Dimana Kebahagiaan Ku Tuhan?

Dimana Kebahagiaan Ku Tuhan?
eps 8


__ADS_3

"Papa yakin raka akan baik baik saja pa?" tanya ibu raka.


"iyaa maa tenang aja, papa udah urus semuanya. Toh asisten toni juga bersamanya.


"paa kalo nanti mama kangen sama raka bolehkan mama kesana"


"tentu dong ma, mama mau nginep disana nemenin raka juga ngga papa" ucap ayah raka sembari memeluk pundak istrinya itu.


Dering telfn fifi tiba tiba saja berbunyi, ia baru saja selesai mandi, rambutnya yang masih sedikit basah dengan wajah polosnya yang belum tersentuh make up membuat kecantikan fifi terlihat natural.


"eh ini pasti raka" ucap nya semangat sembari meraih ponselnya. Namun ternyata dugaan fifi kali ini salah,


"Halo san, ada apaa?


"Fii, lo nanti dateng kan ke pesta makan malam kelulusan"


"iyaa dateng dong, tapi lo jemput gue ya"


"lah gue udah sama dio inii, emang raka kemana?"


"yahh, engga tau gue. Raka juga belum ngabarin dari tadi


"Coba deh nanti gue tanya dio"


"Iyaa udah nanti gue berangkatnya minta anterin papa gue aja, sampe ketemu dipesta yah"


"iyaa sayang, emuahhh" . Sambungan telfon pun berakhir, fifi hanya menghela nafas panjang. Wajah nya masih saja terlihat khawatir.


"Padahal kan dia yang kemarin ngajakin, sekarang malah ngilang" ucap fifi kesal.


####


Dimalam pesta makan malam kelulusan, nampak semua siswa siswi kelas 12 itu nampak ramai dengan tawa tawa kebahagian.


"fiii, raka belum dateng jugaa" tanya sandara cemas pada fifi.


"belum san, gue juga ga tau dia kemana, ditelfn nomernya ga aktif."


"iyaaa, sejak tadi gue coba hubungin juga ga bisaa" sambung dio dengan ponsel ditanganya.

__ADS_1


"Besok samperin aja kerumahnya yang, siapa tau raka emng kenapa kenapa!" jelas sandara.


" iyaa dehh besok"


"ohh iya kalian mau kuliah dimana" tanya fifi untuk memecahkan kecemasan.


"ohh klo gue mau masuk univesitas xxx.. ( ga tau lah ya bingung mau nama apa) ucap Dio.


"loh itu kan universitas ternama ke 1 dijakarta ya kan dio"


"iyaa gue juga sama mau masuk situ, biar bisa barengan terus sama pacarku" sambung sandara manja"


"lah lu sendiri fii mau diimana?" tanya dio


"gue diuniversitas xxx.."


"ahh itu mah sama hebatnya, itu kan kampus terbaik ke 2 dijakarta, apalagi nilai lo bagus bagus semua pasti gampang lah itu" ucap dio.


"oh ya fii, lo ikut jalur beasiswa aja, lumayan kan" sambung sandara


"iyaa gue lagi nyiapin buat itu, semoga aja dapet".


"ehh lo dik, sini sini gabung aja" ucap sandara


"gimana bro, udah ada rencana" tanya dio


"besok gue mau terbang ke jerman, gue mau kuliah disana"


"serius lo?" tanya sandara


"iyaa lah ya kali gue boong,"


"gue mah mau lokal lokal aja, males gue klo harus bolak balik" ucap dio


Beruntung yah kalian, bisa bebas mau pilih kuliah dimana..Batin fifi


"fii lo gimana" tanya didik


"ehh kita kesana dulu ya mau abil minum" ucap sandara.

__ADS_1


"iyaa san jangan lama lama ya lu berdua"


" gaa papa kali orang mau pacaran jugaa, lagian adaa gue disini"


" iyaiyaa, oh iyaa gue mau ngelanjutin kuliah diuniversitas xxx ."


"Fii kapan kapan boleh dong kita jalan berdua" tanya didik mengalihkan pembicaraan.


"hahh, eee ga tau gue"


"kenapaa, lo kan belum pacaran sama raka jadi ga papa dong jalan sama temen sendiri"


"ehh iyaa iyaaa" ucap fifi yang bingung mau jawab apaa.


Tak terasa waktu sudah menujukan pukul 9 malam, fifi pun juga sudah ditunggu ayah nya didepan restoran itu.


" gue balik dulu yaa san" ucap fifi sembari mencium pipi kanan dan kiri sandara"


"udah dijemput yah sama papa lo"


" iyaa inii, bay" fifi pun melangkahkan kakinya keluar restoran.


Didalam mobil sederhananya itu fifi tah henti hentinya memikirkan raka. Fifi perlahan membuka keca mobilnya untuk sekedar menghirup udara segar dimalam hari. Wajah manisnya ia biarkan terkena angin malam itu, rambutnya terurai terkena angin membiarkan angin menikmatinya. Tak lama tiba tiba ayah fifi memberhentikan mobilnya dilampu merah. Fifi masih saja menenggelamkan wajahnya disamping jendela dengan manjanya.


"Fiii, jangan lama lama log nanti masuk angin" ucap ayah fifi.


"hehe biarin," ucap fifi sembari tersenyum manis


"kamu ini ada ada sajaa" ucap ayah fifi sembari menggelengkan kepala nya heran papa fifi.


Sementara disebelah fifi berdiri sebuah motor klx berwarna hitam bercorak kuning



seorang pria sedang menatap manis fifi, namun fifi tidak menyadarinyaa.


"Manisnya" ucap sesosok pria itu.


Hingga akhirnya mobil fifi perlahan melangkah pergi diikuti fifi yang mulai menutup jendela mobilnya.

__ADS_1


"ahhk sial kenapa lampu merahnya secepet inii si!" ucap pria itu diatas motornya.


__ADS_2