Different World

Different World
Chapter 1


__ADS_3

Pernahkah kalian dengar Black Pearl Island? Kebanyakan menjawab ya. Tapi bila pertanyaan lain muncul. Apakah kalian pernah berkunjung ke sana? Jawabannya tidak. Pulau ini tidak menerima pengunjung dari manapun. Pulau ini hanya menerima siswa dan siswi yang bersekolah disini. Black Pearl High School itulah satu satunya cara orang bisa masuk ke pulau ini. Pulau ini punya fasilitas berupa pusat listrik sendiri dan juga banyak fasilitas seperti kereta api dan juga kapal pesiar yang di pakai untuk mengantar murid ke pulau dan memulangkan murid saat liburan mulai datang.


Pulau ini masih memakai sistem layaknya orang jaman dulu dalam bepergian. Mereka berjalan kaki atau naik kereta bila tempat yang mereka tuju agakĀ  jauh. Penduduk lokal juga menyukai gaya hidup mereka itu. Setidaknya pulau ini sedikit lebih maju karena mereka sudah punya listrik sendiri untuk digunakan pada keperluan penerangan dan beberapa hal lainnya yang berhubungan.


Black Pearl High School juga punya sistem pembelajaran yang berbeda. Sistem sekolahnya layaknya sistem kuliah. Setiap semester selesai maka kau boleh pulang selama beberapa minggu. Ada 8 semester di sekolah ini untuk setiap angkatan. Satu semester diperlukan waktu 4 bulan setelah semester berakhir setiap siswa diizinkan punya 2 minggu bersantai sebelum semester baru dimulai. Murid bebas memutuskan ingin pulang atau stay di asrama walaupun semua murid day class memilih pulang.


Di sekolah ini pun sistem yang dipakai masih dengan tulisan tangan. Tidak ada komputer untuk murid hanya guru yang boleh memakainya. Itu peraturan mutlak bila kau berani melanggar detik itu juga kau dikeluarkan. Tapi bukan itu masalah utamanya ada sebuah hal special yang membuat orang selalu penasaran. Ya, day class dan night class. Hal yang tidak akan ada untuk sekolah pada umumnya. Kelas dimulai jam 9 pagi dan berakhir jam 4.30 sore untuk day class. Sedangkan night class dimulai jam 5 sore sampai jam 1 pagi. Tapi murid day class perlahan mulai curiga dengan murid night class seakan para murid night class itu adalah mahkluk immortal. Dan beberapa murid day class pun membentuk club untuk mengungkapkan rahasia murid night class. Murid night class hanya menganggap mereka mainan. Murid night class memang bukan manusia, mayoritas dari mereka makhluk immortal seperti dugaan murid day class. Tapi deskripsi mereka berbeda jauh dari apa yang murid day class katakan. Murid day class menganggap semua murid night class adalah vampire tapi itu salah besar.


Murid night class terdiri dari beberapa golongan seperti vampire, werewolf dan hunter. Hunter termasuk golongan manusia hanya tugas hunter adalah menjaga agar manusia tidak terluka oleh vampire dan juga werewolf. Lalu salah satu yang juga salah dari dugaan murid day class. Kaum vampire takut akan matahari, punya kulit sekeras batu, dan tidak bisa terluka. Tapi murid night class tidak takut matahari juga tidak punya kulit sekeras batu terlebih mereka juga bisa terluka hanya saja penyembuhan mereka lebih cepat dari manusia normal hanya masa pertumbuhan mereka sudah berhenti juga tubuh mereka sedingin es karena pada dasar para vampire memang sudah meninggal. Karena tingkah murid day class yang selalu ingin tahu urusan orang ini maka disinilah beberapa murid night class sedang berdebat dengan perwakilan murid day class.

__ADS_1


@ruangan kepala sekolah


"Aku tidak setuju perkataanmu" kata seorang wanita menatap tajam sang ketua murid day class bernama Kim Jae Yong. "Ayolah, Kate. Tingkahmu membuat kami berpikir bahwa dugaan kami benar" kata Jae Yong menyeringgai. "Dugaan? Vampire akan mati terkena matahari itu tidak terbukti. Aku masih hidup, Lu Han begitupun dengan Suho masih hidup" kata wanita yang dipanggil Kate. "Kate Hart! Akan kubuktikan kau itu vampire bagaimanapun caranya" teriak Jae Yong marah. "Tunjukkan buktimu" kata suho malas dengan tingkah ketua asrama day class itu. "Buktinya sudah ada bukan? Lihat matanya soohyun. Matanya kuning keemasan atau sering disebut golden eyes. Hanya vampire yang punya mata itu" kata Jae Yong mantap. "Eoh, lalu kau sebut Cho Kyuhyun seongsengnim yang mengajari kalian sebentar itu juga vampire? Dia punya golden eyes juga dan juga Jung Yunho seongsengnim" kata Suho malas. "Kemungkinan besar iya" jawab Jong Min tidak mau kalah. "Cih, sekalian saja kau sebut kepala sekolah juga. Dia punya golden eyes" tambah suho jengkel. Kedua murid day class itu terdiam. Kepala sekolah mereka memang punya golden eyes. "Sudah kubilang, penduduk asli disini memang beberapa terlahir dengan golden eyes seperti aku, yunho, kyuhyun dan kate. Aku membawa kalian ke sini bukan untuk bertengkar. Kalian membuat Kim Mi Jin ssi takut" kata Park Yoo Chun, sang kepala sekolah ramah. "Aku tidak setuju dia masuk ke asrama kami dan ikut pelajaran kami" kata Kate berdiri lalu berjalan ke pintu. "Sama saja kami membuat seorang mata mata datang dan mengacau kehidupan asrama kami yang tenang selama ini. Aku tidak sudi" kata kate dingin dan tajam sebelum pergi. "Aku juga. Jadi jangan harap kau diterima dengan baik" kata suho ikut pergi. "Lu han, kau bawa mi jin ke asrama. Itu sudah diputuskan kemarin dan orang tuanya sudah mengizinkannya untuk itu" kata yoochun. Lu han menatap mi jin menyelidik sebelum berdiri. "Ikut aku" kata lu han. Mijin pun ikut lu han setelah ketua dan wakil ketua asrama day class menyemangatinya.


@koridor sekolah


"Kalau kau tidak punya keperluan jangan pernah datang ke kamar orang lain atau masuk tanpa izin ke kamar orang. Kau akan dapat masalah." Kata lu han. "Apa aku boleh berkunjung?" Tanya mi jin. "Dalam asrama night class tidak ada istilah berkunjung. Kau bisa berkumpul di aula makan kalau kau ingin bicara dengan kami" kata lu han. "Baiklah" kata mi jin. "Kelas dimulai jam 5 sore sampai jam 1 dini hari. Pulang dari sekolah langsung pulang ke asrama. Sarapan pagi mulai jam 8 pagi. Setelah itu terserah kau mau melakukan apa tapi biasanya semuanya memilih kembali tidur atau belajar di kamar mereka. Jam 1 siang waktu makan siang dimulai. Setelah itu seperti yang kau tahu kita ada kelas selama 1 jam pelajaran. Lalu selanjutnya jam 6 sore kita ada makan malam di kantin sekolah. Selesai. Kalau kau perlu pergi ke perpustakaan, asrama kita punya jadi jangan pergi ke sekolah karena kita semua di larang memasuki lingkungan sekolah kecuali waktu kita mulai belajar sama halnya dengan murid night class, mengerti?" Tanya lu han. Mi jin mengangguk.


Lu han mengantar mi jin tur sebentar sebelum mengantarnya ke kamar pribadi mi jin. "Disini semuanya punya kamar masing masing. Kalau kau haus dan lapar sebelum jam makan. Dikamarmu tersedia kulkas yang menyediakan minuman dan cemilan kalau kau habis bisa beritahu aku atau ibu asrama. Lalu asrama kami baik wanita dan pria sama sama berada di satu bangunan ini tapi tenang saja. Kau tidak akan di ganggu. Karena kami berbeda dari murid day class hanya mungkin kau akan sedikit digoda saja. Yang terpenting kau bisa menemuiku bila kau ada masalah. Kamarku ada didepan kamarmu ini. Tapi aku tidak akan mengundangmu masuk kamar. Kita akan bicara di ruang makan seperti yang kubilang. Mengerti?" Tanya lu han. Mi jin mengangguk paham. "Sekarang tidurlah. Jam 1 siang nanti kita ada acara makan siang" kata lu han masuk kamar didepannya. Mi jin ikut masuk ke dalam kamarnya sendiri.

__ADS_1


@kamar Mi jin


"Ini akan melelahkan" kata mi jin menghela nafas berat. Kamarnya seketika mengalihkan dunianya. Kamar bergaya eropa, seakan berada di dunia dongeng. Taklama setelah itu mi jin membereskan barang barangnya. Mi jin tertidur pulas di kasurnya.


13.00


Pintu Mi Jin terdengar bunyi ketukan. Mi jin bangun dengan rambut berantakan dan membuka pintu. "Hai, kau belum bersiap?" Tanya lu han tidak percaya. "Em, sebentar uhm .." gumam mi jin berpikir. "Lu han" kata lu han spontan. "Iya, luhan. Tunggu sebentar. Aku akan bersiap" kata mi jin buru buru menutup pintunya. Dan terdengar suara berisik dan taklama muncul kembali mi jin dengan rambut lebih rapi. Keduanya pun menuju aula makan.


@aula makan

__ADS_1


"Kate, kau tahu aku menyukai makanan ini" kata Tao senang. "Kau berlebihan Tao" tambah sehun. "Ayolah, ini memang enak. D.O paling pandai membuat masakan. Aku tidak keberatan. Chef asrama kita sering libur" kata Tao semangat. Kate hanya diam mendengar mereka. Lu han dan Mi jin masuk berpapasan dengan baekhyun yang keluar dari aula makan. Baekhyun otomatis berjalan cepat menjauh sambil menutupi hidungnya membuat mi jin kaget dan bingung. "Ayo"ajak luhan membuyarkan lamunan mi jin. Mi jin pun ikut dengan luhan. Luhan melambai pada Tao dan Sehun. Setelah mengambil makanan mereka, mi jin duduk disamping kate dan luhan duduk disamping sehun. Seketika itu kate berdiri. "Kau mau kemana?" Tanya Tao kaget. "Pergi" jawab kate singkat lalu pergi. "Kate Hart!" Teriak luhan kesal. "Berhentilah, hyung. Tidak ada gunanya. Alasan kate begitu karena wanita ini" kata sehun santai. "Oh sehun!" Marah luhan. "Diamlah, Oh Luhan. Itu kenyataan yang terjadi. Kate hanya akan pergi kalau dia benar benar membenci seseorang seperti kau tahu. Dia memang sering bertengkar denganmu tapi dia tidak pernah pergi tapi ketika wanita ini datang. Dia pergi" kata sehun datar membuat luhan terdiam. "Padahal dia paling suka masakan D.O" kata Tao cemberut. "Sudahlah. Ayo kita makan dan istirahat sebentar sebelum berangkat ke sekolah" kata sehun. Mi jin memakan makanannya dengan sedih. "Sudahlah. Jangan diambil hati" kata luhan. Mi jin mengangguk dan melanjutkan makan begitupun yang lain.


__ADS_2