
Kate dengan cepat melindungi Chen. Kate mendorong Chen terduduk dan menghalau panah lalu membelah pagar bambu itu dengan pedang kunonya. Beberapa panah melesat mengores lengan soohyun serta serpihan bambu menancap di lengan soohyun. "Kau tidak apa apa, Chen?" Tanya Lay menghampiri Chen yang terduduk diam. "Aku tidak apa apa tapi dia ..." perkataan Chen terpotong. "Brengsek, apa yang kau lakukan pada teman kami?!" Kata baekhyun menarik kerah baju chen marah. "Hentikan baekhyun!" Tegur Suho. "Hyung juga tahu. Hal iniĀ .." perkataan baekhyun terpotong. "Aku tahu. Sekarang yang terpenting soohyun" kata Suho menatap baekhyun serius. Baekhyun melepaskan kerah baju Chen. Chen masih terdiam tidak melawan sama sekali. Suho dan Baekhyun mendatangi soohyun yang sudah ada luhan disana.
"Lukanya masih terbuka." jelas Luhan. "Apa kau tidak pernah hunting? Ataupun minum stock darahmu?" Tanya Suho kaget. Penyembuhan vampire adalah yang tercepat. "Tidak untuk sebulan ini" kata Kate berdiri. "Kau gila?! Kau bisa terbunuh!!" Teriak baekhyun marah. "Aku setengah vampire, karena itu aku masih bisa bertahan tanpa darah" kata kate santai. "Tapi lihat sekarang berefek pada tubuhmu. Penyembuhanmu lambat" kata suho khawatir. "Tidak apa apa. Kita harus berjalan sedikit lagi sebelum beristirahat. Karena untuk selanjutnya tidak akan ada istirahat lagi" kata Kate berdiri. "Tapi lukamu .." perkataan chen terhenti.
"Aku baik baik saja" kata Kate santai. "Kau perlu hunting. Kalau tidak ambil stock darahku" kata suho mengambil sebuah pack darah keluar. "Aku akan hunting. Tunggu aku disini" kata Kate datar. Dalam sekejap Kate menghilang dari hadapan mereka dan kembali tidak sampai 5 menit. "Ayo berangkat" kata Kate begitu kembali. Luka ditubuhnya sudah sembuh. "Siapa yang kau tangkap?" Tanya Lay penasaran. "Seorang Vampire" kata soohyun santai. "Kau bisa menangkapnya dalam waktu kurun kurang dari 5 menit?" Kata Chen kaget. "Vampire kelahiran baru memang kuat tapi dia belum bisa mengontrol dirinya sendiri." Kata Kate tenang. "Apa kau yakin itu vampire kelahiran baru?" Tanya Suho bingung. "Iya, yang kutangkap tadi adalah murid day class yang hilang lima hari yang lalu. Seminggu selama aku pergi, aku menyelidiki sesuatu tentang hilangnya beberapa murid dan beberapa dari mereka special. Mereka tidak punya keluarga." Jelas Kate. "Mungkinkah? Ini ada hubungannya dengan diculiknya Mijin?" Tanya baekhyun penasaran. "Tidak, ini sedikit melewati rencana mereka. Kurasa ini keputusan yang diambil Miso sendiri. Kita perlu cepat" kata Kate mulai memakai kembali jubahnya yang tergeletak setelah membersihkan debunya.
@asrama twilight
Tao sedang duduk diruang tamu berpikir keras. "Apa yang kau pikirkan?" Tanya Sehun datang. "Tentang kate dan mijin. Ada sesuatu diantara mereka tepatnya ada sesuatu hal yang membuat kate membenci mijin tapi walaupun begitu kate tidak melukainya. Apa mungkin ada kesalahpahaman?" Gumam Tao. "Mungkin karena privasinya terganggu." Jawab sehun asal. "Bagaimana bisa? Sehari harinya dia makan makanan manusia lalu dia juga tidur sama halnya dengan manusia" kata Tao tidak setuju. "Kau benar. Mungkin ada hubungannya dengan kebakaran di desanya yang menewaskan hampir semua penduduk itu?" Gumam Sehun berpikir. "Mungkin saja" gumam Tao. "Apa yang kalian lakukan disini?" Tanya xiumin bingung. "Hanya berpikir tentang kate. Oh ya, kau bilang dia bertanya tentang kekuatan esmu itu?" Tanya sehun penasaran. "Dia bertanya padaku. Apa aku bisa membuat dinding es yang bisa melindungi desa? Sebuah dinding yang lumayan besar agar penduduk tidak bisa terluka" jelas xiumin jujur. "Untuk apa?" Tanya Tao penasaran. "Aku kurang tahu lagipula sebelum aku bertanya lebih lanjut. Dia terdiam dan mendapatkan penglihatannya lalu pergi" jelas xiumin polos. "Terima kasih. Ini sudah hampir makan siang. Ayo ke aula makan" kata sehun merangkul xiumin dan menarik lengan Tao untuk pergi makan.
__ADS_1
--Hutan Barat--
Kate dan rombongan memasuki sampai sekitar dua jalan bercabang. "Harus pilih yang mana?" Tanya kris menatap Kate. "Kita istirahat disini. Yang butuh tidur, tidurlah. Yang tidak perlu berjaga" kata kate berjalan kembali mundur dan bersandar dibawah pohon. "Kita harus cepat, mijin dalam bahaya" protes baekhyun khawatir. "Sebelum kita bisa menolongnya kitalah yang akan terbunuh. Orang yang datang denganku harus pulang dengan selamat, kau vampire tidak butuh istirahat tapi team kita butuh" kata Kate membuat baekhyun terdiam. 'Aku menjadi orang egois' pikir baekhyun sedih. "Dia akan baik baik saja. Sebelum itu ada sesuatu yang harus kuberitahu pada kalian" kata Kate duduk. "Apa?" Tanya baekhyun mendekat diikuti yang lain. "Saat kubilang lari jangan membantah dan lakukan perintahku. Terutama kau, Luhan. Kau paling keras kepala disini" kata Kate serius. "Dan membiarkanmu menghandle vampire sendirian" kata Luhan sinis. "Aku vampire dan kau manusia yang mudah mati jadi diamlah!" Kata Kate kesal melihat tingkah Luhan. "Aku ini hunter dan hunter gunanya untuk memburu vampire seperti kalian" kata Luhan marah. "Hey, yang melanggar aturan tepatnya" kata baekhyun tidak terima. "Chen" panggil Kate. Chen yang dari tadi diam menatap soohyun. "Ada apa?" Tanya Chen masih menatap tanah yang dipijaknya. "Apa yang menarik dari tanah itu? Ikut aku" kata Kate berdiri dan melangkah menjauh diikuti Chen. Suho ingin menyusul dan dihentikan Kris. "Mereka perlu bicara. Beri mereka waktu" kata Kris datar membuat Suho menghentikan niatnya.
@back to Kate dan Chen
@sebuah gubuk tua
"Makan!" Bentak Miso kesal. Tapi Mijin tidak mengindahkan suapan Miso. "Ya sudah, jangan salahkan aku kalau kau mati" kata Miso membanting piring dan makanan nampak berserakkan. Mijin menolak makan. "Aku tidak tahu kenapa baekhyun menyukai orang sepertimu? Bukannya aku! Kau hanya manusia tidak berguna yang merupakan makanan kami. Harusnya baekhyun memakanmu bukannya menyukaimu!" Teriak miso marah. Mijin hanya menatap Miso tidak suka. 'Jangan samakan baekhyun dengan vampire sepertimu. Baekhyun adalah orang yang baik' pikir Mijin kesal pada ucapan Miso. "Apa kau yang kau lihat?!" Kata Miso membentak Mijin. Mijin masih menatap Miso kesal. Miso yang kesal menampar pipi Mijin. Seketika pipi kanan Mijin membiru. Miso tertawa senang melihat hasil karyanya. Mijin sedikit meringis. 'Aku hanya berharap baekhyun bisa menyelamatkanku' pikir Mijin miris.
__ADS_1
@back to Kate dkk
Mereka sudah bersiap untuk berangkat. "Jalan mana yang harus kita pilih?" Tanya Lay. "Kanan, jalan kiri adalah jalan pulang kita. Karena kita membawa manusia pulang bersama kita. Rute disana lebih aman" kata Kate mulai berjalan masuk diikuti yang lain. "Perhatikan jalan kalian. Mulai dari sini banyak perangkap" kata kate waspada begitupun yang lain. Sebuah panah mengarah ke arah Kris dan Lay yang berhasil dibakar oleh Kris. "Kurasa kalian menginjak tempat salah. Perhatikan baik baik tempat yang kupijak" jelas Kate. Semua mengangguk dan mulai mengikuti langkahnya. Setelah melewati jalan penuh rintangan yang rasanya seabad menurut Chen dan Baekhyun. Mereka berhasil sampai ditengah hutan. "Kenapa disini banyak perangkap?" Tanya Suho penasaran. "Perangkap ini dipasang untuk olahraga penduduk desa. Kami menyebutnya olahraga" kata Kate tersenyum. "Kau sebut hal berbahaya itu olahraga? Ini gila!" Protes Chen. "Kami kaum vampire yang tinggal di desa merasa itu hal biasa." Kata Kate santai. "Kaum vampire ratusan tahun lalu memang berbeda bukan?" Kata kris datar. "Kau benar. Itu keren" kata Lay senang. "Setelah ini jalannya mulai aman hanya saja berharap tidak ada musuh yang menanti kita" kata Kate merenggangkan otot tubuhnya. "Ayo berangkat!" Kata baekhyun senang. Baekhyun mulai memimpin jalan dengan Chen. Tepatnya mereka berlomba siapa yang sampai duluan. Mereka berjalan dengan riang sampai Kate bergerak cepat dan mendahului Chen dan baekhyun. "Ada apa?" Tanya baekhyun waspada. Dalam sekejap baekhyun dan chen terbanting menjauh. Leher Kate dicengkram kuat. Lay menghampiri Chen dan mulai menyembuhkannya. Kris nampak waspada. Suho menghampiri baekhyun. "Kau baik baik saja?" Tanya suho khawatir. "Tidak apa apa. Tapi Kate .." kata baekhyun terpotong karena Luhan ikut terpental menjauh yang berhasil ditahan Kris sebelum menatap pohon. Vampire yang menyerang kate nampak terluka tapi perlahan lukanya sembuh tapi untuk sementara cengkramannya pada leher Kate terlepas. "Kalian lari!" Teriak Kate. "Tidak! Kami tidak bisa meninggalkanmu!" Teriak suho tidak terima. "Suho benar!" Protes Luhan. "Aku bilang lari makan larilah! Terus lurus kemudian lari dan jangan pernah melihat ke belakang!" Teriak Kate marah. "Tapi .."protes luhan terpotong. "Ingat tujuan kita kesini adalah menyelamatkan Mijin! Kalau kalian mati disini maka mijin akan mati!" Teriak kate masih melawan vampire itu. "Kami masih bisa .."perkataan baekhyun terpotong. "Kita tidak tahu berapa orang yang menjaga mijin dan kita perlu memastikan Mijin pulang dengan selamat. Itu tugas kita, pergi!" Teriak kate marah. "Eoh, harusnya kau tidak datang bersama manusia dan werewolf itu melanggar aturan. Kau pikir aku akan membiarkan mereka lewat!" Kata vampire itu kejam. "Mereka akan lewat!" Kata Kate menyeringgai. Golden eyes Kate berubah menjadi merah. "Sekarang lari" teriak Kate dan dituruti mereka. Kris, Lay dan Chen otomatis berubah menjadi werewolf dan berlari. Luhan berada dipunggung Chen yang berlari sambil membawa tas milik merela bertiga. Suho dan baekhyun juga ikut pergi. Kate nampak menatap vampire itu dalam. "Lama tidak bertemu, Uncle James. Aku tidak menyangka. Kau kembali" kata Kate tersenyum. "Kau pikir akan menang dariku? Kau hanya makhluk percobaan yang lahir dari rahim manusia" kata James meremehkan soohyun. "Dan mahkluk percobaan ini adalah anak dari Michael Hart. Adikmu yang keturunan dari vampire murni" kata Kate datar. "Tutup mulutmu! Aku akan membunuhmu!" Teriak Uncle james lalu menyerang kate marah.
@gubuk tua
Brak
Baekhyun membanting pintu itu kasar. "Akhirnya kau datang baekhyun" kata Miso senang. Chen juga sampai dan kembali ke wujud manusianya. "Sial!" Teriak Chen murka. Ketika melihat lebam di pipi kanan Mijin. Baekhyun langsung mencengkram leher Miso dan mengangkatnya di udara. Luhan segera membuka ikatan Mijin dan Lay mengobati lebam dimuka Mijin. "Harus kuapakan kau?!" Teriak Baekhyun kalap.
__ADS_1