Di Paksa Menjadi Pacar Bad Boy

Di Paksa Menjadi Pacar Bad Boy
BAB 19 Berangkat bersama


__ADS_3

Kringg...


Alarm milik gadis cantik yang masih tertidur itu terus saja berbunyi untuk membangunkan pemiliknya.Tapi pemiliknya masih saja tertidur nyenyak sambil tersenyum entah apa yang sedang ia mimpikan.


Kamar yang sangat aesthetic nuansa pink putih yang kalem tapi tidak menggambarkan pemiliknya yang jauh dari kata kalem.Boneka berwarna pink dan cream menambah keindahan kamar gadis itu.


Tidak lupa pernak pernik yang lucu terpampang jelas di kamarnya.Banyak foto dirinya,keluarga,teman dekat dan foto idolanya terpampang indah di dinding.


Jam sudah menunjukan pukul 05.54 Wib,gadis cantik itu masih saja tertidur walaupun alarmnya sudah berbunyi dari tadi dan menghiraukan ayam yang berkokok.


Tok...Tok...


"Nayya sayang bangun nak udah siang."Teriak bundanya di luar karna pintu nayya terkunci.


"Sayang kamu udah bangun kan?"Ucap bundanya sambil mengetuk lagi pintu kamar nayya.


Gadis di balik pintu itu masih asik di dunia mimpinya enggan terbangun dari mimpinya yang indah.Dia terus saja tersenyum kecil tidak jelas seperti orang bertemu dengan kekasihnya.


"Sayang cepet bangun nanti kamu kesiangan loh."


"Nay cTeriak bundanya lagi dan berlalu dari kamar nayya walaupun tidak ada jawaban apa-apa dari nayya.


Beberapa menit kemudian,nayya mengerjapkan matanya untuk sadar ke dunia nyata.Ketika ia sudah benar-benar bangun dari tidurnya,ia mengedarkan matanya keseluruh sudut kamarnya.Ia merasa tidak asing dengan kamar ini apalagi ada fotonya.


Dia masih ingat kemarin dia tertidur di rumah sakit tapi kenapa sekarang ada di rumah?


Siapa yang mengantarkannya?


Apa ka cakka dan ka adit?


Setau dia kemarin cuma ada mereka berdua di ruangan ka rafael.Tapi,ia sangat ingat sekali kemarin 2 kakak kelasnya itu masih memakai baju seragam otamaris mereka belum pulang kerumahnya kan?


Masa nayya di antar pake motor?


Nayya kan kemarin ketiduran,kenapa nayya gak luka ya?Motorkn rawan kalau penumpangnya tidur.


Tunggu,nayya baru mengingat sesuatu yang membuatnya melotot kaget dengan fakta kemarin.


Ka Gael!


"Ka gael liat wajah tidur nay gak ya?semoga enggak deh Aamiin."batin nayya


Dia bangkit dari tempat tidurnya dan langsung berjalan terburu-buru ke arah dapur.Jujur saja,ia masih sangat penasaran siapa yang mengantar dirinya?


"Bunda."Teriak nayya ketika sudah sampai di dapur.


"Kenapa sayang."Ucap bundanya sambil menggoreng bola-bola tahu kesukaan nayya.


"Nay kemarin di antar siapa bun?"Tanya nayya penasaran.


Bundanya mengangkat bola-bola tahu dan mematikan kompornya.Ia menoleh ke arah nayya yang sedang menatap dirinya serius.Bundanya tersenyum manis ke arah nayya yang masih menatap serius.

__ADS_1


Bunda nayya menghampiri nayya yang sudah duduk di kursi makan.


"Nay belum mandi?"Tanya bundanya ketika melihat nayya yang masih menggunakan baju tidur dan rambut yang acak-acakkan.


"Hihi."Nayya membalas pertanyaan bundanya dengan cengiran khasnya.


"Kamu ini,mandi terus siap-siap ini udah siang loh."


"ish bunda jawab dulu pertanyaan nay."Ucap nayya kesal sambil menggoyangkan tangan kakak bundanya.


"Cepet mandi nay nanti gael keburu kesini loh."Ucap bundanya sambil berjalan menuju westafel menghiraukan ekspresi nayya yang sedang bahagia itu.


Nayya yang sedari tadi cemberut tiba-tiba langsung mematung di tempat.Dia mencoba mencerna ucapan bundanya yang tadi.


'Gael keburu kesini.'


Benerkan yang ia denger?ia tidak salah?


Ka gael kesini untuk apa?


Atau ia akan berangkat bareng ke sekolah?


"Apa nay berangkatnya sama ka gael?huaa harus cantik nay!"Batin nayya senang,ia langsung lari cepat untuk ke kamarnya.


Setelah selesai mandi,nayya langsung memakai seragamnya.Nayya sekarang sudah duduk di meja riasnya,ia sangat bingung apakah ia harus berdandan tipis atau seperti biasanya?


Nayya masih saja melihat alat make up nya karna ragu untuk memulai dandan.Ini kan kesempatan emas karna bisa berangkat bareng bersama gebetannya kenapa tidak ia tampil beda?


Setelah selesai skincare,nayya kembali menatap make upnya bingung.Apa ia harus merubah tampilannya? Tapi jika ia merubah tampilan dengan dandan apa ka gael gak akan ngejauh?


Setelah di pikir-pikir,ia akan dandan seperti biasa layaknya anak sma.Dia pun baru menyadari sesuatu,kalau ia dandan yang berlebihan bukannya menarik hati ka gael malah nanti ia menarik hati guru bk.Nayya kan anak baik gak mungkin nayya senekat itu,bisa bahaya kalau ia beneran ke ruang bk.


Nayya mengucir rambutnya menjadi dua,ia merapikan poni seperti orang korea yang bisa di sembunyikan di balik rambutnya.Nayya terkekeh geli melihat dirinya sendiri dari cermin.


"Nay emang imut sih jadi kebantulah biar keliatan cantik."


Ia menambahkan lagi lip tint di bibirnya yang tidak terlalu mengubah warna bibirnya.Ia mengambil tasnya dan mengambil parfum vanila stroberinya itu lalu ia semprotkan ke seluruh badannya.Ia melihat lagi dirinya di cermin,nayya tersenyum kagum dengan dirinya sendiri karna terlihat lebih fresh.


"Nayya cepet turun udah siang nih."Teriak ayah nayya dari meja makan.


"Ya ayah."


Ia memasuka parfum vanila stroberi yang berukuran kecil ke dalam tasnya,Nayya mengambil sepatu sekolahnya dan memakainya.Nayya langsung turun kebawah hati-hati karna takut penampilannya jadi acak-acakkan.


"Selamat pagi ayah,bunda."Ucap nayya tersenyum manis ke arah bunda dan ayahnya.


"Selamat pagi juga nay."Ucap bunda nayya yang sedang menuangkan nasi ke piring ayahnya.


"Oh ya,abang kemana?"Tanya nayya baru menyadari kalau abangnya tidak ada.


"Abangmu ada urusan jadi gak pulang ke rumah."Ucap bundanya yang sedang menuangkan nasi ke piring nayya.

__ADS_1


"Nay kenapa bibirmu merah sekali?"Tanya ayahnya karna baru menyadari ada perubuahan dari anaknya itu.


Nayya yang sudah memakan makanannya,mendongakkan kepalanya menatap ayah dan bundanya yang sedang menatap kearahnya.


"Nayya pake liptint baru yah hehe."Ucap nayya malu,padahal ia memakai liptintnya berlapis-lapis.


"Yaampun kamu ini,memang tidak akan di marahi?"Ucap bundanya kesal


"Bundaku tersayang jangan dulu nanya-nanya ya nayya mau makan udah laper oke?"Ucap nayya sambil menyuapkan makanannya ke dalam mulut.


Bunda dan ayah nayya menggelengkan kepalanya gemas dengan kelakuan anak bungsunya itu.Sudah remaja pun masih saja terlihat seperti anak kecil.


...Tingnong.......


Suara bel rumah nayya berbunyi tanda ada seseorang yang bertamu ke rumahnya.


"Siapa itu pagi-pagi bertamu?"Ucap ayahnya berhenti sarapan untuk melihat seseorang yang bertamu sepagi ini.Ayah nayya bangkit dari tempat duduknya berniat ke pintu utama.


Nayya yang masih memakan sarapannya,ia seperti tau siapa tamu yang sepagi ini datang kerumahnya tapi ia lupa.Ia melihat ayahnya yang berjalan ke pintu utama dan beberapa detik kemudian ia mulai mengingat sesuatu.Nayya meminum susunya cepat,mengambil tasnya dan berlari menyusul ayahnya yang beberapa langkah lagi sampai di pintu utama.


"Ayah berhenti!"Teriak nayya berlari sedikit cepat di belakang ayahnya.


Ayah nayya berhenti melangkahkan kakinya dan menoleh ke arah belakang.Ia mengerutkan dahinya bingung dengan kelakuan nayya yang aneh


Kenapa anak bungsunya seperti cemas?


"Hosh...Hoshh..."Nayya mengatur nafasnya ketika sudah di depan ayahnya.


"Kamu kenapa sih nay?"


"Ayah mending ayah balik lagi aja ke meja makan ya?"Ucap nayya sambil menatap ayah dengan puppy eyesnya.


"Emang siapa sih itu?"


"Teman nay ayah.Udah ayah ke meja makan sana kasian mama sendiri."Ucap nayya sambi mendorng punggung ayah agar berjalan ke meja makan.


"Heh!salam dulu kamu."Ucap ayah sambil mengulurkan tangannya.Nayya menyalami punggung tangan ayahnya.


"Udah kan?sana aya temenin bunda."Teriak nayya kesal ketika melihat ayahnya yang terkekeh


"Yaya ayah ke meja makan,kamu hati-hati ya nay."Ucap ayahnya mengusap pelan kepala nayya dan pergi dari ruangan utama.Nayya menghembuskan nafasnya lega,ia mengambil cermin di saku rok ia merapikan rambut dan bajunya.Ketika merasa ia sudah rapih,nayya berjalan ke pintu utama tapi ia merasa deg-degan ketika ingin membuka pintu.


"Ya Allah kenapa nay jadi deg-degan?Nay kan udah cantik yaampun nay seneng berangkat bareng sama ka gael."Batin nayya


Nayya perlahan membukakan pintunya sambil menutup matanya karna ia sangat deg-degan.Ketika pintunya sudah terbuka nayya masih menutup matanya,entahlah dia merasa belum siap membuka matanya.


Beberapa detik kemudian,nayya memberanikan diri untuk membuka matanya.


Tunggu,apa ia tidak salah liat?


Ia melotot tidak percaya karna pria itu sudah ada di depannya.Pria itu memegang dagu nayya dengan jari telunjuknya,pria itu pun menyunggingkan bibirnya sambil menatap teduh ke arah nayya.

__ADS_1


"Ya Allah kenapa jadi seperti ini!"Batin nayya kesal.


__ADS_2