
Keesokan harinya setelah rein memberitahu lambang black legacy kepada guild,terlihat rein sedang mencoba membuat potion. Karena dia pikir akan susah jika bertemu orang yang terluka lagi jika harus memakai sihir penyembuhannya,dan entah kenapa dia selalu hoki setiap perjalanannya pasti selalu ada yang terluka.
'aku merasa potionku terlalu bagus setelah melihat potion didunia ini.'Rein membandingkan potion yang ia buat dengan potion orang lain.
'Yosh...,aku sudah membuat sepuluh potion aku rasa ini sudah cukup.'Karena rein dikamar,setelah dia selesai membuat potionnya diapun merapikan kamarnya karena berantakan.
Tok...tok..tok.
"Masuklah kaka."Rein menjawab dan memanggil kaka karena dia tahu bahwa itu adalah perempuan penjaga penginapannya.
"Baiklah,rein dibawah sana ada yang mencari m...kyaaa...siapa kamu?"Penjaga penginapan itu berteriak karena tidak mengenali wajah rein yang tidak ditutupi topeng.
"Eh?kenapa kaka?ini aku rein."Rein kaget karena penjaga penginapan itu berteriak.
"E-eh,apakah kamu benar-benar rein,tapi aku tidak menyangka bahwa wajahmu akan setampan ini,maukah kamu jadi suamiku rein."Penjaga perempuan itu lansung melamar rein karena dia melihat ketampanan rein.
"E-eh,maaf aku menolak lamaranmu itu kakak,
oh iya,siapa yang mencariku dibawah?."Rein langsung menolak lamaran penjaga penginapan itu.
"Hahh....,aku tidak tahu,tapi dia sepertinya seorang pelayan bangsawan,karena dia membawa kereta kuda dan datang untuk menjemputmu."Penjaga penginapan itu menghela napas karena jawaban rein dan memberitahu bahwa yang menunggunya dibawah adalah seorang pelayang yang datang menjemput rein.
"Ahh,mungkin paman charles yang mengirimnya,baiklah aku akan bersiap-siap dulu tolong kakak beritahu dia untuk menungguku sebentar."Rein menyuruh penjaga penginapan itu untuk memberitahu pelayan yang berada dibawah agar menunggunya.
"Eee,baiklah aku akan memberitahunya."
Penjaga penginapan itu langsung kebawah untuk memberitahu pelayan yang menunggu rein.
Rein pun bersiap-siap,karena dia akan datang ke pesta ulang tahun dia pun memakai baju rapi.
*
__ADS_1
Tap....tap....tap.
Rein turun dari tangga namun sekarang dia memakai topeng lagi,wajah tampannya tidak nampak sekarang,dan dia langsung menuju pelayan yang menunggunya.
"Mari kita pergi."Rein berbicara pada pelayan dan langsung masuk kedalam kereta kuda.
*
Rein pun pergi kerumah charles d kyren,dan dia sebenarnya tidak mengerti mengapa charles sampai memohon-mohon padanya untuk datang,rein merasa tidak tega karenanya jadi dia menerima undangan charles itu.
*
Tok....tok...tok.
"Tuan kita sudah sampai."Pelayan mengetuk jendela kereta kuda,dan memberitahu rein bahwa telah sampai ke rumah charles.
Rein turun dan terlihat sebuah bangunan besar,mungkin lebih besar dari mansionnya dan lebih mewah,rein pun berpikir.'Siapa paman charles ini?'.
"Ahh,ya paman charles tapi aku tidak mengira bahwa rumahmu sangat besar dan jauh dari keramaian."Rein menghampiri charles dan memuji rumahnya yang besar yang tenang dan jauh dari keramaian.
"Hahaha,ini berkat kerja kerasku selama ini, mari kita masuk tuan rein."Charles tertawa dan langsung menyuruh rein masuk kedalam rumahnya.
"Baik..,"Rein berjalan mengikuti charles kedalam.
Setelah rein masuk,dia kagum karena didalam rumah charles itu sangat mewah dan elegan, dan banyak tamu bangsawan yang berpakaian mewah,namun mereka terlihat memperhatikan rein karena heran kenapa charles sampai harus diam berjam-jam didepan rumah untuk menunggu seseorang yang bukan bangsawan.
*
"Hmm?boleh kutanya sesuatu paman charles?kenapa para tamumu memandangku seperti itu?."Rein bertanya kepada charles karena penasaran dengan tatapan para tamu undangan charles.
"Hahaha,tuan rein,hiraukan saja mereka,mungkin mereka hanya sedikit iri padamu tuan rein."Charles tertawa pada rein dan menyuruh rein agar menghiraukan para tamunya.
__ADS_1
'Sedikit iri katamu!?,bukankah mereka terlihat benci padaku.'Rein berbicara dalam hatinya karena dia merasa tatapan para tamu itu bukan iri tapi benci padanya.
Rein dan charles terus berjalan menghampiri anak laki-laki yang terlihat ditemani oleh perempuan setengah baya disampingnya.
'Hmm,mungkin itu adalah istri dan anaknya paman charles.'Rein berbicara didalam hatinya setelah melihat anak laki-laki dan seorang perempuan paruh baya .
"Tuan rein mari perkenalkan ini adalah istriku bernama Renea d charles,dan ini anakku Raner d charles dan aku mempunyai satu orang lagi anak perempuan,namun dia sedang tidak ada dirumah saat ini,Hahh...,aku tidak tahu dia berada dimana saat ini."Charles memperkenalkan anak dan istrinya kepada rein.
"Ahh,salam kenal nyonya renea dan tuan muda raner."Tiba-tiba rein bersikap sopan,karena dia sekarang merasa tidak enak kepada charles dengan sebutan paman,didepan istri dan anaknya.
"Tuan apakah benar tuan adalah salah satu dari 12 pemburu legenda dikerajaan ini?."Rener tiba-tiba bertanya pada rein.
"Ya benar tuan muda raner aku adalah salah satu dari ke 12 pemburu"Rein tersenyum kepada raner dan menjawabnya.
"Benarkah!!,kamu hebat ayah memang hebat bisa mengundang pemburu yang aku idolakan. Tuan apakah tuan mau menjadi guruku aku sangat ingin menjadi pemburu seperti tuan."Raner bahagia karena ayahnya telah mengundang pemburu yang ia idolakan.
*
Seketika para tamu terdiam setelah mendengar bahwa rein adalah salah satu dari ke 12 pemburu legenda kerajaan,karena pemburu lain biasanya tidak berkenan datang ke acara kecil seperti itu,dan status 12 pemburu legenda lebih tinggi daripada bangsawan seperti mereka di kerajaan.
"Mmmh,baiklah akan ku pikirkan nanti tuan muda,mari sekarang kita rayakan terlebih dahulu ulang tahunmu tuan muda raner."Rein sebenarnya tidak ingin berbohong kepada raner,namun dia merasa kasihan karena raner hanyalah seorang anak kecil.
"Ehmm,ya benar kita harus segera melaksanakan perayaan ulang tahunmu raner."Charles seperti tahu apa yang dipikirkan rein lalu dia mencoba mengalihkan pembicaraannya.
Perayaan ulang tahun raner pun akhirnya dimulai,namun rein tidak terlalu suka keramaian jadi dia menjauhkan diri dari orang lain dan meminum wine seorang diri.
"Bolehkah aku menemanimu tuan rein."Charles menghampiri rein yang sedang minum-minum seorang diri,dan dia berniat untuk menemani rein minum.
"Silahkan tuan charles."Rein menjawab sambil memegang gelas wine dan langsung meminum winenya.
Charles pun ikut bergabung bersama rein meminum wine,dan dia bercerita kepada rein bahwa dia dulunya bukanlah seorang bangsawan melainkan hanya seorang pedagang kecil dia bisa mendapatkan gelar bangsawan karena berkat kerja keras charles selama ini,dan kenapa dia bisa menjadi bangsawan,itu semua karena uang,dikerajaan itu gelar bangsawan dapat dibeli.
__ADS_1