
---East Forest---
@ruang bawah tanah
Soohyun terbangun dengan tubuh menahan sakit yang luar biasa. Soohyun mendudukkan dirinya. "Kau sudah bangun?" Tanya Soo Ra yang datang. "Ehm" jawab soohyun singkat. "Apa tubuh masih sakit seperti kemarin?" Tanya Soo Ra. Soohyun menggeleng. "Ada yang ingin ku tanyakan?" Kata soohyun. "Bertanyalah" kata soo ra santai.
"Ibu adalah putri mahkota dari Sapphire Island apapun yang terjadi bukannya kakek dan nenek harus membawa ibu pulang?" Tanya soohyun. "Kau tidak merasa berbeda setelah dirimu menjadi exorcist?" Tanya soo ra balik. Soohyun nampak bingung. "Maksud ibu apa?" Tanya soohyun. "Perasaanmu" jelas soo ra.
"Aku seakan tidak terlalu terikat dengan sesuatu yang dulunya aku merasa tertarik" kata soohyun aneh. "Benar, itu karena bagian dari dirimu yang merupakan vampire telah hilang" kata soo ra tambah membuat soohyun bingung. "Dulunya kau tertarik pada bocah hunter itu bukan? Sekarang perasaan itu hilang. Kau malah tertarik pada orang lain" jelas soo ra. Soohyun mengangguk pelan.
Dirinya memang tidak terlalu tertarik dengan luhan seperti sebelumnya lagi. Soohyun menyadari itu setelah evolusinya. "Kau sudah tidak terikat sama sekali pada pulau ini. Ikatanmu sudah lepas sepenuhnya. Alasan kakek dan nenekmu tidak mencari ibu pun karena hal sama. Sejak hari dimana ibu di tolong oleh keluarga hunter di pulau ini. Ikatan ibu sudah lepas dari Sapphire Island dan saat itu juga ikatanmu dengan Sapphire Island terbangun. Tapi kau terlahir dengan setengah exorcist setengah vampire sampai hari pendewasaanmu. Setelah hari pendewasaanmu maka kaulah yang memilih akan terus terikat pada pulau mana? Dan ternyata takdir mengatakan sebaliknya. Kau terikat penuh dengan Sapphire Island" jelas soo ra membuat soohyun mengangguk mengerti.
"Bagaimana ibu bisa mengenal jonghyun?" Tanya soohyun lagi. "Itu karena saat ibu mengandungmu dan kakakmu. Ikatan ibu dengan Sapphire Island kembali berkat dirimu dan orang yang merasakannya adalah jonghyun. Dirinya mengirim surat pada ibu mulai saat itu sampai seminggu sebelum ibu melahirkan. Surat itu berhenti" jelas soo ra.
Soohyun menggangguk. "Aku memintanya menjagamu" tambah soo ra membuat soohyun tersenyum. "Aku juga sama kuatnya dengan dirinya" kata soohyun. "Tentu saja kalau kau bisa menyelesaikan training bersamaku" jelas soo ra. "Bagaimana ibu bisa belajar sendiri tentang diri ibu?" Tanya soohyun. "Keluarga hunter ibu tahu tentang ibu karena kakek dan nenekmu datang mengunjungi mereka. Mereka yang memberitahu ibu semuanya. Juga tentang keluarga ibu yang sebenarnya" jelas soo ra.
"Mereka keluarga yang hebat" kata soohyun. "Tentu saja, yang paling hebat" kata soo ra tersenyum mengingatnya. "Saatnya latihan" tambah soo ra berdiri. Soohyun tersenyum dan berdiri sebelum dirinya terjatuh ke tanah dengan posisi berlutut dan terdiam.
@tepi sungai
Minhyun dan Jonghyun sedang duduk diam di sana. "Menurutmu soohyun bisa lolos?" Tanya minhyun. "Entahlah, tapi aku merasa yakin soohyun mampu melewatinya" jelas jonghyun.
"Kuharap dia lolos. Mengingat darahnya tidak murni karena dulunya vampire. Memurnikan darahnya bukan hal gampang" kata minhyun menghela nafas. "Kau benar" kata jonghyun. "Tapi entah kenapa aku merasa dirinya akan sukses" kata jonghyun yakin.
---Twilight Dorm--
__ADS_1
Semua sedang sibuk mendiskusikan strategi di sana. Aron menjelaskan bahwa petarung jarak jauh akan ikut dengan timnya. Petarung jarak dekat akan bergabung dengan dongho, minki dan guanlin. Suho membagi kelompok vampire yang ikut pertarungan jarak jauh dan dekat begitupun dengan kris membagi kelompok werewolf dalam melindungi petarung jarak jauh, kelompok healing dan yang masuk area perang. Sedangkan luhan membagi kelompok hunter teamnya dengan petarung jalan jauh dan kelompok healing. Tapi sehun, tao dan luhan ikut dalam medan pertempuran.
"Dimana ketua soohyun?" Tanya seorang vampire. "Dia tidak bisa ikut kali ini." Jawab suho. "Kenapa?" Tanya vampire yang lain. "Dia sedang menjalankan healingnya" jelas aron membuat para vampire dan werewolf terdiam. "Kenapa para vampire perlu healing? Setahu kami para vampire akan sembuh dengan sendirinya. Kalau mereka punya darah yang cukup" kata seorang werewolf.
"Kita tidak punya waktu mendiskusikan hal itu. Kita sedang dalam darurat perang dan kalian masih membicarakan hal ini" sindir guanlin. "Itu karena mereka khawatir" bela luhan. "Dibanding mengkhawatirkan soohyun ada hal bagus yang akan membantu. Menangkan perang ini dan buat soohyun bangga" kata dongho membuat mereka semua terdiam.
"Itu benar, ketua selalu membanggakan pulau ini. Kalau kita sampai kehilangan pulau ini. Ketua pasti akan kecewa berat" kata seorang vampire. "Benar, kita harus membuat ketua bangga." Kata para vampire semangat. "Kita juga tidak boleh kalah" kata seorang werewolf. "Benar, kita tunjukkan pada mereka. Kita yang terbaik" jawab para werewolf. "Ini tugas kita melindungi desa. Kita juga harus menang" jawab para hunter semangat. Suasana menjadi panas akan hal ini.
Semangat mereka mulai terbangun berkat perkataan dongho. "Kau bagus juga" kata kris. Dongho tersenyum senang. Semangat mereka berperang bangkit dan ini hal bagus.
Hari H
Perang sudah didepan mata setelah kemarin hampir saja mereka menculik mijin. Yang membuat baekhyun murka karena matenya hampir di curi oleh vampire lain.
"Pertengkaran tentang cinta" sindir minki pedas. "Tutup mulutmu, manusia" kata Kyungmin marah. Minki menatap Kyungmin kesal. "Akan kubunuh manusia itu untuk balas dendam agar kau tahu rasa sakit yang sama" kata Kyungmin murka. "Coba saja kalau kau bisa" sindir dongho. "Ini bukan urusanmu manusia. Ini utusan antara vampire dengan vampire" kata Kyungmin marah. Dongho memutar bola matanya malas.
"Ngomong ngomong dimana setengah vampire itu? Kabur kah? Bukankah ini pulau yang harus dilindunginya? Pengecut!" Sindir Hyojin. Para vampire pihak soohyun nampak murka tapi ditahan dongho. Guanlin dan minki memutar bola matanya malas. "Kurasa itu bukan urusanmu, old lady" sindir minki membuat hyojin marah besar. Para vampire nampak senang dengan sindiran minki pada hyojin.
"Jaga ucapanmu manusia!" Kata Jin soo kesal. "Siapa ini? Bukankah ini Kim Jin Soo? Seorang tikus kecil yang diberi waktu soohyun untuk hidup nyaman di sini sebelum dirinya membelot!" Sindir suho pedas. Kris dan suho berhigh five ria. "Kau!" Kata jin soo geram. "Selera soohyun kurang sekali. Untuk apa berpacaran dengan mahkluk seperti dia?" Sindir minki membuat para vampire yang berada di pihak mereka nampak senang. Luhan, Tao dan Sehun tertawa senang mendengar sindiran itu.
"Kalian akan membayarnya" kata hyojin dan perangpun dimulai. Pertarungan dimulai berdarah itu dimulai yang paling kelelahan adalah team healing. Para vampire memang tidak perlu dibantu hanya mereka butuh stock darah yang cukup tapi pihak werewolf banyak yang terluka. Tim jarak jauh dengan gesit menembakkan panah yang terlumuri darah para exorcist pada para vampire membuat para vampire yang terkena langsung meninggal sekejap mata. Aron juga sibuk menembakkan panah cahaya yang berwarna gold.
Kedua belah pihak jatuh korban yang tidak sedikit. Walaupun dalam pihak soohyun, lay berusaha semaksimal mungkin menyembuhkan para werewolf dibantu mijin dan pihak hunter. Suasana semakin mencekam karena perang. "Guanlin, awas" teriak dongho. Setelah dongho menyelamatkan guanlin tapi sayangnya dongho melukai kakinya sendiri. Bau darah menyeluar mengacaukan pertarungan. "Hyung" teriak guanlin panik. Semua pihak terdiam baik pihak soohyun maupun hyojin tentunya.
Para vampire kelahiran baru mulai mendekati dongho. Para vampire pihak soohyun hanya terdiam. Mereka ingat perkataan para exorcist kalau darah mereka memang menggoda tapi bila kau meminumnya. Kau akan mati seketika jadi mereka memilih menghindari masalah besar tapi tentu hal ini tidak diketahui yang lain selain mereka. Ntah itu kabar baik atau kabar buruk bagi dongho?
__ADS_1
Suasana diam itu tiba tiba ratusan panah berwarna emerald, sapphire dan silver turun menancap pada tubuh para vampire kelahiran baru milik hyojin seketika mereka berubah menjadi abu. Semua pihak kebingungan. Para vampire menatap ke arah tim penyerang jarak jauh yang sama sama bingung.
Tapi berbeda dengan mereka. Aron menyeringgai. "Mereka datang" kata aron membuat yang lain bingung. "Mereka sampai" kata baekhyun. "Mereka membuat dramatis keadaan" kata minki menggelengkan kepala. Guanlin dan dongho tersenyum. Soohyun, minhyun dan jonghyun telah kembali ke sini. Kembali kepada mereka semua.
@dongho and guanlin's place
Jonghyun meletakkan tangannya pada kaki dongho. Aura hijau dari tangan jonghyun perlahan menyembuhkan luka dongho. "Aku tahu kau mau menyelamatkan guanlin tapi jangan sampai kau ceroboh dan melukai dirimu sendiri. Lihat guanlin sangat cemas" ceramah minhyun kesal. "Kau bisa mengomelinya nanti" jelas jonghyun.
"Tidak bisa, harus sekarang juga. Dia membuat magnae kita khawatir. Nanti magnae kita tidak fokus bertarung" kata minhyun kesal. "Simpan itu untuk nanti" kata soohyun menatap hyojin, jinsoo dan kyungmin yang datang dengan golden eyesnya. "Kau disini rupanya!" Sindir hyojin. Soohyun menatap mereka tanpa ekspresi. Baekhyun juga mendekat. Jonghyun sudah kembali pada posisi bertarung.
"Kulihat kau tidak dalam mode vampiremu, vampire jadi jadian" sindir kyungmin. "Kau!" Kata baekhyun geram. Soohyun menahan bahu baekhyun. "Tidak usah" kata soohyun tenang. "Tapi .." perkataan baekhyun dipotong. "Tidak usah melayani vampire kotor seperti mereka. Vampire yang bukan keturunan murni" sindir minhyun yang berada dibelakang soohyun.
"Diam kau manusia! Kau itu makhluk rendah makanan kami" kata kyungmin murka. "Makanan?" Kata minhyun menyerngit. "Aku bukan makananmu dan tidak sudi" kata minhyun sadis. "Kau!" Kata kyungmin geram dan menyerang. Baekhyun menghentikan gerakan kyungmin dan berhasil memukul kyungmin mundur beberapa langkah. "Dia milikku soohyun" kata baekhyun. "As you wish" kata soohyun.
Baekhyun nampak senang mendengarnya. Seperti anak kecil mendapat mainan baru. "Kelihatannya kau nampak tenang walaupun sudah bertemu dengan mantan pacarmu?!" Sindir Hyojin. "Kukira vampire sepertimu tidak akan melihat masa lalu. Kurasa aku salah" sindir soohyun tenang. Para vampire sudah kembali bertarung kembali layaknya normal. Hanya tinggal soohyun, jonghyun, hyojin dan jinsoo disana. Minhyun sudah pergi ke posisi aron. Dongho dan guanlin sudah kembali ke posisi bertarungnya.
"Beraninya kau vampire jadi jadian!" Kata hyojin menyerang soohyun. Soohyun menghindarinya. "Kulihat hanya tersisa kau dan aku" kata jonghyun menatap jin soo. "Kau pacar baru soohyun? Kukira bocah hunter itu" sindir jin soo. "Kudengar kaulah yang memberi tahu para manusia kalau East Forest punya harta karun" sindir jonghyun.
"Dari mana kau tahu hal itu?" Kata jin soo kaget. "Dari tingkah yang kau lakukan. Wajahmu menunjukkan semuanya. Akulah penguasa pulau ini tapi kau tidak bisa memenangkan pertarungan adil terutama berhadapan dengan john. Kau pakai hal curang" sindir jonghyun.
"Apa soohyun yang memberitahumu?" Tanya jinsoo. "Tidak, kalau dia tahu. Kau orang pertama yang dibunuhnya dulu" kata jonghyun. "Darimana kau tahu? Kurasa tidak perlu repot repot. Dengan aku menutup mulutmu itu akan cukup" kata jin soo menyerang jonghyun.
@soohyun's place
Hyo jin terus menyerang soohyun dan soohyun hanya menghindarinya terus. "Lawan aku!" Teriak hyojin frustasi. "Kau yakin?" Tanya soohyun santai. "Siapa yang takut dengan setengah vampire sepertimu!" Teriak hyojin murka sambil menyerang. Tapi hyojin terdiam dan melebarkan matanya karena kaget.
__ADS_1