisika sama adit."


"Ko elvan tambah ganteng sama keren ya?"


"Rafael buayaku tapi aku sayang uhh"


"Rafael tobat yok."


Rafael mendengus kesal,selalu saja dia yang kena ejek.Fansnya pun mengejek dia,dasar fans gak ada akhlak.


Pandangan cakka berhenti kerah gadis imut dengan bando biru  dan tas biru kesukaannya yang baru saja masuk area sekolah.


"Nayya!"Teriak cakka sembari menghampiri nayya.


Nayya yang sedang menghafalkan rumus-rumus tersentak ketika ada yang memanggilnya.


Dia menoleh ke sumber suara dan mendapat inti tiger dan cakka yang menghampiri dia.


"Hai nayya selamat pagi."Ucap cakka manis.


"Hai ka,selamat pagi juga hehe."Ucap nayya tersenyum manis.


Nayya dikerubungi oleh inti tiger,membuat orang-orang yang melewati mereka iri terhadapnya.


Adit lagi jatuh cinta kaya gitu ya?


"Nay ingat ko ka."Ucap nayya canggung.


"Ko lo bisa gemesin sih?kaya gue?"tanya cakka polos.


"Hehe...Nay ga tau ka cakka mungkin kita jodoh?"Tanya nayya polos tersenyum manis.


sama-sama polos disatuin kaya gini ya?


Adit memolototkan matanya tidak terima dengan ucapan cakka.Memukul tangan cakka pelan dan menjitak kepala cakka.


"*****...Sakit woy!"kesal cakka mengusap tangan dan kepalanya.


"Jangan ngomong kasar!"ketus gael datar kearah cakka.


Nayya tersenyum senang ketika mendengar ucapan gael,secara tidak langsung dia perhatian kan?


"Bunda...nayya baper!jantung nayya deg-degan mulu kenceng lagi.Nayya gak akan pingsan kan?"batin nayya.


"Ekhm.."


"Nayya baru sadar kalian berempat,ka fael kemana?"Tanya nayya kaku


"Dia sakit."Ucap gael datar.


"Oh gitu...Nayya ke kelas duluan ya kakak-kakak,permisi."Pamit nayya meninggalkan ke 4 kakak kelasnya itu.


"Jantung nay kenapa masih deg-degannya tambah cepet?nayya kan ga punya penyakit jantung."

__ADS_1


"Untung nay gak kaya di komik,ketemu ka gael mimisan kalau kaya gitu malu nay."batin nay.


Diperjalanan menuju kelasnya,nay bergelut dengan pikirannya tentang ka gael cowo komik versi manusia milik nayya.


"Ka gael harus jadi milik nayya pokonya!semangat nay."Batin nayya.


Kita balik lagi ke inti tiger...


Mereka berempat telah sampai di kelasnya,cakka dan adit duduk didepan meja gael dan elvan.


"Fael beneran masuk rumah sakit?"Tanya cakka masih tidak percaya


"Ya,jatuh lagi."Singkat gael,sembari membaca buku filsafat yang belum selesai ia baca.


"Ko bisa?"Tanya cakka penasaran


"Makannya ada grup tuh dibaca sampai abis!bukan di buka doang dibaca kaga."Ucap adit datar,memakan kuaci entah milik siapa.


"Ya kan gue males baca,kenapa sih?"


"Dia kan pantatnya sakit,terus pas malam dia mau kebawah malah jatoh ditangga."Ucap adit tanpa melihat kearah cakka.


"Kasian gue sama dia,tapi seneng juga sih haha."Ucap cakka.


"Van,ketua ritor ngajak lu balapan?"Tanya adit menatap serius kearah elvan.


"Ya."Singkat elvan,melirik sekilas adit dan melanjutkan bermain game.


"Heran gue,perasaan tuh anak ngajak balapan mulu tapi kalah terus.Kaga malu apa ya?atau urat malunya ga ada?"Tanya cakka polos


"Lu kaya kaga tau kelakuan ketua songong itu."


"Gue penasaran dia punya dendam apa ya sama tiger?"Tanya cakka heran


"Nah,gue juga penasaran.Masalah apa van?"


Pertanyan cakka dan adit membuat elvan menatap mereka malas.


Mengangkat bahu acuh,menatap dan melanjutkankembali game yang sempat tertunda beberapa detik.


"Ngomong-ngomong dua curut sableng kapan balik kejakarta?"tanya adit


"Kangen?"Tanya gaelan yang masih fokus menatap bukunya.


"Najisun gue kangen mereka berdua!"


"Gue pengen tau aja gael.Stok susu sama permen mereka kan habis dimakan anak-anak."Ucap adit.


Mengingat 2 hari yang lalu mereka pesta karna keberhasilan tiger yang mengalahkan geng ritor lagi.


"Tinggal beli yang baru apa susahnya sih lu dit.Susu banana lemon kan?"


"Jangan jadi orang susah deh lu."Ucap cakka santai yang sudah sibuk mengerjakan soal matematika kesukaannya.


Tuk...


"****!Makanan kesukaan mereka kaga kaya lu yang gampang dicari dodol!"Ucap adit ketus,jangan lupakan kebiasaan dia yang sering menjitak kepala cakka.


"Enak aja lu kalau ngomong!Susu gue tuh cuma ada di pabrik bokap gue yang dikorea ya,asal lo tau!"Ucap cakka,menjitak kepala adit dengan keras karna skaing kesalnya.


Informasi saja,cakka seminggu sekali membawa 3 dus susu coklat kesukaannya dan dia simpan di warung kantin langganan mereka,markas dan wpjs (warung pojok sekolah).


"*****...Sakit dodol!"Ucap adit mengusap kepalanya yang kena jitakan cakka.


"Masalahnya makanan mereka berdua cuma mereka yang tau dimana tempatnya!"Ucap adit gelisah.

__ADS_1


"Yaudah sih tenang aja,belum ada kabar jugakan?"


"Jijik gue liat lu gelisah kaya gini."Ucap cakka menghindari mereka bertiga,berjalan menuju tempat duduknya dan melanjutkan mengerjakan soal.


__ADS_2