Different World

Different World
Chapter 2


__ADS_3

17.40


Semua murid night class menuju kelas, di gerbang beberapa murid day class dan night class seperti Luhan, Sehun dan Tao ikut berjaga. Sudah jelas mereka hunter, mereka menjaga agar murid day class yang berkumpul tidak mendekati murid night class yang hendak masuk sekolah. Begitu baekhyun datang, semua murid wanita menjerit senang dan jeritan itu terus berlanjut sampai kris datang. Setelah memastikan semua murid night class masuk; Luhan, Tao dan Sehun ikut masuk. Jeritan kecewa wanita day class memenuhi lapangan gerbang. Para guardian/hunter memberi perintah agar murid day class kembali ke asmara mereka. Disambut kekecewaan mereka, walaupun bagaimanapun para guardian tidak peduli itu sudah aturan sekolah.

__ADS_1


@kelas semester 1


Begitu Mijin masuk, dia terkaget melihat para murid yang memenuhi kursi mereka. Sangking banyak kursi yang dijejer membentuk huruf U itu diisi penuh hanya ada 4 kursi kosong. "Kenapa kau diam?" Tanya Luhan yang hendak masuk. "Kupikir aku salah tempat" kata Mijin bingung. "Ini memang kelas kita. Inilah perbedaan paling mencolok dari day class dan night class. Kalau kelas day class itu normalnya satu kelas 30 sampai 35 orang bukan? Sedangkan muridnya lebih dari itu per semesternya maka dibagi menjadi beberapa kelas lagi per semester yang diacak jadwalnya hanya untuk agar mereka lebih menerima pelajaran sedangkan kami per semester ada 74 orang itulah keseluruhan murid kami. Dan tanpa dibagi lagi, kami belajar dengan sebanyak itu. Maka itu kau harus giat belajar" kata Luhan santai. Sedangkan Mijin kaget setengah mati. "Semoga kau tidak ditendang di hari ke 2. Karena kelas kami punya standar tinggi" kata sehun sinis. Tao langsung menarik sehun pergi sebelum ada perang antar saudara. Bel berbunyi bertanda pelajaran dimulai. Mijin berjalan ke sebuah kursi kosong yang berada ditengah seperti pembatas. "Hai, kau murid baru kan?" Tanya sebelah kiri mijin riang. "Iya, namaku Kim Mijin. Salam kenal" kata mijin tersenyum. "Namaku Kim Jongdae tapi temanku memanggilku Chen. Salam kenal" kata Chen ceria.

__ADS_1


Mijin ikut tersenyum, setidaknya dirinya masih punya teman selain luhan sekarang. Mijin menatap sebelah kanannya yang dihuni oleh orang yang ditemuinya tadi siang di aula makan. "Hai, .." perkataan mijin dipotong. "Hai, namaku Kai Kim salam kenal" teriak pria yang duduk didepan mijin dari jarak yang agak jauh itu. "Diamlah, kai. Kelas akan dimulai" kata seorang guru yang masuk. "Kau kim mijin bukan?" Tanya guru itu. "Iya" kata mijin berdiri. "Tidak perlu. Duduklah" kata guru itu. Mijin pun duduk karena disuruh. "Aku Yesung Kim. Guru Kimia di night class. Semoga kau nyaman" kata Yesung ramah. Mijin mengangguk. "Baiklah, sekarang. Ambil pulpen kalian, kita akan test hari ini" kata yesung. Mijin kaget, dia tidak punya persiapan apapun. "Terkecuali kau, mijin. Karena kau murid baru aku beri kau kelonggaran tidak ikut test dari ini sebagai ganti test. Aku ingin kau buat ringkasan catatan dari halaman 20 sampai 35." Kata yesung. "Aku mengerti" kata mijin mulai mengambil buku pelajaran dan catatannya. Mijin mulai meringkas sedangkan yang lain mulai mengerjakan test mereka.


Semua mengumpulkan kertas test mereka sedangkan mijin masih mencatat hal yang disuruh. "Kau belum selesai Kim Mijin?" Tanya yesung. "Belum, seongsengnim" kata mijin. "Baiklah, besok kau harus mengumpulkannya di ruangan guru. Mengerti?" Tanya yesung. Mijin mengangguk pasrah. Bel tanda jam makan malam berbunyi, beberapa siswa langsung berhamburan keluar. "Hey, Kau tidak mau makan?" Tanya Sehun pada kate. "Tidak." Kata kate singkat. "Baiklah. Ayo, Tao" kata sehun menarik Tao pergi. "Ayo kita pergi makan" kata Luhan pada Mijin. "Iya, kau mau ikut chen?" Tawar mijin. Chen melirik Luhan sekilas dan mengiyakan. "Tentu. Ayo" kata Chen semangat.

__ADS_1


Mijin berbalik hendak mengajak baekhyun tapi baekhyun sudah keburu berdiri dan berjalan ke arah kate. Mijin nampak kecewa dan Chen melihat hal itu dengan ekspresi tidak suka. "Kau tidak mengajakku?"teriak Kai dari kursinya sambil cemberut. "Ah, maaf. Kau mau ikut kai?" Tanya mijin ramah. "Tidak, aku ada tugas meringkas sepertimu. Jadi aku kerjakan istirahat saja. Sampai ketemu nanti." kata kai senang. Mijin mengangguk. Chen, Luhan dan Mijin pun keluar. D.O dan kai menghampiri kate dan baekhyun. "Ada apa?" Tanya kate melihat teman temannya menatapnya penasaran. "Kau tidak begitu ramah padanya" kata kai. "Kurasa poin itu selalu dia gunakan tapi aku melihatmu, kau seperti tahu sesuatu yang tidak kami tahu tentang wanita itu" kata D.O penasaran. "Itu rahasia yang tidak akan kuberitahu" kata kate kembali sibuk dengan dunianya. "Apa itu juga termasuk alasan ketua murid night class menolak kehadirannya dengan tegas?" Tanya baekhyun. "Salah satunya" jawab kate datar. "Kau sangat aneh. Hanya luhan yang tahu pikiranmu kalau begini" celetuk kai cemberut. "Hey" kata baekhyun kesal. Kate hanya cuek. "Ayolah, itu benar. Dia punya kemampuan tersembunyi tentang membaca pikiran orang dan kita tahu hal itu. Dia dan adiknya serta bocah panda itu memang special bukan?" Kata D.O setuju dengan kai. Baekhyun menghela nafas. "Kau memang benar soal ini" kata baekhyun. "Hari ini pelajaran biologi tentang apa?" Tanya kai penasaran. "Organ dalam" kata kate singkat. "Apa kita bisa membedah mayat?" Tanya kai antusias. "Itu sudah dibatalkan karena manusia datang" kata kate. Kai nampak kecewa. Kalau kelas day class berurusan dengan hewan maka murid night class berurusan dengan mayat untuk biologi. Kenapa? Karena mereka sudah cukup terlatih dan juga teliti dalam hal seperti ini. Mereka sering membantu otopsi mayat yang mati dengan tidak wajar, karena itu rumah sakit sering mengirim mayat untuk praktek mereka tentang otopsi mayat tapi sekarang hal yang biasa mereka lakukan akan diganti menjadi hewan lagi nampaknya. "Lalu permintaan rumah sakit tentang otopsi beberapa mayat yang mati tidak wajar bagaimana?" Tanya D.O penasaran.


"Aku, Suho dan Chanyeol akan pergi besok untuk membantu" kata kate menjelaskan. "Kalian memang lumayan alih dalam membedah mayat kemudian menemukan kejanggalan" kata Baekhyun bangga. "Itu sebuah keajaiban bukan? Kami memang hebat" kata Chanyeol bangga. "Aku juga bisa" kata Kai kesal dengan sikap chanyeol. "Berhentilah. Kalian tidak dewasa sekali." Kata suho menghela nafas berat. "Dengarkan leader kalian" kata kate santai. Kai dan chanyeol nampak cemberut. "Kapan kita pergi?" Tanya suho. "Setelah pulang sekolah. Besok dini hari" kata kate. "Baiklah. Aku tidak sabar" kata suho semangat. "Semoga sukses" kata baekhyun. "Lalu byun baekhyun, jauhi gadis itu" kata kate tajam. Baekhyun terdiam. Begitupun teman temannya.

__ADS_1


__ADS_2